Detak Banten - Berita Hukum dan Kriminal

Polisi Sebut Kasus OR Persetubuhan, Komnas PA Sebut Termasuk Kejahatan Luar Biasa

detakbanten.com TANGSEL - Kasus meninggalnya OR, remaja (16) warga Kelurahan Pondok Jagung, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), kini berkembang menjadi sebuah teka teki. Dari informasi yang berkembang, OR meninggal lantaran dicekoki pil excimer dan diperkosa, namun pihak Kepolisian menggolongkan kasus ini sebagai kasus persetubuhan.

Sedang Perbaiki Rumah Kuli Bangunan Dibacok dengan Kapak

detakbanten.com CILEGON – Saat sedang memperbaiki rumah, seorang kuli bangunan tiba-tiba dibacok dengan kapak. Diduga kuli tersebut menjalin hubungan perselingkuhan. Kejadian tersebut berada di Kampung Ambaru, Desa Puloampel, Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang.
Makam OR, gadis belia yang di cekoki excimer dan di perkosa. Jasad OR dilakukan autopsi oleh tim DVI Polri, Rabu (17/6/2020).

Polisi Ralat Press Release ABG Serpong Utara Yang Tewas dicekoki Excimer dan diperkosa

detakbanten.com TANGSEL - Polsek Pagedangan akhirnya meralat pers rilis kasus meninggalnya gadis belia asal Serpong Utara, Kota Tangsel, berinisial OR (16) yang di cekoki pil excimer dan di perkosa 7 pemuda di kawasan Cihuni, Pagedangan, Kabupaten Tangerang.

Kasus Tewasnya ABG Serpong Utara, Polisi Masih Tunggu Hasil Lab

detakbanten.com TANGSEL - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri baru saja melakukan autopsi jasad OR (16), gadis belia asal Pondok Jagung, Serpong Utara, yang meninggal dunia lantaran di cekoki pil excimer dan diperkosa sejumlah pemuda. Salah satu pelaku merupakan pacar korban bernama Fikri Fadhilah (FF).

Terungkap, Pelaku Pemerkosaan ABG Serpong Utara Ternyata 8 Orang

detakbanten.com TANGSEL - Polisi tetapkan 8 orang tersangka dalam kasus pemerkosaan gadis belia asal Serpong Utara, Tangsel, berinisial OR (16). OR sendiri menghembuskan napas terakhir di kediamannya, kawasan Pondok Jagung, Kamis pekan lalu.

Sebelum Tewas, Tersangka 'Gilir' ABG Serpong Utara Sebanyak Dua Kali

detakbanten.com TANGSEL - Para pelaku pemerkosa gadis belia asal Serpong Utara, Kota Tangsel, berinisial OR (16), bisa dikatakan sangat keji. Bagaimana tidak, mereka menggilir korban sebanyak dua kali.

Go to top