Gubernur Andra Soni Setujui Empat Raperda Inisiatif DPRD Provinsi Banten

detakbanten.com BANTEN - Gubernur Banten Andra Soni menyetujui pembahasan lebih lanjut terhadap empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang diajukan/dan atau atas inisiatif DPRD Provinsi Banten. Keempat Raperda tersebut tentang Raperda Kemudahan, Perlindungan dan Pemberdayaan Usaha Kecil. Raperda Perubahan Nama dan Bentuk Hukum Perseroan Terbatas Banten Global Development Menjadi Perseroan Terbatas Banten (Perseroda), Perubahan Atas Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah; serta, Raperda Pelaksanaan Kewenangan Urusan Pemerintah Bidang Pertambangan Mineral dan Batubara.

“Terima kasih kepada DPRD Provinsi Banten yang telah menggunakan kewenangan legislasi dan menggunakan inisiatif mengusulkan empat Raperda," ungkap Andra Soni di Gedung DPRD Provinsi Banten, Kota Serang, Selasa (11/8/2026).

Menurutnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyetujui keempat Raperda itu untuk dilanjutkan pembahasannya. Ia akan mendukung pembahasan tersebut agar dapat segera diimplementasikan menjadi Perda.

"Insya Allah, kami akan mengutus perangkat daerah untuk serius membahas ini dalam waktu yang tidak lama agar bisa langsung diimplementasikan,” ucapnya.

Menurut Andra Soni, Raperda Kemudahan, Perlindungan dan Pemberdayaan Usaha Kecil sangat progresif dan relevan dengan kondisi riil di lapangan. “Usaha Kecil dan Mikro (UKM) merupakan tulang punggung perekonomian daerah yang terbukti paling tangguh dalam menjaga stabilitas ekonomi, menyerap tenaga kerja lokal, serta menekan angka pengangguran dan kemiskinan di Provinsi Banten,” ujarnya.

“Pemerintah hadir dalam membina, membantu badan hukumnya, pemberdayaannya, serta pengembangannya. Harus kita sadari, Provinsi Banten peringkat empat besar UMKM se-Indonesia. Ekonomi Provinsi Banten masuk lima besar nasional dan penopang utamanya UMKM,” katanya menambahkan.

Berkenaan dengan Raperda Perubahan Atas Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Andra Soni mengatakan, perubahan itu sebagai bagian dari upaya bersama untuk menghadirkan regulasi yang lebih adaptif, memberikan kepastian hukum, berkeadilan, mudah dilaksanakan. Termasuk untuk mendukung kemudahan berusaha, serta mampu memperkuat kapasitas fiskal daerah secara berkelanjutan.

"Secara filosofis, pajak daerah dan retribusi daerah merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah,” ucapnya.

Untuk Raperda Perubahan Nama dan Bentuk Hukum Perseroan Terbatas Banten Global Development Menjadi Perseroan Terbatas Banten (Perseroda), Andra Soni mengatakan, Raperda ini sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola badan usaha milik daerah agar lebih profesional, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan pelayanan publik serta kontribusi terhadap pembangunan daerah.

“Keberadaan BUMD memiliki posisi strategis dalam mendukung pelaksanaan pembangunan daerah, mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan pendapatan asli daerah, serta menjadi instrumen pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi ekonomi yang dimiliki Provinsi Banten,” ungkapnya.

Sedangkan untuk Raperda Pelaksanaan Kewenangan Urusan Pemerintah Bidang Pertambangan Mineral dan Batubara, Andra Soni mengatakan, sebagian kewenangan pengelolaan telah dikembalikan ke Pemerintah Daerah Provinsi.

“Oleh karena itu, kehadiran payung hukum berupa Perda yang baru menjadi sangat krusial guna mengisi kekosongan regulasi di daerah setelah dicabutnya Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2012,” ungkanya.

Sementara, Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim mengatakan, paripurna dilaksanakan atas proses Raperada usulan DPRD Proviinsi Banten. Hari ini, agendanya adalah mendengarkan pendapat dari gubernur atas usulan DPRD.

“Berdasarkan kajian beliau, pada prinsipnya Pak Gubernur Andra Soni menyetujui langkah-langkah DPRD terkait inisiatif terhadap empat Raperda. Tentu kami berharap besok ada rapat paripurna pandangan fraksi terhadap pendapat gubernur. Setelah itu baru kita membuat pansus. Tentu ini akan melibatkan partisipasi stakeholder khususnya terkait dengan empat Raperda,” kata Fahmi Hakim. (Zal)

CKG Buat Masyarakat Ubah Pola Hidup Menjadi Lebih Sehat

CKG Buat Masyarakat Ubah Pola Hidup Menjadi Lebih Sehat

detakbanten.com BANTEN - Program aksi cepat Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto di Provinsi Banten menjadikan masyarakat mengubah pola hidup yang lebih sehat, seperti menjaga pola makan, rajin olahraga serta istirahanten.cat yang cukup dan teratur.

Ibu Wanih (41) misalnya. Salah satu warga Pondok Bahar, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang itu merasakan betul manfaat dari program CKG yang digagas oleh pemerintah. Menurutnya, dengan adanya CKG masyarakat menjadi lebih mudah melakukan pemeriksaan kesehatan, apalagi dengan sistem jemput bola seperti ini.

“Alhamdulillah dengan ada program cek kesehatan gratis ini membantu banget, karena saya ingin tahu penyakit saya. Kalau kita sudah tahu kita bisa ngerem makan-makan yang tidak boleh” ungkap Wanih saat mengikuti CKG di Gelanggang Olahraga (GOR) Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Senin (10/8/2026).

Menurut Wanih, dengan melakukan pemeriksaan dirinya bisa mengetahui bagaimana kondisi kesehatannya. Dengan mengetahui kondisi kesehatan sejak dini mampu membuat masyarakat lebih berhati-hati dalam menjaga pola makan.

"Terlebih bagi seusia saya yang sudah tidak muda lagi ini," katanya.

Selanjutnya, dirinya berharap program CKG dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendorong perhatian pemerintah terhadap kesehatan warga.

“Saya ingin Banten lebih maju lagi dan lebih sehat, seperti program ini,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni mengajak masyarakat tidak takut melakukan pemeriksaan kesehatan. Menurutnya, kekhawatiran mengetahui adanya penyakit justru harus dihilangkan, karena deteksi dini dapat membantu masyarakat mengetahui langkah pengobatan dan pencegahan yang tepat.

“Dengan kita tahu penyakit, kita tahu bagaimana mengobatinya, kita tahu bagaimana mengantisipasinya,” ujarnya.

Andra Soni mengatakan, berdasarkan hasil CKG terhadap kurang kebih 5,4 juta warga Banten, penyakit yang paling dominan ditemukan adalah hipertensi dan diabetes.

“Hipertensi dan diabetes ini cenderung bisa menjadi penyakit yang menyebabkan komplikasi. Oleh karena itu, harus ditangani dengan baik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Andra Soni menekankan pentingnya upaya promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan kepada masyarakat. Menurutnya, pemahaman mengenai pola makan, menjaga kadar gula darah tetap stabil, serta menghindari makanan yang dapat memicu meningkatnya gula darah perlu terus ditingkatkan.

“Maka selain tindakan kuratif, kita juga harus melakukan tindakan preventif dan promotif dalam kesehatan,” katanya.

Andra Soni juga mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat, termasuk berolahraga untuk membantu mengendalikan tekanan darah tinggi dan diabetes. Dan diharapkan pelaksanaan CKG terus didukung masyarakat dan seluruh pihak sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Kita dukung cek kesehatan, kualitas hidup warga Indonesia, khususnya Banten,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang Sachrudin mengapresiasi kehadiran Gubernur Banten dalam pelaksanaan CKG. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Ini dalam rangka mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di bidang kesehatan, agar memastikan bahwa masyarakat selalu sehat,” kata Sachrudin.

Sachrudin mengatakan Pemerintah Kota Tangerang terus meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, termasuk melalui Puskesmas yang melaksanakan CKG.
Ia juga mengajak masyarakat tidak menunggu sakit untuk memeriksakan kesehatan. (Zal)

Serang Fair 2026 Jadi Etalase UMKM, Sekda Deden Ajak Masyarakat Cintai Produk Lokal

Serang Fair 2026 Jadi Etalase UMKM, Sekda Deden Ajak Masyarakat Cintai Produk Lokal

detakbanten.com KOTA SERANG - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi menghadiri pembukaan Serang Fair 2026 di Kawasan Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, Jumat (7/8/2026) malam. Ajang yang menghadirkan ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tersebut diharapkan menjadi etalase produk unggulan daerah sekaligus mendorong masyarakat untuk semakin mencintai produk lokal.

Serang Fair 2026 digelar pada 7–10 Agustus 2026 di Kawasan Stadion Maulana Yusuf Kota Serang sebagai rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kota Serang. Menghadirkan hiburan melalui penampilan band lokal dan nasional, kegiatan itu menjadi wadah promosi bagi UMKM, industri kecil dan menengah (IKM), serta pelaku ekonomi kreatif untuk memperluas pasar dan meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat.

Mewakili Gubernur Banten Andra Soni, Deden menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Serang yang secara konsisten menyelenggarakan Serang Fair setiap tahun. Menurutnya, kegiatan ini telah memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi.
“Serang Fair memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat,” ujar Deden.

Deden menjelaskan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Kota Serang pada 2025 mencapai 5,2 persen, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 4,7 persen. Capaian tersebut menunjukkan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat, termasuk penyelenggaraan Serang Fair, mampu mendorong aktivitas ekonomi di Kota Serang.

Ia mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengapresiasi berbagai inovasi dan terobosan Pemerintah Kota Serang dalam menghadirkan kegiatan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Pemerintah Provinsi Banten akan terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Serang untuk mempercepat pembangunan,” katanya.

Menurutnya, kolaborasi tersebut tidak hanya diwujudkan melalui penguatan sektor ekonomi, tetapi juga pembangunan infrastruktur yang mendukung mobilitas masyarakat. Beberapa proyek strategis yang tengah berjalan di antaranya peningkatan ruas jalan, pembangunan akses di kawasan Terondol, hingga pembangunan flyover yang diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat.

Deden juga mengajak masyarakat untuk terus berinovasi, berkarya, dan mengembangkan usaha. Pemprov Banten bersama Pemkot Serang, lanjutnya, akan terus menghadirkan berbagai kebijakan dan program yang mendukung tumbuhnya UMKM serta ekonomi kreatif.
“Jangan ragu untuk terus berkarya dan mengembangkan usaha,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Deden turut mengajak masyarakat memanfaatkan Serang Fair 2026 sebagai momentum untuk membeli dan menggunakan produk-produk lokal. Menurutnya, keberpihakan terhadap produk UMKM akan memperkuat ekonomi daerah sekaligus meningkatkan daya saing pelaku usaha.

Sementara itu, Wali Kota Serang Budi Rustandi yang secara resmi membuka Serang Fair 2026 mengatakan, penyelenggaraan kegiatan ini merupakan upaya memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus memeriahkan HUT ke-19 Kota Serang.

“Serang Fair menjadi ruang promosi produk unggulan daerah dan penggerak ekonomi masyarakat,” kata Budi.

Ia mengungkapkan, penyelenggaraan Serang Fair pada 2025 berhasil menarik 383.232 pengunjung dengan nilai transaksi mencapai Rp11,3 miliar. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa Serang Fair tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan perputaran ekonomi masyarakat.

Budi mengajak masyarakat untuk memanfaatkan penyelenggaraan Serang Fair 2026 dengan membeli, menggunakan, dan mempromosikan produk-produk lokal. Dukungan terhadap UMKM, IKM, dan pelaku ekonomi kreatif dinilai menjadi kunci dalam memperkuat perekonomian daerah.
Ia berharap Serang Fair 2026 dapat menjadi momentum memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun Kota Serang yang maju, berdaya saing, dan sejahtera, sekaligus mendorong UMKM agar terus tumbuh dan berkembang sebagai penopang utama ekonomi daerah. (Zal)

Wagub Banten Achmad Dimyati Dorong Pengembangan Atlet Catur Sejak Dini

Wagub Banten Achmad Dimyati Dorong Pengembangan Atlet Catur Sejak Dini

detakbanten.com  KOTA CILEGON - Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah mendorong setiap pemangku kepentingan untuk ikut terlibat dalam pengembangan bakat para atlet catur sejak usia dini. Pengembangan itu penting dilakukan agar ke depan eksistensi pecatur di Provinsi Banten semakin baik dan maju.

Hal itu diungkapkan Dimyati saat membuka Kejuaraan Catur tingkat Provinsi Banten yang diselenggarakan di pelataran Sosoro Mall Merak, Kota Cilegon, Sabtu (8/8/2026). Menurutnya, pembinaan catur kepada anak-anak sejak dini akan dapat membentuk karakter yang kuat, mempunyai pola pikir yang baik serta mampu bertahan dalam berbagai situasi.

"Karena di permainan catur itu kita banyak belajar bagaimana bisa bertahan dari serangan, melangkah dengan perhitungan jangka panjang dan memperkuat pertahanan," katanya.

Dengan penerapan filosofi itu kepada anak-anak, Dimyati meyakini tidak hanya akan melahirkan atlet-atlet catur baru, tapi lebih dari itu pembentukan karakter anak-anak juga akan semakin kuat dan terarah. Maka dari itu, ia berharap seluruh pemangku kepentingan terlibat aktif dalam berbagai kejuaraan catur, festival catur dan sebagainya.

"Di dalam catur juga kita diajarkan bagaimana pion-pion itu di tengah keterbatasan bidak yang ia lalui, namun dengan konsistensi ia bisa sukses menjadi apa pun yang diinginkan," jelasnya.

Ketua Percasi Kota Cilegon Hasan Saidan menambahkan, kegiatan Kejurprov tingkat Provinsi Banten ini diikuti oleh ratusan atlet dari delapan kabupaten dan kota dengan rentang usia 7-19 tahun, kemudian kategori senior untuk umum serta veteran.

"Kami berharap dengan adanya kegiatan ini semakin banyak para pecatur baru yang akan meramaikan kejuaraan yang lebih tinggi lagi," katanya. (Zal)

Wagub Dimyati: Pariwisata Banten Harus Dipromosikan

Wagub Dimyati: Pariwisata Banten Harus Dipromosikan

detakbanten.com BANTEN - Wakil Gubernur (Wagub) Banten A Dimyati Natakusumah mengatakan pariwisata di Provinsi Banten harus dipromosikan. Dirinya menyambut baik kehadiran Banten Muda Penggiat Pariwisata (BMPP).

“Pemerintah tidak bisa sendiri dalam mempromosikan destinasi pariwisata yang ada di Provinsi Banten, harus berkolaborasi. Bersama-sama membangun bagaimana Banten unggul terutama bisa menghasilkan devisa untuk negara, bukan hanya Bali dan Batam,” ungkap Dimyati saat menghadiri Peluncuruan Logo BMPP di Satu Asa Coffe, Kota Serang. Sabtu (8/8/2026) malam.

“Provinsi Banten punya potensi. Keunggulan dari sisi alam, geografi, dari sisi bandara internasional, pelabuhan Itu lebih unggul sebetulnya dibandingkan Bali dan daerah-daerah lain,” tambahnya.

Dimyati juga menyambut baik peluncuran logo baru BMPP. Menurutnya logo mengandung arti visi dan cita-cita. BMPP ini tujuannya untuk menjaga potensi atau pegiat yang juga mempromosikan pariwisata yang ada di Provinsi Banten. “Saya menyambut baik kehadiran BMPP dan semoga nanti ada NGO-NGO lain yang bisa berkembang,” ucapnya.

Seperti diungkap Ketua BMPP Cory Cika Agustina, BMPP lahir dari kegelisahan para anak-anak muda yang melihat potensi wisata di Provinsi Banten itu banyak sekali. Dirinya berharap BMPP bisa menjadi rumah Gen Z untuk terus semangat melakukan atau mencintai wisata yang ada di Banten.

“BMPP akan berupaya bagaimana caranya supaya wisatawan-wisatawan ini sebelum ke daerah lain, mampir dulu ke destinasi wisata yang ada di Provinsi Banten,” ucapnya. (Zal)

Program CKG Jemput Bola di Labuan Pandeglang, Ribuan Warga Antusias Periksa Kesehatan

Program CKG Jemput Bola di Labuan Pandeglang, Ribuan Warga Antusias Periksa Kesehatan

detakbanten.com KAB. PANDEGLANG - Lebih dari 1.200 warga Kecamatan Labuan di Kabupaten Pandeglang antusias mengikuti jalan sehat dan pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bersama Gubernur Banten Andra Soni dan Wakil Gubernur (Wagub) Achmad Dimyati Natakusumah, Minggu (9/8/2026). Program dirancang agar masyarakat melakukan cek kesehatan rutin secara gratis.

Pelaksanaan jalan sehat dimulai dari MTsN 2 Pandeglang dan berakhir di Lapangan Pantai Ceria, Kecamatan Labuan, tempat CKG dilaksanakan. Di sana, Gubernur Andra Soni bersama Dimyati Natakusumah melihat langsung dan menyapa ribuan masyarakat yang tengah memeriksakan kesehatan di 15 stan yang disediakan

Pemeriksaan Program CKG meliputi pengukuran fisik dan status gizi, cek tekanan darah, serta pemeriksaan laboratorium seperti gula darah dan rontgen.

Kepada seluruh masyarakat Banten, Andra Soni meminta agar tidak takut melakukan pemeriksaan kesehatan saat Pogram CKG ke daerah-daerah. Ini menurutnya langkah preventif agar masyarakat tetap produktif dengan tingkat kesehatan yang terjaga baik.

"Memeriksa kesehatan itu dilakukan agar kita bisa mendeteksi penyakit lebih dini, mencegah komplikasi serius, serta mengantisipasi risiko gangguan kesehatan sejak awal sebelum menimbulkan gejala," kata Andra Soni.

Selain dari kesadaran diri sendiri, menjaga kesehatan juga harus dimulai dari lingkungan keluarga. Ruang lingkup terkecil itu, menurut Andra Soni, mempunyai peranan penting dalam mendorong terciptanya lingkungan yang sehat.

"Jadi ibu-ibu harus bisa mengajak bapak-bapaknya untuk ikut bersama-sama melakukan pengecekan kesehatan. Ini penting karena kalau sudah terdeteksi, kita bisa mengambil langkah penyembuhannya. Insya Allah di seluruh RSUD di Banten sekarang ini sudah gratis," jelasnya.

Pada kesempatan itu, Andra Soni juga menyampaikan jika program hasil cepat CKG di Provinsi Banten mendekati paripurna. Dari total target yang ditetapkan sebanyak 5,9 juta, capaian sampai saat ini menjangkau 5,1 juta warga yang sudah mengikuti Program CKG. Provinsi Banten masuk urutan ketiga besar secara nasional capaian program yang sudah dirasakan masyarakat.

Manfaat program ini juga dirasakan Annisa (37), warga Labuan yang ikut melakukan pemeriksaan rontgen menyambut baik kegiatan CKG yang dilaksanakan di kampungnya tersebut. Menurutnya, dengan mekanisme jemput bola seperti ini masyarakat semakin terbantu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau.

"Terutama bagi lansia. Karena kalau harus ke Puskesmas itu jaraknya lumayan jauh," katanya.

Dengan layanan jemput bola ini, Annisa bisa membawa suami dan anaknya untuk bersama-sama melakukan CKG. "Iya kata pak gubernur tadi bener, kita nggak boleh takut melakukan pemeriksaan kesehatan, karena ini baik untuk ke depannya," jelasnya. (Zal)

Wagub Dimyati Apresiasi Polda Banten Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Wagub Dimyati Apresiasi Polda Banten Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

detakbanten.com KAB. SERANG - Wakil Gubernur (Wagub) Banten A Dimyati Natakusumah mengapresiasi langkah Polda Banten yang menyalurkan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di enam kecamatan di Kabupaten Serang. Bantuan didistribusikan menggunakan kendaraan yang terdiri dari mobil tangki dan kendaraan taktis Armoured Water Cannon (AWC) dari Lapangan Mapolres Serang, Kamis (6/8/2026).

Dalam kesempatan itu, Dimyati menilai Polri menjadi pelopor dalam menghadirkan aksi kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang tengah menghadapi krisis air bersih akibat musim kemarau.

“Atas nama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kapolda Banten beserta seluruh jajaran. Apa yang dilakukan hari ini merupakan bentuk kepedulian sosial yang luar biasa kepada masyarakat,” kata Dimyati.

Menurutnya, pendistribusian air bersih menggunakan kendaraan operasional kepolisian, termasuk Armoured Water Cannon (AWC) yang biasanya digunakan untuk pengamanan unjuk rasa, menunjukkan inovasi dalam pelayanan kepada masyarakat.

“Biasanya water cannon digunakan untuk penanganan demonstrasi, tetapi hari ini dimanfaatkan untuk mengirim air bersih kepada masyarakat bahkan menyiram tanaman. Ini menunjukkan bahwa seluruh fasilitas negara dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat,” ujarnya.

Dimyati mengatakan, kekeringan saat ini telah melanda sejumlah wilayah di Provinsi Banten, mulai dari Kabupaten Pandeglang, Lebak, Serang, Kota Cilegon hingga Kabupaten Tangerang. Karena itu, ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah kabupaten dan kota, serta berbagai instansi untuk memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dan kepolisian dalam membantu masyarakat.

“Saya berharap apa yang dilakukan Polda Banten ini dapat diikuti oleh seluruh institusi pemerintah. Ini adalah bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang mengalami kesulitan,” katanya.

Sementara itu, Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki mengatakan, bantuan air bersih diberangkatkan untuk memenuhi kebutuhan warga di enam kecamatan terdampak kekeringan di Kabupaten Serang. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kegiatan ini adalah wujud kehadiran negara untuk merespons kebutuhan masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih selama musim kemarau,” ujar Hengki.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membakar sampah sembarangan, serta segera melaporkan apabila terjadi kebakaran atau kondisi darurat melalui call center Polri 110. Selain itu, dunia usaha melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) juga diajak berpartisipasi dalam penyaluran bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan. (Zal)

Terima Kunjungan Danlanal Baru, Gubernur Banten Andra Soni Siap Tingkatkan Kolaborasi

Terima Kunjungan Danlanal Baru, Gubernur Banten Andra Soni Siap Tingkatkan Kolaborasi

detakbanten.com BANTEN - Gubernur Banten Andra Soni menerima kunjungan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banten yang baru Letkol Laut (P) Wawan Subagyo Mardani di selasar Rumah Dinas (Rumdin) Gubernur Banten, Kota Serang, Rabu (5/8/2026).

Letkol Laut (P) Wawan Subagyo Mardani secara resmi menggantikan pejabat sebelumnya Kolonel Laut (P) Catur Yogiantoro. Prosesi serah terima jabatan dipimpin langsung oleh Komandan Kodaeral III Laksamana Muda TNI Uki Prasetia di Selasar Mako Kodaeral III Jakarta, Kamis (16/07/2026) lalu.

Andra Soni mengungkapkan, kolaborasi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dengan Danlanal Banten selama ini terjalin sangat harmonis, baik formal maupun informal. Apalagi, Danlanal Banten mempunyai peranan strategis dalam menjaga stabilitas dan keamanan ruang laut di wilayah Banten.

"Saya mewakili Pemprov Banten siap meningkatkan kolaborasi untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan di Provinsi Banten, sehingga perekonomian masyarakat berjalan baik begitu juga dengan iklim investasi," katanya.

Andra Soni juga mengucapkan terima kasih kepada Kolonel Laut (P) Catur Yogiantoro atas pengabdiannya selama bertugas di Provinsi Banten. Kemudian kepada Letkol Laut (P) Wawan Subagyo Mardani, Andra Soni mengucapkan selamat datang di Provinsi Banten.

"Kita terus berkolaborasi untuk kemajuan daerah" pungkasnya. (Zal)

Buka Diklat Paskibraka, Wagub Dimyati Tekankan Soal Disiplin, Kepemimpinan, dan Prestasi Akademik

Buka Diklat Paskibraka, Wagub Dimyati Tekankan Soal Disiplin, Kepemimpinan, dan Prestasi Akademik

detakbanten.com  KAB. PANDEGLANG - Wakil Gubernur (Wagub) Achmad Dimyati Natakusumah menekankan pentingnya keseimbangan antara disiplin, kepemimpinan, dan prestasi akademik kepada para calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Banten. Menurutnya, menjadi anggota Paskibraka harus diiringi dengan capaian akademik sebagai bekal menjadi pemimpin masa depan.

"Saudara sudah sukses menjadi Paskibraka. Bahkan ada yang menjadi Paskibraka tingkat nasional. Tapi, ingat, saudara juga harus sukses dalam prestasi akademik," kata Dimyati dalam sambutannya pada Pembukaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kompi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia 2026 di Aula Bougenville Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Banten, Pandeglang, Selasa (4/8/2026).

Dimyati mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang telah berhasil lolos seleksi menjadi calon anggota Paskibraka tingkat Provinsi Banten. Menurutnya, menjadi anggota Paskibraka bukan hanya mendapat kehormatan mengibarkan Sang Merah Putih.

"Tetapi, menjadi proses pembentukan karakter, kedisiplinan, serta jiwa kepemimpinan," katanya.

Ia menegaskan, Paskibraka adalah para calon pemimpin. Untuk itu, selama mengikuti Diklat, para peserta akan ditempa untuk memiliki dedikasi, disiplin, semangat persatuan, kebersamaan, dan kekompakan sebagai bekal dalam kehidupan bermasyarakat maupun di masa depan. Diklat bertujuan membentuk pemimpin yang amanah, pemimpin yang baik, pemimpin yang berintegritas.

"Oleh sebab itu, jaga nama baik. Jaga perilaku. Jaga almamater saudara. Insya Allah saudara ke depan akan sukses," katanya.

Dimyati juga mengingatkan agar para peserta tetap memprioritaskan pendidikan formal. Menurutnya, prestasi sebagai anggota Paskibraka harus berjalan seiring dengan keberhasilan di bidang akademik.

"Jangan sampai sukses di bidang Paskibraka, tetapi tertinggal di bidang akademik. Keduanya harus berjalan beriringan agar menjadi generasi yang unggul dan siap menjadi pemimpin di masa depan," pesannya.

Sebagai informasi, kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Banten. Diklat berlangsung pada 4 hingga 16 Agustus 2026. Peserta Diklat berjumlah 50 orang, terdiri atas 26 putra dan 24 putri. Mereka adalah calon pengibar bendera pada upacara penaikan dan penurunan bendera HUT Ke-81 Republik Indonesia Tingkat Provinsi Banten.

Pembukaan dilakukan dengan penyematan tanda peserta oleh Wagub Dimyati Natakusuma. Hadir dalam acara pembukaan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Banten, perwakilan Polda Banten, Polda Metro Jaya, perwakilan Korem 064/Maulana Yusuf Banten, serta pelatih Paskibraka Tahun 2026. (Zal)

H Kholid Ismail Apresiasi Dedikasi Media Center DPRD Kab Tangerang

H Kholid Ismail Apresiasi Dedikasi Media Center DPRD Kab Tangerang

detakbanten.com PANDEGLANG – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Kholid Ismail, mengapresiasi dedikasi para jurnalis yang selama ini telah memberikan kontribusi nyata melalui karya-karya jurnalistik. Menurutnya, media memiliki peran penting dalam menciptakan keseimbangan (check and balance) terhadap jalannya pemerintahan.

Hal itu ia sampaikan pada saat membuka acara Rapat Kerja Media Center DPRD Kabupaten Tangerang di Hotel DM, Pandeglang, Sabtu 1 Agustus 2026.

Politisi PDI Perjuangan itu menuturkan, pentingnya keberadaan media sebagai mitra strategis yang tidak hanya menjalankan fungsi kontrol sosial, tetapi juga mampu menjadi penggerak lahirnya berbagai gagasan dan inovasi bagi kemajuan daerah.

"Sedikit maupun banyak, kontribusi pemikiran teman-teman media untuk pembangunan Kabupaten Tangerang pasti nyata. Tanpa adanya check and balance dari media, pembangunan tentu tidak akan berjalan sebaik sekarang," ujarnya.

Ia juga mengajak Media Center DPRD Kabupaten Tangerang menjadi wadah yang mampu menghimpun berbagai potensi, kreativitas, serta inovasi para anggotanya. Melalui kolaborasi tersebut, ia berharap lahir berbagai gagasan positif yang dapat memberikan warna bagi pembangunan Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang.

Dalam kesempatan itu, Kholid turut menyoroti sejumlah persoalan sosial yang saat ini berkembang di masyarakat, mulai dari kasus pelecehan terhadap anak hingga dampak ekonomi akibat pinjaman online yang berujung pada perceraian. Ia berharap Media Center dapat ikut berperan menghadirkan edukasi dan solusi melalui pemberitaan yang membangun.

Tidak hanya itu, Kholid juga membuka peluang kolaborasi bagi insan media dalam pembinaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Ia mengungkapkan, tahun ini akan menjalankan program pembinaan UMKM di setiap kecamatan, diawali dari Kecamatan Kelapa Dua.

Para jurnalis, kata dia, tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga dapat menjadi pendamping masyarakat dalam mengembangkan usaha. Nantinya, para pelaku UMKM akan difasilitasi mulai dari pembinaan produk hingga akses terhadap lembaga keuangan dan permodalan.

"Teman-teman tetap menulis, tetapi juga bisa berkarya melalui pembinaan UMKM. Kalau tidak ada UMKM, ekonomi kita bisa runtuh. Karena itu Media Center punya peran besar dalam menyongsong pembangunan Kabupaten Tangerang ke depan," katanya.

Go to top