Tak Ada Sosialisasi, Warga Taktakan Ramai Ramai Buat SKU

Tak Ada Sosialisasi, Warga Taktakan Ramai Ramai Buat SKU

detakbanten.com, Kota Serang - Sejumlah masyarakat Kelurahan Taktakan, Kota Serang beramai ramai membuat Surat Keterangan Usaha (SKU) ke kantor Kelurahan Taktakan.

Mereka membuat SKU, lantaran ingin dapat bantuan dari Pemerintah Pusat yaitu program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) untuk pelaku UMKM yang terdampak pandemi virus Corona (Covid-19).

Namun kenyataan di lapangan, program bantuan UMKM belumlah tersosialisasikan oleh Disperindagkop Kota Serang. Karena bukanlah surat pemberitahuan, melainkan dari mulut ke mulut.

"Masa dari mulut ke mulut, bukan melalui surat pemberitauan. Bagaimana bisa tertib administrasi," ungkap Lurah Taktakan, Erlinawati, di ruang kerjanya, Rabu(2/9/2020).

Erlinawati mengatakan, pembuatan SKU tersebut dalam seminggu sudab ada sebanyak 14 warga yang membuat SKU. "Kita juga bingung bantuan ini tanpa mengetahui kiteria penerima bantuan UMKM.

"Dalam seminggu belakangan ini, banyak masyarakat yang membuat SKU. Mereka mengetahui secara obrolan, akan ada bantuan UMKM," tapi jelas kriteria nya seperti apa?," jelasnya.

Kemudian Erlinawati menyarankan, supaya Disperindagkop Kota Serang dapat tertib administrasi, dan memberitaukan kiteria penerima bantuan UMKM.

"Biar tertib, jangan bikin gaduh. Masa warung sembako maupun pedagang sayur pada buat SKU, dan mereka tidak mengetahui pengajuanya. Kita bantu saja kumpulkan SKU, lalu kita ajukan ke Disperindagkop Kota Serang," pungkasnya.(Aden)

Go to top