Jalin Kemitraan, PWI Tangsel Gelar Diskusi Bersama PLN
detakbanten.com PWI Tangsel - Persatuan Wartawan Indonesia Kota Tangerang Selatan (PWI Tangsel) menggelar diskusi bersama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero di Serpong Utara, Rabu 9 September 2026.
Diskusi tersebut merupakan langkah dari PWI Tangsel dan PLN untuk menjalin kemitraan yang baik.
Ketua PWI Tangsel, Ahmad Eko Nursanto mengucapkan terima kasih kepada PLN khususnya dari UP3 Serpong, UP3 Bintaro, dan UP3 Ciputat yang ingin bermitra dengan PWI Tangsel.
“Terima kasih kepada PLN, ini merupakan langkah yang baik untuk kita bermitra,” ujarnya.
Kemudian, Eko berharap, agar informasi dari PLN dibuka selebar-lebarnya khususnya mengenai pelayanan pelanggan.
“Apapun informasi mengenai pelayanan dari PLN khususnya untuk pelanggan nantinya bisa melalui kita, dan kita juga akan menyampaikan informasi dari masyarakat untuk PLN,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala PLN UP3 Bintaro Yudho Rahadianto mengungkapkan bahwa kemitraan ini sangat baik, dan pihaknya sangat membuka diri karena PLN merupakan perusahaan publik.
“Jadi, sebagai informasi kalau kami di wilayah Bintaro melayani kurang lebih hampir 530.000 pelanggan,” jelasnya.
Kemudian, Kepala PLN UP3 Serpong, Beny Indra Praja menerangkan, PLN Serpong menyambut baik silaturahmi ini dan membuka ruang sinergi bersama.
Menurutnya, pelayanan kelistrikan oleh PLN dan pelayanan informasi publik oleh instansi terkait dapat berkolaborasi demi kepentingan masyarakat dan negara.
“Melanjutkan poin yang telah dipaparkan Pak Yudho, pihak PLN Serpong menegaskan sikap terbuka terhadap konfirmasi data maupun kebutuhan koordinasi informasi ke depan,” tutupnya. (PWI Tangsel)
Gubernur Andra Sampaikan Dampak Program Asta Cita Presiden terhadap Kesejahteraan Masyarakat
detakbanten.com KOTA TANGERANG - Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan sejumlah capaian kepada Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo atas implementasi sejumlah program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Capaian positif yang dirasakan oleh masyarakat Banten itu seperti adanya peningkatan perekonomian masyarakat, kesejahteraan petani, layanan kesehatan dan pendidikan yang kesemua itu berdampak pula pada peningkatan perekonomian daerah.
"Program-program pembangunan di Banten dilaksanakan secara paralel dan berkesinambungan untuk mendukung pencapaian Asta Cita Bapak Presiden. Kami optimis, langkah ini akan mempercepat kemajuan bangsa menuju Indonesia Emas 2045," kata Andra saat memberikan sambutan di hadapan Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo dalam acara Gempar Youth Leader Summit 2026 di Kota Tangerang, Jumat (4/9/2026).
Menurut Andra, pada 2025, tren pertumbuhan ekonomi Banten terus menunjukkan hasil positif berada pada angka 5,37 persen, meningkat dari capaian 2024 sebesar 4,75 persen. Tren positif ini terus berlanjut pada triwulan I tahun 2025 yang mencapai 5,64 persen.
Capaian tersebut, lanjutnya, tidak terlepas dari intervensi program pemerintah pusat, salah satunya Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Di Banten, sebanyak 3,5 juta anak sekolah telah menjadi penerima manfaat program ini.
"Dampak MBG ini luar biasa. Selain meningkatkan semangat belajar anak-anak, secara ekonomi juga berhasil menggerakkan ekosistem ekonomi kerakyatan," tegasnya.
Efek domino dari program tersebut juga dirasakan oleh para petani, yang dibuktikan dengan Nilai Tukar Petani (NTP) Agustus 2026 di Banten tercatat berada dikisaran angka 113,02. Guna mendukung ketahanan dan swasembada pangan, Pemprov Banten hingga tahun 2026 telah membangun 81 kilometer saluran irigasi yang mampu mengairi sekitar 10 ribu hektare sawah.
"Dampaknya, masa tanam padi bertambah dari semula dua kali menjadi tiga kali setahun. Produksi padi pun meningkat menjadi 1,8 juta ton per tahun. Walaupun dekat dengan Jakarta, Banten kini mampu menjadi lumbung padi nasional peringkat kedelapan," papar Gubernur Andra.
Pada sektor kelembagaan dan pendidikan, Pemprov Banten telah membentuk 1.551 Koperasi Merah Putih di seluruh desa/kelurahan, dengan lebih dari 700 di antaranya sudah beroperasi secara fisik. Selain itu, program sekolah gratis bagi siswa SMA, SMK, dan SKh swasta telah dirasakan manfaatnya oleh sekitar 120 ribu siswa kelas X dan XI.
Menanggapi pemaparan tersebut, Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo menyatakan, bahwa masa depan Indonesia sangat cerah berkat kekayaan alam dan sumber daya manusia (SDM) yang terus dibangun. "MBG adalah salah satu upaya nyata dalam membangun kualitas SDM kita," kata Hashim.
Sementara itu, Ketua Gempar Youth Leader Summit 2026, Yohanes Sirait, menjelaskan bahwa acara yang dihadiri oleh 500 pemuda dari berbagai daerah ini bertujuan mencetak pemimpin masa depan. "Kami bertekad anak muda tidak hanya bersiap menjadi pemimpin di masa depan, tetapi mulai memimpin dari saat ini," pungkasnya. (Zal)
Pemprov Banten Raih Juara 2 Tata Kelola Konservasi Energi Tingkat Nasional
detakbanten.com JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sukses meraih Juara 2 Kategori Penghematan Energi di Gedung Pemerintah (Subkategori Pemerintah Daerah) pada ajang Apresiasi Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Tahun 2026.
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Direktorat Jenderal EBTKE Kementerian ESDM Republik Indonesia, di Junior Ballroom JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (3/9/2026).
Kepala Dinas ESDM Provinsi Banten, Ari James Faraddy, menyampaikan bahwa capaian ini adalah bukti nyata komitmen dan konsistensi Pemprov Banten dalam menerapkan kebijakan manajemen serta konservasi energi.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen, konsistensi, serta efektivitas implementasi kebijakan konservasi dan manajemen energi yang telah diterapkan di lingkungan Pemprov Banten. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pengelolaan energi yang efisien dan berkelanjutan,” ujar Ari James.
Menurutnya, penilaian penghargaan ini mencakup beberapa aspek utama. Di antaranya, keberhasilan efisiensi pemanfaatan energi listrik, penerapan regulasi konservasi energi daerah, pelaporan konsumsi energi secara berkala, hingga inovasi tata kelola energi di gedung instansi pemerintah daerah. Pencapaian ini sekaligus menempatkan Banten sebagai salah satu provinsi terdepan yang berkontribusi dalam mendukung penurunan emisi karbon di sektor publik.
Ari menegaskan, prestasi di tingkat nasional ini tidak terlepas dari arahan dan dukungan penuh Gubernur Banten Andra Soni, serta komitmen seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Banten. Salah satu katalis keberhasilan ini adalah implementasi Surat Edaran (SE) Nomor 15 Tahun 2026 tentang Penghematan Penggunaan Energi Listrik dan Bahan Bakar Minyak pada Instansi Pemprov Banten.
"Namun sejatinya, sebagai leading sector energi, upaya efisiensi melalui manajemen energi di gedung Dinas ESDM Banten sudah kami laksanakan jauh sebelum SE tersebut diterbitkan," tambahnya.
Selain memberikan edukasi berpola kerja hemat energi kepada seluruh pegawai, Dinas ESDM Banten juga menerapkan kebijakan internal yang inovatif. Beberapa di antaranya adalah kebijakan bekerja dari rumah atau Work from Home (WFH) setiap hari Jumat dan pembatasan penggunaan kendaraan bermotor. Kebijakan ini terbukti efektif menjaga stabilitas dan bahkan menurunkan nilai tagihan listrik bulanan tanpa mengurangi kinerja pegawai.
"Selain WFH setiap Jumat, kami juga mewajibkan seluruh pegawai untuk tidak menggunakan kendaraan roda empat berbahan bakar minyak (BBM) setiap hari Kamis. Pada hari tersebut, pegawai hanya diperkenankan menggunakan kendaraan roda dua BBM atau kendaraan listrik," jelas Ari.
Sebagai tindak lanjut ke depan, Dinas ESDM Provinsi Banten akan memperluas pendampingan manajemen energi ke seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Banten. Selain itu, pemantauan dan pelaporan konsumsi energi akan terus dioptimalkan melalui sistem digital untuk memperkuat pengawasan penggunaan energi di tahun-tahun mendatang. (Zal)


































