Detak Banten - Detak Berita Terkini Seketika Menjangkau Dunia

VIDIO: Suami Pergoki Istri Selingkuh dengan Tetangga Jam 2 Malam

Detakbanten.com VIDIO -- Seorang pria baru saja kembali dari perantauan dan pulang ke rumah dengan harapan disambut hangat oleh sang istri. Namun, nasib buruk menimpanya karena ia memergoki istrinya berselingkuh dengan temannya sendiri.

Ilustrasi warga antre membeli telur ayam murah di pasar.

Pengumuman! Besok, Bansos Telur-Ayam Meluncur

Detakbanten.com, JAKARTA - Badan Pangan Nasional menututkan penyaluran bantuan sosial (bansos) telur dan ayam mulai disalurkan, Sabtu (15/4/2023) esok. Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi mengungkap, di tahap awal, bansos ini dibagikan ke 58 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) hingga Lebaran.

Perbaikan Jalan Pantura Telan Rp6,52 T

Detakbanten.com, JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga terus menggenjot kemantapan jalan nasional Pantai Utara Jawa dalam memperkuat konektivitas transportasi dan logistik Pulau Jawa.

Sesuai Target, DPRD Kota Serang Hasilkan 43 Perda

Sesuai Target, DPRD Kota Serang Hasilkan 43 Perda

Detakbanten.com, SERANG -- Selama empat tahun menjabat, DPRD Kota Serang Periode 2019-2024 telah merampungkan 43 peraturan daerah (Perda).

Zaki Hadiri Rangkaian Peringatan HUT Ke-47 Perumdam TKR

Zaki Hadiri Rangkaian Peringatan HUT Ke-47 Perumdam TKR

Detakbanten.com, TANGERANG--Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menghadiri rangkaian peringatan HUT ke-47 Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR). Acara tersebut digelar di acara Masjid Al-Anhar Komplek Perumdam TKR, Kamis, (13/4/23).

manager PT SCC ditetapkan sebagai tersangka

Ditetapkan Tersangka, Manager PT SCC Ditahan Kejaksaan Tinggi Banten

Detakbanten.com, SERANG -- Usai sitetapkan tersangka oleh Kejati Banten, BP selaku Vice President Sales PT Sigma Cipta Caraka (Telkomsigma) di kasus korupsi pengadaan aplikasi smart transportation tahun 2017 ditahan. BP ditersangkakan dalam Proyek pengadaan untuk sistem transportasi pintar senilai Rp 19,2 miliar ini ternyata fiktif.

Go to top