Kejari Bidik Dugaan Penyimpangan PKH di Kecamatan Kresek

Kejari Bidik Dugaan Penyimpangan PKH di Kecamatan Kresek

Detakbanten.com TANGERANG -- Selain Kecamatan Tigaraksa, Kejari Kabupaten Tangerang akan berencana melakukan penyelidikan dugaan penyimpangan di Kecamatan lain, salah satunya di Kecamatan Kresek hanya saja saat ini kejari Kabupaten Tangerang tengah fokus melakukan penyelidikan di kecamatan Tigaraksa.

" Saat ini penyidik di Kejari Kabupaten Tangerang jumlahnya terbatas, untuk saat ini fokus terlebih dahulu di kecamatan Tigaraksa,"terang Nana.

Pemeriksaan kata Nana tidak berhenti di tingkat pendamping kecamatan saja, bahkan beberapa pihak telah dimintai keterangan, termasuk koordinatior pendamping kabupaten Tangerang ( Korkab), Bank BRI, dan dinas Sosial.

" Jika ada alat bukti tidak tertutup kemungkinan kita naikan status dari saksi bisa saja menjadi tersangka, namun tentunya penyidik dalam melakukan penyelidikan akan menggunakan asas praduga tak bersalah,"terang Nana.

Sebeumnya diberitakan, dugaan penyimpangan bantuan sosial Program keluarga harapan ( PKH) di Desa Kecamatan Kresek mulai mencuat, usai LSM Komunitas Masyarakat Pemberantas Korupsi ( KOMPAK) Kabupaten Tangerang melakukan investigasi di desa Patrasana Kecamatan Kresek, ditemukan adanya dugaan pwnyimpangan dengan modus penyembunyian Buku Rekening dan Kartu ATM masyarakat Desa Patrasana yang diduga dilakukan oleh oknum pendamping PKH dan ketua RT setempat.

" Kami akan segera melaporkan secara tertulis dugaan penyimpangan PKH di Kresek," terang ketua LSM Kompak Retno Juarno, Sabtu (14/8/2021).

Retno mengatakan, bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) yang di kucurkan oleh Pemerintah Pusat melalui Dinas Sosial setempat itu sudah berjalan sejak tahun 2018. Namun kata Retno Juarno sangat di sayangkan, program yang sangat membantu bagi warga Desa Patrasana Kecamatan Kresek itu diselewengkan oleh oknum dengan menggelapkan kartu ATM

" Dugaan tersebut terbongkar ketika beberapa hari yang lalu Kemensos memberikan bantuan beras kepada penerima bantuan lewat kantor Pos, ada warga yang terkejut setelah dicek ke bank BRI, ternyata dia penerima PKH juga, namun selama ini ATM dan kartunya ditilep mantan ketua RT,"tandasnya.

 

 

Go to top