MMS Gelar “Meet and Greet Journalist 2015"

detakbanten.com BOGOR - Mengawali Tahun Baru 2015 PT Marga Mandala Sakti (MMS) kembali mengadakan jumpa pers dengan sejumlah media cetak nasional, lokal, Televisi, Radio, dan media Online, dengan format yang jauh berbeda.

Kali ini, format yang dilakukan MMS agak berbeda. Disamping lokasi acara diluar wilayah Banten, namun juga semua wartawan 'dikerjain' untuk mengikuti beberapa 'game' hiburan dengan sedikit berolahraga.

Bertema "Meet and Greet Journalist 2015", MMS selaku pemilik acara memilih kawasan sejuk Bukit Sentul Bogor sebagai lokasi paling ideal. Namun, karena cuaca tidak memungkinkan (hujan), maka kegiatan dialihkan ke Aula Taman Budaya Sentul, Bogor Senin (19/1).

Pada kesempatan tersebut, para Jurnalis pun disyaratkan memakai pakaian olah raga. Meski dalam prakteknya hampir semua wartawan datang dengan pakaian santai kesehariannya masing-masing.

Wiwiek D Santoso, CEO PT MMS dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemilihan tempat (Bukit Sentul) yang format acaranya berbeda dengan sebelumnya, seperti Gathering dan Kampanye Keselamatan bagi para pengguna jalan tol Tangerang-Merak, dengan harapan untuk meningkatkan tali silaturahmi dalam suasana yang berbeda.

Wiwiek juga berharap agar dalam suasana awal Tahun Baru 2015, semua pihak diberikan anugrah Allah SWT, berupa kesehatan, keberhasilan, dan semua urusun bisa lancar.

Dalam kesempatan tersebut, Wiwiek juga menyampaikan terima kasih kepada semua media yang telah bekerja sama dengan MMS selama ini.

"Tanpa peran media dan rekan-rekan sekalian, tidak mungkin MMS dikenal oleh masyarakat. Karena, segenap aktivitas kami pada akhirnya adalah pelayanan kepada para pengguna jalan. Jadi, tidak mungkin kami menyampaikannya sendirian," paparnya.

Dijelaskan Wiwiek, sebagai bentuk apresiasi kepada sejumlah media, pihak MMS pun memberikan kenang-kenangan atas kerja samanya yang baik, khususnya selama tahun 2014.

Dalam suasana alam yang asri, Wiwiek juga memaparkan rencana kegiatan selama tahun 2015, diantaranya : penambahan lajur transaksi di beberapa gardu tol, yakni ; Satu (1) lajur di Cikupa, Dua (2)lajur di Balaraja Timur, Tiga (3) lajur Cilegon Timur, dan Satu (1) lajur di Cilegon Barat.

"Ini semua sesuai dengan kebutuhan penggunan jalan. Bila lajur jalan tol cukup, tapi gardu tol tidak cukup, maka akan menghambat arus lalu-lintas pengguna jalan tol," terangnya.

Ditambahkan Wiwiek, mulai tahun 2015, meskipun tidak ada hubungannya dengan pengguna jalan, pihak MMS akan mengganti beberapa terminal yang disebut PTT, agar lebih cepat proses transaksi dengan teknologi yang lebih canggih.

"Selama ini, alat yang digunakan menggunakan wireless, dan kedepan menggunakan fiber optic," terang Wiwiek.

Ditambahkan, mulai tahun lalu, MMS mengoperasionalkan Gardu Tol Otomatis multi golongan dengan gardu bertingkat.

Selama ini menurut Wiwiek, pengguna jalan yang masuk ke Tol tanpa ada petugasnya, selalu ada palang melintang.

Kedepan, kalau yang masuk adalah kendaraan kecil, kartu yang keluar adalah yang dibawah. Kalau kendaraan yang masuk adalah kendaraan besar, maka yang keluar adalah kartu tol di bagian atas.

"Sementara itu, bagi pengguna jalan tol yang memakai e-Toll Card, kartu tanda masuknya tidak akan keluar, tetapi pada saat keluar tol hanya memberikan e-Toll Card-nya saja, di pintu tol yang ada pintu e-Toll Card-nya, di Cikupa Entrance dan Cikupa Extrance, Cilegon Barat, dan Cilegon Timur," imbuhnya.

Sementara itu, Bagian External Public Relations (Humas MMS) Rawiah Hijjah menjelaskan, keputusan pemberian penghargaan kepada sejumlah awak media didasarkan pada jumlah penulisan pemberitaan MMS terbanyak.

Dijelaskan, pihak MMS memberikan perhatian pada Semua jenis pemberitaan diluar advertorial yang sifatnya ber'tone' positif bagi MMS.

"Kebetulan kami mempunyai vendor media monitoring yang memantau pemberitaan mengenai MMS setiap jamnya, yang dilaporkan kepada kami setiap hari dua kali," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, CEO PT MMS Wiwik D Santoso memberikan penghargaan atas Karya Jurnalis tahun 2014 diberikan kepada sejumlah wartawan, yaitu :
1. Pulo Lasman Simanjuntak (beritarayaonline.com)
2. Faisal (Poskota)
3. Lazuardhi Rifky (Harian Neraca)
4. Rahmat Haryono (poskotanews.com)
5. Dwi Bayu (Kompas)
6. Ahmad Marjuki (Banten Raya Post)
(Red/Zal)

« November 2017 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30      
Go to top