Kejari Diminta Tindaklanjuti Laporan Pungli Pasar Curug

Kejari Diminta Tindaklanjuti Laporan Pungli Pasar Curug

Detakbanten.com, TANGERANG -- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Barisan Independen Antikorupsi (BIAK) meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Tigaraksa Kabupaten Tangerang Banten untuk melakukan langkah –langkah penyelidikan atau pemeriksaan, terkait dengan adanya laporan pengaduan atas adanya dugaan penyalahgunaan wewenang dan jabatan serta dugaan tindak pidana pungutan liar (Pungli) berupa pemungutan retribusi pelayanan persampahan atau kebersihan di pasar Curug.

"Kami sudah melayangkan surat pengaduan kepada Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang dengan nomor : 978 / SEK-BIAK / VIII / 2022 yang disertai dengan bukti dugaan pungli," ungkap Usran Sekjen LSM BIAK melalui keterangan resmi, Sabtu (17/9/2022).

Ditegaskan Usran, adapun yang menjadi dasar pertimbangan laporan dugaan penyalahgunaan wewenang dan jabatan serta dugaan tindak pidana pungutan liar (Pungli) berupa pemungutan
retribusi pelayanan persampahan/ kebersihan di pasar Curug Kabupaten Tangerang. Bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 6 Peraturan Daerah Kabupaten Tangerang Nomor 25 Tahun 2004 Tentang Perusahaan Daerah Pasar Niaga Kerta Raharja Kabupaten Tangerang, menyebutkan bahwa pasal 6 tujuan Perusahaan Daerah untuk meningkatkan mutu pelayanan
di bidang perpasaran melalui proses.

"Melakukan perencanaan, pengembangan dan atau pembangunan pasar. Pemeliharaan dan pengawasan terhadap pasar. Pelaksanaan pembinaan terhadap para pedagang atau pelaku usaha dan masyarakat pengguna pasar. Pemberian fasilitas dalam rangka penciptaan stabilitas harga dan kelancaran arus distribusi barang di pasar. Dan meningkatkan nilai ekonomi dari Pasar Pemerintah Kabupaten Tangerang.

"Berdasarkan hasil Investigasi dilapangan bahwa kami menemukan adanya dugaan penyalahgunaan wewenang dan jabatan serta dugaan tindak pidana pungutan liar (Pungli) yang bermodus pemungutan retribusi kebersihan yang di duga di lakukan oleh pihak Perusahaan Daerah (PD) Pasar Niaga Kerta Raharja Kabupaten Tangerang terhadap para pedagang di pasar Curug Kabupaten Tangerang," terang Usran.

Masih kata Usran, dalam keterangannya bukti transaksi atau yransfer uang retribusi kebersihan kepada Perusahaan Daerah Pasar Niaga Kerta Raharja Kabupaten Tangerang. Bukti transaksi atau transfer uang setoran bongkar muat kepada Perusahaan Daerah Pasar Niaga Kerta Raharja Kabupaten Tangerang.

"Kami minta Kejari segera memanggil dan memeriksa jajaran Direktur Perusahaan Daerah yaitu Perumda Pasar Niaga Kerta Raharja Kabupaten Tangerang serta memberikan sanksi hukum sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang," pungkasnya.

Sementara Kasi intelegen Kejari Kabupaten Tangerang Ate Quesyini akan segera melakukan penyelidikan terkait laporan pengaduan LSM tentang dugaan pungutan liar (Pungli) di Pasar Curug, pria berkacamata tersebut mengatakan bahwa Kejari Kabupaten Tangerang tidak akan main - main tas laporan pengaduan dari lembaga swadaya masyarakat.

"Laporannya sudah kita pegang, dan kita akan pelajari," tandasnya.( Han/Day).

 

 

Go to top