Antisipasi Penyalahgunaan Narkoba, Personil Polres Serang Mendadak Jalani Test Urine

Para personil Polres Serang saat lakukan tes urine. Para personil Polres Serang saat lakukan tes urine.

Detakbanten.com, SERANG - Kepolisian Resor (Polres) Serang menggelar kegiatan tes urine mendadak terhadap personil, termasuk kapolres berserta para pejabat utama.

Tes urine dilaksanakan untuk mencegah serta mengantisipasi kemungkinan terjadinya penyalahgunaan narkoba di internal Kepolisian Serang.

"Tes urine yang kita lakukan secara mendadak ini untuk memastikan dan mengetahui ada tidaknya anggota yang terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba," ungkap Kapolres Serang AKBP Mariyono, Selasa (24/2/2021).

Pantauan dilokasi, tes urine yang berlangsung di halaman Mapolres tersebut, bekerjasama dengan Tim Urkes Polres Serang. Semua personil kepolisian diperkenankan memasuki toilet yang diawasi anggota Propam, kemudian menyerahkan air seninya pada petugas kesehatan untuk dites.

Kapolres menegaskan, dirinya akan menindak tegas anggotanya yang terbukti terlibat kasus penggunaan narkoba. Perwira menengah dengan dua melati ini menegaskan tidak ada tempat bagi pengguna narkoba di kepolisian, siapapun yang terlibat akan akan dihukum pidana.

"Rutin saya ingatkan dalam setiap apel, jangan pernah menggunakan narkoba. Tidak ada tempat bagi pengguna narkoba di kepolisian, siapa yang mencicipi narkoba, saya pastikan diproses pidana dan terancam dipecat dengan tidak hormat," tegas Kapolres.

Menurutnya, sebagai aparat penegak hukum serta pelayan dan pengayom, harus memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Dengan begitu, pemberantasan terhadap penyalahgunaan narkoba dapat dilakukan secara maksimal.

"Polisi bertugas sebagai pelayan dan pengayom masyarakat. Jika polisi itu sendiri terlibat narkoba, maka dia tidak akan bisa melayani masyarakat secara prima," ungkapnya.

Kapolres juga memastikan hasil tes urine yang dilaksanakan secara acak terhadap puluhan personil di setiap satuan fungsi, tidak ada yang positip narkoba. Mariyono juga menambahkan tes urine lanjutan akan dilaksanakan dengan jadwal yang tidak diketahui.

"Untuk kegiatan saat ini tidak ditemukan adanya urine yang positif narkoba. Untuk tes urine selanjutnya akan kita laksanakan, juga secara dadakan," tandasnya.

Kapolres tidak menampik kegiatan tes urine ini berkaitan dengan kasus penggunaan narkoba yang dilakukan Kapolsek Astana Anyar, Kompol Yuni Purwanti bersama belasan anggotanya yang terus menyita perhatian publik.

"Salah satunya ke arah sana, tapi kegiatan pemeriksaan urine ini merupakan salah satu kegiatan rutin yang kita agendakan," pungkasnya.(Aden)

Go to top