Perumdam TKR Hadirkan Kemudahan Pengajuan Sambungan Baru via SIMPEL TKR
detakbanten.com TANGERANG - Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja (Perumdam TKR) Kabupaten Tangerang terus mendorong kemudahan pelayanan melalui pemanfaatan layanan digital.
Salah satunya dengan menghadirkan SIMPEL TKR yang dapat digunakan masyarakat untuk mengakses berbagai kebutuhan layanan secara lebih praktis.
Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat memperoleh informasi layanan, mengetahui persyaratan sambungan baru, hingga melakukan pendaftaran sambungan pelanggan baru.
SIMPEL TKR menjadi salah satu upaya mempermudah masyarakat dalam memperoleh informasi dan mengakses layanan tanpa harus terlebih dahulu mendatangi kantor pelayanan.
Dalam unggahan resminya, Perumdam TKR mengajak masyarakat memanfaatkan layanan digital tersebut untuk mendapatkan pengalaman pelayanan yang lebih mudah dan praktis.
Dengan tersedianya layanan tersebut, calon pelanggan dapat mempersiapkan kebutuhan pengajuan sambungan baru dengan lebih mudah karena informasi persyaratan telah tersedia dalam satu layanan digital.
Masyarakat yang membutuhkan informasi maupun ingin melakukan pendaftaran sambungan baru dapat mengakses layanan melalui aplikasi SIMPEL TKR. (Adv)
Kemarau Panjang di Tangerang, Perumdam TKR Salurkan 2,5 Juta Liter Air Bersih
detakbanten.com TANGERANG - Kemarau panjang yang berdampak pada ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Tangerang mendorong Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja (Perumdam TKR) terus menyalurkan bantuan air kepada warga. Selama Juli hingga Agustus 2026, sedikitnya 2,5 juta liter air bersih telah didistribusikan ke berbagai lokasi yang terdampak kekeringan.
Bantuan tersebut disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat menurunnya ketersediaan sumber air selama musim kemarau.
Direktur Utama Perumdam TKR Kabupaten Tangerang, Sofyan Sapar, mengatakan penyaluran air bersih merupakan bagian dari kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang terdampak kondisi kemarau berkepanjangan.
Menurut Sofyan, Perumdam TKR terus memantau kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan bantuan air dapat diberikan kepada wilayah yang membutuhkan.
“Penyaluran air bersih ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat yang terdampak kekeringan. Kami akan terus berupaya membantu memenuhi kebutuhan air warga selama kondisi kemarau masih berlangsung,” kata Sofyan, Kamis (1/10/2026).
Bagi warga yang terdampak kekeringan, kedatangan kendaraan pengangkut air bersih bukan sekadar bantuan. Air menjadi kebutuhan sehari-hari yang digunakan untuk memasak, mencuci, mandi, dan berbagai keperluan rumah tangga.
Kondisi tersebut membuat distribusi air bersih menjadi sangat berarti, terutama bagi masyarakat yang sumber airnya mulai mengering atau tidak lagi mencukupi kebutuhan keluarga.
Perumdam TKR memastikan penyaluran dilakukan berdasarkan kebutuhan di lapangan. Bantuan diberikan ke sejumlah lokasi yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih selama musim kemarau.
Sofyan juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan tidak melakukan pemborosan, mengingat musim kemarau dapat memberikan tekanan terhadap ketersediaan sumber air baku.
“Air merupakan kebutuhan dasar. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan sesuai kebutuhan,” ujarnya.
Penyaluran lebih dari 2,5 juta liter air bersih selama Juli hingga Agustus 2026 menjadi salah satu bentuk respons Perumdam TKR terhadap dampak kemarau panjang di Kabupaten Tangerang.
Di tengah kondisi ketika sebagian warga harus menghadapi keterbatasan air, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus meringankan beban warga yang terdampak kekeringan. (Adv)
Perumdam Tirta Raya Kubu Raya Gandeng Tangerang, Siapkan B2B untuk Perluas Layanan Air Minum
detakbanten.com KUBU RAYA - Pemkab Kubu Raya menyiapkan kerja sama business to business (B2B) antara Perumdam Tirta Raya dan Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR) Kabupaten Tangerang untuk memperluas layanan air minum.
Sebagai langkah awal, Pemkab Kubu Raya melakukan kaji tiru ke Perumdam TKR di Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (30/9). Kunjungan yang dipimpin Bupati Kubu Raya Sujiwo itu membahas pengelolaan perusahaan daerah dan penerapan skema B2B dalam pengembangan layanan air minum.
Sujiwo mengatakan, pengalaman Perumdam TKR akan menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun pola kerja sama yang sesuai dengan kebutuhan Kubu Raya. Menurutnya, kerja sama tersebut harus dikaji secara menyeluruh sebelum dijalankan.
“Perumdam Tirta Raya akan melakukan business to business. Tentunya sebelum berjalan, sebelum running, kita mesti mendapatkan informasi dan kajian-kajian secara komprehensif,” kata Sujiwo.
Dia meminta Perumdam Tirta Raya tidak terburu-buru menjalankan kerja sama. Setiap aspek perlu dipelajari agar pola yang diterapkan dapat mendukung keberlangsungan perusahaan sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Namanya juga ini kaji terap. Kita mengkaji di sini, yang baik kita akan terapkan di sana,” ujarnya.
Menurut Sujiwo, pengembangan layanan air minum tidak semata-mata berkaitan dengan bisnis perusahaan daerah. Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik.
Dia menyebutkan, berdasarkan survei sebelum dirinya dilantik sebagai bupati, sebanyak 53 persen masyarakat Kubu Raya menginginkan persoalan pelayanan air bersih ditangani dengan baik.
Karena itu, Sujiwo menekankan keseimbangan antara orientasi bisnis dan fungsi sosial Perumdam Tirta Raya. Perusahaan daerah tetap harus menjaga kesehatan usaha, tetapi pelayanan kepada masyarakat tidak boleh diabaikan.
“Kalau bicara usaha, maka profit yang diprioritaskan. Tapi ingat, ketika menyangkut kepentingan umum, di situ ada masalah sosial. Maka selain profit oriented, ada social oriented. Ini yang harus betul-betul balance,” tegasnya.
Sebagai tindak lanjut, Pemkab Kubu Raya menyiapkan perjanjian kerja sama atau nota kesepahaman (MoU) antara Perumdam Tirta Raya dan Perumdam TKR. Jajaran Perumdam TKR juga akan diundang ke Kubu Raya untuk melanjutkan pembahasan.
Direktur Utama Perumdam TKR Kabupaten Tangerang Sofyan Safar menyambut baik rencana kerja sama tersebut. Pihaknya siap mendampingi Perumdam Tirta Raya dalam proses pengembangan kerja sama. Namun, Sofyan mengingatkan setiap tahapan kerja sama tetap harus mengikuti ketentuan yang berlaku.
“Mudah-mudahan kerja sama ini nanti membuahkan hasil dan juga harus compliance dengan aturan yang berlaku,” katanya. (Adv)


































