Items filtered by date: Monday, 03 August 2026

detakbanten.com TANGERANG -- Kooordinator lapangan ( Korlap) Aksi demontrasi warga Kampung Tegal Murni Kelurahan Balaraja Kecamatan Balaraja Kabupaten Tangerang berinisial US dipanggil Polda Banten berdasarkan surat bernomor B/4072/VII/2026/Ditreskrimum tertanggal 17 juli 2026, surat yang ditandatangani Kasubdit III Jatanras Kompol Yeremia Iwo tersebut berisi klarifikasi.

Dirkrimum Polda Banten pada Subdit III Jatanras melakujan undangan klarifikasi pada warga berdasarkan laporan polisi Nomor LP /B/300/VII/SPKT III.Ditreskrimum/2026/Polda Banten tanggal 30 April 2026, dalam surat tersebut undangan klarifikasi  tersebut, Polda Banten menggandakan pemanggilan pada Rabu 29 Juli 2026 lalu

Didalam Surat panggilan tersebut, pasal yang dikenakan penyidik Polda Banten adalah pasal 462 KUHP Pidana dan atau 262 KUHP Pidana undang - undang  nomor 1 tahun 2023 tentang tindak pidan pemerasan dan atau tindak pidana melakukan kekerasan terhadap orang atau barang secara bersama-sama di muka umum.

Sementara saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kasubdit III Jatanras Polda Banten Kompol Yeremia Iwo membenarkan adanya pemanggilan terlapor warga Balaraja, menurutnya saat ini Polda Banten tengah melakukan penyelidikan atas laporan, dan saat ini dalam proses pengumpulan dan pengambilan keterangan dari saksi-saksi.

"Keterangan yang didapat dari saksi-saksi, salah satunya panggilan klarifikasi undangan memastikan tindak pidana yang terjadi,"tandasnya.

Published inKabupaten Tangerang

detakbanten.com KAB. SERANG - Gubernur Andra Soni menyebut turnamen sepak bola yang diselenggarakan oleh masyarakat merupakan hiburan rakyat. Ia berharap semakin banyak pertandingan sepak bola yang diselenggarakan masyarakat menjadi hiburan sekaligus penggerak ekonomi rakyat.

Hal tersebut disampaikan Andra Soni usai menyaksikan Final Open Turnamen Sepak Bola Maung Cup 3  di lapangan sepak bola IMK Curug Sari, Desa Cemplang, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Minggu (2/8/2026) petang. Ia mengaku bahagia dapat menyaksikan turnamen sepak bola bersama ribuan masyarakat.

"Sepak bola adalah hiburan masyarakat. Di sini kita bisa bersama-sama menyaksikan pertandingan dengan senang hati," katanya.

Andra Soni juga menilai, turnamen terbuka turut menggerakkan perekonomian masyarakat. Ia berharap, pertandingan serupa dapat diselenggarakan di berbagai tempat di Banten.

"Selain sebagai hiburan, juga meningkatkan pertumbuhan ekonomi," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Banten Ahmad Syaukani mengatakan, perkembangan sepak bola saat ini sangat menggembirakan. Setiap turnamen selalu mendapatkan antusiasme masyarakat.

Selain itu, prestasi juga semakin meningkat dengan prestasi yang dibuktikan pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) tahun 2025 lalu. Menurutnya, sepak bola Provinsi Banten menduduki peringkat ketiga.

"Tahun ini, kita menjadi juara Piala Soeratin, juara kedua dari Kota Tangerang," ucapnya.

Ketua Panitia Turnamen Sepak Bola Terbuka Maung Cup 3, Yusuf Bahtiar mengatakan, turnamen tersebut diselenggarakan karena tingginya antusias masyarakat terhadap sepak bola. Ia berharap, turnamen serupa tetap dilaksanakan pada masa yang akan datang dan dapat melahirkan pesepakbola profesional dari Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.

"Selain itu, kita melihat banyaknya bakat sepak bola pada generasi muda," katanya.

Final Maung Cup 3 menyajikan pertandingan antara klub Persako Desa Kareo Kecamatan Jawilan Kabupaten Serang melawan klub sepak bola Ratu dari Desa Majasari Kecamatan Jawilan Kabupaten Serang. Skor pertandingan berakhir 2-0 bagi klub Ratu Desa Majasari.

Sebagai informasi, turnamen sepak bola Maung Cup 3 dibuka pada tanggal 27 Juni 2026. Sebanyak 32 klub yang mengikuti pertandingan selama turnamen berlangsung. Tim berasal dari Kabupaten Tangerang, Lebak, Serang dan Kabupaten Bogor. Maung Cup 3 memperebutkan piala bergilir dan hadiah uang dengan total Rp 50 juta. (Zal)

Published inBola

detakbanten.com BANTEN - PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk atau Bank Banten dibawah kepemimpinan Gubernur Banten Andra Soni terus mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan dan melesat jauh.

Tercatat sampai semester I tahun 2026, pertumbuhan Bank Banten dari sisi aset mencapai Rp10,4 triliun, kredit yang disalurkan Rp5,9 triliun, bahkan di tengah kondisi tekanan ekonomi global Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Banten mencapai Rp6,8 triliun. Ditambah lagi dengan laba bersih sampai dengan Juni 2026 sebesar Rp21,3 miliar dengan kondisi NPL yang terus mengalami perkembangan yang positif berada di bawah 5 persen.

Capaian itu terus tumbuh positif sejak Bank Banten mulai mengalami perbaikan disegala lini, dari mulai tata kelola perusahaan, peningkatan SDM sampai pengelolaan bisnis seiring kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh.

"Kami meyakini Bank Banten kedepan akan semakin maju dengan dukungan semua pihak," kata Andra seusai menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-10 Bank Banten di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Sabtu (1/8/2026).

Tidak sampai di situ, Andra Soni juga menegaskan Bank Banten akan menjadi satu-satunya Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang menopang ekosistem keuangan dan mendorong percepatan pembangunan di Provinsi Banten.

Oleh karena itu, Andra mendorong agar seluruh Pemda di Banten ikut bersama-sama membesarkan Bank Banten, "Kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi," pungkasnya.

Pada peringatan HUT Ke-10 Bank Banten, dilakukan juga penandatanganan PKS dan MoU dengan Pemkot Cilegon dan RSUD Kota Cilegon terkait dengan pemanfaatan produk dan layanan keuangan di Bank Banten. MoU dilakukan antara Walikota Cilegon Robinsar dengan Direktur Utama Bank Banten Muhammad Busthami, yang disaksikan langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni bersama Sekda Provinsi Banten Deden Apriandhi.

Selain penandatanganan MoU, di momen yang berbahagia itu juga dilakukan penandatanganan komitmen pengalihan saham Bank Banten kepada seluruh Pemda di Banten.

"Ini adalah komitmen dari kami dalam rangka menindaklanjuti Perda No 5 Tahun 2023. Untuk teknis pengalihan melalui penyerahan sebagian saham akan dilakukan tidak lama lagi dengan total saham 11,11 persen," katanya.

Tokoh masyarakat sekaligus salah satu penggagas berdirinya Provinsi Banten Embay Mulya Syarif yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengaku bangga dengan capaian yang telah diraih oleh Bank Banten selama 10 tahun berdiri.

"Capaian ini tentunya harus terus ditingkatkan agar semakin baik lagi," katanya.

Mewakili masyarakat Banten, Embay berharap kehadiran Bank Banten bisa semakin dicintai. Insya Allah kita semua mendoakan yang terbaik untuk Bank Banten.

Sementara itu Dirut Bank Banten Muhammad Busthami mengaku bersyukur saat ini Bank Banten terus mengalami pertumbuhan positif. Menurutnya, pertumbuhan itu tidak lepas dari peran penting Gubernur Banten Andra Soni yang selalu memberikan arahan dan bimbingan bagaimana Bank Banten ini bisa menjadi Bank kebanggaan masyarakat Banten.

"Kami terus berupaya semaksimal mungkin agar Bank Banten ini semakin maju lagi kedepannya, serta dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Banten," katanya. (Zal)

Published inBanten

detakbanten.com SERDANG BEDAGAI - Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api sebidang tanpa plang di Lingkungan Pasiran, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Sebuah dump truk Mitsubishi tanpa nomor polisi tertabrak Kereta Api (KA) Putri Deli mengakibatkan pengemudi dump truk, Busito (56), warga Dusun Gotong Royong, Desa Pasar Miring, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang, meninggal dunia.

Selain itu, seorang penumpang KA Putri Deli mengalami luka bakar akibat air panas dan turut dilarikan ke rumah sakit.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dump truk Mitsubishi yang dikemudikan Busito datang dari arah Tangkahan Galian C menuju jalan besar. Saat melintasi perlintasan kereta api sebidang tanpa plang, pengemudi diduga tidak memperhatikan datangnya KA Putri Deli yang melaju dari arah Medan menuju Tebing Tinggi.

Benturan pun tidak dapat dihindari. Bagian depan lokomotif menghantam bak samping kiri dump truk hingga menyebabkan kendaraan mengalami kerusakan berat.

Saat kejadian, kondisi cuaca dilaporkan cerah, arus lalu lintas relatif sepi, dan pandangan pengemudi ke arah rel dalam keadaan terbuka.

Akibat kecelakaan tersebut, Busito mengalami luka robek di kepala, memar pada bagian dada, serta patah tulang tangan kanan. Korban sempat dievakuasi ke RS Melati Perbaungan, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas juga tidak menemukan SIM maupun STNK yang sah milik pengemudi.

Sementara itu, seorang penumpang KA Putri Deli bernama Viona Siahaan (21), warga Desa Ujung Aji, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, mengalami luka bakar akibat terkena air panas saat benturan terjadi.
Kasi Humas Polres Serdang Bedagai, AKP Bringin Jaya, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara menunjukkan dugaan kuat kecelakaan terjadi karena pengemudi dump truk kurang memperhatikan kedatangan kereta api saat melintasi perlintasan tanpa palang pengaman.

"Akibat kejadian tersebut, pengemudi dump truk meninggal dunia di RS Melati Perbaungan, sedangkan satu orang penumpang kereta api mengalami luka bakar air panas dan telah mendapatkan perawatan medis," ujarnya.

Ia menambahkan, personel Satuan Lalu Lintas Polres Serdang Bedagai bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi, mulai dari olah TKP, pendataan korban, pengaturan arus lalu lintas, hingga berkoordinasi dengan Polsuska dan PT Jasa Raharja untuk penanganan lebih lanjut.

Polres Sergai mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat melintasi perlintasan kereta api, terutama yang belum dilengkapi palang pintu maupun petugas penjaga," ucapnya. (ap).

Teks foto: Kereta api tabrak truk di Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Sergai.

Published inSumatera

detakbanten.com TANGERANG --Aparat Polsek Cisoka Polresta Tangerang mengamankan seorang pria berinisial FZ (23), Minggu (2/8/2026) dini hari di sebuah toko depan Stasiun Tigaraksa, Desa Cikasungka, Kecamatan Solear.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, FZ diamankan lantaran kedapatan memiliki 270 butir obat keras jenia hexymer dan 6 butir tramadol. FZ diduga menjual obat keras tersebut secara ilegal.

"Obat keras tersebut disembunyikan di dalam tong sampah dan dibungkus menggunakan plastik warna hitam," kata Indra Waspada.

Dia melanjutkan, kasus terungkap berawal dari informasi yang disampaikan masyarakat. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. Berdasarkan hasil penyelidikan, petugas kemudian melakukan penangkapan.

"Terduga pelaku dan barang bukti selanjutnya dibawa ke Polsek Cisoka untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujar Indra Waspada.

Saat ini, tersangka FZ menjalani pemeriksaan intensif. Tersangka FZ dikenakan Pasal 435 juncto Pasal 138 ayat (2) dan ayat (3) dan/atau Pasal 436 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan juncto Pasal 13 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal 12 tahun dan denda hingga Rp 5 miliar.

Published inKabupaten Tangerang

Go to top