Belanja Barang Dan Jasa Dinkes Senilai 355 Miliar Rawan Dikorupsi

Belanja Barang Dan Jasa Dinkes Senilai 355 Miliar Rawan Dikorupsi

detakbanten.com TANGERANG -- Belanja barang dan jasa senilai 355, 7 Miliar pada tahun anggaran 2024 pada dinas kesehatan Kabupaten Tangerang rawan Dikorupsi, kegaiatan yang meliputi pengadaan langsung melalui e katalog dan tender tersebut meliputi belanja obat - obatan, belanja pembangunan Puskesmas dan pengadaan barang dan jasa.

" Dari data yang saya lihat pada belanja pengadaan tahun 2024 pada Dinas kesehatan senilai 355 rawan Dikorupsi,"terang Suryaman SH MH, Ketua LSM Lesim Indonesia bersatu kepada wartawan, Rabu (10/7/2024).

Pria yang merupakan advokat juga berharap agar masyarakat bisa mengawasi kegiatan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dari total 355,7 Miliar tersebut, ada pembangunan Puskesmas Binong senilai 20 miliar, pembangunan RSUD Tigaraksa tahap dua senilai 31.4 Miliar, namun karena kejaksaan bagian Datun tidak sanggup melakukan pendampingan, maka anggaran tersebut dikembalikan ke Kas daerah.

" Saya menduga adanya bagi - bagi kegiatan paket, dan penerima paket telah kita kantongi namanya, bahkan ada dugaan keterlibatan pihak - pihak yang menikmati kegiatan tersebut,"tandasnya.

Sementara dari kegiatan 355,7 Miliar pada Dinas kesehatan ada pembangunan infrastruktur meliputi pembangunan Puskesmas Binong senilai 20 miliar, pengadaan obat -obatan senilai 17 miliar, pengadaan bahan media habis pakai senilai 16 miliar, belanja sugrical microsope senilai 11 miliar, biaya tagihan listrik RSUD Kabupaten Tangerang Rp 11 miliar, belanja alat kedokteran umum senilai 6.9 miliar.belanja ventilator senilai Rp 6.7 miliar, belanja USG feromaternal senilai 4.3 miliar
Pengadaan washer disinfektoe senilai Rp 1.7 miliar belanja meja RSUD Tigaraksa 2.2 miliar, belanja operasi elektrik RSUD Tigaraksa 2.2 miliar, pengadaan steam sterlizer RSUD Tigaraksa senilai 2.4 miliar
dan pengadaan lainnya yang lainya.

 

 

Go to top