Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Kelurahan Mesjid Priyai Adakan Pemberdayaan Masyarakat

Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Kelurahan Mesjid Priyai Adakan Pemberdayaan Masyarakat
detakBanten.com, Kota SERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mengintruksikan kepada seluruh Lurah agar menggunakan Dana Kelurahan (Dakel) sesuai dengan peruntukkannya dan tepat sasaran. Dana kelurahan tersebut diperuntukan untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
 
Oleh sebab itu, Kelurahan Mesjid Priyai, Kecamatan Kasemen, Kota Serang dalam waktu dekat akan melakukan kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat pada bulan Juli 2020 mendatang.
 
Pemberdayaan masyarakat tersebut meliputi pengolahan sampah, kader posyandu, pelatihan tanaman hidroponik, pelatihan tata rias kecantikan, pelatihan sablon termasuk pembangunan drainase.
 
Lurah Mesjid Priyai, Neneng Titin Kurnia mengatakan, dana kelurahan di kelurahan Mesjid Priyai sebesar Rp 266,5 juta yang berasal dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) kota Serang. Sebelumnya, dana kelurahan ini sempat di alokasikan untuk penanganan covid-19. Namun kini sudah di kembalikan untuk pembangunan dan pemberdayaan di kelurahan.
 
"Dana kelurahan ini kita peruntukan untuk sarpras dan pemberdayaan masyarakat. Sehingga masyarakat di kelurahan Priyai mulai dari ibu- ibu, bapak bapak dan pemuda memiliki kemampuan. Jadi semua unsur masyarakat terlibat," ujar Titin, saat ditemui, Kamis (25/6/2020).
 
Untuk itu, ia berharap dengan pemberdayaan masyarakat di kelurahan Mesjid Priyai tidak ketinggalan Zaman. Apalagi di era globalisasi ini masyarakat  harus paham perkembangan zaman.
 
"Kami berharap masyarakat Priyai tidak ketinggalan zaman. Dan juga dengan adanya pemberdayaan masyarakat ini dapat meningkatkan ekonomi dan kesehatan di lingkungan masyarakat," jelasnya.
 
Titin menjelaskan, sejak zaman dulu potensi di kelurahan Mesjid Priyai sudah ada, berupa makanan  oleh- oleh khas kota Serang diantaranya Gipang, kue satu, kue sagon
 
"Dsini (Kelurahan Priyai-red) Makanan khas Kota Serang sudah ada dari dulu, turun menurun, dan hampir setiap rumah bikin makanan khas ini. Sebab itu, kami terus suport potensi yang ada di kelurahan Mesjid Priyai. Agar  tidak bosen, nanti kita buat kemasan yang menarik," pungkasnya.
 

 

 

Go to top