Print this page

Selama 4 Bulan Kasus Pelecehan di Kota Serang Meningkat

Selama 4 Bulan Kasus Pelecehan di Kota Serang Meningkat
detakbanten.com, Kota SERANG - Terhitung selama bulan Januari sampai April 2021, kasus pelecehan seksual terhadap anak di kota Serang meningkat. Demikian dikatakan Ketua P2TP2A Kota Serang, Ade Jumaiyah Syafrudin saat ditemui di Kota Serang, Rabu (7/4/2021).
 
"Pelecehan seksual di Kota Serang terhadap anak meningkat, ada sebanyak 17 kasus, yang paling banyak kasus pelecehan seksual anak, sisanya kasus KDRT," kata istri Walikota Serang.
 
Ia mengatakan, dari 6 kecamatan di kota Serang, kasus pelecehan seksual terhadap anak yang paling tinggi ada di kecamatan Kasemen. 
 
"Dari 6 kecamatan paling tinggi kasus pelecehan seksual, yang pertama, Kasemen, yang kedua Walantaka, ketiga Serang, keempat Cipocok, kelima Taktakan dan ke enam Curug," paparnya.
 
Meski demikian, ia menghimbau kepada masyarakat jangan takut untuk melapor jika terjadi pelecehan seksual dan KDRT Sebab ada perlindungan dari berbagai pihak.
 
"Bagi masyarakat Jangan takut untuk melapor, kita ada perlindungan bagi korban, termasuk dari polres, dinkes,  psikolog dan dari hukum juga ada perlindungan," terangnya.
 
Sebab itu, ia berpesan kepada orang tua se kota Serang yang mempunyai anak di bawah umur harus sering memperhatikan dan memberikan arahan yang positif.
 

"Kita terus sosialisasikan kepada kepada masyarakat termasuk ke sekolah sekolah, dan saya menghimbau kepada orang tua untuk memperhatikan anaknya, dan juga anak anak harus di awasi bila bermain Hp," pungkasnya.