Orang Tua Dari 14 Siswa Yang Tidak Bisa Diterima Di SMAN 24 Tangerang Lakukan Mediasi Hukum
detakbanten.com SERANG - Orang tua 14 siswa yang kemungkinan putus sekolah lantaran tidak bisa diterima di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 24 Kabupaten Tangerang lakukan konsultasi hukum guna menindak lanjuti upayanya dalam memperjuangkan putra putrinya agar dapat bersekolah.
Ketua Bhayangkari Daerah Banten, Gelar Tatap Muka Dengan Bhayangkari Cabang Lebak
detakbanten.com Lebak - Dalam Rangka kunjungan kerja Bhayangkari, Ketua Bhayangkari Daerah Banten Ny. Niken Tomsi Tohir beserta pengurus bhayangkari daerah banten dan Yayasan Kemala Bhayangkari, menggelar tatap muka dengan ibu ibu Bhayangkari Cabang Lebak di Polres Lebak Jalan Siliwangi Rangkasbitung Timur, Kecamatan Rangkasbitung Kabupaten Lebak, Jum'at (23/8/2019), pukul 09.00 Wib.
Hanya Punya Dua Armada, BPBD Kabupaten Serang Keteter Salurkan Air Bersih Pada Warga Yang Mengalami Kekeringan
detakbanten.com SERANG - BPBD Serang mengaku keteter salurkan bantuan air bersih pada masyarakat yang wilayah kabupaten serang yang dilanda kekeringan.
Asli Putra Daerah, Prof Lili di Gadang Maju Di Pilbub 2020
detakbanten.com, SERANG - Mendekati pesta demokrasi di Kabupaten Serang pada 2020 dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), sejumlah nama mulai bermunculan. Mulai dari Partai Demokrat yang mengusung, Sekretaris DPD Demokrat Banten, Eko Susilo dan Partai Gerinda yang akan kembali menghidupkan basis suara Pilpres.
DPRD Kota Serang Tarik Kembali Raperda Dua Kecamatan Yang Akan di Mekarkan
detakbanten.com, KOTA SERANG - Sebanyak empat rancangan peraturan daerah (Raperda) ditarik kembali oleh DPRD Kota Serang, dikarenakan Pemerintah Daerah (Pemda) tidak memiliki kewenangan untuk mengatur aturan tersebut. Keempat Raperda yang di tarik kembali, yaitu dua usulan dari mantan Walikota Serang, Tb Haerul Jaman dan dua usulan DPRD.
Soal Video UAS, Ketua Parmusi Banten: Dilakukan di Masjid, Tidak Ada Unsur Pidana dan Tidak Ada Penistaan Agama
detakbanten.com, SERANG - Potongan video ceramah Ustad Abdul Somad atau sapaan akrab UAS merupakan rekaman 3 tahun lalu kini viral di media sosial dan menjadi polemik di masyarakat. Karena dianggap menyinggung keyakinan kelompok agama tertentu.
































