Dirut PERUMDAM TKR Dorong Semangat Kerja & Perkuat Komitmen Pelayanan Usai Lebaran Sebagai Langkah Persiapan WFH

Dirut PERUMDAM TKR Dorong Semangat Kerja & Perkuat Komitmen Pelayanan Usai Lebaran Sebagai Langkah Persiapan WFH

Detakbanten.com TANGERANG, -- Pelayanan yang optimal dapat berjalan bersamaan dengan semangat kerja yang tinggi. Momentum pasca libur lebaran senantiasa dapat dimanfaatkan sebagai awal untuk meningkatkan semangat dan energi baru dalam bekerja.

Direktur Utama PERUMDAM TKR (Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja) Kabupaten Tangerang, Sofyan Sapar, melakukan sidak dan kunjungan ke sejumlah wilayah pelayanan dalam rangka memperkuat pelayanan sebagai langkah persiapan WFH yang akan diberlakukan di Seluruh Indonesia.

Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, pada 30–31 Maret 2026, dengan didampingi oleh Direktur Teknik Yadi Treviyadi dan Direktur Umum Sani Tora Wicaksono, serta diikuti oleh jajaran pejabat struktural.

Sebagaimana diketahui Pemerintah Indonesia telah mengumumkan penerapan Work From Home kepada seluruh Instansi dan Swasta di Indonesia. Pada kesempatan tersebut, seluruh jajaran Direksi PERUMDAM TKR berinteraksi langsung dengan para pegawai untuk mengevaluasi dan merancang strategi dalam pengimplementasian WFH.

Kunjungan pada hari pertama dilaksanakan di beberapa Wilayah Pelayanan termasuk diantaranya daerah Utara (Zona C), selanjutnya dilakukan di daerah Selatan dan (Serpong).

Usai bersalaman, Direktur Utama PERUMDAM TKR menyampaikan arahannya, dirinya menyebut bahwa setelah libur hari raya Idul Fitri 1447 H para pegawai dapat segera kembali bekerja dengan semangat baru dan motivasi kerja yang lebih tinggi. Menurutnya, libur hari raya tahun ini berlangsung cukup panjang, sehingga semua pegawai, khususnya di lingkungan PERUMDAM TKR perlu kembali fokus pada pekerjaan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dirinya juga meyakini bahwa setelah beristirahat dan berkumpul bersama keluarga, momentum kebersamaan saat Lebaran diharapkan mampu menjadi energi baru bagi seluruh pegawai kerja. Ia juga menekankan bahwa seluruh pegawai dapat kembali fokus untuk menyelesaikan target-target perusahaan secara optimal.

Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya peningkatan kinerja di berbagai aspek, mulai dari kedisiplinan dalam bekerja, percepatan capaian sambungan langganan (SL), peningkatan kualitas pelayanan kepada pelanggan, hingga efisiensi operasional perusahaan. Seluruh pegawai diharapkan dapat menjaga komitmen kerja serta mampu menghadirkan pelayanan yang lebih baik dan penuh tanggung jawab.
Terakhir, Manajemen mengevaluasi Wilayah Pelayanan untuk kesiapan kebijakan WFH yang ditetapkan oleh Pemerintah, merancang strategi bahwa penerapan WFH tidak akan mengganggu stabilitas pelayanan. Salah satu perkuatan adalah melalui metode digitalisasi yang diterapkan diseluruh Pelayanan

Go to top