12 Kelompok Wira Usaha Baru Terima Bantuan dari Bupati Tangerang
detakbanten.com TANGERANG –Sebanyak 12 Kelompok Wira Usaha Baru (WUB) asal Kecamatan Panongan yang merupakan binaan Dinas Tenaga kerja Kabupaten Tangerang menerima bantuan mesin jahit , bantun tersebut diserahkan bupati Tangerang H Maesyal Rasyied di Aula Kantor Kecamatan Panongan.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menekankan bahwa bantuan peralatan usaha yang diberikan pemerintah bukan sekadar bantuan, tetapi harus dimanfaatkan sebagai modal awal untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
“Bantuan peralatan usaha ini jangan hanya dilihat sebagai bantuan semata, melainkan sebagai modal awal untuk membangun kemandirian ekonomi. Saya berharap peralatan yang diterima dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, dirawat, dan dipergunakan untuk meningkatkan produktivitas serta kualitas usaha secara berkelanjutan,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Ia berpesan kepada para wirausahawan baru penerima manfaat agar terus meningkatkan keterampilan dan melakukan inovasi agar usaha yang dijalankan mampu berkembang dan memiliki daya saing. Pelaku usaha barista didorong untuk mengolah kopi berkualitas dan menghadirkan produk yang mampu bersaing. Sementara pelaku usaha las listrik diingatkan untuk mengutamakan keselamatan kerja serta menjaga kualitas layanan, sedangkan kelompok usaha penjahit alas kaki diharapkan terus berkreasi untuk meningkatkan kualitas dan nilai jual produknya.
“Dengan semakin banyaknya masyarakat yang memiliki usaha dan penghasilan yang mandiri, perekonomian daerah kita akan semakin kuat. Ini sejalan dengan komitmen Pemkab Tangerang untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing,” tegasnya.
Lanjut dia, keberhasilan program pemberdayaan masyarakat tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah, tetapi juga pada kemauan penerima manfaaat untuk terus mengembangkan keterampilan, menjaga kualitas produk, membangun jejaring usaha, dan memanfaatkan peluang pasar yang ada
"Saya apresiasi kepada Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang beserta jajaran, Forkopimcam, serta Pemerintah Desa/Kelurahan yang telah mendukung pelaksanaan Program Wirausaha Baru tersebut," ujarnya.
Adapun bantuan tersebut diberikan kepada 12 kelompok WUB pada tiga bidang keahlian dengan rincian: 4 kelompok usaha las listrik dengan 16 penerima dari Desa Kadu Jaya, Kecamatan Curug, 4 kelompok usaha barista dengan 16 penerima dari Kelurahan Mekar Bakti, Kecamatan Panongan; serta 4 kelompok usaha menjahit alas kaki dengan 16 penerima dari Desa Sentul, Kecamatan Balaraja.
Bupati Tangerang Pantau Kegiatan Warung Tekan Inflasi
detakbanten.com TANGERANG — Pemerintah Kabupaten Tangerang terus menggencarkan upaya stabilisasi harga pangan serta pengendalian inflasi di daerah. Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, hadir secara langsung memantau pelaksanaan program Warung Tekan Inflasi (Warteksi) Gemilang Triwulan III Tahun 2026 yang diselenggarakan di wilayah Kecamatan Panongan, Selasa (15/8/2026).
Bupati Maesyal Rasyid, mengatakan Warteksi merupakan program rutin Pemerintah Kabupaten Tangerang yang dilaksanakan empat kali dalam setahun. Melihat tingginya animo masyarakat bahkan memunculkan permohonan agar frekuensi dapat ditambah dan jenis kebutuhan pokok yang dijual lebih bervariasi
“Alhamdulillah, kami bersama dengan Pak Asisten II, bersama dengan Bapak Kepala Dinas dan Staf Ahli, juga dengan Pak Camatnya, bahkan lurahnya juga hadir, untuk melaksanakan program tahunan, yaitu Warteksi atau Warung Tekan Inflasi tahun 2026. Kita laksanakan program ini setahun empat kali, dan tadi ada keinginan dari masyarakat supaya ditambah porsinya,” ujar Bupati Maesyal.
Melalui program tersebut, masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga jauh lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran. Delapan komoditas yang tersedia pada Warteksi Triwulan III tersebut meliputi:
Beras premium 2 kilogram: Rp7.000
Gula pasir: Rp12.000
Minyak goreng: Rp13.500
Bawang merah: Rp20.000
Bawang putih: Rp20.000
Cabai merah keriting: Rp25.000
Cabai rawit merah: Rp50.000
Cabai rawit hijau: Rp30.000
Bupati Maesyal menjelaskan, selisih harga tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Beras premium 2 kilo yang harusnya dibeli masyarakat di pasaran Rp30.200, di sini hanya Rp7.000. Alhamdulillah, dengan program Warteksi ini bisa meringankan beban masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, delapan komoditas tersebut tersedia dengan stok yang mencukupi dan merupakan kebutuhan yang banyak diminati masyarakat. Ke depan, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga akan mengupayakan penambahan variasi komoditas, seperti telur dan ayam potong, sesuai dengan aspirasi warga serta kemampuan keuangan daerah.
“Nanti kita usahakan di Triwulan IV bisa lebih bervariasi jenis kebutuhan pokok yang dijual oleh Warteksi ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Mudah-mudahan ini bisa berjalan sampai akhir tahun dan tahun berikutnya kita usahakan bisa bertambah sesuai kemampuan keuangan daerah,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tangerang, Resmiyati Marningsih, mengatakan pelaksanaan Warteksi Triwulan III Tahun 2026 digelar di dua lokasi, yakni Kecamatan Panongan dan Gerai Tangerang Gemilang. Menurutnya, antusiasme masyarakat sangat tinggi karena subsidi yang diberikan Pemerintah Daerah membuat harga delapan komoditas tersebut jauh lebih terjangkau.
“Antusias warga luar biasa. Masing-masing harga ini subsidi dari pemerintah daerah bervariasi, tapi cukup besar. Seperti beras premium cukup dibayar Rp3.500 perkilo, kami jual di sini 2 kilo, jadi cukup dibayar masyarakat Rp7.000 saja,” ujar Resmiyati.
Ia menjelaskan, program tersebut merupakan salah satu langkah Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menjaga inflasi dan memastikan kebutuhan pokok tetap dapat dijangkau masyarakat. Selain membantu meringankan pengeluaran rumah tangga, Warteksi juga diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat melalui ketersediaan bahan pokok dengan harga yang stabil dan terjangkau.
“Harapannya adalah yang pertama terjadi kestabilan harga. Kita tujuannya adalah menjaga inflasi, jadi kita harapkan dengan kegiatan ini harga tetap stabil dan terjangkau, serta daya beli masyarakat meningkat. Artinya, masyarakat bisa membeli kebutuhan pokok delapan komoditi ini dengan harga murah,” pungkasnya.
Pemkab Tangerang Luncurkan Inovasi Pelayanan JEK-DON Terintegrasi
detakbanten.com TANGERANG – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang menyelenggarakan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 PMI yang dirangkaikan dengan peluncuran inovasi Pelayanan JEK-DON (Ojek Donor) Terintegrasi. Acara tersebut diselenggarakan di Aula Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Tangerang, Selasa (15/09/2026).
Peringatan HUT Ke-81 ini menjadi momentum penting bagi PMI Kabupaten Tangerang untuk terus merefleksikan dan meningkatkan peran aktifnya dalam bidang kemanusiaan. Kehadiran inovasi JEK-DON Terintegrasi pada perayaan tahun ini menegaskan komitmen PMI dalam memberikan pelayanan ketersediaan darah yang semakin optimal kepada masyarakat.
Terobosan inovatif yang diinisiasi oleh PMI Kabupaten Tangerang ini tidak hanya menjadi capaian membanggakan di tingkat daerah, melainkan turut mendapat sorotan positif dan apresiasi tinggi dari jajaran pengurus pusat. Ketua Bidang Pengembangan Unit Donor Darah PMI Pusat, Linda Lukitasari Waseso, yang hadir secara langsung, menyampaikan rasa bangga sekaligus apresiasi mendalam atas langkah progresif yang diwujudkan jajaran pengurus PMI Kabupaten Tangerang.
"Kami dari PMI Pusat sangat mengapresiasi dan menyambut baik peluncuran JEK-DON Terintegrasi ini. Inovasi yang dilahirkan oleh PMI Kabupaten Tangerang membuktikan komitmen kemanusiaan yang sangat kuat dalam mempermudah akses layanan darah. Harapan kami, sistem terintegrasi ini dapat menjadi percontohan atau role model bagi UDD PMI di daerah lain di Indonesia," ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Tangerang yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang sekaligus Ketua PMI Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, dalam sambutannya memaparkan secara langsung pencapaian serta inovasi kepalangmerahan di wilayahnya. Ia menjelaskan bahwa JEK-DON (Ojek Donor) merupakan layanan pengantaran darah terintegrasi untuk mempercepat penanganan medis.
"Hari ini kita menyelenggarakan acara dalam rangka menyongsong HUT Ke-81 PMI, sekaligus launching pelayanan JEK-DON atau Ojek Donor, yaitu pelayanan pengantaran darah ke rumah sakit atau klinik terdekat dari kantor PMI. Perayaan ini kita selenggarakan dengan sederhana namun penuh khidmat, untuk melihat bagaimana pelayanan donor darah di PMI Kabupaten Tangerang semakin berkembang," jelasnya.
Lebih lanjut, ia memaparkan lompatan pencapaian yang berhasil diwujudkan oleh UDD PMI Kabupaten Tangerang dalam memenuhi kebutuhan kantong darah masyarakat, yang bermula dari digitalisasi sistem sejak delapan tahun silam.
"Bermula dari sekitar 8 tahun yang lalu, kita membangun sebuah aplikasi Sistem Donor Darah Indonesia atau SiDoni. Jika dulu kita baru bisa menghasilkan sekitar 2.000 kantong darah, hari ini alhamdulillah sekitar 7.500 kantong darah setiap bulannya bisa kita hasilkan dan distribusikan ke 95 rumah sakit serta klinik yang tersebar di wilayah Tangerang Raya," paparnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemkab Tangerang akan senantiasa memberikan dukungan penuh terhadap berbagai program yang dijalankan. Ia juga menaruh harapan besar agar PMI terus konsisten memegang teguh amanah kemanusiaan dan menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, kami mengucapkan Selamat HUT Ke-81 untuk PMI. Harapan kami ke depan, PMI Kabupaten Tangerang tetap penuh amanah mendistribusikan darah bagi yang membutuhkan, mengingat darah belum bisa diproduksi di pabrik dan harus dikelola secara bijak dari tubuh kita sendiri," tutupnya.
Resmikan Masjid Baiturahman Bunar, Bupati H Maesyal Disambut Ribuan Jemaah
detakbanten.com TANGERANG -- Bupati Tangerang H Maesyal meresmikan masjid Baiturrahman yang berlokasi di Kampung Panggang Desa Bunar Kecamatan Sukamulya Kabupaten Tangerang pada Sabtu (13/9/2026), dalam acara tersebut Bupati Tangerang disambut ribuan warga yang hadir.
Acara peresmian masjid yang dirangkai dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW berlangsung meriah, Bupati Tangerang yang tiba dilokasi langsung disambut gemuruh warga, Bupati yang dikenal merakyat langsung menyapa satu persatu warga dari mulai turun kendaraan hingga arena panggung acara.
" Saya mengucapkan selamat atas diresmikannya Masjid Baiturahman ini, semoga mesjid ini bisa membawa keberkahan bagi seluruh jemaah,"terangnya.
Bupati Tangerang mengatakan bahwa masjid bukan hanya sarana ibadah saja, tapi masjid merupakan tempat untuk menggali ilmu, masjid merupakan sarana pemersatu umat , sarana diskusi keagamaan, oleh sebab itulah masjid memiliki peran penting dalam kemajuan bangsa , tentunya Pemkab Tangerang terus berupaya mendorong agar Masjid bisa memberikan kontribusi bagi kemajuan generasi muda dibidang keagamaan.
" Alhamdulillah Masjid Baiturrahman ini sangat aktif dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan seperti maulid nabi Muhammad SAW ini," tandasnya.
Sementara Ketua Panitia Acara H Ahmad Rosidi menyampaikan ucapan terimakasih yang tiada terhingga atas kehadiran bapak Bupati Tangerang H Maesyal Rasyid, karena beliau merupakan bupati Tangerang yang merakyat, Alhamdulillah Mesjid Jami Baiturrahman ini terus beliau bantu, dan pada malam hari ini secara simbolis diresmikan penggunaannya.
" Saya mewakili seluruh panitia acara maulid nabi Muhammad SAW dan panitia peresmian masjid Jami Baiturrahman memohon maaf apabila ada kekurangan, dan semoga kita mendapatkan keridoan dari Allah SWT,"tandasnya.
Sekda Deden Sampaikan Pesan Gubernur Andra Soni untuk Kafilah Banten di MTQ Nasional
detakbanten.com SEMARANG - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi berharap, kafilah Banten dapat memberikan penampilan terbaiknya pada ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah.
Harapan tersebut disampaikan Deden usai menghadiri pembukaan MTQ Nasional di Lapangan Simpang Lima, Semarang, pada Sabtu (12/9/2026) malam. Kehadirannya secara langsung bertujuan untuk memberikan dukungan moril dan doa kepada para perwakilan Banten.
“Gubernur Banten bapak Andra Soni berharap para kafilah dapat memberikan penampilan yang terbaik,” ujar Deden.
Sebagai Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Banten, Sekda Deden juga mengingatkan agar para peserta mempersiapkan diri dengan matang. Apalagi, para peserta telah menerima pembekalan secara komprehensif sebelum diberangkatkan ke Semarang.
Sekda Deden menegaskan, Gubernur Banten tidak membebani kafilah dengan target juara umum. “Gubernur tidak menargetkan Banten menjadi juara umum, tetapi para kafilah diharapkan tampil maksimal dan menorehkan banyak prestasi. Selain itu, tujuan penyelenggaraan MTQ sebagai salah satu syiar Islam dan upaya membumikan Al-Qur'an dapat tercapai,” tuturnya.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat Banten untuk turut mendoakan serta mendukung perjuangan 56 peserta asal Banten yang berlaga di 24 golongan perlombaan pada ajang tingkat nasional tersebut.
Turut mendampingi Sekda Deden dalam acara tersebut antara lain, Ketua Harian LPTQ Provinsi Banten Prof. Sholeh Hidayat, Pembina LPTQ Muhsinin, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten Amrullah, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Banten Rubal Faisal, serta jajaran pengurus LPTQ Provinsi Banten.
Pesan Menteri Agama
Sementara itu, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin berharap momentum MTQ Nasional XXXI dapat melahirkan karakter dan sikap qurani dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Ia menegaskan, individu yang dekat dengan Al-Qur'an semestinya menjadi sosok yang paling dapat dipercaya, berdedikasi tinggi dalam pekerjaan, serta paling jauh dari tindak korupsi maupun penyalahgunaan wewenang.
Sikap qurani tersebut, kata Nasaruddin, diwujudkan melalui semangat ta'aruf (saling mengenal), ta'awun (saling menolong dalam kebaikan), dan tabayun (memeriksa kebenaran informasi sebelum menyebarkannya).
Karakter ini juga tercermin dari penolakan terhadap fitnah, hoaks, ujaran kebencian, serta segala tindakan yang dapat merusak kehormatan dan persaudaraan. Dalam konteks berbangsa dan bernegara, sikap qurani bermakna menegakkan keadilan, menjaga persatuan, melindungi kelompok rentan, menghormati kemajemukan, serta mengutamakan kepentingan bersama.
“Semakin dekat seseorang kepada Al-Qur'an, semestinya semakin mulia akhlaknya, semakin santun tutur katanya, semakin menghormati perbedaan, dan semakin besar kontribusinya bagi kerukunan serta persatuan Indonesia,” tutur Menag.
Sebagai informasi, MTQ Nasional XXXI diselenggarakan pada 11–20 September 2026. Ajang bergengsi ini digelar di 12 titik lokasi yang tersebar di Kota Semarang dan diikuti oleh 2.242 peserta, terdiri atas 1.751 peserta inti dan 491 peserta cadangan, yang berkompetisi dalam 8 cabang, 24 golongan, dan 48 kategori perlombaan. (Zal)
Hari Keenam Pencarian, Gubernur Andra Soni Minta Operasi SAR Dipertimbangkan untuk Diperpanjang
detakbanten.com KAB. PANDEGLANG - Memasuki hari keenam pencarian kapal cepat (speedboat) yang hilang kontak beserta delapan penumpangnya di perairan Selat Sunda, Gubernur Banten Andra Soni meminta Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mempertimbangkan perpanjangan operasi. Permintaan ini diajukan jika lima jurnalis dan tiga kru kapal belum ditemukan hingga batas waktu standar pencarian pada hari ketujuh.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Andra usai mendengarkan pemaparan perkembangan operasi dari tim SAR gabungan di Posko Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Minggu (13/9/2026) malam.
"Saya selaku Gubernur Banten berharap kepada Basarnas, sebagai pemimpin operasi ini, agar kiranya dapat mempertimbangkan harapan-harapan keluarga (lima jurnalis dan tiga kru kapal) dan melihat beberapa potensi temuan hari ini," ujar Gubernur Andra.
Kepala Kantor SAR Banten, Al Amrad, menjelaskan bahwa operasi pencarian pada hari keenam telah mengerahkan 14 unit armada. Unsur tersebut meliputi tiga Kapal Republik Indonesia (KRI) dan satu Kapal Angkatan Laut (KAL) dari TNI AL, tiga kapal patroli (KP) Polairud, tiga Kapal Negara (KN) SAR dari Basarnas Banten, Lampung, dan Jakarta, dua perahu karet rigid inflatable boat (RIB) Basarnas, serta dua kapal milik masyarakat.
Dalam penyisiran di sejumlah sektor perairan Selat Sunda, tim SAR gabungan berhasil menemukan beberapa material, di antaranya dua jaket pelampung (life jacket), dua terpal, dan satu galon di lokasi yang berbeda. Namun, seluruh temuan tersebut masih dalam proses identifikasi.
“Beberapa (tim) ada yang menemukan material, namun material ini belum terkonfirmasi apakah merupakan bagian dari kapal yang dimaksud,” kata Andra menambahkan.
Usai memantau perkembangan di posko, Andra menemui keluarga lima jurnalis, di Hotel Paniisan, Carita. Dalam pertemuan yang penuh haru tersebut, pihak keluarga meminta agar penyisiran juga difokuskan ke wilayah Pulau Sebesi dan memohon agar pencarian tidak dihentikan pada hari ketujuh.
Gubernur Andra Soni menyatakan akan segera mengoordinasikan harapan keluarga tersebut dengan tim SAR. Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Banten akan terus memberikan dukungan maksimal terhadap operasi kemanusiaan ini, termasuk menjamin dan memantau kondisi kesehatan para keluarga korban di lokasi.
“Kami tetap berharap dan memohon doa agar para jurnalis dan kru kapal bisa segera ditemukan dalam keadaan selamat,” tuturnya.
Hingga berita ini diturunkan, keberadaan kapal cepat dan delapan penumpangnya masih belum diketahui. Pada hari ketujuh operasi, Basarnas Banten dijadwalkan akan melakukan evaluasi menyeluruh dengan melibatkan seluruh instansi terkait, termasuk TNI, Polri, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta Pemerintah Daerah guna menentukan kelanjutan pencarian. (Zal)
Panen Singkong Kualitas Super, Gubernur Andra Soni Jamin Kepastian Pasar dan Infrastruktur Desa
detakbanten.com KAB. LEBAK - Gubernur Banten Andra Soni, melakukan penanaman sekaligus panen raya singkong di Desa Sangiangjaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, pada Kamis (10/9/2026). Panen raya perdana di lahan seluas tujuh hektare yang dikelola masyarakat tersebut menghasilkan singkong berkualitas super, yang didukung dengan adanya kepastian pembeli siaga (offtaker) serta nilai jual tinggi.
Demi menjaga agar siklus pertanian tersebut berjalan berkesinambungan, Gubernur Andra berkomitmen untuk memperbaiki akses jalan sebagai penunjang utama. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten juga akan mempermudah akses pupuk bersubsidi serta memberikan kepastian pasar dengan harga yang kompetitif bagi para petani.
Kepala Desa Sangiangjaya, Usep Pahlaludin, mengapresiasi langkah cepat dan komitmen Gubernur Andra Soni dalam meningkatkan produktivitas hasil pertanian serta kesejahteraan petani di desanya.
Menurut Usep, komitmen tersebut menjadi motivasi bagi warga untuk lebih giat menanam dan merawat tanaman singkong hingga masa panen. Ia mengakui, selama ini warga kerap membiarkan tanaman singkong tanpa perawatan dan pemupukan yang maksimal lantaran khawatir harga jualnya anjlok dan ketiadaan offtaker.
"Namun, setelah ada komitmen dari Gubernur dan dibuktikan langsung dengan hadirnya offtaker, warga di sini menjadi semakin bersemangat menanam singkong," ungkap Usep.
Selain itu, lanjut Usep, Gubernur Banten juga menyerahkan bantuan berupa traktor dan mesin pompa air guna menunjang operasional pertanian. Bantuan tersebut diyakini mampu mempercepat proses penanaman singkong di desanya.
Di sisi lain, Gubernur Andra mengaku bangga atas inisiatif masyarakat Desa Sangiangjaya. Menurutnya, di tengah berbagai keterbatasan, para petani tetap menjaga asa bahwa melalui usaha yang sungguh-sungguh dan kolaborasi antarpihak, taraf hidup mereka dapat meningkat.
"Para petani senang karena setelah panen, singkong mereka langsung diangkut oleh truk yang sudah menunggu," ujar Gubernur Andra.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Gubernur Banten Andra Soni yang telah dua kali berkunjung dan selalu disambut antusias oleh warga Desa Sangiangjaya—menegaskan bahwa Pemprov Banten akan segera memperbaiki akses jalan menuju sentra pertanian tersebut. Hal ini diharapkan tidak hanya mendongkrak perekonomian warga, tetapi juga mempermudah akses pendidikan dan kesehatan.
"Untuk tahap awal, kami akan perbaiki sepanjang satu kilometer terlebih dahulu. Nanti pada tahun berikutnya akan kami lanjutkan," jelasnya.
Turut hadir dalam acara tersebut, Anggota Komisi IV DPR RI, Arif Rahman. Ia mengungkapkan bahwa dari total sekitar 1.134 hektare lahan di Desa Sangiangjaya, sebagian besar di antaranya masih berstatus kawasan hutan milik negara. Saat ini, pihaknya tengah memperjuangkan agar lahan tersebut dapat dikelola oleh masyarakat melalui program Presiden Prabowo Subianto, yakni Kawasan Hutan dengan Pengelolaan Khusus (KHDPK).
"Saya ingin daerah ini menjadi lahan KHDPK pertama yang ditetapkan oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto," tutur Arif.
Ia menilai, luasnya lahan yang tersedia menjadi potensi baru untuk memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional. Ke depan, kawasan ini diproyeksikan menjadi sentra pertanian dan peternakan yang terintegrasi dengan fasilitas pengolahannya.
"Apalagi tadi Bapak Gubernur juga telah berkomitmen untuk membangun aksesibilitas agar kawasan ini menjadi jauh lebih baik," pungkasnya.
Gubernur Andra Soni Ikut Langsung Pencarian 5 Jurnalis Bersama Tim SAR di di Selat Sunda
detakbanten.com KOTA CILEGON - Gubernur Banten Andra Soni ikut langsung proses pencarian lima jurnalis dan tiga awak speedboat yang hilang kontak pada Senin (7/9) lalu saat melakukan peliputan Anak Gunung Krakatau. Gubernur bersama Tim SAR Gabungan menggunakan KN SAR 247 Tetuka dari Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, Jumat (11/9/2026) pagi.
"Setelah empat jam perjalanan kita telah mendekati lokasi dan ini masih di area yang aman artinya di luar 3 KM dari Gunung Anak Krakatau. Ini kita sedang memutari Pulau Rakata," ungkap Andra Soni.
Pada kesempatan itu, Andra Soni juga menunjukkan Pulau Rakata Besar dan Gunung Anak Krakatau dari dalam kapal yang dinaikinya bersama Tim SAR Gabungan.
"Itu Rakata Besar dan itu yang ada siluetnya itu Gunung Anak Krakatau," katanya.
Selanjutnya, Andra Soni juga menyampaikan Tim SAR Gabungan yang berada di kapal RIB 02 tengah melakukan penyisiran di Pulau Sertung yang tidak jauh dari Gunung Krakatau.
"Kita memberikan dukungan kepada RIB 02 yang sedang menuju Pulau Sertung yang sedang melakukan penyisiran," ujarnya.
Lepas Kafilah MTQ Nasional, Sekda Banten Deden Ajak Doakan Jurnalis Hilang Kontak di Krakatau
detakbanten.com SEMARANG - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi resmi melepas kafilah Provinsi Banten untuk berlaga pada Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXI Tingkat Nasional 2026 di Semarang, Jawa Tengah. Dalam pelepasannya, ia mengingatkan para peserta untuk senantiasa menjaga kesehatan, kekompakan, dan fokus selama perlombaan.
Pelepasan tersebut dirangkaikan dengan penutupan kegiatan Pemusatan Latihan (Training Center) kafilah Banten yang digelar di Le Dian Hotel, Kota Serang, Kamis (10/9/2026).
Deden menuturkan, situasi perlombaan yang memakan waktu hingga 10 hari tentu akan sangat berbeda dengan atmosfer saat masa latihan. Oleh karena itu, kedisiplinan menjadi hal yang krusial, terutama bagi peserta yang masih berusia remaja.
"Kalian nanti di sana akan melaksanakan perlombaan 10 hari dan situasinya pasti berbeda dengan tempat latihan. Pesan saya, jaga kekompakan, keselamatan, dan tentu jaga kesehatan. Jangan tidur larut malam, istirahatlah sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan," tegas Deden.
Ia menekankan bahwa ajang tingkat nasional menuntut keseriusan dan konsentrasi tinggi dari tiap perwakilan daerah. Terkait target capaian, Deden berharap kafilah Banten dapat membawa pulang hasil yang terbaik, meski hal yang paling utama adalah memberikan penampilan maksimal tanpa merasa terbebani.
"Semua pasti berharap yang terbaik, termasuk kami dari para pengurus dan pembina LPTQ (Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an). Namun, yang terpenting pertama adalah anak-anak fokus, konsentrasi, kemudian menampilkan yang terbaik. Hasilnya nanti sepenuhnya bergantung pada penilaian dewan juri," ujarnya.
Doa untuk Jurnalis yang Hilang Kontak
Di sela-sela acara pelepasan tersebut, Deden turut mengajak seluruh kafilah, pengurus LPTQ Provinsi Banten, serta tamu undangan untuk menundukkan kepala sejenak. Ia memimpin doa untuk lima jurnalis dan tiga kru kapal yang dilaporkan hilang kontak saat akan melakukan peliputan di kawasan Gunung Anak Krakatau.
"Mari kita bersama-sama mendoakan agar lima orang jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak saat akan melakukan peliputan Gunung Anak Krakatau dapat segera ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat," pungkas Deden.
Gubernur Andra Soni Sinergi dengan APERSI untuk Penuhi Kebutuhuan Rumah Masyarakat
detakbanten.com BANTEN - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memperkuat sinergi dengan pengembang perumahan guna memenuhi kebutuhan rumah, khususnya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Upaya ini diwujudkan melalui kolaborasi dengan Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (DPD APERSI) Banten.
"Alhamdulillah, hari ini kami menerima audiensi dengan DPD Apersi Banten," ujar Gubernur Banten, Andra Soni, di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Selasa (8/9/2026).
Audiensi tersebut membahas berbagai isu terkait perumahan dan permukiman. Gubernur Andra soni menekankan bahwa penyediaan perumahan merupakan tugas pemerintah yang membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.
"Banyak hal yang disampaikan, tetapi intinya adalah harapan kita untuk saling bersinergi. Perumahan dan permukiman ini menjadi salah satu tugas penting pemerintah," tambahnya.
Gubernur Andra soni menjelaskan, angka kebutuhan rumah (backlog) di Banten masih cukup tinggi. Hal ini tak lepas dari posisi Banten sebagai wilayah urban.
Persoalan ini, lanjutnya, menjadi pekerjaan rumah bersama. Pemprov Banten berharap pemerintah pusat segera memberikan kepastian terkait aturan Lahan Sawah Dilindungi (LSD). Kepastian ini krusial mengingat Banten merupakan kawasan permukiman penyangga ibu kota.
"Kami sepakat untuk saling bersinergi, mendukung, dan bersama-sama menciptakan iklim industri perumahan dan permukiman di Provinsi Banten yang lebih baik ke depannya," tegas Andra soni.
Sementara itu, Ketua DPD Apersi Banten, Anto Distanto, menyatakan bahwa audiensi ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama dalam menyediakan perumahan bagi MBR.
"Semoga ke depan kita bisa lebih bersinergi di tingkat kabupaten/kota," kata Anto. (Zal)











































