Kapolda Banten Lepas 7 Personel Polda Banten ke Tanah Suci untuk Tunaikan Ibadah Umrah
detakbanten.com Serang – Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki bersama Wakapolda Banten Brigjen Pol. Iwan Saktiadi melepas tujuh personel Polda Banten yang akan melaksanakan ibadah umrah. Kegiatan tersebut berlangsung di Maung Lounge Polda Banten, Jumat (21/08). Kegiatan pelepasan turut dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polda Banten.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki menyampaikan bahwa keberangkatan ibadah umrah merupakan momentum berharga bagi personel untuk meningkatkan keimanan sekaligus melakukan refleksi diri.
“Ibadah umrah bukan hanya perjalanan secara fisik menuju Tanah Suci, tetapi juga perjalanan spiritual untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Manfaatkan kesempatan ini untuk beribadah dengan sungguh-sungguh, memperbanyak doa dan introspeksi diri,” ujar Irjen Pol. Hengki.
Kapolda juga berpesan kepada tujuh personel agar menjaga kesehatan, mengikuti seluruh rangkaian ibadah dengan baik serta senantiasa menjaga nama baik institusi Polri selama berada di Tanah Suci.
“Saya berpesan agar seluruh personel yang melaksanakan ibadah umrah menjaga kesehatan, mengikuti setiap rangkaian ibadah dengan baik dan tetap menjaga nama baik Polda Banten. Semoga perjalanan ini diberikan kelancaran dan seluruh ibadah diterima oleh Allah SWT,” katanya.
Lebih lanjut, Kapolda Banten meminta para personel untuk turut mendoakan keluarga besar Polda Banten dan masyarakat Banten agar senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, keamanan serta keberkahan.
“Di Tanah Suci nanti, saya titip doa untuk keluarga besar Polda Banten dan seluruh masyarakat Banten. Semoga Banten selalu diberikan keamanan, kedamaian dan keberkahan, serta kita semua senantiasa diberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian,” tutur Irjen Pol. Hengki.
Pelepasan tujuh personel tersebut menjadi wujud perhatian pimpinan terhadap pembinaan mental dan spiritual personel Polda Banten. Diharapkan seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar, diberikan kesehatan dan keselamatan hingga kembali ke Tanah Air serta memperoleh predikat umrah yang mabrur. (Bidhumas)
120 Warga Binaan Bebas melalui Remisi di HUT Ke-81 RI
detakbanten.com BANTEN - Sebanyak 120 orang warga binaan mendapatkan remisi umum II dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, memberikan bantuan pendamping kepada para warga binaan agar mereka siap menjalani kehidupan yang mandiri dan diterima kembali di tengah masyarakat.
“Sejalan dengan perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, pemerintah memberikan remisi kepada warga binaan pemasyarakatan yang telah mengikuti pembinaan dengan baik,” ungkap Andra Soni pada Penyerahan Remisi Umum bagi Narapidana dan Pengurangan Masa Pidana Umum Bagi Anak Binaan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA, Kota Serang, Senin (17/8/2026).
“Apresiasi kepada Kantor Wilayah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Provinsi Banten beserta seluruh jajaran lapas dan rutan atas dedikasi dalam melaksanakan pembinaan, menjaga keamanan, serta mempersiapkan warga binaan agar mampu kembali ke tengah masyarakat,” katanya menambahkan.
Menurut Andra Soni, remisi bukan hanya pengurangan masa menjalani pidana, tetapi bentuk penghargaan negara atas perubahan proses perilaku, kedisiplinan, dan kesungguhan untuk memperbaiki diri. Ia meminta para penerima remisi agar mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat dengan menjalani hidup secara mandiri.
“Kepada seluruh warga binaan yang menerima remisi, agar mensyukuri kesempatan ini. Menjadikannya sebagai motivasi untuk terus mengikuti proses pembinaan dengan sungguh-sungguh, serta mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah keluarga dan masyarakat sebagai pribadi mandiri, dan bertanggung jawab,” ungkapnya.
Andra Soni juga memberikan apresiasi kepada keluarga warga binaan yang terus memberikan dukungan dan doa. Dukungan dari keluarga sangat penting agar mereka terus merasa didampingi selama proses pembinaan.
“Selamat Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Mari kita terus menjaga persatuan, menjunjung Pancasila, dan bersama-sama membangun Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten Lili mengatakan, pemberian remisi pada momentum ini bukan semata mengurangi masa pidana. Remisi adalah bagian penting dari proses pembinaan yang telah menunjukkan perubahan positif selama menjalani proses pidana.
“Setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah dan memperbaiki diri,” tegasnya.
Lili juga memaparkan beberapa program pembinaan yang dilakukan di lembaga pemasyarakatan. Di antaranya melakukan pelatihan peternakan ayam petelur, pembuatan paving, pembuatan beton, pembuatan serbuk minuman jahe merah, serta kerajinan sepatu. Program itu diharapkan menjadi bekal keterampilan dan kepercayaan diri warga binaan untuk kembali ke masyarakat.
Sebagai informasi berdasarkan Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia dari 9.574 warga binaan di Provinsi Banten, sebanyak 6.002 warga binaan mendapatkan remisi umum I. Sebanyak 35 anak binaan mendapatkan pengurangan masa pidana umum I. Sebanyak 120 warga binaan mendapatkan remisi umum II atau langsung bebas. Serta satu anak binaan mendapatkan pengurangan masa pidana umum II.
Dalam kesempatan itu, Andra Soni juga mendapatkan cinderamata karya warga binaan berupa lukisan potret diri dan alat musik gitar. Gubernur juga berkesempatan meninjau galeri workshop warga binaan. (Zal)
Meriahkan HUT ke-81 RI di Banten, Warga dan Gubernur Andra Soni Balap Karung
detakbanten.com KAB. SERANG - Gubernur Banten Andra Soni ikut memeriahkan perlombaan balap karung dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia (RI) yang dilaksanakan oleh masyarakat Kampung Cipicung, Desa Cisitu, Kecamatan Ciomas Kabupaten Serang, Senin (17/8/2026). Warga sangat antusias mengikuti dan menyaksikan perlombaan.
Masyarakat yang menyaksikan tampak begitu antusias melihat sosok pemimpin yang mau berbaur dan ikut berpartisipasi dalam perlombaan yang setiap tahun dilaksanakan itu. Sesekali mereka bersorak memberikan semangat kepada Gubernur Andra Soni saat ikut bertanding balap karung.
"Ini baru pertama kali Gubernur Banten ikut dalam perlombaan 17 Agustus yang kami laksanakan setiap tahunnya," kata salah satu warga bernama Aman (46).
Dalam kesempatan itu, Andra Soni memberikan sejumlah bingkisan hadiah perlombaan serta paket sembako kepada masyarakat setempat. Selain itu, Gubernur juga berjanji akan melakukan revitalisasi lapangan warga yang dipakai perlombaan setiap tahun tersebut.
"Masyarakat di sini kalau saya lihat sangat semangat dan kompak, meskipun kondisi lapangannya seadanya," katanya.
Andra Soni juga mengapresiasi atas kekompakan masyarakat. Menurutnya, kekompakan dan persatuan seperti ini harus terus dijaga dan tidak boleh ada pihak lain yang mencoba memecah belah masyarakat.
"Ini merupakan modal dasar kita dalam melakukan berbagai pembangunan," katanya.
Selain balap karung, sejumlah perlombaan tradisional juga diselenggarakan oleh panitia sejak tiga hari lalu, di antaranya estapet tepung, jaga air menggunakan kaki, joged balon dan joget kursi. (Zal)
Jembatan Merah Putih Presisi di Bayah Diresmikan
detakbanten.com KAB. LEBAK - Gubernur Banten Andra Soni mengikuti Peresmian 3.395 Jembatan TNI Polri dan 3.000 Sumber Air Bersih TNI AD oleh Presiden Prabowo Subianto. Andra Soni mengikuti peresmian secara virtual bersama Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo, Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim, dan Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki di Jembatan Merah Putih Presisi Polri Kampung Bayah Satu, Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Kamis (13/8/2026).
Sebelum acara, Andra Soni bersama Irjen Hengki dan Fahmi Hakim menyambut kedatangan Kapolri Jenderal Sigit Listyo Prabowo bersama rombongan di Lapangan Merdeka, Kecamatan Bayah.
“Hari ini kita resmikan 3.396 jembatan dan 3.000 sumber air bersih. Menjalankan misi pengabdian, misi bakti kepada rakyat. TNI adalah tentara rakyat. Polri adalah polisi rakyat,” kata Presiden Prabowo Subianto dari Istana Negara, Jakarta.
Menurut Prabowo, pembangunan Jembatan Merah Putih dan pembangunan sumber air bersih untuk masyarakat membuktikan bangsa Indonesia yang bersatu. Termasuk, bergotong royong menggali potensi yang ada di Indonesia.
“Kita telah bahu membahu. Saudara telah menangkap apa arti menjadi pemimpin. Bahagianya bisa berbuat yang berarti bagi rakyat kita. Rakyat juga telah mengakui,” katanya.
Presiden Prabowo mengatakan, negara harus hadir untuk rakyat yang paling terpencil, dan paling jauh. Masyarakat Indonesia harus menikmati kualitas hidup yang lebih baik.
Menurut Prabowo, pembangunan Jembatan Merah Putih dan sumber air bersih untuk masyarakat adalah bukti TNI dan Polri mencintai masyarakat. Itu juga adalah bentuk bakti kepada rakyat dan kepada negara.
Dalam laporannya, Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengatakan, jembatan yang telah dibangun, terpanjang dibangun di Aceh Tamiang yang panjangnya 240 meter. Sedangkan yang paling sulit di Ogan Komering Ilir yang membutuhkan waktu enam bulan dan harus menggunakan ponton dan patok-patok penguat tanah.
Sementara, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam laporannya mengatakan, Polri menargetkan pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Polri sebanyak 895.
“875 sudah selesai dibangun, 17 jembatan dalam proses pembangunan, dan empat jembatan dalam perencanaan,” ucapnya.
“145 jembatan Merah Putih Polri Presisi di wilayah Polda Banten, terbanyak dibanding wilayah Polda lainnya,” katanya menambahkan.
Sebelum dilakukan peresmian, Andra Soni bersama Forkopimda Provinsi Banten mendampingi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meninjau Bakti Kesehatan Biddokes Polda Banten melibatkan Puskesmas Bayah untuk 1500 peserta dan pelayanan SIM Keliling Satlantas Polres Lebak diikuti oleh masyarakat dan para ojol yang akan memperpanjang SIM.
Usai peresmian, Kapolri menyapa para pelajar yang turut menikmati hasil pembanguan jembatan untuk akses menuju sekolah. Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan tas dan alat tulis untuk para pelajar oleh Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo. (Zal)
Gubernur Andra Soni Setujui Empat Raperda Inisiatif DPRD Provinsi Banten
detakbanten.com BANTEN - Gubernur Banten Andra Soni menyetujui pembahasan lebih lanjut terhadap empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang diajukan/dan atau atas inisiatif DPRD Provinsi Banten. Keempat Raperda tersebut tentang Raperda Kemudahan, Perlindungan dan Pemberdayaan Usaha Kecil. Raperda Perubahan Nama dan Bentuk Hukum Perseroan Terbatas Banten Global Development Menjadi Perseroan Terbatas Banten (Perseroda), Perubahan Atas Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah; serta, Raperda Pelaksanaan Kewenangan Urusan Pemerintah Bidang Pertambangan Mineral dan Batubara.
“Terima kasih kepada DPRD Provinsi Banten yang telah menggunakan kewenangan legislasi dan menggunakan inisiatif mengusulkan empat Raperda," ungkap Andra Soni di Gedung DPRD Provinsi Banten, Kota Serang, Selasa (11/8/2026).
Menurutnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyetujui keempat Raperda itu untuk dilanjutkan pembahasannya. Ia akan mendukung pembahasan tersebut agar dapat segera diimplementasikan menjadi Perda.
"Insya Allah, kami akan mengutus perangkat daerah untuk serius membahas ini dalam waktu yang tidak lama agar bisa langsung diimplementasikan,” ucapnya.
Menurut Andra Soni, Raperda Kemudahan, Perlindungan dan Pemberdayaan Usaha Kecil sangat progresif dan relevan dengan kondisi riil di lapangan. “Usaha Kecil dan Mikro (UKM) merupakan tulang punggung perekonomian daerah yang terbukti paling tangguh dalam menjaga stabilitas ekonomi, menyerap tenaga kerja lokal, serta menekan angka pengangguran dan kemiskinan di Provinsi Banten,” ujarnya.
“Pemerintah hadir dalam membina, membantu badan hukumnya, pemberdayaannya, serta pengembangannya. Harus kita sadari, Provinsi Banten peringkat empat besar UMKM se-Indonesia. Ekonomi Provinsi Banten masuk lima besar nasional dan penopang utamanya UMKM,” katanya menambahkan.
Berkenaan dengan Raperda Perubahan Atas Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Andra Soni mengatakan, perubahan itu sebagai bagian dari upaya bersama untuk menghadirkan regulasi yang lebih adaptif, memberikan kepastian hukum, berkeadilan, mudah dilaksanakan. Termasuk untuk mendukung kemudahan berusaha, serta mampu memperkuat kapasitas fiskal daerah secara berkelanjutan.
"Secara filosofis, pajak daerah dan retribusi daerah merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah,” ucapnya.
Untuk Raperda Perubahan Nama dan Bentuk Hukum Perseroan Terbatas Banten Global Development Menjadi Perseroan Terbatas Banten (Perseroda), Andra Soni mengatakan, Raperda ini sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola badan usaha milik daerah agar lebih profesional, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan pelayanan publik serta kontribusi terhadap pembangunan daerah.
“Keberadaan BUMD memiliki posisi strategis dalam mendukung pelaksanaan pembangunan daerah, mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan pendapatan asli daerah, serta menjadi instrumen pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi ekonomi yang dimiliki Provinsi Banten,” ungkapnya.
Sedangkan untuk Raperda Pelaksanaan Kewenangan Urusan Pemerintah Bidang Pertambangan Mineral dan Batubara, Andra Soni mengatakan, sebagian kewenangan pengelolaan telah dikembalikan ke Pemerintah Daerah Provinsi.
“Oleh karena itu, kehadiran payung hukum berupa Perda yang baru menjadi sangat krusial guna mengisi kekosongan regulasi di daerah setelah dicabutnya Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2012,” ungkanya.
Sementara, Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim mengatakan, paripurna dilaksanakan atas proses Raperada usulan DPRD Proviinsi Banten. Hari ini, agendanya adalah mendengarkan pendapat dari gubernur atas usulan DPRD.
“Berdasarkan kajian beliau, pada prinsipnya Pak Gubernur Andra Soni menyetujui langkah-langkah DPRD terkait inisiatif terhadap empat Raperda. Tentu kami berharap besok ada rapat paripurna pandangan fraksi terhadap pendapat gubernur. Setelah itu baru kita membuat pansus. Tentu ini akan melibatkan partisipasi stakeholder khususnya terkait dengan empat Raperda,” kata Fahmi Hakim. (Zal)
CKG Buat Masyarakat Ubah Pola Hidup Menjadi Lebih Sehat
detakbanten.com BANTEN - Program aksi cepat Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto di Provinsi Banten menjadikan masyarakat mengubah pola hidup yang lebih sehat, seperti menjaga pola makan, rajin olahraga serta istirahanten.cat yang cukup dan teratur.
Ibu Wanih (41) misalnya. Salah satu warga Pondok Bahar, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang itu merasakan betul manfaat dari program CKG yang digagas oleh pemerintah. Menurutnya, dengan adanya CKG masyarakat menjadi lebih mudah melakukan pemeriksaan kesehatan, apalagi dengan sistem jemput bola seperti ini.
“Alhamdulillah dengan ada program cek kesehatan gratis ini membantu banget, karena saya ingin tahu penyakit saya. Kalau kita sudah tahu kita bisa ngerem makan-makan yang tidak boleh” ungkap Wanih saat mengikuti CKG di Gelanggang Olahraga (GOR) Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Senin (10/8/2026).
Menurut Wanih, dengan melakukan pemeriksaan dirinya bisa mengetahui bagaimana kondisi kesehatannya. Dengan mengetahui kondisi kesehatan sejak dini mampu membuat masyarakat lebih berhati-hati dalam menjaga pola makan.
"Terlebih bagi seusia saya yang sudah tidak muda lagi ini," katanya.
Selanjutnya, dirinya berharap program CKG dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendorong perhatian pemerintah terhadap kesehatan warga.
“Saya ingin Banten lebih maju lagi dan lebih sehat, seperti program ini,” katanya.
Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni mengajak masyarakat tidak takut melakukan pemeriksaan kesehatan. Menurutnya, kekhawatiran mengetahui adanya penyakit justru harus dihilangkan, karena deteksi dini dapat membantu masyarakat mengetahui langkah pengobatan dan pencegahan yang tepat.
“Dengan kita tahu penyakit, kita tahu bagaimana mengobatinya, kita tahu bagaimana mengantisipasinya,” ujarnya.
Andra Soni mengatakan, berdasarkan hasil CKG terhadap kurang kebih 5,4 juta warga Banten, penyakit yang paling dominan ditemukan adalah hipertensi dan diabetes.
“Hipertensi dan diabetes ini cenderung bisa menjadi penyakit yang menyebabkan komplikasi. Oleh karena itu, harus ditangani dengan baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Andra Soni menekankan pentingnya upaya promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan kepada masyarakat. Menurutnya, pemahaman mengenai pola makan, menjaga kadar gula darah tetap stabil, serta menghindari makanan yang dapat memicu meningkatnya gula darah perlu terus ditingkatkan.
“Maka selain tindakan kuratif, kita juga harus melakukan tindakan preventif dan promotif dalam kesehatan,” katanya.
Andra Soni juga mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat, termasuk berolahraga untuk membantu mengendalikan tekanan darah tinggi dan diabetes. Dan diharapkan pelaksanaan CKG terus didukung masyarakat dan seluruh pihak sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Kita dukung cek kesehatan, kualitas hidup warga Indonesia, khususnya Banten,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Tangerang Sachrudin mengapresiasi kehadiran Gubernur Banten dalam pelaksanaan CKG. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Ini dalam rangka mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di bidang kesehatan, agar memastikan bahwa masyarakat selalu sehat,” kata Sachrudin.
Sachrudin mengatakan Pemerintah Kota Tangerang terus meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, termasuk melalui Puskesmas yang melaksanakan CKG.
Ia juga mengajak masyarakat tidak menunggu sakit untuk memeriksakan kesehatan. (Zal)
Serang Fair 2026 Jadi Etalase UMKM, Sekda Deden Ajak Masyarakat Cintai Produk Lokal
detakbanten.com KOTA SERANG - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi menghadiri pembukaan Serang Fair 2026 di Kawasan Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, Jumat (7/8/2026) malam. Ajang yang menghadirkan ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tersebut diharapkan menjadi etalase produk unggulan daerah sekaligus mendorong masyarakat untuk semakin mencintai produk lokal.
Serang Fair 2026 digelar pada 7–10 Agustus 2026 di Kawasan Stadion Maulana Yusuf Kota Serang sebagai rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kota Serang. Menghadirkan hiburan melalui penampilan band lokal dan nasional, kegiatan itu menjadi wadah promosi bagi UMKM, industri kecil dan menengah (IKM), serta pelaku ekonomi kreatif untuk memperluas pasar dan meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat.
Mewakili Gubernur Banten Andra Soni, Deden menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Serang yang secara konsisten menyelenggarakan Serang Fair setiap tahun. Menurutnya, kegiatan ini telah memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi.
“Serang Fair memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat,” ujar Deden.
Deden menjelaskan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Kota Serang pada 2025 mencapai 5,2 persen, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 4,7 persen. Capaian tersebut menunjukkan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat, termasuk penyelenggaraan Serang Fair, mampu mendorong aktivitas ekonomi di Kota Serang.
Ia mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengapresiasi berbagai inovasi dan terobosan Pemerintah Kota Serang dalam menghadirkan kegiatan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Pemerintah Provinsi Banten akan terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Serang untuk mempercepat pembangunan,” katanya.
Menurutnya, kolaborasi tersebut tidak hanya diwujudkan melalui penguatan sektor ekonomi, tetapi juga pembangunan infrastruktur yang mendukung mobilitas masyarakat. Beberapa proyek strategis yang tengah berjalan di antaranya peningkatan ruas jalan, pembangunan akses di kawasan Terondol, hingga pembangunan flyover yang diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat.
Deden juga mengajak masyarakat untuk terus berinovasi, berkarya, dan mengembangkan usaha. Pemprov Banten bersama Pemkot Serang, lanjutnya, akan terus menghadirkan berbagai kebijakan dan program yang mendukung tumbuhnya UMKM serta ekonomi kreatif.
“Jangan ragu untuk terus berkarya dan mengembangkan usaha,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Deden turut mengajak masyarakat memanfaatkan Serang Fair 2026 sebagai momentum untuk membeli dan menggunakan produk-produk lokal. Menurutnya, keberpihakan terhadap produk UMKM akan memperkuat ekonomi daerah sekaligus meningkatkan daya saing pelaku usaha.
Sementara itu, Wali Kota Serang Budi Rustandi yang secara resmi membuka Serang Fair 2026 mengatakan, penyelenggaraan kegiatan ini merupakan upaya memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus memeriahkan HUT ke-19 Kota Serang.
“Serang Fair menjadi ruang promosi produk unggulan daerah dan penggerak ekonomi masyarakat,” kata Budi.
Ia mengungkapkan, penyelenggaraan Serang Fair pada 2025 berhasil menarik 383.232 pengunjung dengan nilai transaksi mencapai Rp11,3 miliar. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa Serang Fair tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan perputaran ekonomi masyarakat.
Budi mengajak masyarakat untuk memanfaatkan penyelenggaraan Serang Fair 2026 dengan membeli, menggunakan, dan mempromosikan produk-produk lokal. Dukungan terhadap UMKM, IKM, dan pelaku ekonomi kreatif dinilai menjadi kunci dalam memperkuat perekonomian daerah.
Ia berharap Serang Fair 2026 dapat menjadi momentum memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun Kota Serang yang maju, berdaya saing, dan sejahtera, sekaligus mendorong UMKM agar terus tumbuh dan berkembang sebagai penopang utama ekonomi daerah. (Zal)
Wagub Banten Achmad Dimyati Dorong Pengembangan Atlet Catur Sejak Dini
detakbanten.com KOTA CILEGON - Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah mendorong setiap pemangku kepentingan untuk ikut terlibat dalam pengembangan bakat para atlet catur sejak usia dini. Pengembangan itu penting dilakukan agar ke depan eksistensi pecatur di Provinsi Banten semakin baik dan maju.
Hal itu diungkapkan Dimyati saat membuka Kejuaraan Catur tingkat Provinsi Banten yang diselenggarakan di pelataran Sosoro Mall Merak, Kota Cilegon, Sabtu (8/8/2026). Menurutnya, pembinaan catur kepada anak-anak sejak dini akan dapat membentuk karakter yang kuat, mempunyai pola pikir yang baik serta mampu bertahan dalam berbagai situasi.
"Karena di permainan catur itu kita banyak belajar bagaimana bisa bertahan dari serangan, melangkah dengan perhitungan jangka panjang dan memperkuat pertahanan," katanya.
Dengan penerapan filosofi itu kepada anak-anak, Dimyati meyakini tidak hanya akan melahirkan atlet-atlet catur baru, tapi lebih dari itu pembentukan karakter anak-anak juga akan semakin kuat dan terarah. Maka dari itu, ia berharap seluruh pemangku kepentingan terlibat aktif dalam berbagai kejuaraan catur, festival catur dan sebagainya.
"Di dalam catur juga kita diajarkan bagaimana pion-pion itu di tengah keterbatasan bidak yang ia lalui, namun dengan konsistensi ia bisa sukses menjadi apa pun yang diinginkan," jelasnya.
Ketua Percasi Kota Cilegon Hasan Saidan menambahkan, kegiatan Kejurprov tingkat Provinsi Banten ini diikuti oleh ratusan atlet dari delapan kabupaten dan kota dengan rentang usia 7-19 tahun, kemudian kategori senior untuk umum serta veteran.
"Kami berharap dengan adanya kegiatan ini semakin banyak para pecatur baru yang akan meramaikan kejuaraan yang lebih tinggi lagi," katanya. (Zal)
Wagub Dimyati: Pariwisata Banten Harus Dipromosikan
detakbanten.com BANTEN - Wakil Gubernur (Wagub) Banten A Dimyati Natakusumah mengatakan pariwisata di Provinsi Banten harus dipromosikan. Dirinya menyambut baik kehadiran Banten Muda Penggiat Pariwisata (BMPP).
“Pemerintah tidak bisa sendiri dalam mempromosikan destinasi pariwisata yang ada di Provinsi Banten, harus berkolaborasi. Bersama-sama membangun bagaimana Banten unggul terutama bisa menghasilkan devisa untuk negara, bukan hanya Bali dan Batam,” ungkap Dimyati saat menghadiri Peluncuruan Logo BMPP di Satu Asa Coffe, Kota Serang. Sabtu (8/8/2026) malam.
“Provinsi Banten punya potensi. Keunggulan dari sisi alam, geografi, dari sisi bandara internasional, pelabuhan Itu lebih unggul sebetulnya dibandingkan Bali dan daerah-daerah lain,” tambahnya.
Dimyati juga menyambut baik peluncuran logo baru BMPP. Menurutnya logo mengandung arti visi dan cita-cita. BMPP ini tujuannya untuk menjaga potensi atau pegiat yang juga mempromosikan pariwisata yang ada di Provinsi Banten. “Saya menyambut baik kehadiran BMPP dan semoga nanti ada NGO-NGO lain yang bisa berkembang,” ucapnya.
Seperti diungkap Ketua BMPP Cory Cika Agustina, BMPP lahir dari kegelisahan para anak-anak muda yang melihat potensi wisata di Provinsi Banten itu banyak sekali. Dirinya berharap BMPP bisa menjadi rumah Gen Z untuk terus semangat melakukan atau mencintai wisata yang ada di Banten.
“BMPP akan berupaya bagaimana caranya supaya wisatawan-wisatawan ini sebelum ke daerah lain, mampir dulu ke destinasi wisata yang ada di Provinsi Banten,” ucapnya. (Zal)
Program CKG Jemput Bola di Labuan Pandeglang, Ribuan Warga Antusias Periksa Kesehatan
detakbanten.com KAB. PANDEGLANG - Lebih dari 1.200 warga Kecamatan Labuan di Kabupaten Pandeglang antusias mengikuti jalan sehat dan pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bersama Gubernur Banten Andra Soni dan Wakil Gubernur (Wagub) Achmad Dimyati Natakusumah, Minggu (9/8/2026). Program dirancang agar masyarakat melakukan cek kesehatan rutin secara gratis.
Pelaksanaan jalan sehat dimulai dari MTsN 2 Pandeglang dan berakhir di Lapangan Pantai Ceria, Kecamatan Labuan, tempat CKG dilaksanakan. Di sana, Gubernur Andra Soni bersama Dimyati Natakusumah melihat langsung dan menyapa ribuan masyarakat yang tengah memeriksakan kesehatan di 15 stan yang disediakan
Pemeriksaan Program CKG meliputi pengukuran fisik dan status gizi, cek tekanan darah, serta pemeriksaan laboratorium seperti gula darah dan rontgen.
Kepada seluruh masyarakat Banten, Andra Soni meminta agar tidak takut melakukan pemeriksaan kesehatan saat Pogram CKG ke daerah-daerah. Ini menurutnya langkah preventif agar masyarakat tetap produktif dengan tingkat kesehatan yang terjaga baik.
"Memeriksa kesehatan itu dilakukan agar kita bisa mendeteksi penyakit lebih dini, mencegah komplikasi serius, serta mengantisipasi risiko gangguan kesehatan sejak awal sebelum menimbulkan gejala," kata Andra Soni.
Selain dari kesadaran diri sendiri, menjaga kesehatan juga harus dimulai dari lingkungan keluarga. Ruang lingkup terkecil itu, menurut Andra Soni, mempunyai peranan penting dalam mendorong terciptanya lingkungan yang sehat.
"Jadi ibu-ibu harus bisa mengajak bapak-bapaknya untuk ikut bersama-sama melakukan pengecekan kesehatan. Ini penting karena kalau sudah terdeteksi, kita bisa mengambil langkah penyembuhannya. Insya Allah di seluruh RSUD di Banten sekarang ini sudah gratis," jelasnya.
Pada kesempatan itu, Andra Soni juga menyampaikan jika program hasil cepat CKG di Provinsi Banten mendekati paripurna. Dari total target yang ditetapkan sebanyak 5,9 juta, capaian sampai saat ini menjangkau 5,1 juta warga yang sudah mengikuti Program CKG. Provinsi Banten masuk urutan ketiga besar secara nasional capaian program yang sudah dirasakan masyarakat.
Manfaat program ini juga dirasakan Annisa (37), warga Labuan yang ikut melakukan pemeriksaan rontgen menyambut baik kegiatan CKG yang dilaksanakan di kampungnya tersebut. Menurutnya, dengan mekanisme jemput bola seperti ini masyarakat semakin terbantu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau.
"Terutama bagi lansia. Karena kalau harus ke Puskesmas itu jaraknya lumayan jauh," katanya.
Dengan layanan jemput bola ini, Annisa bisa membawa suami dan anaknya untuk bersama-sama melakukan CKG. "Iya kata pak gubernur tadi bener, kita nggak boleh takut melakukan pemeriksaan kesehatan, karena ini baik untuk ke depannya," jelasnya. (Zal)



































