Pantesan TPA Cipeucang Cepat Penuh, TPS3R Fungsinya Hanya Titip, Angkut dan Buang

Pantesan TPA Cipeucang Cepat Penuh, TPS3R Fungsinya Hanya Titip, Angkut dan Buang

detakbanten.com, TANGSEL-Sejak beroperasi pada tahun 2016 lalu, TPS3R di RT 005/002 Kelurahan Pakulonan, Serpong Utara, Kota Tangsel difungsikan sebagai lokasi tempat pengepulan sampah dari warga sekitar TPS.

Ketua RT 005/002 Pakulonan Edi Junaidi mengatakan, sejak beroperasi, TPS ditempatnya itu hanya berfungsi sebagai tempat titip sampah dan belum ada pengelola yang menangani sampah.

"Dari 2016 sampai sekarang belum ada pengelolaan, jadi titip sampah, angkut lalu dibuang. Pada 2016 sudah mulai berjalan, alat pengolahan sampah sudah datang waktu itu (2016-red)," kata Edi kepada detakbanten.com, Senin (15/3/2021).

Edi jelaskan, tidak adanya pengelola sampah di TPS3R Pakulonan itu, lantaran tidak ada pembinaan. Sehingga tidak ada yang mengerti tentang bagaimana mengoperasikan alat pengolahan yang sudah ada di TPS tersebut.

"Enggak berjalan karena gak ada pembinaan, dan gak mengerti (mengoperasikan alat pengolahan-red). TPS3R itu program dari kami, karena sebelumnya banyak yang buang (sampahmya-red) di pinggir jalan," tambah Edi.

Hal sama diungkapkan oleh Mursad, pengelola TPS3R Ciater Bersih, Serpong itu mengatakan, pihaknya pernah melakukan pengolahan sampah dengan cara oven (dibakar), akan tetapi, proses dengan cara dibakar tak lama kemudian mendapatkan protes dari warga sekitaran TPS3R.

"Dulu saya bikin alat oven untuk mengolah sampah. Betul, sampah bisa jadi abu, tapi asap hasil pembakarannya dikomplain oleh warga komplek. Jadi saya nggak terusin," ungkap Mursad di Ciater, Serpong

Mursad mengatakan, yang terjadi saat ini di seluruh TPS-TPS di Tangsel hanya sebagai tempat titip, kemudian di angkut dan dibuang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cipeucang, Serpong, Kota Tangsel.

"Sekarang ya cuma titip, angkut dan buang saja. Karena ada alat dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel yang mencacah samapah seperti daun. Kalau sampah lain, nggak bisa diolah pakai alat itu, resikonya bisa nyangkut," terang Mursad.

Hingga berita ini diturunkan, wartawan detakbanten.com masih berusaha mengkonfirmasi pihak DLH Kota Tangsel terkait penanganan sampah yang ada di tingkat TPS3R. (Raf)

 

 

Go to top