Redaksi
detakbanten.com JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sukses meraih Juara 2 Kategori Penghematan Energi di Gedung Pemerintah (Subkategori Pemerintah Daerah) pada ajang Apresiasi Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Tahun 2026.
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Direktorat Jenderal EBTKE Kementerian ESDM Republik Indonesia, di Junior Ballroom JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (3/9/2026).
Kepala Dinas ESDM Provinsi Banten, Ari James Faraddy, menyampaikan bahwa capaian ini adalah bukti nyata komitmen dan konsistensi Pemprov Banten dalam menerapkan kebijakan manajemen serta konservasi energi.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen, konsistensi, serta efektivitas implementasi kebijakan konservasi dan manajemen energi yang telah diterapkan di lingkungan Pemprov Banten. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pengelolaan energi yang efisien dan berkelanjutan,” ujar Ari James.
Menurutnya, penilaian penghargaan ini mencakup beberapa aspek utama. Di antaranya, keberhasilan efisiensi pemanfaatan energi listrik, penerapan regulasi konservasi energi daerah, pelaporan konsumsi energi secara berkala, hingga inovasi tata kelola energi di gedung instansi pemerintah daerah. Pencapaian ini sekaligus menempatkan Banten sebagai salah satu provinsi terdepan yang berkontribusi dalam mendukung penurunan emisi karbon di sektor publik.
Ari menegaskan, prestasi di tingkat nasional ini tidak terlepas dari arahan dan dukungan penuh Gubernur Banten Andra Soni, serta komitmen seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Banten. Salah satu katalis keberhasilan ini adalah implementasi Surat Edaran (SE) Nomor 15 Tahun 2026 tentang Penghematan Penggunaan Energi Listrik dan Bahan Bakar Minyak pada Instansi Pemprov Banten.
"Namun sejatinya, sebagai leading sector energi, upaya efisiensi melalui manajemen energi di gedung Dinas ESDM Banten sudah kami laksanakan jauh sebelum SE tersebut diterbitkan," tambahnya.
Selain memberikan edukasi berpola kerja hemat energi kepada seluruh pegawai, Dinas ESDM Banten juga menerapkan kebijakan internal yang inovatif. Beberapa di antaranya adalah kebijakan bekerja dari rumah atau Work from Home (WFH) setiap hari Jumat dan pembatasan penggunaan kendaraan bermotor. Kebijakan ini terbukti efektif menjaga stabilitas dan bahkan menurunkan nilai tagihan listrik bulanan tanpa mengurangi kinerja pegawai.
"Selain WFH setiap Jumat, kami juga mewajibkan seluruh pegawai untuk tidak menggunakan kendaraan roda empat berbahan bakar minyak (BBM) setiap hari Kamis. Pada hari tersebut, pegawai hanya diperkenankan menggunakan kendaraan roda dua BBM atau kendaraan listrik," jelas Ari.
Sebagai tindak lanjut ke depan, Dinas ESDM Provinsi Banten akan memperluas pendampingan manajemen energi ke seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Banten. Selain itu, pemantauan dan pelaporan konsumsi energi akan terus dioptimalkan melalui sistem digital untuk memperkuat pengawasan penggunaan energi di tahun-tahun mendatang. (Zal)
detakbanten.com KAB. SERANG - Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah mendoakan kesembuhan penceramah kondang asal Banten, KH Ahmad Fudholi. Ulama yang dikenal luas di tengah masyarakat tersebut mengalami kecelakaan lalu lintas di ruas Tol Tangerang-Merak, Kabupaten Serang, pada Jumat (4/9/2026) dini hari.
Wagub menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang dialami dan berharap sang kiai segera diberikan kesembuhan agar dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, saya turut prihatin atas musibah yang dialami Kiai Ahmad Fudholi. Semoga beliau segera diberikan kesembuhan, kesehatan, dan kekuatan oleh Allah SWT,” ujar Wagub Dimyati, Sabtu (5/9/2026).
Wagub Dimyati juga mengajak seluruh masyarakat Banten untuk bersama-sama mendoakan kesembuhan KH Ahmad Fudholi serta memberikan dukungan moril kepada pihak keluarga.
“Beliau adalah salah satu kiai yang dekat dengan masyarakat dan banyak memberikan tausiah serta tuntunan keagamaan. Mari kita doakan bersama agar beliau segera pulih,” katanya.
Diketahui, insiden lalu lintas tersebut terjadi di Tol Tangerang-Merak Km 63+800 B, Kabupaten Serang, sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, KH Ahmad Fudholi tengah dalam perjalanan menuju Tangerang seusai mengisi kegiatan keagamaan di wilayah Pandeglang. Insiden ini menyebabkan sang kiai beserta pengemudi kendaraan mengalami luka-luka.
Saat ini, KH Ahmad Fudholi tengah mendapatkan perawatan medis di RS Hermina Ciruas, Kabupaten Serang. Berdasarkan kabar terbaru dari pihak keluarga, kondisinya mulai membaik dan telah sadar. Keluarga juga meminta pengertian dari masyarakat untuk tidak menyebarluaskan foto maupun video kondisi beliau selama menjalani perawatan.
Terkait hal tersebut, Wagub Dimyati secara khusus mengimbau masyarakat luas untuk menghormati privasi keluarga serta tidak menyebarkan dokumentasi musibah yang bersifat pribadi.
“Yang paling penting saat ini adalah doa dan dukungan untuk kesembuhan beliau. Semoga segera sehat dan kembali berdakwah serta memberikan manfaat bagi masyarakat. Insya Allah, doa masyarakat Banten menyertai beliau,” tuturnya. (Zal)
Tanjungbalai (Sumut)— Polres Tanjungbalai menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H / 2026 M yang digelar di Masjid Raya Sultan Ahmadsyah, Jalan Masjid, Kelurahan Indra Sakti, Kecamatan Tanjungbalai Selatan, Sabtu (5/9) siang.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Tanjungbalai AKBP Welman Feri, S.I.K., M.I.K. diwakili oleh Kabag SDM Polres Tanjungbalai Kompol H.E. Sidauruk, S.H., M.H., didampingi Kabag Ren AKP H. Basrun Siagian, S.E., M.M.
Acara yang mengusung tema "Mari Meneladani Akhlak Rasulullah SAW untuk Membangun Pribadi yang Beriman, Berakhlak Mulia, dan Bermanfaat Bagi Sesama" ini dihadiri sekitar 100 orang jamaah. Turut hadir Ketua BKM Masjid Raya Fauzi Arma, Tokoh Masyarakat H. Romay Noor, penceramah Ustadz Drs. H. Nurdin Ichsan Sitorus, S.H., M.A., serta kelompok perwiritan MT Washol.
Dalam sambutannya, Kompol H.E. Sidauruk mengapresiasi pihak BKM dan panitia atas terselenggaranya kegiatan keagamaan ini. Ia menegaskan bahwa Polri sangat mendukung kegiatan keagamaan sebagai fondasi moral masyarakat.
"Sesuai tema yang diangkat hari ini, mari kita jadikan momentum Maulid Nabi untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW. Kami dari Polres Tanjungbalai memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar situasi keamanan dan ketertiban (kamtibmas) di Kota Tanjungbalai tetap aman, kondusif, dan harmonis," ujar Kompol H.E. Sidauruk
Sementara itu, Ketua BKM Masjid Raya Sultan Ahmadsyah, Fauzi Arma, menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polres Tanjungbalai dan para jamaah yang telah mendukung penuh jalannya acara. Ia berharap kegiatan ini dapat semakin mempererat tali silaturahmi antarwarga.
detakbanten.com TANGERANG, -- Ketua Umum DPP Lembaga Studi Ilmu Hukum Indonesia Bersatu (Lesim), Mursalim, memberikan apresiasi atas kinerja Kepala Desa Mekarsari,Untung Sumarhadi yang dinilai menunjukkan perkembangan signifikan dari tahun ke tahun.
Menurut Mursalin, langkah nyata yang dilakukan Pemerintah Desa Mekarsari dalam kurun waktu 2020–2026 patut diapresiasi, terutama dalam meningkatkan pelayanan publik serta pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.
“Lesim menilai capaian dan komitmen Pemerintah Desa Mekarsari di bawah kepemimpinan untung sumarhadi terus menunjukkan peningkatan signifikan dari tahun ke tahun. Ini merupakan bukti nyata bahwa tata kelola pemerintahan desa berjalan dengan baik dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” ungkap Mursalim
Sementara itu, Kepala Desa Mekarsari untung sumarhadi saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa pihaknya akan terus menjalankan roda pemerintahan desa dengan penuh tanggung jawab.
“Kami hanya menjalankan amanah. Pemerintahan desa ini adalah titipan yang harus kami kelola dengan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat serta pembangunan infrastruktur demi kesejahteraan dan kenyamanan warga Sukatani,” ujar untung sumarhadi
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para petani, insan media, dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang turut berperan aktif sebagai mitra kontrol sosial.
“Pembangunan di desa kami semakin terbantu berkat sinergi dengan rekan-rekan media dan LSM yang menyampaikan berbagai informasi serta masukan konstruktif,” tambahnya.
Apresiasi tersebut menjadi bentuk dorongan agar Pemerintah Desa Mekarsari terus konsisten dalam membangun desa yang mandiri, transparan, dan berdaya saing tinggi.
detakbanten.com Tangerang, perumdamtkr.co.id – Air Sungai Cisadane yang dimanfaatkan oleh PERUMDAM TKR (Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja) Kabupaten Tangerang sebagai sumber air baku pada beberapa Instalasi Pengolahan Air (IPA) mengalami penurunan debit akibat musim kemarau panjang. Penurunan debit air yang terjadi di beberapa sumber air baku seperti Sungai Cimenceuri juga mempengaruhi pendistribusian air bersih yang ke pelanggan.
Faktor perubahan cuaca serta iklim ditengarai menjadi salah satu penyebab berkurangnya jumlah pasokan air yang kini menurun drastis, dan sampai saat curah hujan masih sangat minim. ini bukan masalah teknis, melainkan karena faktor alam, keadaan ini juga disebabkan oleh efek dari badai El-Nino yang hingga saat ini belum juga berhenti.
Di tengah kondisi tersebut, PERUMDAM TKR terus melakukan berbagai langkah antisipatif untuk menjaga keberlangsungan produksi dan pelayanan air bersih kepada masyarakat. Optimalisasi pengolahan terus dilakukan dengan menyesuaikan kondisi ketersediaan air baku, disertai pemantauan secara berkala pada sumber-sumber air yang dimanfaatkan sebagai penopang operasional pengolahan air.
Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen PERUMDAM TKR dalam menjaga akses air bersih bagi masyarakat Kabupaten Tangerang di tengah tantangan musim kemarau. Meski penurunan debit air baku berdampak terhadap kapasitas produksi di sejumlah instalasi, PERUMDAM TKR terus mengoptimalkan sistem pengolahan dan distribusi agar dampaknya terhadap pelanggan dapat diminimalisir, salah satunya dengan melakukan pengerukan kanal dan pendalaman saluran menuju intake di masing-masing IPA agar air dapat terus mensuplai kebutuhan air baku.
Sebagai komitmen dalam memberikan pelayanan yang terbaik, PERUMDAM juga mengirimkan bantuan air bersih melalui armada tangki.
Sejumlah wilayah pelayanan yang turut terdampak antara lain Wilayah V, Wilayah III, Teluknaga, Tigaraksa, CitraRaya, dan Zona C. Wilayah-wilayah tersebut memanfaatkan sumber air baku Sungai Cisadane maupun Sungai Cimanceuri, yang saat ini mengalami penurunan debit akibat kondisi kemarau.
PERUMDAM TKR juga terus memantau perkembangan kondisi sumber air baku serta melakukan langkah mitigasi sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses produksi tetap berlangsung sekaligus menjaga kontinuitas pelayanan air bersih kepada masyarakat semaksimal mungkin.
PERUMDAM TKR mengimbau pelanggan untuk menggunakan air secara bijak dan sesuai kebutuhan selama musim kemarau berlangsung. Partisipasi masyarakat dalam melakukan penghematan air menjadi bagian penting untuk bersama-sama menjaga ketersediaan air bersih di tengah kondisi sumber air baku yang mengalami penurunan.
Sumber : Humas PERUMDAM TKR
detakbanten.com BANTEN - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi menekankan pentingnya kolaborasi pentahelix dalam mendukung tercapainya program pembangunan daerah. Dari lima unsur dasar pentahelix, Karang Taruna sebagai bagian dari unsur masyarakat memegang peranan penting.
Hal tersebut disampaikan oleh Sekda Provinsi Banten Deden Apriandhi saat menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I Pengurus Provinsi Karang Taruna (PPKT) Banten di Aston Serang Hotel & Convention Center, Kota Serang, Kamis (3/9/2026).
“Saya merasakan ada kesamaan visi antara Karang Taruna dengan Pemprov Banten. Alhamdulillah, Rakerda ini mengambil tema 'Dari Identitas Organisasi Menuju Produktivitas yang Berkualitas' yang sejalan dengan semangat kita bersama,” kata Deden.
Deden mengungkapkan, Gubernur Banten Andra Soni telah menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membangun sinergi dengan berbagai pihak. Tujuannya tidak lain untuk menyukseskan program-program prioritas, baik program dari Gubernur maupun Presiden Prabowo Subianto.
“Harapannya, semakin banyak pihak yang membantu, semakin luas juga cakupan pelayanan kita. Oleh karena itu, kita harus berkolaborasi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PPKT Banten, Yudi Budi Wibowo, menjelaskan bahwa Rakerda ini merupakan rangkaian dari pengukuhan pengurus provinsi setelah menerima Surat Keputusan (SK) dari Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT). Rakerda tersebut menjadi momentum strategis untuk menyusun acuan kerja organisasi.
“Kami akan merumuskan beberapa rencana kerja ke depan. Sebagai perwakilan pemuda di Banten, arahan dari PNKT akan menjadi pedoman kami dalam merencanakan berbagai program di tingkat provinsi,” jelas Yudi.
Di tempat yang sama, Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) PNKT, Ahmad Bahtiar Sebayang, mengapresiasi konsolidasi yang dibangun oleh PPKT Banten. Ia berharap pengurus baru dapat melakukan kerja nyata dalam mendukung program pemerintah.
“Karang Taruna harus hadir mendukung pemerintah pusat maupun daerah untuk menyelesaikan persoalan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menuju era kemandirian dan kemakmuran Indonesia,” tegasnya.
Ahmad juga mengingatkan pesan Ketua Umum PNKT, Budi Djiwandono, agar kader Karang Taruna selalu hadir membantu meringankan beban masyarakat, terutama di tengah berbagai musibah atau bencana yang melanda.
“Apalagi saat ini kita berada di momen Bulan Bakti Nasional Karang Taruna (BBNKT), menyongsong usia ke-66 tahun Karang Taruna. Kehadiran kita di tengah masyarakat sangat dibutuhkan untuk memberikan kerja-kerja nyata,” pungkasnya. (Zal)
detakbanten.com BANTEN - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus mendorong capaian pertumbuhan ekonomi yang menyentuh angka 5,49 persen pada Triwulan II 2026 sebagai motor penggerak pembangunan daerah. Pertumbuhan tersebut akan dioptimalkan untuk membuka lapangan kerja, memperluas investasi, memperkuat sektor usaha, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pesan tersebut ditegaskan oleh Gubernur Banten Andra Soni saat menghadiri pengukuhan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten di Kantor Perwakilan BI Banten, Pabuaran, Kabupaten Serang, Jumat (4/9/2026). Dalam acara tersebut, Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono, mengukuhkan Sofwan Kurnia sebagai Kepala Perwakilan BI Banten menggantikan Ameriza M. Moesa yang kini mengemban amanah baru di Sumatera Utara.
Andra Soni menyampaikan, capaian ekonomi Banten saat ini menunjukkan fondasi perekonomian daerah yang semakin solid dan positif. Tren peningkatan ini terlihat dari pertumbuhan ekonomi pada 2024 yang berada di angka 4,79 persen, lalu meningkat menjadi 5,37 persen pada 2025, dan kembali naik menjadi 5,49 persen pada Triwulan II 2026.
“Capaian ini menjadi modal optimisme yang harus kita jaga,” ujar Andra Soni.
Menurutnya, angka tersebut harus menjadi pijakan untuk terus meningkatkan kualitas pertumbuhan ekonomi. Ia menekankan bahwa pemerintah tidak hanya mengejar kenaikan angka di atas kertas, tetapi juga memastikan pertumbuhan tersebut menciptakan manfaat yang inklusif melalui peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, penguatan UMKM, serta pengembangan sektor-sektor potensial.
Sebagai catatan, realisasi investasi di Banten pada 2025 mencapai Rp130,2 triliun, melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp119,5 triliun. Capaian impresif ini menempatkan Banten pada peringkat keempat secara nasional dan berhasil menyerap hingga 214 ribu tenaga kerja.
Sejumlah sektor penyokong juga menunjukkan pertumbuhan yang kuat. Pada Triwulan I 2026, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan tumbuh 17,88 persen; sektor transportasi dan pergudangan naik 13,84 persen; serta sektor penyediaan akomodasi dan makan minum melesat 15,29 persen.
Di tengah momentum positif ini, Gubernur Andra menilai penguatan sinergi dengan Bank Indonesia sangat krusial untuk memastikan arah pembangunan ekonomi Banten semakin terukur. BI diharapkan dapat terus memfasilitasi pemerintah daerah melalui penyediaan data, kajian, proyeksi, dan perspektif kebijakan sebagai landasan pengambilan keputusan.
“Hubungan kerja ini harus menjadi kemitraan strategis,” kata Gubernur Andra.
Kemitraan tersebut, lanjutnya, tidak boleh berhenti sebatas pada koordinasi antarlembaga. Hasil kajian ekonomi perlu diterjemahkan ke dalam kebijakan konkret dan dieksekusi secara bersama oleh seluruh perangkat daerah sesuai dengan kewenangannya.
Upaya pengendalian inflasi dan ketersediaan pangan, penguatan UMKM, digitalisasi transaksi pemerintah daerah, peningkatan investasi, hingga penciptaan lapangan kerja harus diramu menjadi bagian dari ekosistem yang saling terhubung.
“Seluruhnya harus bergerak dalam satu ekosistem ekonomi Banten. Tujuan akhirnya adalah kesejahteraan masyarakat Banten,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Andra juga menyampaikan ucapan selamat bertugas kepada Sofwan Kurnia. Ia berharap kepemimpinan baru ini dapat semakin memperkuat kemitraan antara BI dan Pemprov Banten dalam menjaga stabilitas serta mendorong perekonomian daerah.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Banten yang baru, Sofwan Kurnia, mengonfirmasi bahwa fundamental perekonomian Banten saat ini sangat solid. Ia mencatat pertumbuhan ekonomi Banten konsisten berada di atas rata-rata nasional selama enam triwulan terakhir, diiringi tingkat inflasi yang terkendali serta prospek investasi yang cerah.
Sofwan memastikan BI Banten akan terus memperkuat sinergi dengan Pemprov Banten, termasuk mendukung pengembangan sektor-sektor potensial dan membuka peluang pembiayaan kreatif bagi proyek-proyek strategis daerah.
“Jadi, kalau dilihat dari sisi ekonomi, peluang, dan tantangan, Banten saat ini ekonominya cukup solid. Inflasinya terkendali, pertumbuhan ekonominya terus di atas nasional, dan investasinya dalam tiga tahun terakhir termasuk yang sangat prospektif sehingga Banten sangat menarik untuk menjadi destinasi investasi,” tutup Sofwan. (Zal)
detakbanten.com Tangerang, Wakil Bupati Tangerang menghadiri pembukaan Indonesia International Pet Expo (IIPE) 2026 yang digelar di ICE BSD, Jum'at (04/09/26)
Dalam sambutannya, Wabup Intan berharap penyelenggaraan IIPE 2026 menjadi momentum strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperluas peluang usaha, khususnya di wilayah Kabupaten Tangerang dan Provinsi Banten
"Kami berharap kehadiran IIPE 2026 dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah, khususnya melalui peningkatan investasi, promosi produk lokal, pemberdayaan UMKM, penciptaan lapangan kerja, serta terbukanya jejaring bisnis yang lebih luas," ujar Wabup Intan
Ia menyebut Indonesia International Pet Expo 2026 bukan sekedar sebuah pameran, namun juga menjadi ruang bertemunya pelaku usaha, asosiasi, akademisi, pemerintah, komunitas, serta masyarakat pecinta hewan untuk membangun jejaring, bertukar pengetahuan, memperkenalkan inovasi, sekaligus membuka peluang kerja sama dan investasi.
"Industri hewan kesayangan saat ini memiliki potensi ekonomi yang semakin berkembang. Ekosistemnya tidak hanya mencakup hewan peliharaan, tetapi juga melibatkan berbagai sektor, mulai dari produk pangan, kesehatan hewan, jasa perawatan, perlengkapan, teknologi, hingga industri kreatif dan UMKM," ungkapnya
Wabup Intan juga mengajak seluruh peserta dan exhibitor untuk menjadikan IIPE tersebut sebagai momentum memperkuat komitmen terhadap kesejahteraan hewan, edukasi masyarakat, standar kesehatan hewan, serta pengembangan industri yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
"Semoga Indonesia International Pet Expo (IIPE) 2026 dapat menjadi agenda yang semakin besar, semakin berkualitas, dan mampu membawa industri hewan kesayangan Indonesia semakin dikenal di tingkat regional maupun internasional," pungkasnya
Sementara itu Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI, Dr. Agung Suganda yang membuka IIPE 2026 mengatakan selama bertahun-tahun IIPE telah berkembang menjadi wadah yang mempertemukan pelaku usaha, komunitas, akademisi, profesi, veteriner dan masyarakat dalam satu ekosistem yang dinamis dan produktif.
"Indonesia International Pet Expo sebagai salah satu ajang industri hewan kesayangan terbesar di Indonesia dan mungkin terbesar se-kawasan Asia Tenggara. Tahun ini ada 295 exibitor dan saya harapkan kualitasnya yang meningkat," ujar Agung
Lanjut dia, dari sisi jumlah ragam produk dan jasa, industri hewan kesayangan cukup tumbuh dengan pesat. Selain itu, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan kesejahteraan hewan juga mendorong terkait dengan kemajuan teknologi karena terbentuknya ekosistem yang baik dan berkesinambungan
Dia juga meminta kepada exhibitor, komunitas, akademisi dan pecinta hewan kesayangan untuk bersama-sama berkomitmen untuk terus meningkatkan inovasi dan penggunaan produk lokal untuk kebutuhan hewan kesayangan, termasuk produk-produk pendukungnya seperti shampo dan sebagainya.
"Mari kita semua berkomitmen dorong juga industri makanan hewan kesayangan lokal jangan sampai semuanya impor karena saat ini 90% impor. Untuk obat hewan kesayangan sudah banyak termasuk produk lokal Obat hewan kita itu mendunia, terakhir kita sudah sampai ke Rusia dan ini investasi yang luar biasa," imbuhnya
detakbanten.com TANGERANG — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau pelaksanaan program bedah rumah sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Sindang Panon, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Jumat (4/9/26).
Dalam peninjauan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid didampingi Ketua TP PKK Kab. Tangerang, Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Pemakaman (Perkim), Camat Sindang Jaya, kepala desa, BAZNAS Kabupaten Tangerang, Kapolsek, Danramil serta unsur terkait lainnya.
Bupati mengatakan ada 4 rumah di Desa Sindang Panon yang mendapatkan program rehabilitasi melalui program bedah rumah Pemerintah Kabupaten Tangerang. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat agar menjadi rumah yang layak, sehat, dan nyaman.
“Hari ini kami bersama Pak Kadis Perkim, Pak Camat, kepala desa, BAZNAS, Kapolsek dan Danramil hadir dalam rangka melaksanakan program pembangunan bedah rumah. Ada empat rumah di Desa Sindang Panon yang kita rehab sesuai dengan program yang ada dari Kabupaten Tangerang,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid.
Menurutnya, pembangunan tidak hanya difokuskan pada kondisi fisik rumah, tetapi juga aspek sanitasi dan kesehatan lingkungan. Untuk itu, rumah yang dibangun nantinya dilengkapi dengan kamar mandi dan toilet di dalam rumah, ventilasi yang cukup, lantai keramik serta atap genteng.
“Rumahnya nanti kita bangunkan menjadi rumah yang sehat, ada toilet dan kamar mandi di dalam, ventilasi yang cukup, lantainya keramik dan genteng,” katanya.
Ia juga berdialog, mendengarkan langsung aspirasi masyarakat Desa Sindang Panon, salah satunya terkait dengan kebutuhan air bersih, khususnya menghadapi kondisi musim kemarau yang tengah berlangsung.
Menanggapi hal tersebut, Bupati memastikan kebutuhan air bersih akan turut ditangani melalui pembangunan sarana air bersih (SAB) yang diharapkan dapat dimanfaatkan tidak hanya oleh penerima manfaat bedah rumah, tetapi juga oleh masyarakat sekitar.
“Karena sekarang musim kemarau, tadi ibu-ibu dan nenek-nenek juga menyampaikan permohonan air bersih. Insya Allah nanti sekalian rumahnya kita bangunkan, sarana air bersihnya juga kita bangunkan,” jelasnya.
Ia menambahkan, sarana air bersih tersebut juga diupayakan dapat mengakomodasi kebutuhan beberapa keluarga di lingkungan sekitar.
“Bukan hanya untuk Ibu Saidah, tetapi nanti warga yang lain juga bisa memanfaatkan air bersih ini. Kita bangunkan sarana air bersihnya,” ungkapnya.
Bupati Maesyal menegaskan, penyediaan hunian layak dan akses air bersih merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Rumahnya kita rehab supaya sehat. Kalau rumah sehat, airnya bagus, masyarakatnya juga sehat,” tegasnya.
Sementara itu, salah satu penerima manfaat, Ariyanah, warga Desa Sindang Panon, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang, khususnya kepada Bupati Tangerang, atas bantuan bedah rumah yang diterimanya.
Ia mengatakan, kondisi rumahnya yang sebelumnya tidak layak akan segera berubah menjadi hunian yang lebih layak dan sehat serta nyaman
“Saya berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang, khususnya Bapak Bupati Tangerang, yang telah membangun rumah saya. Sebelumnya tidak layak, sekarang insya Allah akan menjadi rumah yang layak dan rumah yang sehat dengan kamar mandi di dalam,” ujar Ariyanah.
Gubernur Banten Andra Soni Komitmen Tata Kelola Keuangan Transparan, Akuntabel, Efektif, dan Efisien
detakbanten.com BANTEN - Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmennya untuk mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, efektif, dan efisien. Ia memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan pemerintah harus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikannya saat menghadiri _entry meeting_ pemeriksaan semester II tahun 2026 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Banten di Pendopo Gubernur, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi (KP3B), Kota Serang, Jumat (4/9/2026).
Andra Soni mengungkapkan, pemeriksaan BPK kali ini memiliki arti strategis karena menyentuh tiga sektor utama pembangunan Banten. Ketiga sektor tersebut meliputi ketahanan energi, pengelolaan Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP), dan kepatuhan pengadaan barang dan jasa infrastruktur tahun 2026.
"Ketiga hal ini saling berkaitan untuk memastikan bahwa kebijakan dan anggaran pemerintah daerah benar-benar menghasilkan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Terkait ketahanan energi, Gubernur Andra menyoroti posisi Banten sebagai pusat industri dan kawasan ekonomi strategis nasional. Seiring dengan industrialisasi, kebutuhan energi di Banten akan terus meningkat. Oleh karena itu, Pemprov Banten membutuhkan data akurat mengenai proyeksi kebutuhan energi, wilayah rentan pasokan, hingga pasokan untuk kawasan industri dan pelayanan publik.
Sementara pada sektor pendidikan, Gubernur menegaskan bahwa pengelolaan dana BOSP harus diarahkan untuk mendukung layanan pendidikan yang berkualitas, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Untuk audit infrastruktur, Gubernur Andra mengingatkan agar pembangunan tidak sekadar mengejar realisasi fisik. "Pembangunan infrastruktur harus dibangun sesuai kebutuhan, perencanaan, dan ketentuan yang berlaku. Kualitasnya harus baik, tepat waktu, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat," tegasnya.
Ia juga menginstruksikan seluruh proses pengadaan barang dan jasa dilaksanakan dengan menjunjung tinggi prinsip transparansi, persaingan sehat, dan kepatuhan pada peraturan perundang-undangan.
Guna mendukung kelancaran audit, Gubernur Andra meminta Sekretaris Daerah, Inspektur Daerah, dan seluruh Kepala Perangkat Daerah kooperatif selama proses pemeriksaan berlangsung. Ia mewajibkan jajarannya membuka akses data seluas-luasnya dan proaktif berkomunikasi dengan tim pemeriksa BPK.
"Apabila ada temuan atau kelemahan yang bisa diperbaiki saat proses pemeriksaan, segera tindak lanjuti. Jangan menunggu sampai laporan hasil pemeriksaan (LHP) selesai," kata Gubernur Andra.
Di tempat yang sama, Kepala BPK Perwakilan Provinsi Banten, Firman Nurcahyadi, mengapresiasi capaian pembangunan Pemprov Banten yang dinilai berdampak positif pada pelayanan masyarakat. Meski demikian, BPK tetap menjalankan fungsi pengawasan secara profesional dan independen sesuai amanat undang-undang.
Firman secara khusus memuji kecepatan Pemprov Banten dalam merespons berbagai rekomendasi BPK pada pemeriksaan sebelumnya. Menurutnya, hal ini membuktikan komitmen nyata Pemprov Banten dalam mewujudkan pemerintahan yang akuntabel.
"Sudah lebih dari 80 persen rekomendasi atas temuan kami ditindaklanjuti dengan baik oleh Pemprov Banten," ungkap Firman. (Zal)








































