Detak Banten - Detak Berita Banten Seketika Menjangkau Dunia

Kantor Penyalur Kerja di Perumahan Bizlink Citra Raya Cikupa Digeruduk

detakbanten.com TANGERANG - Pegawai PT Kilau Cahaya Berlian bersama calon pencari kerja  menggeruduk Kantor PT Raffa Global Makmur di perumahan Bizlink Citra Raya Kelurahan Sukamulya Kecamatan Cikupa Kabupaten Tangerang pada Jum'at (24/7/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi pada pukul 14.00 Jumat siang, pegawai dan Staf PT kilau cahaya berlian kesal karena selama ini perusahaan PT Raffa yang menjadi penyalur tenaga kerja kerap mencatut nama PT Kilau Cahaya Berlian, bahkan beberapa pelamar diminta uang administrasi oleh oknum perusahaan PT Raffa Global Makmur tersebut, padahal PT Kilau Cahaya Berlian tidak pernah memungut uang kepada calon pelamar yang disalurkan ke perusahaan rekananya.

" Perusahaan PT Kilau Cahaya Berlian tidak pernah meminta uang kepada calon pelamar kerja, karena  dilarang dan melanggar kesepakatan dengan perusahaan yang menjadi mitra kami,"terang Adi Pratama Direkrur Operasional PT Kilau Cahaya Berlian.

Adi menambahkan, bahwa selama ini banyak pelamar kerja yang mengadukan tentang maraknya pungutan yang mengatasnamakan PT Kilau Cahaya Berlian, setelah dilakukan investigasi, ternyata pengaduan tersebut benar adanya, dirinya berharap agar perusahaan PT Raffa Global Makmur berhenti mencatut nama perusahaan PT Kilau Cahaya Berlian, karena perusahaan yang dipimpinnya berkomitmen untuk membantu warga yang saat ini kesulitan mencari kerja.

" Saya miris dengan adanya kejadian ini, karena rata - rata mereka sangat berharap masuk kerja, eh malah dipintain uang "tandasnya.

Sementara Direktur PT Raffa Global Makmur Diki menyatakan permintaan maaf atas kejadian ini , dirinya berjanji akan mengembalikan uang calon pelamar kerja, pernyataan Diki tersebut tersebut dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani kedua belah pihak.

" Saya berharap agar PT Kilau Cahaya Berlian memaafkan , dan saya berjanji untuk tidak mengulangi perbuatan ini lagi,"terangnya.

Sementara Kanit Intelkam Polsek Cikupa Ipda Andhika Verry Okto, S.H. mengatakan bahwa Kepolisian sektor Cikupa berharap agar kejadian serupa tidak terulang di wilayah hukumnya, pihaknya berharap agar penipuan berkedok penerimaan kerja yang dilakukan oleh oknum PT Raffa untuk segera dihentikan karena merugikan orang lain, sejauh ini Kepolisian terus memantau kegiatan operasional perusahaan penyalur tenaga kerja, jika ada korban yang merasa dirugikan , silahkan melapor ke kantor kepolisian terdekat.

" Alhamdulillah pada hari ini perusahaan PT Raffa Global Makmur meminta maaf kepada PT Kilau atas perbuatannya mencatut nama perusahaan lain untuk merekrut calon tenaga kerja, kami datang atas aduan ke call center 110,"tandasnya.

Wagub Dimyati Dorong Mahasiswa Tingkatkan Inovasi Teknologi

detakbanten.com KAB. TANGERANG - Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengajak seluruh mahasiswa dan sivitas akademika untuk terus meningkatkan inovasi, khususnya dalam bidang kemajuan teknologi. Hal itu diungkapkan Dimyati pada acara Banten Festival Teknologi 2026 Paguyuban Pasundan yang dilaksanakan di Universitas Tangerang Raya (Untara), Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Jumat (24/7/2026).

Kegiatan yang mengusung tema Banten Tech Festival: Explore Innovation, Showcase Technology and Compete for the Future terdiri atas pameran inovasi teknologi, pameran produk UMKM, serta diskusi interaktif. Wagub menilai, penguasaan teknologi itu sangat penting agar Indonesia dapat bersaing dengan negara-negara maju. Oleh karena itu, saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tengah fokus pada program peningkatan SDM melalui pendidikan.

"Pemprov Banten siap mendukung penuh segala bentuk kegiatan yang mendukung kemajuan teknologi," katanya.

Pada kegiatan itu Dimyati juga berkesempatan meninjau sejumlah stan pameran inovasi teknologi dari para kampus yang menjadi peserta. Di antaranya inovasi teknologi IoT Sensor Spy, Game VR, dan website dari Fakultas Teknik Untirta, Hydrify Smart Watering System dan GovTech DataOps dari Universitas Insan Pembangunan Indonesia, serta Soil Moisture Monitoring System dari Jurusan Teknologi Informasi Untara.

Wagub Dimyati melanjutkan, ke depan persaingan tidak lagi antar-SDM, melainkan dengan kemajuan teknologi seperti robot, AI, dan lainnya. Kemajuan teknologi juga saat ini sudah merambah kepada rekayasa produk pertanian seperti jeruk, melon, semangka, anggur, dan lainnya yang tidak memiliki biji-bijian.

“Dengan teknologi juga semuanya bisa menjadi lebih cepat dan efisien,” ujarnya.

Wagub Dimyati menilai, daya pengetahuan anak-anak muda saat ini begitu cepat dalam menguasai teknologi. Ia meyakini ke depan generasi muda yang diciptakan akan semakin cerdas dan hebat seiring dengan perkembangan zaman.

“Saya yakin jika kegiatan-kegiatan seperti ini terus dikembangkan oleh universitas, SDM kita akan semakin kuat dan siap berdaya saing,” katanya.

Di tempat yang sama, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menyambut baik pelaksanaan kegiatan festival teknologi ini. Apalagi, mahasiswa mempunyai peranan penting dalam penguasaan teknologi dalam mengisi berbagai pembangunan yang tengah dilakukan.

"Itu merupakan cerminan bahwasanya pembangunan yang dilakukan pemerintah membutuhkan kontribusi dari seluruh pemangku kepentingan," katanya.

Menurut Maesyal, kemajuan teknologi yang saat ini berkembang tidak bisa dielakkan. Dengan berbagai kesiapan, kemajuan itu harus kita hadapi sehingga bisa dengan mudah beradaptasi untuk memanfaatkannya pada hal-hal yang produktif.

"Teknologi itu harus didekatkan dengan kehidupan masyarakat, sehingga bisa meningkatkan taraf kehidupan mereka," paparnya.

Rektor Universitas Tangerang Raya Mardiyana menambahkan, Untara mempunyai peranan penting dalam mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing serta siap berkontribusi untuk kemajuan Kabupaten Tangerang. "Apalagi di Kabupaten Tangerang ini sudah banyak berkembang industri yang itu harus kita isi dengan SDM lokal," katanya. (Zal)

Dekatkan Layanan PBB, Bupati Tangerang Resmikan Moling QRIS

Dekatkan Layanan PBB, Bupati Tangerang Resmikan Moling QRIS

 

detakbanten.com TANGERANG – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid resmi meluncurkan Program Mobil Keliling (Moling) PBB-P2 melalui QRIS pada rangkaian High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Tangerang yang digelar di Aula Kecamatan Tigaraksa, Jumat (24/7/26).

Program Moling QRIS merupakan inovasi pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang mengintegrasikan layanan mobil keliling dengan sistem pembayaran digital melalui QRIS. Melalui layanan ini, masyarakat dapat memperoleh pelayanan sekaligus membayar PBB-P2 secara langsung di kecamatan, desa, maupun kelurahan tanpa harus datang ke kantor pelayanan pajak daerah

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, peluncuran Moling QRIS menjadi bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin dekat, mudah, cepat, aman, dan transparan, sekaligus meningkatkan literasi digital masyarakat.

"Kita tidak hanya membawa mobil pelayanan ke tengah masyarakat, tetapi juga membawa edukasi mengenai pembayaran digital. Masyarakat harus merasakan bahwa membayar pajak saat ini semakin mudah, cepat, aman, dan transparan," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia menjelaskan, Program Moling QRIS akan dilaksanakan secara serentak mulai 27 Juli hingga 11 Agustus 2026 melalui seluruh wilayah pelayanan UPTD Pajak Daerah Kabupaten Tangerang sebagai bagian dari perluasan digitalisasi layanan TP2DD tahun 2026. Hal tersebut merupakan upaya untuk mendorong masyarakat mulai memanfaatkan transaksi digital.

Pemerintah Kabupaten Tangerang menyiapkan stimulus berupa minyak goreng atau gula bagi wajib pajak yang melakukan pembayaran PBB-P2 melalui QRIS selama persediaan masih tersedia. Namun, Bupati menegaskan bahwa insentif tersebut hanyalah pemantik agar masyarakat terbiasa menggunakan pembayaran digital.

"Insentif ini merupakan pemantik agar masyarakat mau mencoba. Setelah merasakan kemudahannya, kami berharap masyarakat terbiasa membayar pajak secara digital meskipun tanpa ada insentif," jelasnya.

Bupati juga mengajak seluruh camat, kepala desa, lurah, RT, RW hingga tokoh masyarakat untuk turut menyosialisasikan jadwal pelayanan Moling QRIS agar semakin banyak masyarakat memanfaatkan layanan tersebut.

"Kami berharap Moling QRIS tidak hanya menjadi program jangka pendek, tetapi menjadi awal tumbuhnya budaya transaksi digital di tengah masyarakat. Ketika pembayaran semakin mudah, kepatuhan pajak meningkat, pendapatan daerah bertambah, dan pembangunan Kabupaten Tangerang dapat berjalan semakin optimal," ujarnya

Sementara itu, Plt. Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Tangerang, Syaifullah, mengungkapkan hingga 21 Juli 2026 realisasi penerimaan PBB-P2 telah mencapai Rp343,97 miliar atau 52,12 persen dari target Rp660 miliar.

"Capaian tersebut meningkat Rp28,85 miliar atau tumbuh 9,16 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Program Moling QRIS diharapkan mampu semakin meningkatkan penerimaan PBB-P2 sekaligus memperluas akses pelayanan kepada masyarakat," ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid juga secara simbolis meresmikan meliputi Gerai Samsat, Gedung Perpustakaan Kec. Tigaraksa, Gedung Serbaguna Kelurahan Tigaraksa, serta Kantor Kecamatan Tigaraksa dan Kantor Desa Cisereh yang telah selesai direnovasi

"Saya harap dengan adanya fasilitas yang diresmikan ini, pelayanan dan tata kelola pemerintahan semakin baik dan optimal," pungkasnya

(Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)

Ikuti Beasiswa Tangerang Gemilang, 12 Siswa Raih Pendidikan Transportasi

detakbanten.com TANGERANG– Pemerintah Kabupaten Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Hal tersebut dibuktikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Program Beasiswa Tangerang Gemilang bersama PTDI-STTD, Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug, dan Politeknik Pelayaran Banten.

Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid di Gedung Serba Guna (GSG) Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug, Kamis (23/7/2026).
Melalui kerja sama tersebut, sebanyak 12 putra-putri asal Kabupaten Tangerang berhasil lolos seleksi dan memperoleh beasiswa penuh melalui Program Beasiswa Tangerang Gemilang untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi di bawah naungan Kementerian Perhubungan.

Dalam sambutannya, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas terjalinnya kolaborasi tersebut. Menurutnya, kerja sama dalam rangka membuka akses pendidikan tinggi bagi generasi muda di bidang transportasi darat, udara, dan pelayaran.

"Hari ini merupakan momentum yang sangat membanggakan sekaligus menjadi sejarah bagi Pemerintah Kabupaten Tangerang. Melalui kolaborasi ini kita membuka jalan bagi anak-anak Kabupaten Tangerang untuk meraih pendidikan yang berkualitas tanpa terkendala biaya," ujar Bupati Maesyal.

Bupati Maesyal juga berpesan kepada seluruh penerima beasiswa agar memanfaatkan kesempatan emas tersebut dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan semangat belajar yang tinggi serta memanfaatkan program beasiswa dengan sebaik-baiknya.

"Kesempatan ini tidak datang kepada semua orang. Karena itu saya berpesan kepada seluruh penerima beasiswa agar belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga nama baik keluarga, almamater, dan Kabupaten Tangerang. Tunjukkan prestasi terbaik sehingga kelak dapat kembali mengabdi dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun bangsa,"* tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Perhubungan, Suharto, menyambut baik kerja sama yang terjalin antara Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan institusi pendidikan di lingkungan Kementerian Perhubungan.
Ia berharap kolaborasi tersebut dapat terus diperluas dengan penambahan kuota penerima beasiswa pada tahun-tahun mendatang.

"Kami mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul. Kolaborasi ini menjadi langkah awal yang baik untuk mewujudkan cita-cita generasi muda Kabupaten Tangerang," ungkap Suharto.

Program Beasiswa Tangerang Gemilang merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan tinggi, sekaligus mencetak generasi muda yang kompeten, berdaya saing, dan siap mendukung pembangunan daerah maupun nasional.

Tahun 2026 Program Bang Andra Tangani 46,71 Kilometer Jalan Desa

Tahun 2026 Program Bang Andra Tangani 46,71 Kilometer Jalan Desa

detakbanten.com BANTEN - Gubernur Andra Soni mengungkapkan, pada Tahun 2025 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berhasil merealisasikan Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) dengan penanganan 62 ruas jalan dan 1 jembatan. Pada Tahun 2026 ini, program ini terus berjalan dan telah mengalokasikan anggaran untuk penanganan 33 ruas jalan desa dengan total panjang 46,71 km.

“Alhamdulillah, keberhasilan pembangunan jalan desa sejahtera berdampak terhadap peningkatan produktivitas sektor pertanian di Provinsi Banten,” ucap Andra Soni pada Pengukuhan Pengurus Forum BUMDes Merah Putih DPW Provinsi Banten di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang, Kamis (23/7/2026).

“Pemprov Banten berkomitmen mendukung penguatan pengembangan ekonomi di wilayah desa. Hal itu sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk membangun Indonesia dari desa dan dari bawah menuju masyarakat makmur dan sejahtera,” tambahnya.

Menurut Andra Soni, kemajuan desa akan menjadi fondasi utama kemajuan daerah. Ketika desa-desa di Provinsi Banten semakin produktif, berdaya saing, dan sejahtera, maka kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi daerah akan semakin besar.

Oleh sebab itu, Forum BUMDes Provinsi Banten diharapkan menjadi penggerak penguatan ekonomi desa, memperkuat kolaborasi antar BUMDes, dan mengoptimalkan potensi unggulan desa.

“Serta menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mempercepat peningkatan Indeks Desa Membangun menuju desa yang mandiri, maju, dan sejahtera di Provinsi Banten,” ucapnya.

Andra Soni mengungkapkan, berdasarkan Indeks Desa Membangun Provinsi Banten Tahun 2024 terdapat 99 desa mandiri, 378 desa maju, dan 701 desa berkembang. Komitmen Pemprov Banten dalam mendukung penguatan pengembangan ekonomi, pada tahun 2026 memberikan bantuan keuangan desa sebesar Rp120 juta untuk 1.238 desa se-Provinsi Banten.

Andra Soni juga mengajak Forum BUMDes Provinsi Banten untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Termasuk dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha perguruan tinggi, lembaga keuangan, maupun masyarakat untuk mempercepat pembangunan desa dan penguatan ekonomi perdesaan.

“Kolaborasi harus terus diarahkan pada peningkatan produktivitas dan pengembangan hilirisasi produk unggulan desa, pemberdayaan UMKM, penguatan Koperasi Desa Merah Putih, serta pembangunan infrastruktur yang mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat,” ungkap Andra Soni.

“Forum BUMDes Merah Putih Provinsi Banten senantiasa hadir sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola BUMDes, meningkatkan kapasitas kelembagaan, serta mengembangkan usaha-usaha produktif berbasis potensi unggulan desa,” ujarnya menambahkan.

Sementara itu, Ketua DPW Forum BUMDes Merah Putih Provinsi Banten Rafiudin mengatakan, pada tahun pertama kepengurusannya akan memperkuat konsolidasi BUMDes. Ia jug akan terus berkolaborasi dengan pemerintah dan swasta.

“Selain itu, Forum BUMDes juga memfasilitasi pemasaran atau penjualan produk BUMDes. Dengan kebutuhan MBG juga, BUMDes juga siap menjadi pemasok SPPG,” katanya. (Zal)

Tekan Inflasi, Bupati Tangerang Buka Warteksi Gemilang Jual Sembako di Bawah Harga Pasar

detakbanten.com TANGERANG – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menghadiri sekaligus membuka Warung Tekan Inflasi (Warteksi) Gemilang yang diselenggarakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kab. Tangerang di Gerai Tangerang Gemilang (GTG) Cikupa, Rabu (22/7/26).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan kegiatan Warteksi Gemilang yang digelar bertujuan meringankan beban masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang terjangkau karena telah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah.

"Kegiatan Warung Tekan Inflasi ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat Kabupaten Tangerang, khususnya di tengah melambungnya harga kebutuhan pokok. Harga-harga yang dijual di Warteksi ini kurang lebih telah disubsidi oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang sekitar 45 persen sehingga masyarakat dapat membeli sembako dengan harga jauh lebih murah," ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Ia berharap program tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan bahkan diperluas jangkauannya sesuai dengan kemampuan keuangan daerah karena manfaatnya sangat dirasakan masyarakat secara langsung.

"Kita berusaha terus secara rutin melaksanakan kegiatan seperti ini. Tadi masyarakat juga menyampaikan rasa terima kasih karena sangat terbantu. Kami berkomitmen kegiatan seperti ini akan lebih sering digelar sesuai dengan kemampuan keuangan daerah," ujarnya.

Lanjut dia, Masyarakat dapat membeli berbagai komoditas pokok dengan harga subsidi, di antaranya beras premium Rp7.000 perkilogram, gula pasir Rp12.000 perkilogram, minyak goreng Rp13.500 perliter, bawang merah Rp20.000 perkilogram, bawang putih Rp25.000 perkilogram, cabai merah keriting Rp25.000 perkilogram, cabai rawit merah Rp30.000 perkilogram dan cabai rawit hijau Rp38.000 perkilogram.

"Melalui Program Warteksi Gemilang, Pemerintah Kabupaten Tangerang diharapkan juga mampu menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, mengendalikan inflasi daerah, serta memastikan masyarakat tetap memiliki daya beli yang baik di tengah dinamika harga pangan," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tangerang, Resmiyati Marningsih, menjelaskan Program Paket Subsidi Warteksi dilaksanakan selama tiga hari, mulai 22-24 Juli 2026 di Gerai Tangerang Gemilang (GTG) Cikupa dan Pasar Daon, Desa Daon, Kec. Rajeg.

"Paket subsidi ini terdiri atas delapan komoditas kebutuhan pokok dengan meliputi beras premium sebanyak 665 kilogram, gula pasir 200 kilogram, minyak goreng 200 liter, bawang merah 200 kilogram, bawang putih 200 kilogram, cabai merah keriting 150 kilogram, cabai rawit merah 150 kilogram, serta cabai rawit hijau 150 kilogram," ungkap Resmiyati.

Menurutnya, nilai seluruh komoditas berdasarkan harga pasar mencapai Rp310.200. Pemerintah Kabupaten Tangerang memberikan subsidi sebesar Rp139.700 atau sekitar 45 persen sehingga masyarakat cukup membayar Rp170.500 untuk memperoleh seluruh isi paket tersebut.

"Program ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat," jelasnya
Salah seorang warga Cikupa, Yulianti, mengaku sangat terbantu dengan adanya Program Warteksi Gemilang. Menurutnya, harga kebutuhan pokok yang jauh lebih murah dibandingkan harga pasar dan sangat meringankan pengeluaran keluarga
.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Tangerang dan jajarannya yang telah mengadakan program pangan murah seperti ini. Kegiatan ini sangat membantu kami, terutama ibu-ibu, karena bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih murah. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa lebih sering dilaksanakan, kalau bisa setiap bulan," pungkasnya.

Gelar Rapim, Gubernur Andra Soni Perintahkan OPD Bekerja Lebih Maksimal

detakbanten.com BANTEN - Gubernur Banten Andra Soni mengapresiasi atas kinerja dari seluruh jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten yang sudah bekerja baik. Meski demikian, ia mendorong seluruh perangkatnya untuk bisa lebih maksimal lagi, terutama pada program yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Hal itu diungkapkan Andra Soni saat memberikan arahan pada Rapat Koordinasi Pimpinan Perangkat Daerah dan BUMD di Lingkungan Pemprov Banten di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Rabu (22/7/2026). Rapim tersebut dilaksanakan sebagai bentuk evaluasi terhadap kinerja yang sudah dilaksanakan selama triwulan kedua tahun anggaran 2026.

Menurutnya, berbagai kekurangan dari kinerja yang sudah dicapai merupakan sebuah keniscayaan. Maka dari itu, untuk memperbaikinya harus dilakukan evaluasi secara berkala agar ke depan bisa lebih optimal.

“Kita memang tidak bisa mengubah masa lalu, tapi masa depan harus kita perjuangkan. Oleh karena itu saya minta kepada seluruh jajaran untuk memanfaatkan setiap rapat yang dilaksanakan, untuk meningkatkan soliditas dan koordinasi antar OPD,” katanya.

Pada kesempatan itu, Andra Soni juga mengapresiasi kinerja jajarannya yang sudah responsif terhadap berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat. Misalnya Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) yang fokus pada isu dugaan pencemaran limbah yang terjadi di sungai Cisadane dan Ciujung.

“Saya ingin penanganan yang dilakukan DLHK tidak hanya sementara, tapi berkelanjutan. Sehingga tidak ada kejadian seperti itu lagi yang terus berulang,” ujarnya.

Selain itu, Andra Soni juga mendorong agar Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaker) untuk terus melakukan koordinasi dalam memberikan bantuan kepada salah satu warga kita yang sedang menghadapi permasalahan di Arab Saudi. Ini adalah tugas negara yang harus hadir memberikan rasa aman terhadap warganya.

“Kita pastikan akan turun tangan dan melakukan tindakan yang sebaik-baiknya. Saya juga Insya Allah akan mengunjungi keluarganya untuk memberikan dukungan moril,” jelasnya.

Terhadap program pertambangan rakyat yang sedang berprogres, Andra Soni mengingatkan kepada Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) agar program itu benar-benar tepat sasaran dan tepat manfaatnya kepada masyarakat.

Di kesempatan itu, Andra Soni juga sengaja menghadirkan seluruh pimpinan BUMD untuk mendapatkan laporan yang komprehensif atas kinerja yang sudah dilakukannya selama ini. Menurutnya, BUMD ini merupakan tanggung jawab kita bersama bagaimana ke depan bisa menjadi salah satu penopang dari upaya-upaya Pemprov Banten dalam menyejahterakan masyarakat.

Sekda Banten Deden Apriandi menambahkan, ada beberapa agenda pembahasan dalam Rapim triwulan kedua ini yang meliputi laporan progres pendapatan dan belanja daerah yang telah tercapai sampai 30 Juni 2026, serta tindak lanjut dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK yang telah keluar.

“Termasuk juga progres dari kinerja yang sudah dilakukan oleh BUMD,” ujarnya. (Zal)

Gubernur Andra Soni Respon Cepat Tangani Aduan PMI Asal Serang di Arab Saudi  

detakbanten.com BANTEN - Gubernur Banten Andra Soni bergerak cepat merespons video viral permohonan bantuan seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kampung Ketileng, Kelurahan Teritih, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Atilah, yang mengaku tidak dapat pulang dari Arab Saudi.

Sebagai bentuk respons cepat, Andra Soni langsung menggelar rapat koordinasi bersama Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Banten, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Banten, serta Analis Hukum BP3MI Banten di Ruang Kerja Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Rabu (22/7/2026).

Dalam rapat itu, Andra Soni meminta laporan terbaru mengenai kondisi Atilah sekaligus memastikan seluruh langkah penanganan dilakukan secepat mungkin. Berdasarkan informasi awal yang diterima, posisi Atilah di Arab Saudi masih terus dipastikan melalui koordinasi dengan BP3MI.

“BP3MI dan Pemprov Banten segera berkoordinasi dengan KBRI agar persoalan yang dihadapi Ibu Atilah bisa segera ditindaklanjuti. Ini menjadi perhatian kita bersama karena ada warga Banten yang sedang menghadapi masalah di luar negeri,” kata Andra Soni.

Andra menjelaskan, pihaknya masih dapat berkomunikasi dengan Atilah melalui aplikasi WhatsApp. Meski dalam beberapa jam terakhir belum memperoleh balasan, komunikasi yang sebelumnya terjalin menjadi dasar bagi pemerintah untuk terus memantau kondisi dan keberadaan Atilah sambil menyiapkan langkah-langkah perlindungan melalui pemerintah pusat dan perwakilan Indonesia di Arab Saudi.

Kepala BP3MI Banten Wirawan Negara Harahap mengatakan pihaknya telah berkomitmen mengawal penanganan pengaduan Atilah hingga tuntas. Tim BP3MI juga telah mendatangi keluarga Atilah di Walantaka serta menjalin komunikasi langsung dengan yang bersangkutan.

“Kami akan terus mengawal proses ini dan menyampaikan setiap perkembangan kepada Pak Gubernur,” ujar Wirawan.

Menurutnya, komunikasi dengan Atilah sejauh ini dilakukan melalui WhatsApp. Informasi terakhir yang diterima menunjukkan keberadaannya berada di kawasan perbatasan Arab Saudi dan Kuwait. Namun, BP3MI masih melakukan verifikasi lokasi tersebut sebelum berkoordinasi lebih lanjut dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) melalui Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Banten Septo Kalnadi mengatakan arahan gubernur adalah memastikan keselamatan Atilah menjadi prioritas utama.

“Yang paling penting saat ini adalah memastikan pekerja migran kita selamat. Soal administrasi dan proses lainnya akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan,” ujar Septo.

Pemerintah Provinsi Banten telah menjalin kerjasama dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia untuk memperkuat pelatihan dan pendidikan vokasi bagi calon pekerja migran.

“Harapan kami, pekerja migran asal Banten berangkat secara prosedural, bekerja dengan aman, nyaman, dan mendapatkan perlindungan yang maksimal,” kata Andra Soni.

Pemerintah Provinsi Banten memastikan akan terus mengawal penanganan kasus Atilah bersama BP3MI, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Kementerian Luar Negeri, dan KBRI hingga diperoleh kepastian mengenai kondisi serta proses kepulangannya ke Indonesia. (Zal)

POPDA XII Banten Resmi Berakhir, Kabupaten Tangerang Bersiap Jadi Tuan Rumah 2028

POPDA XII Banten Resmi Berakhir, Kabupaten Tangerang Bersiap Jadi Tuan Rumah 2028

detak.co.id, CILEGON,– Penyelenggaraan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Provinsi Banten Tahun 2026 resmi ditutup di Stadion Geger Cilegon oleh Gubernur Banten, Andra Soni, Rabu (17/06/26).


Pada kesempatan tersebut Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid yang hadir langsung menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh atlet yang telah berjuang habis-habisan di semua cabang olahraga. Kontingen Kab. Tangerang berhasil meraih total 167 mendali dengan rincian 50 emas, 56 perak dan 61 perunggu.

“Atlet-atlet kita sudah luar biasa berjuang di seluruh cabang olahraga. Alhamdulillah, kemarin pertandingan final sepak bola ditutup dengan kemenangan kita 1-0 melawan Kota Tangerang,” ujar Maesyal Rasyid.

Lanjut dia, meski capaian yang diraih cukup membanggakan, dia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang akan langsung bergerak melakukan evaluasi menyeluruh di setiap cabang olahraga. Langkah ini diambil sebagai bagian dari persiapan besar, mengingat Kabupaten Tangerang telah dipercaya oleh Gubernur Banten untuk menjadi tuan rumah perhelatan POPDA berikutnya pada tahun 2028.


“Kita dipercaya oleh Pak Gubernur selaku tuan rumah untuk tahun 2028. Tentunya, banyak sekali yang harus kita persiapkan dari sekarang, salah satunya adalah pembenahan dan kesiapan sarana olahraga. InsyaAllah, mulai tahun 2027 semua fasilitas sarana olahraga akan mulai kita persiapkan secara matang,” ungkapnya.

Di hadapan para atlet pelajar, Bupati Maesyal Rasyid juga membakar semangat mereka agar tidak cepat puas atas capaian yang telah diraih dan tidak berkecil hati bagi yang belum meraih hasil maksimal. Menurut dia, perjalanan karier para atlet muda Kab. Tangerang masih sangat panjang, terlebih ada agenda Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) serta POPDA mendatang yang sudah menanti di depan mata.

“Harus tetap semangat, jangan kecil hati! Perjalanan masih panjang. Dua tahun yang akan datang kita akan jadi tuan rumah, kesempatan bagi anak-anak kita masih sangat terbuka lebar,” ujarnya


Sebagai bentuk apresiasi nyata dan komitmen dalam menyejahterakan para pejuang olahraga, Bupati Tangerang memastikan pemerintah daerah akan menyiapkan bonus khusus bagi para atlet yang berprestasi.

“Kami selalu mendoakan agar prestasi olahraga mereka berjalan beriringan dengan prestasi akademis di sekolah masing-masing,” pungkasnya

Bupati Tangerang Dorong ABPEDNAS Kuatkan Sinergi dan Kolaborasi

detakbanten.com, TANGERANG,--Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid mendorong Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) DPC Kab. Tangerang terus menguatkan sinergi dan kolaborasi untuk mendukung dan menyukseskan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa

Hal tersebut diungkapkan Bupati Maesyal Rasyid saat menghadiri musyawarah cabang luar biasa DPC ABPEDNAS Kab. Tangerang di Aula DPW Pendopo Bupati Tangerang, Minggu (14/06/26)

"Kami mohon keberadaan ABPEDNAS bisa semakin mempererat kerjasama dalam membantu dan mendukung proses penyelenggaraan pemerintahan di desa, proses pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. ABPEDNAS adalah bagian dari pada komponen yang harus membantu kemajuan desa," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Dia menandaskan bahwa keberhasilan pembangunan, pemerintahan dan pemberdayaan masyarakat desa sangat ditentukan oleh seberapa harmonis hubungan antara lembaga atau organisasi di desa, kepala desa beserta seluruh jajarannya dan elemen masyarakat lainnya, termasuk ormas dan kader perempuan

"Pembangunan di desa, baik di Kabupaten Tangerang maupun di Provinsi Banten itu sangat tergantung dengan peranan kepala desa berserta perangkat desanya, RT, RW dengan BPD. Pembangunan di desa itu juga tidak akan jalan optimal kalau tidak dibantu oleh semua masyarakat desa, termasuk ormas-ormas kaum perempuan yang ada di desa," tandasnya

Ia berpesan kepada seluruh peserta Muscablub DPC ABPEDNAS Kab. Tangerang bahwa usul, saran dan pendapat yang berbeda merupakan hal yang wajar dalam perjalanan sebuah organisasi. Untuk itu semua pihak agar senantiasa mengutamakan asas musyawarah untuk mufakat dan norma serta mekanisme yang telah ditetapkan agar setiap hasil Muscablub benar-benar nyata manfaatnya, bukan hanya bagi organisasi namun juga masyarakat.

"Siapapun nanti yang terpilih, silakan, yang terpilih ini memanage anggotanya dengan baik dan memajukan ABPEDNAS. Kalau hasil Muscablub nanti dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, insyaAllah desa akan maju, kabupaten akan maju, provinsi akan maju tentunya akan mendapatkan predikat Indonesia yang maju," tegasnya

Sementara itu, Ketua Panitia Muscablub DPC ABPEDNAS, Ito Ilah menjelaskan bahwa Muscablub tersebut digelar karena adanya kekosongan untuk perangkat Dewan Pimpinan Cabang ABPEDNAS Kabupaten Tangerang yang harus segera diisi sesuai dengan rekomendasi DPP ABPEDNAS Provinsi Banten

"Alhamdulillah berkat kerja tim, terlaksana juga acara Muscablub Kabupaten Tangerang ini. Mudah-mudahan acara ini bisa berjalan lancar sesuai dengan harapan kita semua dan bisa membawa nama baik Kabupaten Tangerang lebih ke arah yang positif," ujar Ito

Go to top