Pandemi Covid 19 Berdampak Kepada Fotografer di Tangerang

Pandemi Covid 19 Berdampak Kepada Fotografer di Tangerang

detakbanten.com SEPATAN - Dampak pandemi Covid 19 di tahun 2020 hingga saat ini di tahun 2021 masih terasa di semua kalangan masyarakat, baik pengusaha, pedagang Kecil hingga fotografer.

Salah satunya Dais Bewok salah seorang fotografer senior di tahun 90-an yang berasal dari Desa Kayu Agung, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang masih terus menelan pahit nya dampak Covid 19.

Meskipun demikian, Dais Bewok tak pernah mengeluh dengan himpitan ekonomi yang terjadi. Dirinya tetap semangat dan mensyukuri dengan kelangsungan hidupnya, padahal semenjak pandemi Covid 19 aktivitas usahanya sebagai fotografer total terhenti.

"Aktivitas fotographer total terhenti, di tahun 2020 sama sekali tak ada job. Bahkan job yang sudah adapun tiba-tiba gagal begitu saja. (Banyak job yang sudah dijadwalkan untuk shoting di berbagai tempat pesta hajatan, pas ada aturan larangan hajatan lenyap semua job tersebut -red)," jelasnya kepada detakbanten.com, Senin, (31/5/2021) di kediamannya

Walaupun banyak sebagian teman - teman fotographer nya yang sempat mengadaikan dan menjual peralatan fotographer nya untuk kebutuhan hidup. Dais Bewok pria yang dikenal murah senyum dan dermawan tetap saling memberi semangat terhadap sesama fotographer agar terus bertawakal dan bersabar dengan himpitan ekonomi yang di sebabkan oleh pandemi Covid 19.

"Habis mau bagaimana lagi , job ga ada , hal itu terjadi tak lain untuk kelangsungan hidup. Ketemu dan bisa makan untuk keluarga saja Alhamdulillah. Karena kondisinya semua orang sama sedang dalam himpitan ekonomi,"ujarnya

Selain usaha fotographer, Dais Bewok pun memiliki usaha cetak undangan pesta hajatan pun ikut berdampak. Meskipun serba sulit rasa berbagi sesama harus di kedepankan, memang hal itu tak mudah tak semua orang mempunyai kepribadian yang bisa menahan nikmatnya syukur Tuhan

"Berbagi di saat jaya itu biasa, tapi berbagi disaat susah itu luar biasa,"tuturnya

Ia pun menegaskan, maka semuanya kembalikan kepada maha sang pencipta. Karena mengeluh dengan rasa kesedihan tak membuahkan makna yang berarti.

"Jangan pernah mengeluh kepada manusia, mengeluhlah kepada Allah. Karena klo kita mengeluh kepada manusia sekali dua kali di tolerir, tapi klo sering pasti di omelin, jika kepada Allah kita mengeluh maka Allah pun semakin senang. (karna sering kita berdoa kepada Allah, Allah semakin cinta-red)," ucapnya

Menurutnya, di tahun 2021 ini meskipun tak maksimal, syukur Alhamdulillah walaupun tak banyak job. Aktivitas fotographer nya mulai aktif kembali.

" Walaupun tak maksimal, ada lah satu atau sampai tiga untuk job shoting,"pungkasnya

 

 

Go to top