JALAN RAYA CIATER SEBAGAI PROTOTIF JALAN DI TANGSEL

jalan ciater

TANGSEL-Meskipun masih menyisakan lahan yang belum selesai dibebaskan, pelaksanaan kegiatan pelebaran di jalan Raya Ciater, dari kawasan Maruga Kecamatan Ciputat hingga ujung putaran tol BSD Kecamatan Serpong, sepanjang lebih kurang 2 kilometer (+ 2 km) sudah memasuki tahap penataan struktur dasar jalan.

Kendala di lapangan masih terjadi tersebut akibat belum selesainya pembebasan 20 kavling lahan warga, hingga batas waktu yang telah ditentukan. Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan pemerintah kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Bina Marga Sumber Daya Air (DBMSDA) untuk segera melaksanakan schedulle kegiatan yang ada terhadap kavling yang sudah diselesaikan pembayarannya.

Kepala DBMSDA kota Tangsel, Retno Prawati menjelaskan masalah pembebasan 20 kavling (20 KK) lahan yang belum selesai tidak menghalangi jalannya kegiatan pelebaran jalan tersebut.

PUSAT PEMERINTAH KOTA TANGSEL MULAI DIBANGUN AKHIR 2013

Gedung Rencana Puspemkot Tangsel-02 TANGSEL- Tekad pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) untuk memulai pelaksanaan pembangunan kantor Pusat Pemerintahan (Puspem) tinggal menunggu realisasinya pada sekitar November 2013,dengan mengalokasi perkiraan anggaran dalam sebesar + Rp 207 milyar.

Pembangunan Puspem Kota Tangsel dirancang untuk dilaksanakan dalam tahun jamak (multiyeras), mulai tahun 2013 hingga tahun 2015, melalui beberapa tahap pembangunan kantor, yaitu gedung Balai Kota dengan lahan seluas 5.500m2, Gedung Satu seluas 6.000m2, Gedung Dua seluas 7.500m2, dan MK Gedung Dua.

Abaikan Panggilan BP2T, Ruko 2 Lantai Di Pondok Aren Disegel

Pondok Aren- Meski sebelumnya sudah diruko di segel bp2tlakukan pemanggilan kepada pihak pengelola pembangunan ruko 2 lantai oleh Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BP2T) kota Tangsel, Senin pekan lalu, namun pihak pengelola proyek tidak juga datang memenuhi surat yang di layangkan BP2T. Sehingga, pihak BP2T bersama trantib Pol PP kecamatan Pondok Aren mengambil tindakan tegas dengan melakukan penyetopan terhadap proses pembangunan ruko yang berada di jalan Raya Pondok Betung, tepatnya di RT 02/03 kelurahan Pondok Karya kecamatan Pondok Aren kota Tangsel, Jumat (27/9).

 

Nenek Penderita Kaki gajah Telantar Di DPRD

kaki gajahSETU- Seorang pasien penderita kaki gajah (Pilariasis) asal kabupaten Tangerang, Komariah (50), yang mengaku tinggal di kampung Gelam Barat RT 001/001 kelurahan Gelam Jaya kecamatan Pasar Kemis, Kamis siang (03/10)terlantar di Gedung DPRD kota Tangsel. Komariah yang datang ke kota Tangsel dengan menumpang kendaraan angkutan kota dari rumahnya sejak jam 09 pagi, hendak mengambil proposal yang di ajukan ke DPRD kota Tangsel sejak empat bulan lalu.

AKHIR KIPRAH WAWAN DI TANGAN KPK, MUSIBAH BAGI KOTA TANGSEL

Wawan dan Airin

PAMULANG,

Mungkin inilah titik balik kiprah sang putra mahkota dinasti TB. Chasan Sohib (almarhum), yang juga suami Walikota Tangerang Selatan, Hj. Airin Rachmi Diany, yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selaku pemberi dana sebesar Rp 1 milyar kepada Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Aqil Muchtar, terkait sengketa Pemilu Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Pilkada Kabupaten Lebak memang sempat memanas. Salah satu pasangan calon, yakni pasangan Amir Hamzah-Kasmin (HAK), menggugat keputusan KPU ke MK terkait hasil pilkada yang dimenangkan pasangan Iti Octavia-Ade Sumardi (IDE). MK mengabulkan gugatan, dan memerintahkan KPU menggelar Pilkada Lebak diulang di seluruh TPS.
Selain itu, MK juga membatalkan keputusan KPU Nomor 40/Kpts/KPU.Kab./015.436415/IX/2013 tentang Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara, serta membatalkan keputusan KPU Nomor 41/Kpts/KPU.Kab./015.436415/IX/2013 tentang Penetapan Pasangan Calon Terpilih Pilkada Lebak 2013-2018.
Kemenangan pasangan IDE pada pilkada itu karena MK menganggap telah terjadi kecurangan terstruktur, sistematis, dan masif dalam pelaksanaan Pilkada Lebak pada 31 Agustus 2013. Objek materi kecurangan yang diajukan pemohon pasangan HAK juga mencapai 72 item.
Sebelum sengketa Pilkada Lebak masuk ke meja MK, KPU setempat resmi menetapkan pasangan Iti Oktavia-Ade Sumardi sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lebak periode 2013-1018. Iti merupakan anak Bupati Lebak Mulyadi Jayabaya. Penetapan itu ditentukan dalam rapat pleno KPU pada 8 September 2013.
Pasangan IDE ini mengalahkan dua calon Bupati dan Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah-Kasmin dan pasangan Pepep Faisaludin-Aang Rasidi. Iti Oktavia (anggota DPR dari Partai Demokrat)-Ade Sumardi (Ketua DPC PDIP Lebak), diusung oleh Partai Demokrat, PDIP, Hanura, Gerindara, PPP, PKS, PPNU. Keduanya meraih suara terbanyak yaitu 407.156 suara (62,37 persen).
Sedangkan suara Amir Hamzah (Wakil Bupati Lebak saat ini atau calon incumbent)-Kasmin, yang didukung Partai Golkar meraih 226.440 suara (34,69 persen). Terakhir pasangan Pepep Faisaludin - Aang Rasidi, yang maju dari perseorangan meraih suara sebanyak 19.163 (2,94 persen).

Seperti diketahui Tubagus (Tb) Chaeri Wardana alias Wawan merupakan suami dari Walikota Tangsel, Hj. Airin Rachmi Diany, saat ini tengah mengikuti pendidikan di sebuah Perguruan tinggi ternama di Amerika (USA) yang dibiayai oleh Pemerintah Pusat.

Keterlibatan Wawan, dalam kasus suap sengketa Pemilukada Kab. Lebak sangat mengejutkan banyak kalangan masyarakat terutama masyarakat Tangerang Selatan yang selama ini menghormati beliau sebagai suami dari Airin Rachmi Diany.

Andi, salah satu warga Pamulang saat diminta komentarnya disela-sela menonton Conferensi Press KPK di stasiun TV terkait kasus tersebut mengatakan musibah tersebut sebagai sesuatu yang sangat mengejutkan. “Dengan tertangkapnya Wawan oleh KPK, saya sebagai warga masyarakat Tangsel sangat prihatin. Harapan saya, kejadian ini tidak mengganggu jalannya roda pemerintahan kota Tangsel, meskipun secara phsycologist akan mempengaruhi pribadi Airin sebagai isteri dari Wawan,” ungkap Andi.

Sementara itu, Eddy Rusli dari Pusat Kajian Tindak Pidana Korupsi kota Tangsel saat diminta komentarnya melalui hand phone menyampaikan pribahasa sepandai-pandai tupai melompat akan terjatuh juga. Karenanya, menurut Eddy agar pejabat T angsel dapat lebih berhati-hati mengembang amanah.

(zal)

EKSEKUSI PEMBEBASAN JALUR GAS PERTAMINA TANPA KEJELASAN

PAMULANG,160913Pelaksanaan galian tiang batas jalur pipa gas oleh kontraktor pelaksana

Jalur pipa gas yang membentang sepanjang ratusan kilometer dari kawasan Sukabumi –Cilamaya Bogor –Depok menuju kawasan industri Krakatau Steel di Cilegon yang melintasi wilayah Kota Tangerang Selatan, telah dipenuhi banyak bangunan diatas lahan milik PT Pertamina tersebut. Padahal, jalur pipa gas berbahaya tersebut hanya terpasang dikedalaman lebih kurang dua meter (2m) saja dari permukaan tanah.

Banyak lahan Pertamina yang telah beralih fungsi sebagai tempat tinggal, sekolah dan lahan parkir, serta toko/warung-warung mengundang keprihatinan baynyak pihak. Tidak hanya menggangu aktifitas pemeliharaan jalur pipa gas oleh PT Pertamina, tetapi juga bagi pemerintah kota Tangsel. Sejatinya, keberadaan jalur pipa gas tersebut dapat menjadi penyebab bencana yang tidak dapat terdeteksi secara pasti, namun musibah dapat terjadi sewaktu-waktu. Karenanya, upaya sterilisasi jalur pipa gas oleh PT Pertamina itu sesunggguhnya sesuatu yang harus segera dilakukan.

Satgas Situgintung dan Wali meninjau situ gintung

100913 4Satgas Situgintung dan Wali meninjau situ gintung dt 100913 5Satgas Situgintung dan Wali meninjau situ gintung dt

100913 2Satgas Situgintung dan Wali meninjau situ gintung dt 100913 3Satgas Situgintung dan Wali meninjau situ gintung dt

Foto : Satgas Situgintung dan Wali meninjau situ gintung

PROYEK INFRASTUKTUR JALAN PROVINSI MANGKRAK, TANAMAN PINDAH KE JALAN RAYA

PAMULANG,

Pembangunan ruas jalan provinsi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) hingga memasuki awal September 2013 masih tidak jelas kelanjutannya, meskipun dalam advertorial di sebuah media cetak lokal Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Ruang (BMTR) Provinsi Banten, H. Sutadi dan Kepala Bidang Pembangunan jalan dan jembatan, H. Muchtar Susanto menyatakan bahwa pembangunan di enam (6) ruas jalan tersebut akan selesai pembangunannya pada tahun 2013.

Sertijab Lurah Kel.Bambu Apus

021013Camat Kec.Pamulang Drs. Suhenar saat penanda tanganan Berita Acarra serah terima jabatan Lurah Kel.Bambu Apus dari Drs Sutang

CAMAT PAMULANG : SEMUA PNS PUNYA KESEMPATAN MERAIH KESEMPATAN BERPRETASI

PAMULANG,

Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai abdi masyarakat dan abdi negara sebagaimana ketentuan perundang-undangan, memiliki kesempatan yang sama untuk meraih jabatan karier. Hanya saja apakah kesempatan itu harus diraih dengan kerja keras dan bersungguh-sungguh melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagaimana amanah yang telah diberikan oleh pimpinan.

Karenanya, tugas pimpinan disamping memberikan perintah dan arahan, juga memberikan penlaian secaara obyektif untuk selanjutnya menyampaikan usulan kepada pimpinan yang lebih tinggi, termasuk kepada Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat).

Demikian benang merah sambutan Camat Kecamatan Pamulang, Suhendar dalam sambutan serah terima jabatan Lurah Kelurahan bambu Apus Kecamatan Pamulang, Rabu (02/10) di halaman kantor Kel. Bambu Apus.

“Bukan karena saya, bapak Sutang Supriyanto sebagai Lurah Kel. Bambu Apus mendapat promosi jabatan menjadi Sekretaris Camat (Sekcam) Kecamatan Serpong. Namun, disamping karena kapasitasnya dan karena Pak Sutang dinilai pimpinan sudah cukup memenuhi syarat normatif oleh pimpinan, maka kesempatan mendapatkan amanah itu dapat diraihnya,” ungkap Suhendar.

Pada kesempatan sebelumnya, Sabtu (29/9), Suhendar juga telah melaksanakan dan menanda tangani Berita Acara serah terima jabatan (sertijab) Lurah Kelurahan Kedaung dari pejabat lama H. Amir Ramli kepada pejabat baru, Khotib, yang sebelumnya berkutat dengan seragam dinas Ketentraman dan Ketertiban (tamtib) Kecamatan dan Satuan Polisi Pamong Praja kota Tangsel.

Selanjutnya, pada Senin lalu, Suhendar kembali melaksanakan kegiatan yang sama, sertijab Lurah Kelurahan Pamulang Timur, dari pejabat lama H. Moch Ramlie (Lurah Abi) kepada Heru Sutopo Wagiono.

Kedua mantan Plt. Lurah tersebut, pada pemilu legislatif tahun 2014 mendatang menjadi calon tetap Partai berlambang beringin untuk bersaing dan bersanding menjadi wakil rakyat di DPRD Kota Tangsel dari daerah pemilhan VI (Dapil. VI) Kecamatan Pamulang.

Dalam kesempatan sambutan sertijab di tiga tempat kelurahan, Camat Kecamatan Pamulang, Suhendar mengamanatkan agar para pejabat Lurah yang baru dapat melanjutkan perjuangan lurah terdahulu dalam membangun wilayah kelurahan masing-masing khususnya, dan sinergis dengan pembangunan wilayah kecamatan Pamulang serta kota Tangsel pada umumnya, dalam menata Tangsel sebagai rumah bersama.

“Kepada mantan lurah atau lurah hormat, perjuangan tiada akhir, baik dalam lingkungan pemerintahan kota Tangsel, maupun dalam wadah yang berbeda, sebagai anggota legislatif,” pungkas Suhendar.

(zal)

PROYEK INFRASTUKTUR JALAN PROVINSI MANGKRAK

Pembangunan ruas jalan provinsi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) hingga memasuki awal September 2013 masih tidak jelas kelanjutannya, meskipun dalam advertorial di sebuah media cetak lokal Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Ruang (BMTR) Provinsi Banten, H. Sutadi dan Kepala Bidang Pembangunan jalan dan jembatan, H. Muchtar Susanto menyatakan bahwa pembangunan di enam (6) ruas jalan tersebut akan selesai pembangunannya pada tahun 2013.

Go to top