Redaksi

Redaksi
Polairud Batu Bara Cari Nelayan Pagurawan Hilang di Perairan Pulau Berhala Sergai

detakbanten.com SERDANG BEDAGAI – Seorang anak buah kapal (ABK) pukat jaring pari asal Kabupaten Batu Bara dilaporkan hilang saat mencari ikan di perairan sekitar Pulau Berhala, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

Korban diketahui bernama Wanda (30), warga Desa Pantai Burung, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara. Ia bekerja sebagai ABK kapal jaring pari yang beroperasi di wilayah perairan Pulau Berhala.

Kanit Markas Polairud Batu Bara, Ipda Hendrico P. Kaban, mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan Basarnas Tanjungbalai Asahan setelah menerima laporan dari masyarakat mengenai hilangnya korban.

"Sebanyak empat personel Polairud bersama tiga personel Basarnas Tanjungbalai Asahan telah bergerak ke lokasi untuk melakukan pencarian terhadap korban," ujarnya, Sabtu (25/7/2026).

Ia menjelaskan, berdasarkan laporan yang diterima Pos Polairud Pagurawan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, di perairan sekitar 10 mil sebelah barat Pulau Berhala, Sergai.

"Laporan tersebut disampaikan oleh Zulham (45), warga Dusun Limau Manis, Sei Buah Keras, Kecamatan Medang Deras. Zulham mengaku menerima kabar dari sebuah kapal penangkap kepiting yang berpapasan dengan kapal jaring pari tempat korban bekerja," ungkap Hendrico.

Menurut informasi yang diterima, kata Hendrico, Wanda terjatuh ke laut saat kapal sedang melakukan aktivitas penangkapan ikan.

"Karena kapal jaring pari tidak memiliki akses komunikasi untuk menghubungi daratan, tekong kapal meminta bantuan kepada kapal penangkap kepiting agar menyampaikan informasi tersebut kepada keluarga korban," paparnya.

Menindaklanjuti laporan itu, personel Polairud melakukan pencarian dengan Basarnas Tanjungbalai Asahan menggunakan kapal motor milik Polairud menuju Pulau Berhala, Sergai.

"Ada 7 personel Polairud Batu Bara dan Basarnas berangkat untuk mencari korban. Kalau tidak ditemukan kemungkinan akan bermalam di Pulau Berhala Sergai guna melanjutkan pencarian," bilangnya. (ap).

Teks foto: Tim Polairud Batu Bara dan Basarnas Tanjungbalai Asahan mencari nelayan Pagurawan hilang di Pulau Berhala.

26 Personel Satlantas Polres Sergai Diterjunkan Amankan Arus Lalu Lintas Tabligh Akbar di Pantai Cermin

detakbanten.com SERDANG BEDAGAI – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Serdang Bedagai mengerahkan 26 personel untuk mengamankan arus lalu lintas selama pelaksanaan kegiatan Tabligh Akbar yang berlangsung di kawasan wisata Theme Park, Kecamatan Pantai Cermin, Sabtu (25/7/2026).

Pengamanan dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Serdang Bedagai, AKP Gokma W. Silitonga mengatakan, sebanyak 26 personel dikerahkan selama pelaksanaan pengamanan dan pengaturan lalu lintas kegiatan Tabligh Akbar.

Ia menjelaskan, pengamanan dimulai sejak pukul 07.30 WIB dengan menempatkan personel di sejumlah titik strategis yang berpotensi terjadi kepadatan kendaraan, yakni Simpang Bedagai, Simpang Matapao, Simpang Alfamart Sei Buluh, Simpang Pantai Kelang, Simpang Tiga Perbaungan, Simpang Indosat Pantai Cermin, hingga pintu masuk kawasan Pantai Cermin, Sergai.

"Selain melakukan pengaturan lalu lintas, personel Satlantas juga membantu para pengendara saat melintasi persimpangan, memberikan prioritas kepada pejalan kaki, serta memantau pergerakan rombongan masyarakat yang menuju lokasi Tabligh Akbar," ucapnya.

AKP Gokma W. Silitonga menambahkan, pengamanan ini bertujuan memastikan kelancaran arus kendaraan sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang mengikuti kegiatan keagamaan tersebut.

"Hasil pengamanan menunjukkan arus lalu lintas tetap lancar meski terjadi peningkatan volume kendaraan menuju lokasi acara. Masyarakat dapat beraktivitas dan mengikuti Tabligh Akbar dengan aman, tertib, dan nyaman," ungkap dia.

Berkat kesiapsiagaan personel di lapangan, pelaksanaan pengaturan lalu lintas berlangsung optimal sehingga potensi kemacetan di wilayah hukum Polres Serdang Bedagai dapat diantisipasi dengan baik.

Hal ini menjadi wujud komitmen Polres Sergai dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya pada kegiatan yang melibatkan banyak peserta.(ap).

Teks foto: Personel Satlantas Polres Serdang Bedagai atur lalulintas amankan Tabligh Akbar.

Kantor Penyalur Kerja di Perumahan Bizlink Citra Raya Cikupa Digeruduk

detakbanten.com TANGERANG - Pegawai PT Kilau Cahaya Berlian bersama calon pencari kerja  menggeruduk Kantor PT Raffa Global Makmur di perumahan Bizlink Citra Raya Kelurahan Sukamulya Kecamatan Cikupa Kabupaten Tangerang pada Jum'at (24/7/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi pada pukul 14.00 Jumat siang, pegawai dan Staf PT kilau cahaya berlian kesal karena selama ini perusahaan PT Raffa yang menjadi penyalur tenaga kerja kerap mencatut nama PT Kilau Cahaya Berlian, bahkan beberapa pelamar diminta uang administrasi oleh oknum perusahaan PT Raffa Global Makmur tersebut, padahal PT Kilau Cahaya Berlian tidak pernah memungut uang kepada calon pelamar yang disalurkan ke perusahaan rekananya.

" Perusahaan PT Kilau Cahaya Berlian tidak pernah meminta uang kepada calon pelamar kerja, karena  dilarang dan melanggar kesepakatan dengan perusahaan yang menjadi mitra kami,"terang Adi Pratama Direkrur Operasional PT Kilau Cahaya Berlian.

Adi menambahkan, bahwa selama ini banyak pelamar kerja yang mengadukan tentang maraknya pungutan yang mengatasnamakan PT Kilau Cahaya Berlian, setelah dilakukan investigasi, ternyata pengaduan tersebut benar adanya, dirinya berharap agar perusahaan PT Raffa Global Makmur berhenti mencatut nama perusahaan PT Kilau Cahaya Berlian, karena perusahaan yang dipimpinnya berkomitmen untuk membantu warga yang saat ini kesulitan mencari kerja.

" Saya miris dengan adanya kejadian ini, karena rata - rata mereka sangat berharap masuk kerja, eh malah dipintain uang "tandasnya.

Sementara Direktur PT Raffa Global Makmur Diki menyatakan permintaan maaf atas kejadian ini , dirinya berjanji akan mengembalikan uang calon pelamar kerja, pernyataan Diki tersebut tersebut dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani kedua belah pihak.

" Saya berharap agar PT Kilau Cahaya Berlian memaafkan , dan saya berjanji untuk tidak mengulangi perbuatan ini lagi,"terangnya.

Sementara Kanit Intelkam Polsek Cikupa Ipda Andhika Verry Okto, S.H. mengatakan bahwa Kepolisian sektor Cikupa berharap agar kejadian serupa tidak terulang di wilayah hukumnya, pihaknya berharap agar penipuan berkedok penerimaan kerja yang dilakukan oleh oknum PT Raffa untuk segera dihentikan karena merugikan orang lain, sejauh ini Kepolisian terus memantau kegiatan operasional perusahaan penyalur tenaga kerja, jika ada korban yang merasa dirugikan , silahkan melapor ke kantor kepolisian terdekat.

" Alhamdulillah pada hari ini perusahaan PT Raffa Global Makmur meminta maaf kepada PT Kilau atas perbuatannya mencatut nama perusahaan lain untuk merekrut calon tenaga kerja, kami datang atas aduan ke call center 110,"tandasnya.

Wagub Dimyati Dorong Mahasiswa Tingkatkan Inovasi Teknologi

detakbanten.com KAB. TANGERANG - Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengajak seluruh mahasiswa dan sivitas akademika untuk terus meningkatkan inovasi, khususnya dalam bidang kemajuan teknologi. Hal itu diungkapkan Dimyati pada acara Banten Festival Teknologi 2026 Paguyuban Pasundan yang dilaksanakan di Universitas Tangerang Raya (Untara), Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Jumat (24/7/2026).

Kegiatan yang mengusung tema Banten Tech Festival: Explore Innovation, Showcase Technology and Compete for the Future terdiri atas pameran inovasi teknologi, pameran produk UMKM, serta diskusi interaktif. Wagub menilai, penguasaan teknologi itu sangat penting agar Indonesia dapat bersaing dengan negara-negara maju. Oleh karena itu, saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tengah fokus pada program peningkatan SDM melalui pendidikan.

"Pemprov Banten siap mendukung penuh segala bentuk kegiatan yang mendukung kemajuan teknologi," katanya.

Pada kegiatan itu Dimyati juga berkesempatan meninjau sejumlah stan pameran inovasi teknologi dari para kampus yang menjadi peserta. Di antaranya inovasi teknologi IoT Sensor Spy, Game VR, dan website dari Fakultas Teknik Untirta, Hydrify Smart Watering System dan GovTech DataOps dari Universitas Insan Pembangunan Indonesia, serta Soil Moisture Monitoring System dari Jurusan Teknologi Informasi Untara.

Wagub Dimyati melanjutkan, ke depan persaingan tidak lagi antar-SDM, melainkan dengan kemajuan teknologi seperti robot, AI, dan lainnya. Kemajuan teknologi juga saat ini sudah merambah kepada rekayasa produk pertanian seperti jeruk, melon, semangka, anggur, dan lainnya yang tidak memiliki biji-bijian.

“Dengan teknologi juga semuanya bisa menjadi lebih cepat dan efisien,” ujarnya.

Wagub Dimyati menilai, daya pengetahuan anak-anak muda saat ini begitu cepat dalam menguasai teknologi. Ia meyakini ke depan generasi muda yang diciptakan akan semakin cerdas dan hebat seiring dengan perkembangan zaman.

“Saya yakin jika kegiatan-kegiatan seperti ini terus dikembangkan oleh universitas, SDM kita akan semakin kuat dan siap berdaya saing,” katanya.

Di tempat yang sama, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menyambut baik pelaksanaan kegiatan festival teknologi ini. Apalagi, mahasiswa mempunyai peranan penting dalam penguasaan teknologi dalam mengisi berbagai pembangunan yang tengah dilakukan.

"Itu merupakan cerminan bahwasanya pembangunan yang dilakukan pemerintah membutuhkan kontribusi dari seluruh pemangku kepentingan," katanya.

Menurut Maesyal, kemajuan teknologi yang saat ini berkembang tidak bisa dielakkan. Dengan berbagai kesiapan, kemajuan itu harus kita hadapi sehingga bisa dengan mudah beradaptasi untuk memanfaatkannya pada hal-hal yang produktif.

"Teknologi itu harus didekatkan dengan kehidupan masyarakat, sehingga bisa meningkatkan taraf kehidupan mereka," paparnya.

Rektor Universitas Tangerang Raya Mardiyana menambahkan, Untara mempunyai peranan penting dalam mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing serta siap berkontribusi untuk kemajuan Kabupaten Tangerang. "Apalagi di Kabupaten Tangerang ini sudah banyak berkembang industri yang itu harus kita isi dengan SDM lokal," katanya. (Zal)

Pelajar Tewas Ditabrak Truk di Jalinsum Sergai

detakbanten.com SERDANG BEDAGAI — Kecelakaan maut terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan–Tebing Tinggi KM 62–63, tepatnya di depan Rumah Makan Cindelaras, Dusun VI Rampah Kiri, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.

Seorang pelajar berinisial M.A.P. (17) warga Dusun IV, Desa Pematang Kuala, Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai. Korban mengalami luka robek di dada sebelah kanan, luka pada lutut, serta lebam di bagian wajah. Meski sempat dilarikan ke RSUD Sultan Sulaiman, nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Sementara itu, penumpang yang dibonceng korban, Syaril Rhamadhan Sitorus (21), warga Desa Panombean Baru, Kecamatan Bandar Masilam, Kabupaten Simalungun, mengalami luka di paha kanan dan dagu. Saat ini korban menjalani perawatan medis di RS Melati, Desa Pon.

Kasat Lantas Polres Sergai, AKP Gokma Silitonga mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan awal, truk Mitsubishi Colt Diesel melaju dari arah Tebing Tinggi menuju Medan.

Diduga karena kurang konsentrasi dan berusaha menghindari lubang di badan jalan, pengemudi truk mengambil jalur kanan hingga memasuki lajur berlawanan.

Pada saat yang sama, sepeda motor Honda Vario yang dikendarai M.A.P. bersama Syaril melaju dari arah Medan menuju Tebing Tinggi.

"Tabrakan pun tidak dapat dihindari setelah bagian samping kanan sepeda motor tersenggol truk. Usai kejadian, pengemudi truk langsung meninggalkan lokasi," paparnya.

Kasi Humas Polres Sergai, AKP Bringin Jaya, membenarkan peristiwa tabrak lari tersebut. Menurutnya, kecelakaan mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka-luka, sementara pengemudi truk hingga kini masih dalam pencarian.

"Saat ini personel Satlantas Polres Sergai telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti berupa sepeda motor korban di Unit Gakkum Satlantas Polres Sergai, memeriksa sejumlah saksi, serta menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi untuk mengidentifikasi kendaraan dan pengemudi truk yang melarikan diri," ujar AKP Bringin Jaya.(ap).

 

Cegah Kecelakaan, Satlantas Polres Sergai Pasang Baliho Himbauan di Titik Rawan Jalinsum

detakbanten.com SERDANG BEDAGAI – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Serdang Bedagai (Sergai) memasang spanduk dan baliho imbauan di sejumlah titik rawan kecelakaan di sepanjang Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) wilayah hukum Polres Sergai.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Polantas Karib sebagai upaya meningkatkan keselamatan dan menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Kasat Lantas Polres Sergai, AKP Gokma W. Silitonga, mengatakan pemasangan baliho dilakukan di lokasi-lokasi yang selama ini dikenal rawan terjadi kecelakaan lalu lintas.

Ia menjelaskan, adapun titik pemasangan baliho tersebut meliputi Simpang Tiga Jalinsum KM 35-36 Kota Perbaungan, Jalinsum KM 37-38 Desa Rawa-Rawa, Kelurahan Tualang, Kecamatan Perbaungan,

Lalu Jalinsum KM 67-68 Dusun XV, Desa Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban, serta Jalinsum KM 65-66 Dusun V Peringgan, Desa Pon, Kecamatan Sei Bamban.

'Selain pemasangan baliho, personel juga memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah tertib dan mematuhi peraturan lalu lintas,' ujarnya, Jumat (24/7/2026).

"engguna jalan diingatkan agar selalu menggunakan helm berstandar SNI, membawa kelengkapan surat-surat kendaraan, memastikan kondisi kendaraan layak jalan, serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas," tambah Kasat.

AKP Gokma W. Silitonga berharap keberadaan baliho imbauan tersebut dapat meningkatkan kewaspadaan para pengendara saat melintasi kawasan rawan kecelakaan, sehingga dapat meminimalkan risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas.

"Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, diharapkan angka kecelakaan di wilayah Sergai dapat terus ditekan," ujarnya.(ap).

 

Polres Sergai Tangkap Bandar Sabu di Perbaungan

detakbanten.com SERDANG BEDAGAI- Seorang pria berinisial H (38), warga Dusun II, Desa Jambur Pulau, Kecamatan Perbaungan, ditangkap setelah kedapatan hendak mengedarkan sabu seberat bruto 10,40 gram.

Kasatres Narkoba Polres Sergai, AKP Erikson David mengatakan, setelah menerima informasi dari warga, tim Opsnal Sat Res Narkoba langsung melakukan penyelidikan dan memetakan aktivitas pelaku sebelum akhirnya melakukan penyamaran sebagai pembeli.

"Sesampainya di lokasi, tersangka menyerahkan satu bungkus kotak rokok merek Surya kepada petugas." ujarnya, Jumat (24/7/2027).

Setelah diperiksa, di dalamnya ditemukan dua bungkus plastik klip transparan berisi kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu.

"Tersangka kemudian langsung diamankan tanpa perlawanan," ujar AKP Erikson David.

Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti berupa dua bungkus plastik klip transparan berisi sabu dengan berat bruto 10,40 gram, satu bungkus kotak rokok merek Surya sebagai tempat penyimpanan sabu, serta satu unit telepon seluler Android yang diduga digunakan sebagai sarana komunikasi dalam transaksi narkoba.

Berdasarkan hasil interogasi awal, tersangka mengakui seluruh barang bukti tersebut merupakan miliknya dan disiapkan untuk diperjualbelikan kepada calon pembeli. H juga mengaku memperoleh pasokan sabu dari seorang pria berinisial W yang berdomisili di kawasan Tembung.

Menurut pengakuan tersangka, transaksi dilakukan dengan cara memesan melalui telepon seluler, pembayaran dilakukan melalui transfer bank, kemudian barang diantarkan langsung oleh pemasok ke lokasi yang telah disepakati.

"Tersangka edarkan sabu disebut telah berlangsung sekitar satu bulan," tandas David.(ap).

 

Dekatkan Layanan PBB, Bupati Tangerang Resmikan Moling QRIS

 

detakbanten.com TANGERANG – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid resmi meluncurkan Program Mobil Keliling (Moling) PBB-P2 melalui QRIS pada rangkaian High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Tangerang yang digelar di Aula Kecamatan Tigaraksa, Jumat (24/7/26).

Program Moling QRIS merupakan inovasi pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang mengintegrasikan layanan mobil keliling dengan sistem pembayaran digital melalui QRIS. Melalui layanan ini, masyarakat dapat memperoleh pelayanan sekaligus membayar PBB-P2 secara langsung di kecamatan, desa, maupun kelurahan tanpa harus datang ke kantor pelayanan pajak daerah

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, peluncuran Moling QRIS menjadi bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin dekat, mudah, cepat, aman, dan transparan, sekaligus meningkatkan literasi digital masyarakat.

"Kita tidak hanya membawa mobil pelayanan ke tengah masyarakat, tetapi juga membawa edukasi mengenai pembayaran digital. Masyarakat harus merasakan bahwa membayar pajak saat ini semakin mudah, cepat, aman, dan transparan," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia menjelaskan, Program Moling QRIS akan dilaksanakan secara serentak mulai 27 Juli hingga 11 Agustus 2026 melalui seluruh wilayah pelayanan UPTD Pajak Daerah Kabupaten Tangerang sebagai bagian dari perluasan digitalisasi layanan TP2DD tahun 2026. Hal tersebut merupakan upaya untuk mendorong masyarakat mulai memanfaatkan transaksi digital.

Pemerintah Kabupaten Tangerang menyiapkan stimulus berupa minyak goreng atau gula bagi wajib pajak yang melakukan pembayaran PBB-P2 melalui QRIS selama persediaan masih tersedia. Namun, Bupati menegaskan bahwa insentif tersebut hanyalah pemantik agar masyarakat terbiasa menggunakan pembayaran digital.

"Insentif ini merupakan pemantik agar masyarakat mau mencoba. Setelah merasakan kemudahannya, kami berharap masyarakat terbiasa membayar pajak secara digital meskipun tanpa ada insentif," jelasnya.

Bupati juga mengajak seluruh camat, kepala desa, lurah, RT, RW hingga tokoh masyarakat untuk turut menyosialisasikan jadwal pelayanan Moling QRIS agar semakin banyak masyarakat memanfaatkan layanan tersebut.

"Kami berharap Moling QRIS tidak hanya menjadi program jangka pendek, tetapi menjadi awal tumbuhnya budaya transaksi digital di tengah masyarakat. Ketika pembayaran semakin mudah, kepatuhan pajak meningkat, pendapatan daerah bertambah, dan pembangunan Kabupaten Tangerang dapat berjalan semakin optimal," ujarnya

Sementara itu, Plt. Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Tangerang, Syaifullah, mengungkapkan hingga 21 Juli 2026 realisasi penerimaan PBB-P2 telah mencapai Rp343,97 miliar atau 52,12 persen dari target Rp660 miliar.

"Capaian tersebut meningkat Rp28,85 miliar atau tumbuh 9,16 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Program Moling QRIS diharapkan mampu semakin meningkatkan penerimaan PBB-P2 sekaligus memperluas akses pelayanan kepada masyarakat," ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid juga secara simbolis meresmikan meliputi Gerai Samsat, Gedung Perpustakaan Kec. Tigaraksa, Gedung Serbaguna Kelurahan Tigaraksa, serta Kantor Kecamatan Tigaraksa dan Kantor Desa Cisereh yang telah selesai direnovasi

"Saya harap dengan adanya fasilitas yang diresmikan ini, pelayanan dan tata kelola pemerintahan semakin baik dan optimal," pungkasnya

(Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)

Ikuti Beasiswa Tangerang Gemilang, 12 Siswa Raih Pendidikan Transportasi

detakbanten.com TANGERANG– Pemerintah Kabupaten Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Hal tersebut dibuktikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Program Beasiswa Tangerang Gemilang bersama PTDI-STTD, Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug, dan Politeknik Pelayaran Banten.

Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid di Gedung Serba Guna (GSG) Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug, Kamis (23/7/2026).
Melalui kerja sama tersebut, sebanyak 12 putra-putri asal Kabupaten Tangerang berhasil lolos seleksi dan memperoleh beasiswa penuh melalui Program Beasiswa Tangerang Gemilang untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi di bawah naungan Kementerian Perhubungan.

Dalam sambutannya, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas terjalinnya kolaborasi tersebut. Menurutnya, kerja sama dalam rangka membuka akses pendidikan tinggi bagi generasi muda di bidang transportasi darat, udara, dan pelayaran.

"Hari ini merupakan momentum yang sangat membanggakan sekaligus menjadi sejarah bagi Pemerintah Kabupaten Tangerang. Melalui kolaborasi ini kita membuka jalan bagi anak-anak Kabupaten Tangerang untuk meraih pendidikan yang berkualitas tanpa terkendala biaya," ujar Bupati Maesyal.

Bupati Maesyal juga berpesan kepada seluruh penerima beasiswa agar memanfaatkan kesempatan emas tersebut dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan semangat belajar yang tinggi serta memanfaatkan program beasiswa dengan sebaik-baiknya.

"Kesempatan ini tidak datang kepada semua orang. Karena itu saya berpesan kepada seluruh penerima beasiswa agar belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga nama baik keluarga, almamater, dan Kabupaten Tangerang. Tunjukkan prestasi terbaik sehingga kelak dapat kembali mengabdi dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun bangsa,"* tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Perhubungan, Suharto, menyambut baik kerja sama yang terjalin antara Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan institusi pendidikan di lingkungan Kementerian Perhubungan.
Ia berharap kolaborasi tersebut dapat terus diperluas dengan penambahan kuota penerima beasiswa pada tahun-tahun mendatang.

"Kami mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul. Kolaborasi ini menjadi langkah awal yang baik untuk mewujudkan cita-cita generasi muda Kabupaten Tangerang," ungkap Suharto.

Program Beasiswa Tangerang Gemilang merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan tinggi, sekaligus mencetak generasi muda yang kompeten, berdaya saing, dan siap mendukung pembangunan daerah maupun nasional.

Peringati HANI 2026, BNN Tegaskan Komitmen Membangun Generasi Emas

detakbanten.com BOGOR - Badan Narkotika Nasional (BNN) memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026 di Balai Besar Rehabilitasi BNN, Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (23/7). Mengusung tema "Membangun Generasi Sehat, Cerdas, dan Kuat Melalui Gerakan ANANDA BERSINAR Menuju Indonesia Emas 2045", peringatan HANI 2026 menjadi momentum untuk mempertegas komitmen pemerintah bersama seluruh elemen bangsa dalam melindungi dan membangun generasi yang unggul serta berdaya saing sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Peringatan HANI yang secara global diperingati setiap 26 Juni, pada tahun ini diselaraskan dengan peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli 2026. Momentum tersebut menegaskan bahwa perlindungan anak dari ancaman penyalahgunaan narkotika merupakan investasi strategis bagi masa depan bangsa. Sejalan dengan hal tersebut, BNN terus menguatkan Gerakan ANANDA BERSINAR (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkotika) sebagai gerakan nasional yang menempatkan anak sebagai pusat perhatian dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika melalui penguatan peran keluarga, satuan pendidikan, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.

Sebagai wujud nyata komitmen pemerintah dalam memperkuat perlindungan anak dari ancaman narkotika, pada Puncak Peringatan HANI 2026 secara resmi diluncurkan Gerakan ANANDA BERSINAR oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia, Djamari Chaniago, bersama Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, dengan didampingi oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas, Menteri Ekonomi Kreatif, Kepala Staf Presiden RI, Wakil Jaksa Agung RI, Kepala BPJPH, dan Kabareskrim POLRI. Peluncuran gerakan nasional tersebut menjadi tonggak penguatan kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem yang aman dan bebas dari narkotika bagi anak Indonesia melalui sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, keluarga, satuan pendidikan, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.

Melalui Gerakan ANANDA BERSINAR, BNN mengedepankan pendekatan pencegahan yang komprehensif dan berkelanjutan dengan menanamkan nilai-nilai hidup sehat, karakter positif, serta ketahanan diri anak sejak usia dini. Gerakan ini diwujudkan melalui berbagai program edukasi, kampanye, dan pemberdayaan yang mendukung tumbuh kembang anak agar terhindar dari penyalahgunaan narkotika.

Sebagai bentuk nyata komitmen negara dalam memerangi kejahatan narkotika, Puncak Peringatan HANI 2026 turut diisi dengan pemusnahan barang bukti narkotika hasil pengungkapan kasus oleh BNN yang dilakukan secara simbolis oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia, Kepala BNN RI, beserta jajaran Menteri kabinet Merah Putih yang hadir dalam Peringatan HANI 2026. Kegiatan tersebut menjadi simbol ketegasan negara dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkotika sekaligus memastikan barang bukti yang berhasil disita dimusnahkan secara akuntabel sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pada kesempatan yang sama, BNN juga menampilkan hasil pengungkapan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berasal dari kejahatan narkotika senilai Rp165 miliar. Pengungkapan TPPU tersebut menjadi bukti bahwa pemberantasan narkotika tidak hanya berfokus pada penangkapan pelaku dan penyitaan barang bukti, tetapi juga menyasar aliran dana serta aset hasil kejahatan guna memutus sumber pendanaan jaringan narkotika. Dengan mengedepankan strategi follow the money, BNN terus memperkuat upaya memiskinkan sindikat narkotika sebagai bagian dari pemberantasan yang menyeluruh.

Melalui peringatan HANI Tahun 2026, BNN menegaskan bahwa perang melawan narkotika merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan sinergi seluruh elemen bangsa. Penguatan upaya pencegahan melalui Gerakan ANANDA BERSINAR yang diiringi dengan penegakan hukum secara tegas, termasuk pemiskinan sindikat melalui pengungkapan TPPU, menjadi strategi yang saling melengkapi dalam melindungi masyarakat dari ancaman narkotika. Dengan kolaborasi pemerintah, keluarga, dunia pendidikan, dunia usaha, media, komunitas, dan masyarakat, BNN optimistis Indonesia mampu mencetak generasi unggul yang menjadi penggerak kemajuan bangsa sekaligus mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045. (Zal)


#warondrugsforhumanity
*BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN*

Go to top