Jelang Idul Fitri, Jumlah Kasus Positif Covid 19 Di Kab Tangerang Membengkak

Jelang Idul Fitri, Jumlah Kasus Positif Covid 19 Di Kab Tangerang Membengkak

detakbanten.com TIGARAKSA -- Angka Kasus Corona terkonfirmasi positif di Kabupaten Tangerang melonjak menjadi 150 kasus, data tersebut berdasarkan situs pusat informasi & koordinasi Covid 19 Pemkab Tangerang, pada Minggu 24 Mei 2020.

Berdasarkan data yang bersumber dari situs Covid 19 tersebut , jumlah pasien positif naik menjadi 150 kasus, padahal pada minggu sebelum hari raya idul fitri jumlah kasus positif hanya 120 kasus, pasien terkonfirmasi sembuh juga naik menjadi 75, dan pasien positif yang meninggal jumlahnya 11 orang

Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) naik darib364 orang menjadi 478 dengan rincian pasien PDP pengawasan 371, PDP sembuh 75 namun PDP meninggal naik dari 32 orang jika ditotal antara pasien positif Corona dan pasien PDP maka jumlah yang meninggal naik dari 35 menjadi 43 orang.

Selain angka PDP, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) juga mengalami kenaikan dari 705 menjadi 897 orang, dengan rincian ODP proses pemantauan 266, ODP yang sudah sembuh sebanyak 631 orang. Jika ditotal secara keseluruhan jumlahnya mencapai 1525 orang, dengan rincian pasien positif 150 orang, PDP 474 orang ODP 897 orang.

Kecamatan Kelapa Dua, masih menempati rengking pertama dengan jumlah positif Corona sebanak 46 orang, dengan jumlah PDP naik 108 orang, dan jumlah ODP naik 215 orang

kecamatan Curug menempati posisi kedua dengan jumlah pasien positif 10 orang, jumlah PDP mencapi 43 orang, jumlah ODP 126 orang

Kecamatan Pasar Kemis menempati posisi ketiga dengan jumlah positif Corona naik dari 24 orang menjadi 27 orang , jumlah PDP naik dari 62b orang dan jumlah ODP 67 orang.

Kecamatan Cikupa menempati posisi keempat dengan jumlah pasien positif 12 orang , PDP 38 orang , ODP 87borang.

Ya benar terjadi kenaikan angka kejadian di Kabupaten Tangerang menjelang idul fitri menjadi 150 kasus terkonfirmasi positif," terang juru bicara gugus tugas Covid 19 Kabupaten Tangerang dr Hendra Tarmidzi kepada wartawan Kamis (25/5/2020).

dr Hendra Tarmidzi mengatakan, kenaikan tersebut merupakan hasil rapid test dan Swab dan merupakan kasus lama dan baru, pasien yang positif menularkan kepada anggota keluarga, dari hasil tracingan Dinkes pada minggu kemarin, kemudian Dinkes melakukan rapid test dan Test Swab.

Dia menghimbau kepada warga Kabupaten Tangerang untuk menghindari kerumunan, menjaga jarak aman, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, tetap diam dirumah, menjaga jarak aman, hindari kontak fisik atau berjabat tangan, dan jika keluar rumah wajib memakai masker.

" Hindari kontak tangan dengan menyentuh mulut, hidung dan mata, kecuali kita sudah mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir,"terangnya.

 

 

Go to top