Hati-Hati! Pelaku Kejahatan Gendam Menyasar Tangsel

Hati-Hati! Pelaku Kejahatan Gendam Menyasar Tangsel

detakbanten.com, TANGSEL - Nahas menimpa pria berinisial INH (22), pria yang berstatus sebagai karyawan swasta tersebut jadi korban gendam atau hipnotis.
Akibat kejadian itu, warga Kampung Poncol, Cipadu, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, tersebut kehilangan motor Yamaha N-Max B 6034 VSY milik kakaknya.

Usut punya usut, awal peristiwa gendam tersebut terjadi ketika INH bermaksud membeli bubur di seputaran RS IMC Bintaro, Jalan Jombang-Ciputat. Saat akan memasuki warung, tiba-tiba datan dua orang tak dikenal menepuk pundaknya.

Akibat sentuhan itu, informasinya INH langsung hilang ingatan dan mengikuti apa yang diminta para pelaku gendam. Duabpriabtak dikenal itu langsung membawa kabur motor yang dibawanya.

"Saya waktu kejadian mau beli bubur pakai motor kakak saya. Pelaku menepuk pundak saya, terus sambil tanya kabar orang tua saya, padahal saya sebenarnya nggak kenal sama orang ini. Motor dibawa kabur, saya masih nungguin di lokasi, karena saya masih belum sadar kalau motor saya itu dibawa lari," kata INH saat dijumpai di Mapolsek Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Akibat peristiwa tersebut, INH langsung melaporkan ke Polsek Pondok Aren. Laporan itu tertera atas nomor : LP/39/K/I/2021/SPKT/Sek Aren, 21 Januari 2021. Karena tak lagi memiliki kendaraan untuk mengojek, korban dan kakaknya hanya bisa pasrah seraya berharap polisi bisa segera mengungkap kasus tersebut.

Terpisah, saat dikonfirmasi detakbanten.com terkait kasus itu, Kanit Reskrim Polsek Pondok Aren, AKP Sumiran mengaku telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.

Sumiran menegaskan, dalam kasus tersebut pihaknya memastikan akan terus menyelidiki hingga dapat mengungkap para pelakunya.

"Iya mas, dalam penyelidikan. Kita sudah panggil saksi-saksi untuk diperiksa dan dimintai klarifikasinya,"terang Sumiran kepada detakbanten.com.

Go to top