Detak Banten - Berita Pemerintahan

Kantor Penyalur Kerja di Perumahan Bizlink Citra Raya Cikupa Digeruduk

detakbanten.com TANGERANG - Pegawai PT Kilau Cahaya Berlian bersama calon pencari kerja  menggeruduk Kantor PT Raffa Global Makmur di perumahan Bizlink Citra Raya Kelurahan Sukamulya Kecamatan Cikupa Kabupaten Tangerang pada Jum'at (24/7/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi pada pukul 14.00 Jumat siang, pegawai dan Staf PT kilau cahaya berlian kesal karena selama ini perusahaan PT Raffa yang menjadi penyalur tenaga kerja kerap mencatut nama PT Kilau Cahaya Berlian, bahkan beberapa pelamar diminta uang administrasi oleh oknum perusahaan PT Raffa Global Makmur tersebut, padahal PT Kilau Cahaya Berlian tidak pernah memungut uang kepada calon pelamar yang disalurkan ke perusahaan rekananya.

" Perusahaan PT Kilau Cahaya Berlian tidak pernah meminta uang kepada calon pelamar kerja, karena  dilarang dan melanggar kesepakatan dengan perusahaan yang menjadi mitra kami,"terang Adi Pratama Direkrur Operasional PT Kilau Cahaya Berlian.

Adi menambahkan, bahwa selama ini banyak pelamar kerja yang mengadukan tentang maraknya pungutan yang mengatasnamakan PT Kilau Cahaya Berlian, setelah dilakukan investigasi, ternyata pengaduan tersebut benar adanya, dirinya berharap agar perusahaan PT Raffa Global Makmur berhenti mencatut nama perusahaan PT Kilau Cahaya Berlian, karena perusahaan yang dipimpinnya berkomitmen untuk membantu warga yang saat ini kesulitan mencari kerja.

" Saya miris dengan adanya kejadian ini, karena rata - rata mereka sangat berharap masuk kerja, eh malah dipintain uang "tandasnya.

Sementara Direktur PT Raffa Global Makmur Diki menyatakan permintaan maaf atas kejadian ini , dirinya berjanji akan mengembalikan uang calon pelamar kerja, pernyataan Diki tersebut tersebut dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani kedua belah pihak.

" Saya berharap agar PT Kilau Cahaya Berlian memaafkan , dan saya berjanji untuk tidak mengulangi perbuatan ini lagi,"terangnya.

Sementara Kanit Intelkam Polsek Cikupa Ipda Andhika Verry Okto, S.H. mengatakan bahwa Kepolisian sektor Cikupa berharap agar kejadian serupa tidak terulang di wilayah hukumnya, pihaknya berharap agar penipuan berkedok penerimaan kerja yang dilakukan oleh oknum PT Raffa untuk segera dihentikan karena merugikan orang lain, sejauh ini Kepolisian terus memantau kegiatan operasional perusahaan penyalur tenaga kerja, jika ada korban yang merasa dirugikan , silahkan melapor ke kantor kepolisian terdekat.

" Alhamdulillah pada hari ini perusahaan PT Raffa Global Makmur meminta maaf kepada PT Kilau atas perbuatannya mencatut nama perusahaan lain untuk merekrut calon tenaga kerja, kami datang atas aduan ke call center 110,"tandasnya.

Wagub Dimyati Dorong Mahasiswa Tingkatkan Inovasi Teknologi

Wagub Dimyati Dorong Mahasiswa Tingkatkan Inovasi Teknologi

detakbanten.com KAB. TANGERANG - Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengajak seluruh mahasiswa dan sivitas akademika untuk terus meningkatkan inovasi, khususnya dalam bidang kemajuan teknologi. Hal itu diungkapkan Dimyati pada acara Banten Festival Teknologi 2026 Paguyuban Pasundan yang dilaksanakan di Universitas Tangerang Raya (Untara), Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Jumat (24/7/2026).

Kegiatan yang mengusung tema Banten Tech Festival: Explore Innovation, Showcase Technology and Compete for the Future terdiri atas pameran inovasi teknologi, pameran produk UMKM, serta diskusi interaktif. Wagub menilai, penguasaan teknologi itu sangat penting agar Indonesia dapat bersaing dengan negara-negara maju. Oleh karena itu, saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tengah fokus pada program peningkatan SDM melalui pendidikan.

"Pemprov Banten siap mendukung penuh segala bentuk kegiatan yang mendukung kemajuan teknologi," katanya.

Pada kegiatan itu Dimyati juga berkesempatan meninjau sejumlah stan pameran inovasi teknologi dari para kampus yang menjadi peserta. Di antaranya inovasi teknologi IoT Sensor Spy, Game VR, dan website dari Fakultas Teknik Untirta, Hydrify Smart Watering System dan GovTech DataOps dari Universitas Insan Pembangunan Indonesia, serta Soil Moisture Monitoring System dari Jurusan Teknologi Informasi Untara.

Wagub Dimyati melanjutkan, ke depan persaingan tidak lagi antar-SDM, melainkan dengan kemajuan teknologi seperti robot, AI, dan lainnya. Kemajuan teknologi juga saat ini sudah merambah kepada rekayasa produk pertanian seperti jeruk, melon, semangka, anggur, dan lainnya yang tidak memiliki biji-bijian.

“Dengan teknologi juga semuanya bisa menjadi lebih cepat dan efisien,” ujarnya.

Wagub Dimyati menilai, daya pengetahuan anak-anak muda saat ini begitu cepat dalam menguasai teknologi. Ia meyakini ke depan generasi muda yang diciptakan akan semakin cerdas dan hebat seiring dengan perkembangan zaman.

“Saya yakin jika kegiatan-kegiatan seperti ini terus dikembangkan oleh universitas, SDM kita akan semakin kuat dan siap berdaya saing,” katanya.

Di tempat yang sama, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menyambut baik pelaksanaan kegiatan festival teknologi ini. Apalagi, mahasiswa mempunyai peranan penting dalam penguasaan teknologi dalam mengisi berbagai pembangunan yang tengah dilakukan.

"Itu merupakan cerminan bahwasanya pembangunan yang dilakukan pemerintah membutuhkan kontribusi dari seluruh pemangku kepentingan," katanya.

Menurut Maesyal, kemajuan teknologi yang saat ini berkembang tidak bisa dielakkan. Dengan berbagai kesiapan, kemajuan itu harus kita hadapi sehingga bisa dengan mudah beradaptasi untuk memanfaatkannya pada hal-hal yang produktif.

"Teknologi itu harus didekatkan dengan kehidupan masyarakat, sehingga bisa meningkatkan taraf kehidupan mereka," paparnya.

Rektor Universitas Tangerang Raya Mardiyana menambahkan, Untara mempunyai peranan penting dalam mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing serta siap berkontribusi untuk kemajuan Kabupaten Tangerang. "Apalagi di Kabupaten Tangerang ini sudah banyak berkembang industri yang itu harus kita isi dengan SDM lokal," katanya. (Zal)

Pelajar Tewas Ditabrak Truk di Jalinsum Sergai

detakbanten.com SERDANG BEDAGAI — Kecelakaan maut terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan–Tebing Tinggi KM 62–63, tepatnya di depan Rumah Makan Cindelaras, Dusun VI Rampah Kiri, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.

Seorang pelajar berinisial M.A.P. (17) warga Dusun IV, Desa Pematang Kuala, Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai. Korban mengalami luka robek di dada sebelah kanan, luka pada lutut, serta lebam di bagian wajah. Meski sempat dilarikan ke RSUD Sultan Sulaiman, nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Sementara itu, penumpang yang dibonceng korban, Syaril Rhamadhan Sitorus (21), warga Desa Panombean Baru, Kecamatan Bandar Masilam, Kabupaten Simalungun, mengalami luka di paha kanan dan dagu. Saat ini korban menjalani perawatan medis di RS Melati, Desa Pon.

Kasat Lantas Polres Sergai, AKP Gokma Silitonga mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan awal, truk Mitsubishi Colt Diesel melaju dari arah Tebing Tinggi menuju Medan.

Diduga karena kurang konsentrasi dan berusaha menghindari lubang di badan jalan, pengemudi truk mengambil jalur kanan hingga memasuki lajur berlawanan.

Pada saat yang sama, sepeda motor Honda Vario yang dikendarai M.A.P. bersama Syaril melaju dari arah Medan menuju Tebing Tinggi.

"Tabrakan pun tidak dapat dihindari setelah bagian samping kanan sepeda motor tersenggol truk. Usai kejadian, pengemudi truk langsung meninggalkan lokasi," paparnya.

Kasi Humas Polres Sergai, AKP Bringin Jaya, membenarkan peristiwa tabrak lari tersebut. Menurutnya, kecelakaan mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka-luka, sementara pengemudi truk hingga kini masih dalam pencarian.

"Saat ini personel Satlantas Polres Sergai telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti berupa sepeda motor korban di Unit Gakkum Satlantas Polres Sergai, memeriksa sejumlah saksi, serta menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi untuk mengidentifikasi kendaraan dan pengemudi truk yang melarikan diri," ujar AKP Bringin Jaya.(ap).

 

Go to top