Detak Banten - Berita Terkini

Penerapan PSBL : Ada 24 RW Di Kota Tangerang Masuk Zona Merah

detakbanten.com KOTA TANGERANG- Pemerintah Kota Tangerang akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Lokal Rukun Warga (PSBL-RW). Penerapan PSBL tersebut rencananya alan dilaksanakan di 24 RW yang masuk zona merah atau berisiko tinggi kasus Covid 19.

Ilustrasi

Data Pasien Covid-19 Kota Cilegon Bocor, Keluarga Pasien Resah

detakbanten.com Cilegon - Beredar sebuah data Microsoft Excel yang menyebutkan data pribadi pasien positif Covid 19 di Kota Cilegon. Menurut salah satu pasien positif Covid-19 yang tidak mau disebutkan namanya. Data tersebut berupa data dalam Microsoft Excel lengkap sampai dengan nomor telepone. Kebocoran data itu membuatnya menerima puluhan pesan dan telepon dari orang tidak dikenal.

Sinergi Dengan Pemerintah, Abdul Latif Laksanakan Giat Sosial

Sinergi Dengan Pemerintah, Abdul Latif Laksanakan Giat Sosial

Detakbanten.com, SERANG - Bacalon Bupati Serang, Abdul Latif mendatangi kediaman kakek Jahrani warga Kampung Periuk, Desa Singamerta, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Minggu (14/6/2020).

Sekitar 37.000 Kepala Keluarga Terdampak Covid-19, Terima BLT Dari Provinsi Banten

Sekitar 37.000 Kepala Keluarga Terdampak Covid-19, Terima BLT Dari Provinsi Banten

detakbanten.com KOTA TANGERANG -Berdasarkan data Dinsos, ada 177.000 Kepala Keluarga terdampak Covid-19 di Kota Tangerang. Dari data tersebut sebanyak 86.783 Kepala Keluarga akan dicover oleh BLT dari Provinsi Banten dan sebanyak 90. 217 Kepala Keluarga akan di cover bantuan dari Pemerintah pusat.

Pada penyaluran tahap satu gelombang pertama, sudah sebanyak 10.000 lebih kepala Keluarga yang menerima BLT. Sedangkan pada gelombang kedua, kemarin dan hari ini sebanyak 37.000 ribu kepala keluarga lebih yang menerima BLT. Jadi ada sekitar 39.000 kepala keluarga yang belum menerima BLT Provinsi tahap kesatu, dari target 86.783 kepala keluarga di Kota Tangerang.

"Masih ada tahapan selanjutnya, kan masih ada 39.000 ribuan sisanya yang belum menerima BLT dari Provinsi," terang Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Herman Suwarman saat memantau pembagian bantuan langsung tunai (BLT) Pemprov Banten di Kecamatan Karang Tengah, Minggu (14/6/2020).

Ketika disinggung mengenai anggaran setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Tangerang yang dirasionalisasi, Ia menjelaskan, bahwa saat ini Pemerintah Kota Tangerang telah menyalurkan beras sebanyak 200 Kg untuk masing-masing RW sebagai lumbung pangan warga.

Ia juga menambahkan bahwa anggaran tersebut juga sifatnya baru sebatas ploting APBD, sementara Kas Daerah Kota Tangerang saat ini sangat minim karena banyak sumber penerimaan daerah yang tidak masuk karena pengaruh Covid-19 ini. Untuk di ketahui bahwa penerimaan Kas daerah Kota Tangerang saat ini mengalami penurunan hingga 50 persen.

" jadi saat ini sementara semua sudah tercover oleh bantuan dari pusat dan provinsi. Jadi kalau memang dananya ada, mungkin nanti akan dilakukan evaluasi. Bisa kita alokasikan untuk mengcover penerima bantuan Covid-19 yang baru (ada data penerima baru) atau bisa kita geser ke kegiatan lain," tambahnya.

Terpisah Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Suli Rosadi saat di konfirmasi melalui telepon selulernya mengatakan, bahwa banprov yang di salurkan kemarin dan hari ini merupakan BLT tahap kesatu, gelombang kedua. Berdasarkan data yang ada, untuk penerima BLT dari Provinsi ada sebanyak 86.783 Kepala Keluarga dan data penerima bantuan dari pusat sebanyak 90.217 kepala keluarga. Jadi total keseluruhan penerima bantuan terdampak covid-19 di Kota Tangerang sampai dengan saat ini sebanyak 177.000 kepala keluarga.

" Agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial dimasyarakat, pihak Pemkot Tangerang membagi dua wilayah Cluster yakni Cluster barat dan Cluster timur. Untuk Cluster barat (Terdiri dari 7 Kecamatan-red), merupakan kepala keluarga penerima bantuan dari pusat dan Cluster timur (Terdiri dari 6 Kecamatan-red), merupakan kepala keluarga penerima bantuan dari Provinsi," ujarnya.

Suli menambahkan, jumlah data kepala keluarga terdampak Covid-19 tersebut, diluar dari data penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) ataupun Jamsos ratu (JPS dari Provinsi Banten-red) yang sudah terlebih dahulu ada. Jadi tidak ada data yang dobel atau satu orang mendapatkan dua kali bantuan. Kalau di lapangan menemukan data seperti itu, maka pada saat verifikasi akan kami coret,pungkasnya.

Barcelona Bekuk Tuan Rumah Real Mallorca Empat Gol Tanpa Balas

Barcelona Bekuk Tuan Rumah Real Mallorca Empat Gol Tanpa Balas

detakbanten.com BOLA - Barcelona mengincar poin penuh agar menjauh dari kejaran Real Madrid ketika bertandang ke markas Real Mallorca dalam lanjutan LaLiga Spanyol pekan ke-28 di Estadi de Son Moix, Minggu (14/6) dini hari WIB.
Ilustrasi

ICW dan Truth Duga Ada Kejanggalan Penggunaan BTT Untuk Penanganan Covid-19 di Tangsel

detakbanten.com TANGSEL - Indonesia Corruption Watch (ICW) dan Tangerang Tranparency Public Watch (Truth) menduga adanya kejanggalan dalam penggunaan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) untuk percepatan penanganan Corona Virus Disease (Covid-19).

Reisa Broto: Cara Aman Belanja di Pasar Saat Pandemi Covid-19

detakbanten.com JAKARTA - Reisa Broto Asmoro mengatakan, saat ini lebih dari 400 pedagang pasar tradisional yang telah terinfeksi Covid-19. Jumlah ini diketahui berdasarkan data Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKPPI). 
Para inisiator petisi dukungan kepala daerah saat berada di kawasan Taman Kota l, Serpong. (Foto/Ist)

Diduga Lakukan Pencemaran Nama Baik, Oknum BSPN PDIP Tangsel di Laporkan Polisi

detakbanten.com TANGSEL - Petisi dukungan oleh akar rumput PDI Perjuangan Kota Tangsel agar partai pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) mendatang merekomendasikan kader internal, akhirnya berbuntut panjang.
Inovasi Baru Whatsapp Bakal Kembangkan Gelembung Pesan Berwana

Inovasi Baru Whatsapp Bakal Kembangkan Gelembung Pesan Berwana

detakbanten.com JAKARTA - Hampir semua penghuni bumi ini menggunakan aplikasi Whatsapp dalam berkomunikasi, untuk memanjakan para penggunanya whatsapp sedang mengembangkan beberapa fitur baru yang kabarnya bakal tersedia pada versi mendatang.
Go to top