Bupati Tangerang Pantau Disdukcapil, Layanan KTP & KK Tetap Lancar Pasca Idulfitri!
detakbanten.com, TANGERANG - Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melakukan pemantauan langsung terhadap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penyelenggara layanan publik pasca libur Hari Raya Idulfitri, khususnya di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dan beberapa OPD lainnya, Rabu, (25/3/26).
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyi bersama Sekretaris Daerah, Asisten III, serta jajaran Badan Kepegawaian Daerah (BKD) menegaskan bahwa tinjuannya tersebut guna memastikan OPD yang bersentuhan langsung dengan masyarakat tetap berjalan optimal.
“Hari ini setelah kita halal bihalal, saya bersama Pak Sekda dan jajaran datang ke Disdukcapil untuk melihat langsung pelayanan. Alhamdulillah, pelayanan tetap berjalan meskipun sebagian besar layanan KTP dan KK sudah dilaksanakan di kecamatan, sehingga keluhan masyarakat semakin berkurang,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Dia menjelaskan bahwa sejumlah layanan strategis masih dipusatkan di Disdukcapil, di antaranya: perbaikan data KTP seperti kesalahan nama atau tanggal lahir, layanan perpindahan antar daerah, serta pencatatan sipil seperti pernikahan non-muslim, akta perceraian dan pelayanan untuk Warga Negara Asing (WNA)
Bupati juga mengapresiasi terobosan Disdukcapil yang telah mendistribusikan pelayanan administrasi kependudukan ke tingkat kecamatan. Menurutnya, langkah efektif tersebut merupakan upaya nyata untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Pelayanan KTP sekarang sudah banyak dilakukan di kecamatan. Hanya untuk blanko KTP elektronik memang tetap menjadi kewenangan Dukcapil karena harus terintegrasi dengan database pusat. Alhamdulillah stok blanko hingga Desember aman dan didistribusikan rutin setiap minggu ke kecamatan,” jelasnya.
Dia menyebut, berdasarkan data Disducapil, jumlah wajib KTP di Kabupaten Tangerang, saat ini mencapai sekitar 2,5 juta jiwa. Sebanyak 99 persen telah terlayani, sementara sisa 1 persen atau sekitar 25 ribu penduduk masih dalam proses pelayanan di tingkat kecamatan.
“Artinya bukan tidak dilayani, tetapi sedang diproses di kecamatan. Ini menunjukkan komitmen kita dalam meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Selajutnya, terkait sistem kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) pasca libur lebaran, Bupati menyampaikan bahwa sebagian ASN masih menerapkan skema Work From Anywhere (WFA) dan Work From Home (WFH) secara terbatas.
“Mulai hari ini, untuk dinas yang tidak langsung bersentuhan dengan pelayanan masyarakat, diberlakukan 50 persen WFA/WFH. Sementara OPD yang bersentuhan langsung dengan masyarakat seperti Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, rumah sakit, puskesmas, BPBD, DLH, dan Satpol PP tetap bekerja 100 persen,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa meskipun terdapat kebijakan kerja fleksibel, pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama dan harus berjalan tanpa gangguan.
“Pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan. Bahkan di kecamatan dengan jumlah wajib KTP yang tinggi, pelayanan tetap dibuka hingga Sabtu malam pada minggu pertama dan ketiga setiap bulannya,” pungkasnya.
Sejarah Baru! PWI Kota Tangsel Terlibat Uji Publik Penyusunan Raperda RTRW, Soroti Kali Mati
detakbanten.com, TANGSEL - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyoroti isu struktur jaringan drainase atau anak kali pada struktur ruang dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang dibeberapa tempat sudah tidak berfungsi akibat telah beralih fungsi.
Hal tersebut disampaikan di forum Uji Publik Rancangan Peraturan Daerah Rencata Tata Ruang Kota Tangsel tahun 2025-2045, di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tangsel, Rabu, 11 Maret 2026.
Dalam forum yang digelar oleh Panitia Khusus (Pansus) Raperda RTRW 2025-2045 DPRD Tangsel, PWI Kota Tangsel diwakili oleh Wakil Ketua PWI Kota Tangsel Idral Mahdi dan anggota Hari W/Kibo. Turut hadir, sejumla Stake Holder dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Dalam kesempatan itu, Kibo, menyampaikan sejumlah poin seperti, struktur ruang jaringan drainase, struktur ruang jaringan telekomunikasi khususnya fiber optik.
"Mohon dijelaskan tentang Perubahan ruang terkait struktur jaringan drainase, yang harus dipastikan teman-teman di DPRD itu apakah sudah turun ke lapangan karena jaringan drainase ini penting untuk penanganan banjir. Banyak pembunuhan-pembunuhan kali mati yang belum diketahui siapa yang bunuh. Kedua, pada struktur ruang jaringan telekomunikasi perlu diperhatikan jaringan telekomunikasi pada bangunan BTS apakah sudah sesuai dengan struktur tata ruang. Lalu dengan fiber optiknya, bagaimana juga gambarannya?" papar Kibo.
Sementara itu, Wakil Ketua PWI Kota Tangsel Idral Mahdi mengatakan, keterlibatan PWI dalam penyusunan Raperda RTRW ini menjadi sejarah baru di Kota Tangsel.
"Usulan publik yang kami sampaikan ini tentu demi kepentingan masyarakat di Kota Tangsel. Ini bagian kontribusi sosial kami untuk pembangunan dan penataan kota yang mengutamakan kepentingan masyarakat," ungkapnya
PT Surya Jaya Agung Bagikan Ratusan Paket Minuman, Warga Sergai Bersuka Cita Sambut Idulfitri
detakbanten.com, SERDANG BEDAGAI - Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, PT Surya Jaya Agung membagikan ratusan paket minuman kepada warga di Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara.
Kegiatan sosial ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian perusahaan bergerak pengolahan batu bata hitam terhadap masyarakat sekitar, Selasa (10/3/2026).
Direktur PT Surya Jaya Agung, Siswanto Tam didampingi Manager Deni mengatakan, pembagian paket minuman tersebut merupakan tradisi tahunan perusahaan dalam menyambut Idulfitri sekaligus berbagi kebahagiaan dengan masyarakat.
“Paket ini kami berikan kepada warga sekitar sebagai bentuk kepedulian perusahaan menjelang Idulfitri. Kami berharap bantuan ini dapat membantu masyarakat dalam menyambut hari raya,” ujar Siswanto Tam.
Ia menjelaskan, PT Surya Jaya Agung merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan batu bata hitam dengan bahan baku dari daur ulang sisa pembakaran batubara.
Perusahaan tersebut juga turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar karena mempekerjakan sekitar seratus karyawan yang sebagian besar berasal dari warga setempat.
Salah seorang warga, Nek Sarinem mengaku senang menerima bantuan paket sirup dari PT Surya Jaya Agung menjelang Hari Raya Idulfitri. Ia mengatakan bantuan tersebut akan digunakan saat perayaan lebaran bersama keluarga.
“Senang dapat sirup untuk lebaran. Semoga perusahaan tetap berjalan lancar sehingga bantuan seperti ini bisa terus berlanjut,” ungkapnya.
Hal serupa juga disampaikan Suwarno. Ia menuturkan bahwa setiap tahun perusahaan tersebut rutin berbagi kepada masyarakat maupun masjid yang berada di sekitar lingkungan perusahaan.
“Setiap mau lebaran perusahaan selalu berbagi dengan warga sekitar. Bantuan ini tentu sangat membantu, terutama bagi warga yang kurang mampu,” katanya.
Dengan adanya kegiatan berbagi tersebut, masyarakat Sergai berharap hubungan baik antara perusahaan dan warga sekitar dapat terus terjalin serta membawa manfaat bagi lingkungan sekitar.(ap).
Teks foto: Direktur PT Surya Jaya Agung, Siswanto Tam menyerahkan bantuan paket Idulfitri kepada warga sekitar.

































