Pelaku Usaha Jasa Foto di Kawasan Banten Lama Terdzolimi

Pelaku Usaha Jasa Foto di Kawasan Banten Lama Terdzolimi

Detakbanten.com, SERANG - Paguyuban fotografer di lingkungan kawasan wisata religi Banten Lama, mengeluhkan tidak menyediakan tempat percetakan foto oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Banten.

Ketua Paguyuban Fotografer Banten Lama (PPBL) Sama'i mengatakan, sejak pembangunan revitalilasi kawasan Banten pada tahun 2018 lalu. Dirinya beserta kawan seprofesinya terkena dampak pembangunan dengan digusurnya tempat percetakan foto yang biasa mereka gunakan setelah memotret para wisatawan.

"Seiring pembangunan banten Kami para pelaku usaha foto terkena dampak penggusuran yang mengakibatkan kami semua di rumahkan. Hampir 1 tahun lebih tidak di tempatkan dan diberikan fasilitas untuk buka cetak foto yang berada di lingkungan masjid agung banten," kata Sama'i, Kota Serang, Jumat (29/1/2021).

Setelah rampung revitalisasi Banten Lama, lanjut Sama'i, pihak Pemprov Banten tidak memberikan tempat yang layak untuk mata pencaharian mereka. "Sampai rampung pihak Perkim tidak memberikan kejelasan atas usaha yang kami jalani," keluhnya.

Padahal, kata dia, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya, seperti melayangkan surat audeinsi kepada pemerintah Banten hingga pengembang. Namun, hasil tersebut tak kunjung membuahkan hasil.

"Kami bukanya tidak mendukung pembangunan revitalisasi kawasan Banten lama. Kami mendukung dan berterimakasih dan kami bangga selaku putra daerah, Banten begitu cantik dan memukau. Tapi dalam sisi lain kami bersedih dan kecewa merasa tidak dihargai dan dipandang. Karna keluh kesah dan aspirasi kami seakan - akan tidak didengar," ucapnya.

Oleh sebab itu, dirinya berharap, pemerintah segera memberikan solusi atas permasalahan yang mereka hadapi saat ini.

"Kami berharap bisa duduk bersama dan mencari jalan keluar terbaik. Karna dengan adanya fotografer banten, secara tidak langsung mempromosikan dan mengenalkan kawasan Banten serta keindahan Banten. dan kami pun siap mentaati segala aturan dan saling menjaga keamanan, kenyamanan dan memelihara kawasan Banten Lama," harapnya.(Aden)

Go to top