Panen Singkong Kualitas Super, Gubernur Andra Soni Jamin Kepastian Pasar dan Infrastruktur Desa
detakbanten.com KAB. LEBAK - Gubernur Banten Andra Soni, melakukan penanaman sekaligus panen raya singkong di Desa Sangiangjaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, pada Kamis (10/9/2026). Panen raya perdana di lahan seluas tujuh hektare yang dikelola masyarakat tersebut menghasilkan singkong berkualitas super, yang didukung dengan adanya kepastian pembeli siaga (offtaker) serta nilai jual tinggi.
Demi menjaga agar siklus pertanian tersebut berjalan berkesinambungan, Gubernur Andra berkomitmen untuk memperbaiki akses jalan sebagai penunjang utama. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten juga akan mempermudah akses pupuk bersubsidi serta memberikan kepastian pasar dengan harga yang kompetitif bagi para petani.
Kepala Desa Sangiangjaya, Usep Pahlaludin, mengapresiasi langkah cepat dan komitmen Gubernur Andra Soni dalam meningkatkan produktivitas hasil pertanian serta kesejahteraan petani di desanya.
Menurut Usep, komitmen tersebut menjadi motivasi bagi warga untuk lebih giat menanam dan merawat tanaman singkong hingga masa panen. Ia mengakui, selama ini warga kerap membiarkan tanaman singkong tanpa perawatan dan pemupukan yang maksimal lantaran khawatir harga jualnya anjlok dan ketiadaan offtaker.
"Namun, setelah ada komitmen dari Gubernur dan dibuktikan langsung dengan hadirnya offtaker, warga di sini menjadi semakin bersemangat menanam singkong," ungkap Usep.
Selain itu, lanjut Usep, Gubernur Banten juga menyerahkan bantuan berupa traktor dan mesin pompa air guna menunjang operasional pertanian. Bantuan tersebut diyakini mampu mempercepat proses penanaman singkong di desanya.
Di sisi lain, Gubernur Andra mengaku bangga atas inisiatif masyarakat Desa Sangiangjaya. Menurutnya, di tengah berbagai keterbatasan, para petani tetap menjaga asa bahwa melalui usaha yang sungguh-sungguh dan kolaborasi antarpihak, taraf hidup mereka dapat meningkat.
"Para petani senang karena setelah panen, singkong mereka langsung diangkut oleh truk yang sudah menunggu," ujar Gubernur Andra.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Gubernur Banten Andra Soni yang telah dua kali berkunjung dan selalu disambut antusias oleh warga Desa Sangiangjaya—menegaskan bahwa Pemprov Banten akan segera memperbaiki akses jalan menuju sentra pertanian tersebut. Hal ini diharapkan tidak hanya mendongkrak perekonomian warga, tetapi juga mempermudah akses pendidikan dan kesehatan.
"Untuk tahap awal, kami akan perbaiki sepanjang satu kilometer terlebih dahulu. Nanti pada tahun berikutnya akan kami lanjutkan," jelasnya.
Turut hadir dalam acara tersebut, Anggota Komisi IV DPR RI, Arif Rahman. Ia mengungkapkan bahwa dari total sekitar 1.134 hektare lahan di Desa Sangiangjaya, sebagian besar di antaranya masih berstatus kawasan hutan milik negara. Saat ini, pihaknya tengah memperjuangkan agar lahan tersebut dapat dikelola oleh masyarakat melalui program Presiden Prabowo Subianto, yakni Kawasan Hutan dengan Pengelolaan Khusus (KHDPK).
"Saya ingin daerah ini menjadi lahan KHDPK pertama yang ditetapkan oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto," tutur Arif.
Ia menilai, luasnya lahan yang tersedia menjadi potensi baru untuk memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional. Ke depan, kawasan ini diproyeksikan menjadi sentra pertanian dan peternakan yang terintegrasi dengan fasilitas pengolahannya.
"Apalagi tadi Bapak Gubernur juga telah berkomitmen untuk membangun aksesibilitas agar kawasan ini menjadi jauh lebih baik," pungkasnya.
Gubernur Andra Soni Ikut Langsung Pencarian 5 Jurnalis Bersama Tim SAR di di Selat Sunda
detakbanten.com KOTA CILEGON - Gubernur Banten Andra Soni ikut langsung proses pencarian lima jurnalis dan tiga awak speedboat yang hilang kontak pada Senin (7/9) lalu saat melakukan peliputan Anak Gunung Krakatau. Gubernur bersama Tim SAR Gabungan menggunakan KN SAR 247 Tetuka dari Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, Jumat (11/9/2026) pagi.
"Setelah empat jam perjalanan kita telah mendekati lokasi dan ini masih di area yang aman artinya di luar 3 KM dari Gunung Anak Krakatau. Ini kita sedang memutari Pulau Rakata," ungkap Andra Soni.
Pada kesempatan itu, Andra Soni juga menunjukkan Pulau Rakata Besar dan Gunung Anak Krakatau dari dalam kapal yang dinaikinya bersama Tim SAR Gabungan.
"Itu Rakata Besar dan itu yang ada siluetnya itu Gunung Anak Krakatau," katanya.
Selanjutnya, Andra Soni juga menyampaikan Tim SAR Gabungan yang berada di kapal RIB 02 tengah melakukan penyisiran di Pulau Sertung yang tidak jauh dari Gunung Krakatau.
"Kita memberikan dukungan kepada RIB 02 yang sedang menuju Pulau Sertung yang sedang melakukan penyisiran," ujarnya.
Lepas Kafilah MTQ Nasional, Sekda Banten Deden Ajak Doakan Jurnalis Hilang Kontak di Krakatau
detakbanten.com SEMARANG - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi resmi melepas kafilah Provinsi Banten untuk berlaga pada Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXI Tingkat Nasional 2026 di Semarang, Jawa Tengah. Dalam pelepasannya, ia mengingatkan para peserta untuk senantiasa menjaga kesehatan, kekompakan, dan fokus selama perlombaan.
Pelepasan tersebut dirangkaikan dengan penutupan kegiatan Pemusatan Latihan (Training Center) kafilah Banten yang digelar di Le Dian Hotel, Kota Serang, Kamis (10/9/2026).
Deden menuturkan, situasi perlombaan yang memakan waktu hingga 10 hari tentu akan sangat berbeda dengan atmosfer saat masa latihan. Oleh karena itu, kedisiplinan menjadi hal yang krusial, terutama bagi peserta yang masih berusia remaja.
"Kalian nanti di sana akan melaksanakan perlombaan 10 hari dan situasinya pasti berbeda dengan tempat latihan. Pesan saya, jaga kekompakan, keselamatan, dan tentu jaga kesehatan. Jangan tidur larut malam, istirahatlah sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan," tegas Deden.
Ia menekankan bahwa ajang tingkat nasional menuntut keseriusan dan konsentrasi tinggi dari tiap perwakilan daerah. Terkait target capaian, Deden berharap kafilah Banten dapat membawa pulang hasil yang terbaik, meski hal yang paling utama adalah memberikan penampilan maksimal tanpa merasa terbebani.
"Semua pasti berharap yang terbaik, termasuk kami dari para pengurus dan pembina LPTQ (Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an). Namun, yang terpenting pertama adalah anak-anak fokus, konsentrasi, kemudian menampilkan yang terbaik. Hasilnya nanti sepenuhnya bergantung pada penilaian dewan juri," ujarnya.
Doa untuk Jurnalis yang Hilang Kontak
Di sela-sela acara pelepasan tersebut, Deden turut mengajak seluruh kafilah, pengurus LPTQ Provinsi Banten, serta tamu undangan untuk menundukkan kepala sejenak. Ia memimpin doa untuk lima jurnalis dan tiga kru kapal yang dilaporkan hilang kontak saat akan melakukan peliputan di kawasan Gunung Anak Krakatau.
"Mari kita bersama-sama mendoakan agar lima orang jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak saat akan melakukan peliputan Gunung Anak Krakatau dapat segera ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat," pungkas Deden.
Gubernur Andra Soni Sinergi dengan APERSI untuk Penuhi Kebutuhuan Rumah Masyarakat
detakbanten.com BANTEN - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memperkuat sinergi dengan pengembang perumahan guna memenuhi kebutuhan rumah, khususnya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Upaya ini diwujudkan melalui kolaborasi dengan Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (DPD APERSI) Banten.
"Alhamdulillah, hari ini kami menerima audiensi dengan DPD Apersi Banten," ujar Gubernur Banten, Andra Soni, di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Selasa (8/9/2026).
Audiensi tersebut membahas berbagai isu terkait perumahan dan permukiman. Gubernur Andra soni menekankan bahwa penyediaan perumahan merupakan tugas pemerintah yang membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.
"Banyak hal yang disampaikan, tetapi intinya adalah harapan kita untuk saling bersinergi. Perumahan dan permukiman ini menjadi salah satu tugas penting pemerintah," tambahnya.
Gubernur Andra soni menjelaskan, angka kebutuhan rumah (backlog) di Banten masih cukup tinggi. Hal ini tak lepas dari posisi Banten sebagai wilayah urban.
Persoalan ini, lanjutnya, menjadi pekerjaan rumah bersama. Pemprov Banten berharap pemerintah pusat segera memberikan kepastian terkait aturan Lahan Sawah Dilindungi (LSD). Kepastian ini krusial mengingat Banten merupakan kawasan permukiman penyangga ibu kota.
"Kami sepakat untuk saling bersinergi, mendukung, dan bersama-sama menciptakan iklim industri perumahan dan permukiman di Provinsi Banten yang lebih baik ke depannya," tegas Andra soni.
Sementara itu, Ketua DPD Apersi Banten, Anto Distanto, menyatakan bahwa audiensi ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama dalam menyediakan perumahan bagi MBR.
"Semoga ke depan kita bisa lebih bersinergi di tingkat kabupaten/kota," kata Anto. (Zal)
Lindungi Siswa dari Ancaman ISPA Vulkanik, Gubernur Banten Andra Soni Perpanjang PJJ
detakbanteen.com BANTEN - Gubernur Banten Andra Soni, memperpanjang masa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi siswa SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKh) di Provinsi Banten hingga Jumat (11/9/2026). Keputusan ini diambil lantaran kualitas udara akibat erupsi Gunung Anak Krakatau saat ini dinilai belum aman untuk pelaksanaan pembelajaran tatap muka.
Langkah tersebut diputuskan usai Gubernur Andra memimpin rapat koordinasi dan pemantauan di Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, pada Selasa (8/9/2026).
Rapat tersebut turut dihadiri oleh Kepala Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau Pasauran M. Nugraha Kartadinata, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Banten M. Lutfi, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten Wawan Gunawan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten Agus Supriyadi, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Provinsi Banten Beni Ismail, Plt. Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten Endad Haryanto, serta Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Rahmat Tamam.
"Erupsi hari ini memang sudah menurun. Namun, berdasarkan rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), masyarakat dilarang mendekati lokasi dalam radius 3 kilometer dan diwajibkan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan," ungkap Gubernur Andra.
Lebih lanjut, Gubernur Andra menyoroti adanya lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang dipicu oleh paparan abu vulkanik. Ia menyebutkan, jumlah kasus ISPA yang dalam kondisi normal berkisar di angka 2.000 kasus, kini melonjak drastis mencapai sekitar 4.500 kasus berdasarkan laporan di lapangan.
Oleh karena itu, perpanjangan PJJ dinilai krusial untuk menjaga kesehatan para siswa sebagai generasi penerus. Pemerintah Provinsi Banten juga memastikan akan terus memantau aktivitas Gunung Anak Krakatau yang berstatus Siaga (Level III) sejak 2 Juli 2026 tersebut.
"Kami terus melakukan pemantauan. Sampai saat ini, gunung masih mengeluarkan abu hitam yang pergerakannya bergeser ke arah samudra. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada," tambah Gubernur Andra.
Kepala Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau Pasauran, M. Nugraha Kartadinata, mengonfirmasi bahwa saat ini masih terjadi erupsi bertipe strombolian. Erupsi ini berpotensi melontarkan material hingga jangkauan lebih dari dua kilometer.
"Selain abu vulkanik, erupsi ini juga melontarkan batuan. Karena itu, kami merekomendasikan agar tidak ada aktivitas warga dalam radius 3 kilometer. Kepada wisatawan atau siapa pun, saya imbau untuk tetap menjauh dari radius bahaya," tegas Nugraha.
Usai menggelar rapat, Gubernur Banten Andra Soni langsung meninjau kondisi SMKN 1 Cinangka, Kabupaten Serang. Dalam kunjungan tersebut, petugas tampak tengah melakukan pembersihan debu vulkanik dari area sekolah menggunakan teknik pembasahan. (Zal)
Gubernur Andra Soni Ajak Mahasiswa Tingkatkan Kecerdasan Finansial di Era Digital
detakbanten.com BANTEN - Gubernur Banten Andra Soni menekankan pentingnya generasi muda memiliki kecerdasan finansial yang ditunjang oleh kecerdasan akademik. Hal ini dinilai krusial karena pesatnya perkembangan teknologi menuntut mereka tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mahir mengelola penghasilan, membangun usaha, berinvestasi, serta melindungi diri dari kejahatan keuangan.
Pesan tersebut disampaikan Gubernur Andra saat menghadiri acara edukasi keuangan bertajuk "Literasi Keuangan Indonesia Terdepan (LIKE IT)" di Auditorium Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten, Kota Serang, Selasa (8/9/2026).
"Melalui kegiatan LIKE IT, kita bersama-sama berupaya membangun kecakapan hidup generasi muda. Kemampuan mengelola keuangan akan sangat menentukan kualitas kehidupan seseorang di masa depan,” ujar Gubernur Andra.
Kegiatan edukasi bagi mahasiswa ini merupakan hasil kolaborasi antara Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan DPR RI. Acara tersebut turut dihadiri oleh Anggota Komisi XI DPR RI Annisa D. Mahesa, Anggota Dewan Komisioner OJK Dicky Kartikoyono, Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten Sofwan Kurnia, serta Kepala OJK Provinsi Banten Adi Dharma.
Lebih lanjut, Gubernur Andra memaparkan bahwa kemudahan layanan keuangan berkat teknologi informasi seperti menabung, meminjam, hingga berinvestasi melalui telepon genggam harus diimbangi dengan pengetahuan dan kehati-hatian. Terlebih lagi, modus penipuan kini semakin beragam, mulai dari phishing, tautan palsu, investasi bodong, pinjaman online (pinjol) ilegal, hingga rekayasa sosial (social engineering).
Oleh karena itu, ia berpesan agar mahasiswa membiasakan diri melakukan verifikasi legalitas lembaga keuangan sebelum bertransaksi, serta menjaga kerahasiaan data pribadi, PIN, kata sandi (password), dan kode OTP.
“Kita juga harus mulai belajar membedakan antara kebutuhan dan keinginan, serta antara pengeluaran produktif dan konsumtif. Mahasiswa juga harus mengenal investasi sejak dini. Namun, investasi terpenting saat ini adalah investasi pada diri sendiri yang meliputi pendidikan, kompetensi, keterampilan, kesehatan, dan jejaring,” tegasnya.
Di tempat yang sama, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen sekaligus Anggota Dewan Komisioner OJK, Dicky Kartikoyono, menyoroti peran strategis mahasiswa dalam memahami dan menyebarkan literasi keuangan digital di tengah masyarakat.
Dicky menyebutkan, tingkat literasi keuangan di Indonesia saat ini baru mencapai sekitar 69 persen. Oleh karena itu, edukasi berkelanjutan sangat dibutuhkan untuk mengubah perilaku keuangan masyarakat ke arah yang lebih bijak.
"Saat ini, hampir seluruh keputusan keuangan dapat dieksekusi dalam satu layar hanya dengan hitungan detik, mulai dari belanja, pinjaman, hingga reksa dana. Namun, di balik kemudahan itu terdapat risiko besar yang mengancam dan sudah memakan banyak korban," jelas Dicky.
Menurutnya, ancaman terbesar saat ini adalah maraknya jeratan pinjaman ilegal yang menawarkan kemudahan akses namun mencekik masyarakat dengan bunga dan biaya tinggi.
"Inilah pentingnya memahami risiko sejak dini. Semakin mudah mengakses layanan keuangan, semakin besar pula risiko yang menanti. Kita semua harus terus waspada," pungkasnya. (Zal)
Gubernur Andra Sampaikan Dampak Program Asta Cita Presiden terhadap Kesejahteraan Masyarakat
detakbanten.com KOTA TANGERANG - Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan sejumlah capaian kepada Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo atas implementasi sejumlah program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Capaian positif yang dirasakan oleh masyarakat Banten itu seperti adanya peningkatan perekonomian masyarakat, kesejahteraan petani, layanan kesehatan dan pendidikan yang kesemua itu berdampak pula pada peningkatan perekonomian daerah.
"Program-program pembangunan di Banten dilaksanakan secara paralel dan berkesinambungan untuk mendukung pencapaian Asta Cita Bapak Presiden. Kami optimis, langkah ini akan mempercepat kemajuan bangsa menuju Indonesia Emas 2045," kata Andra saat memberikan sambutan di hadapan Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo dalam acara Gempar Youth Leader Summit 2026 di Kota Tangerang, Jumat (4/9/2026).
Menurut Andra, pada 2025, tren pertumbuhan ekonomi Banten terus menunjukkan hasil positif berada pada angka 5,37 persen, meningkat dari capaian 2024 sebesar 4,75 persen. Tren positif ini terus berlanjut pada triwulan I tahun 2025 yang mencapai 5,64 persen.
Capaian tersebut, lanjutnya, tidak terlepas dari intervensi program pemerintah pusat, salah satunya Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Di Banten, sebanyak 3,5 juta anak sekolah telah menjadi penerima manfaat program ini.
"Dampak MBG ini luar biasa. Selain meningkatkan semangat belajar anak-anak, secara ekonomi juga berhasil menggerakkan ekosistem ekonomi kerakyatan," tegasnya.
Efek domino dari program tersebut juga dirasakan oleh para petani, yang dibuktikan dengan Nilai Tukar Petani (NTP) Agustus 2026 di Banten tercatat berada dikisaran angka 113,02. Guna mendukung ketahanan dan swasembada pangan, Pemprov Banten hingga tahun 2026 telah membangun 81 kilometer saluran irigasi yang mampu mengairi sekitar 10 ribu hektare sawah.
"Dampaknya, masa tanam padi bertambah dari semula dua kali menjadi tiga kali setahun. Produksi padi pun meningkat menjadi 1,8 juta ton per tahun. Walaupun dekat dengan Jakarta, Banten kini mampu menjadi lumbung padi nasional peringkat kedelapan," papar Gubernur Andra.
Pada sektor kelembagaan dan pendidikan, Pemprov Banten telah membentuk 1.551 Koperasi Merah Putih di seluruh desa/kelurahan, dengan lebih dari 700 di antaranya sudah beroperasi secara fisik. Selain itu, program sekolah gratis bagi siswa SMA, SMK, dan SKh swasta telah dirasakan manfaatnya oleh sekitar 120 ribu siswa kelas X dan XI.
Menanggapi pemaparan tersebut, Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo menyatakan, bahwa masa depan Indonesia sangat cerah berkat kekayaan alam dan sumber daya manusia (SDM) yang terus dibangun. "MBG adalah salah satu upaya nyata dalam membangun kualitas SDM kita," kata Hashim.
Sementara itu, Ketua Gempar Youth Leader Summit 2026, Yohanes Sirait, menjelaskan bahwa acara yang dihadiri oleh 500 pemuda dari berbagai daerah ini bertujuan mencetak pemimpin masa depan. "Kami bertekad anak muda tidak hanya bersiap menjadi pemimpin di masa depan, tetapi mulai memimpin dari saat ini," pungkasnya. (Zal)
Pemprov Banten Raih Juara 2 Tata Kelola Konservasi Energi Tingkat Nasional
detakbanten.com JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sukses meraih Juara 2 Kategori Penghematan Energi di Gedung Pemerintah (Subkategori Pemerintah Daerah) pada ajang Apresiasi Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Tahun 2026.
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Direktorat Jenderal EBTKE Kementerian ESDM Republik Indonesia, di Junior Ballroom JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (3/9/2026).
Kepala Dinas ESDM Provinsi Banten, Ari James Faraddy, menyampaikan bahwa capaian ini adalah bukti nyata komitmen dan konsistensi Pemprov Banten dalam menerapkan kebijakan manajemen serta konservasi energi.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen, konsistensi, serta efektivitas implementasi kebijakan konservasi dan manajemen energi yang telah diterapkan di lingkungan Pemprov Banten. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pengelolaan energi yang efisien dan berkelanjutan,” ujar Ari James.
Menurutnya, penilaian penghargaan ini mencakup beberapa aspek utama. Di antaranya, keberhasilan efisiensi pemanfaatan energi listrik, penerapan regulasi konservasi energi daerah, pelaporan konsumsi energi secara berkala, hingga inovasi tata kelola energi di gedung instansi pemerintah daerah. Pencapaian ini sekaligus menempatkan Banten sebagai salah satu provinsi terdepan yang berkontribusi dalam mendukung penurunan emisi karbon di sektor publik.
Ari menegaskan, prestasi di tingkat nasional ini tidak terlepas dari arahan dan dukungan penuh Gubernur Banten Andra Soni, serta komitmen seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Banten. Salah satu katalis keberhasilan ini adalah implementasi Surat Edaran (SE) Nomor 15 Tahun 2026 tentang Penghematan Penggunaan Energi Listrik dan Bahan Bakar Minyak pada Instansi Pemprov Banten.
"Namun sejatinya, sebagai leading sector energi, upaya efisiensi melalui manajemen energi di gedung Dinas ESDM Banten sudah kami laksanakan jauh sebelum SE tersebut diterbitkan," tambahnya.
Selain memberikan edukasi berpola kerja hemat energi kepada seluruh pegawai, Dinas ESDM Banten juga menerapkan kebijakan internal yang inovatif. Beberapa di antaranya adalah kebijakan bekerja dari rumah atau Work from Home (WFH) setiap hari Jumat dan pembatasan penggunaan kendaraan bermotor. Kebijakan ini terbukti efektif menjaga stabilitas dan bahkan menurunkan nilai tagihan listrik bulanan tanpa mengurangi kinerja pegawai.
"Selain WFH setiap Jumat, kami juga mewajibkan seluruh pegawai untuk tidak menggunakan kendaraan roda empat berbahan bakar minyak (BBM) setiap hari Kamis. Pada hari tersebut, pegawai hanya diperkenankan menggunakan kendaraan roda dua BBM atau kendaraan listrik," jelas Ari.
Sebagai tindak lanjut ke depan, Dinas ESDM Provinsi Banten akan memperluas pendampingan manajemen energi ke seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Banten. Selain itu, pemantauan dan pelaporan konsumsi energi akan terus dioptimalkan melalui sistem digital untuk memperkuat pengawasan penggunaan energi di tahun-tahun mendatang. (Zal)
Prihatin Atas Musibah KH Ahmad Fudholi, Wagub Dimyati Ajak Doa Bersama
detakbanten.com KAB. SERANG - Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah mendoakan kesembuhan penceramah kondang asal Banten, KH Ahmad Fudholi. Ulama yang dikenal luas di tengah masyarakat tersebut mengalami kecelakaan lalu lintas di ruas Tol Tangerang-Merak, Kabupaten Serang, pada Jumat (4/9/2026) dini hari.
Wagub menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang dialami dan berharap sang kiai segera diberikan kesembuhan agar dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, saya turut prihatin atas musibah yang dialami Kiai Ahmad Fudholi. Semoga beliau segera diberikan kesembuhan, kesehatan, dan kekuatan oleh Allah SWT,” ujar Wagub Dimyati, Sabtu (5/9/2026).
Wagub Dimyati juga mengajak seluruh masyarakat Banten untuk bersama-sama mendoakan kesembuhan KH Ahmad Fudholi serta memberikan dukungan moril kepada pihak keluarga.
“Beliau adalah salah satu kiai yang dekat dengan masyarakat dan banyak memberikan tausiah serta tuntunan keagamaan. Mari kita doakan bersama agar beliau segera pulih,” katanya.
Diketahui, insiden lalu lintas tersebut terjadi di Tol Tangerang-Merak Km 63+800 B, Kabupaten Serang, sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, KH Ahmad Fudholi tengah dalam perjalanan menuju Tangerang seusai mengisi kegiatan keagamaan di wilayah Pandeglang. Insiden ini menyebabkan sang kiai beserta pengemudi kendaraan mengalami luka-luka.
Saat ini, KH Ahmad Fudholi tengah mendapatkan perawatan medis di RS Hermina Ciruas, Kabupaten Serang. Berdasarkan kabar terbaru dari pihak keluarga, kondisinya mulai membaik dan telah sadar. Keluarga juga meminta pengertian dari masyarakat untuk tidak menyebarluaskan foto maupun video kondisi beliau selama menjalani perawatan.
Terkait hal tersebut, Wagub Dimyati secara khusus mengimbau masyarakat luas untuk menghormati privasi keluarga serta tidak menyebarkan dokumentasi musibah yang bersifat pribadi.
“Yang paling penting saat ini adalah doa dan dukungan untuk kesembuhan beliau. Semoga segera sehat dan kembali berdakwah serta memberikan manfaat bagi masyarakat. Insya Allah, doa masyarakat Banten menyertai beliau,” tuturnya. (Zal)
Sekda Provinsi Banten Tekankan Pentingnya Kolaborasi dalam Mendukung Pembangunan Daerah
detakbanten.com BANTEN - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi menekankan pentingnya kolaborasi pentahelix dalam mendukung tercapainya program pembangunan daerah. Dari lima unsur dasar pentahelix, Karang Taruna sebagai bagian dari unsur masyarakat memegang peranan penting.
Hal tersebut disampaikan oleh Sekda Provinsi Banten Deden Apriandhi saat menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I Pengurus Provinsi Karang Taruna (PPKT) Banten di Aston Serang Hotel & Convention Center, Kota Serang, Kamis (3/9/2026).
“Saya merasakan ada kesamaan visi antara Karang Taruna dengan Pemprov Banten. Alhamdulillah, Rakerda ini mengambil tema 'Dari Identitas Organisasi Menuju Produktivitas yang Berkualitas' yang sejalan dengan semangat kita bersama,” kata Deden.
Deden mengungkapkan, Gubernur Banten Andra Soni telah menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membangun sinergi dengan berbagai pihak. Tujuannya tidak lain untuk menyukseskan program-program prioritas, baik program dari Gubernur maupun Presiden Prabowo Subianto.
“Harapannya, semakin banyak pihak yang membantu, semakin luas juga cakupan pelayanan kita. Oleh karena itu, kita harus berkolaborasi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PPKT Banten, Yudi Budi Wibowo, menjelaskan bahwa Rakerda ini merupakan rangkaian dari pengukuhan pengurus provinsi setelah menerima Surat Keputusan (SK) dari Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT). Rakerda tersebut menjadi momentum strategis untuk menyusun acuan kerja organisasi.
“Kami akan merumuskan beberapa rencana kerja ke depan. Sebagai perwakilan pemuda di Banten, arahan dari PNKT akan menjadi pedoman kami dalam merencanakan berbagai program di tingkat provinsi,” jelas Yudi.
Di tempat yang sama, Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) PNKT, Ahmad Bahtiar Sebayang, mengapresiasi konsolidasi yang dibangun oleh PPKT Banten. Ia berharap pengurus baru dapat melakukan kerja nyata dalam mendukung program pemerintah.
“Karang Taruna harus hadir mendukung pemerintah pusat maupun daerah untuk menyelesaikan persoalan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menuju era kemandirian dan kemakmuran Indonesia,” tegasnya.
Ahmad juga mengingatkan pesan Ketua Umum PNKT, Budi Djiwandono, agar kader Karang Taruna selalu hadir membantu meringankan beban masyarakat, terutama di tengah berbagai musibah atau bencana yang melanda.
“Apalagi saat ini kita berada di momen Bulan Bakti Nasional Karang Taruna (BBNKT), menyongsong usia ke-66 tahun Karang Taruna. Kehadiran kita di tengah masyarakat sangat dibutuhkan untuk memberikan kerja-kerja nyata,” pungkasnya. (Zal)








































