EKSEKUSI PEMBEBASAN JALUR GAS PERTAMINA TANPA KEJELASAN
PAMULANG,
Jalur pipa gas yang membentang sepanjang ratusan kilometer dari kawasan Sukabumi –Cilamaya Bogor –Depok menuju kawasan industri Krakatau Steel di Cilegon yang melintasi wilayah Kota Tangerang Selatan, telah dipenuhi banyak bangunan diatas lahan milik PT Pertamina tersebut. Padahal, jalur pipa gas berbahaya tersebut hanya terpasang dikedalaman lebih kurang dua meter (2m) saja dari permukaan tanah.
Banyak lahan Pertamina yang telah beralih fungsi sebagai tempat tinggal, sekolah dan lahan parkir, serta toko/warung-warung mengundang keprihatinan baynyak pihak. Tidak hanya menggangu aktifitas pemeliharaan jalur pipa gas oleh PT Pertamina, tetapi juga bagi pemerintah kota Tangsel. Sejatinya, keberadaan jalur pipa gas tersebut dapat menjadi penyebab bencana yang tidak dapat terdeteksi secara pasti, namun musibah dapat terjadi sewaktu-waktu. Karenanya, upaya sterilisasi jalur pipa gas oleh PT Pertamina itu sesunggguhnya sesuatu yang harus segera dilakukan.
Satgas Situgintung dan Wali meninjau situ gintung


Foto : Satgas Situgintung dan Wali meninjau situ gintung
PROYEK INFRASTUKTUR JALAN PROVINSI MANGKRAK, TANAMAN PINDAH KE JALAN RAYA
PAMULANG,
Pembangunan ruas jalan provinsi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) hingga memasuki awal September 2013 masih tidak jelas kelanjutannya, meskipun dalam advertorial di sebuah media cetak lokal Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Ruang (BMTR) Provinsi Banten, H. Sutadi dan Kepala Bidang Pembangunan jalan dan jembatan, H. Muchtar Susanto menyatakan bahwa pembangunan di enam (6) ruas jalan tersebut akan selesai pembangunannya pada tahun 2013.
Sertijab Lurah Kel.Bambu Apus

CAMAT PAMULANG : SEMUA PNS PUNYA KESEMPATAN MERAIH KESEMPATAN BERPRETASI
PAMULANG,
Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai abdi masyarakat dan abdi negara sebagaimana ketentuan perundang-undangan, memiliki kesempatan yang sama untuk meraih jabatan karier. Hanya saja apakah kesempatan itu harus diraih dengan kerja keras dan bersungguh-sungguh melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagaimana amanah yang telah diberikan oleh pimpinan.
Karenanya, tugas pimpinan disamping memberikan perintah dan arahan, juga memberikan penlaian secaara obyektif untuk selanjutnya menyampaikan usulan kepada pimpinan yang lebih tinggi, termasuk kepada Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat).
Demikian benang merah sambutan Camat Kecamatan Pamulang, Suhendar dalam sambutan serah terima jabatan Lurah Kelurahan bambu Apus Kecamatan Pamulang, Rabu (02/10) di halaman kantor Kel. Bambu Apus.
“Bukan karena saya, bapak Sutang Supriyanto sebagai Lurah Kel. Bambu Apus mendapat promosi jabatan menjadi Sekretaris Camat (Sekcam) Kecamatan Serpong. Namun, disamping karena kapasitasnya dan karena Pak Sutang dinilai pimpinan sudah cukup memenuhi syarat normatif oleh pimpinan, maka kesempatan mendapatkan amanah itu dapat diraihnya,” ungkap Suhendar.
Pada kesempatan sebelumnya, Sabtu (29/9), Suhendar juga telah melaksanakan dan menanda tangani Berita Acara serah terima jabatan (sertijab) Lurah Kelurahan Kedaung dari pejabat lama H. Amir Ramli kepada pejabat baru, Khotib, yang sebelumnya berkutat dengan seragam dinas Ketentraman dan Ketertiban (tamtib) Kecamatan dan Satuan Polisi Pamong Praja kota Tangsel.
Selanjutnya, pada Senin lalu, Suhendar kembali melaksanakan kegiatan yang sama, sertijab Lurah Kelurahan Pamulang Timur, dari pejabat lama H. Moch Ramlie (Lurah Abi) kepada Heru Sutopo Wagiono.
Kedua mantan Plt. Lurah tersebut, pada pemilu legislatif tahun 2014 mendatang menjadi calon tetap Partai berlambang beringin untuk bersaing dan bersanding menjadi wakil rakyat di DPRD Kota Tangsel dari daerah pemilhan VI (Dapil. VI) Kecamatan Pamulang.
Dalam kesempatan sambutan sertijab di tiga tempat kelurahan, Camat Kecamatan Pamulang, Suhendar mengamanatkan agar para pejabat Lurah yang baru dapat melanjutkan perjuangan lurah terdahulu dalam membangun wilayah kelurahan masing-masing khususnya, dan sinergis dengan pembangunan wilayah kecamatan Pamulang serta kota Tangsel pada umumnya, dalam menata Tangsel sebagai rumah bersama.
“Kepada mantan lurah atau lurah hormat, perjuangan tiada akhir, baik dalam lingkungan pemerintahan kota Tangsel, maupun dalam wadah yang berbeda, sebagai anggota legislatif,” pungkas Suhendar.
(zal)
PROYEK INFRASTUKTUR JALAN PROVINSI MANGKRAK
Pembangunan ruas jalan provinsi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) hingga memasuki awal September 2013 masih tidak jelas kelanjutannya, meskipun dalam advertorial di sebuah media cetak lokal Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Ruang (BMTR) Provinsi Banten, H. Sutadi dan Kepala Bidang Pembangunan jalan dan jembatan, H. Muchtar Susanto menyatakan bahwa pembangunan di enam (6) ruas jalan tersebut akan selesai pembangunannya pada tahun 2013.
































