Hendak Perbaiki Kawat Seling, Warga Cikeusal Hilang Terseret Arus

Hendak Perbaiki Kawat Seling, Warga Cikeusal Hilang Terseret Arus

Detakbanten.com, SERANG - Endang Rukmana, (28) warga Kampung Panyabrangan, Desa Panosogan, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang hilang ditelan arus Sungai Ciujung setelah perahu eretan yang ditumpanginya bersama Yayu Wahyudin(47), nyaris terbalik saat memperbaiki kawat sling yang biasa digunakan menarik perahu eretan yang melintasi Sungai Ciujung.

Korban Endang hingga saat ini masih dalam pencarian tim gabungan Polsek dan Koramil Cikeusal serta petugas BPBD Kabupaten Serang dengan menyisiri Sungai Ciujung yang kondisinya airnya cukup deras. Sementara Yayu Wahyudin yang mengalami luka-luka sobek pada kaki kanan dilarikan petugas ke RS Hermina Ciruas.

Kapolsek Cikeusal AKP Agus Buchori Jafar mengatakan musibah yang dialami petugas penyeberangan ini terjadi Sabtu (27/2/2021) sekitar pukul 03.30 WIB di Kampung Panyabrangan, Desa Panosogan. Pada saat itu korban ikut membantu 3 warga lainnya yang sedang memperbaiki kawat sling yang biasa digunakan menarik perahu eretan* untuk mengangkut warga menyebetangi Sungai Ciujung.

"Kebetulan ada dua perahu eretan yang digunakan untuk/ memperbaiki kawat sling di tengah sungai dan korban berada di salah satu perahu," ungkap Kapolsek saat dikonfirmasi, Sabtu (27/2/2021).

Saat berada di tengah sungai, terang Kapolsek, perahu yang ditumpangi korban diterjang arus mengakibatkan perahu yang ditumpaki korban miring nyaris terbalik. Karena korban merasa bisa berenang, dalam keadaan panik loncat ke sungai dengan harapan mampu menyelamatkan diri ke tepi sungai.

"Karena kuatnya arus, bukannya ke tepi tubuh korban malah terseret arus. Diduga kelehab- karena kehabisan tenaga melawan arus, korban tidak mampu berenang ke tepi dan hilang ditelan arus sungai dan sampai saat ini belum ditemukan," terang AKP Agus Buchori.

Dikatakan Kapolsek, petugas polsek dan koramil dibantu Tim Basarnas, BPBD dan Tagana Kabupaten Serang masih melakukan pencarian di sekitar lokasi tenggelam, maupun dengan penyisiran sungai mrnggunakan perahu karet.

"Kuatnya arus sungai tidak menutup kemungkinan tubuh korban sudah berada jauh dari lokasi kejadian," kata Kapolsek. (Aden)

Go to top