Detak Banten - Detak Berita Banten Seketika Menjangkau Dunia

Bupati Tangerang Letakkan Batu Pertama Bedah 4 Rumah di Sindang Panon

detakbanten.com TANGERANG — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau pelaksanaan program bedah rumah sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Sindang Panon, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Jumat (4/9/26).

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid didampingi Ketua TP PKK Kab. Tangerang, Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Pemakaman (Perkim), Camat Sindang Jaya, kepala desa, BAZNAS Kabupaten Tangerang, Kapolsek, Danramil serta unsur terkait lainnya.

Bupati mengatakan ada 4 rumah di Desa Sindang Panon yang mendapatkan program rehabilitasi melalui program bedah rumah Pemerintah Kabupaten Tangerang. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat agar menjadi rumah yang layak, sehat, dan nyaman.

“Hari ini kami bersama Pak Kadis Perkim, Pak Camat, kepala desa, BAZNAS, Kapolsek dan Danramil hadir dalam rangka melaksanakan program pembangunan bedah rumah. Ada empat rumah di Desa Sindang Panon yang kita rehab sesuai dengan program yang ada dari Kabupaten Tangerang,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid.

Menurutnya, pembangunan tidak hanya difokuskan pada kondisi fisik rumah, tetapi juga aspek sanitasi dan kesehatan lingkungan. Untuk itu, rumah yang dibangun nantinya dilengkapi dengan kamar mandi dan toilet di dalam rumah, ventilasi yang cukup, lantai keramik serta atap genteng.

“Rumahnya nanti kita bangunkan menjadi rumah yang sehat, ada toilet dan kamar mandi di dalam, ventilasi yang cukup, lantainya keramik dan genteng,” katanya.

Ia juga berdialog, mendengarkan langsung aspirasi masyarakat Desa Sindang Panon, salah satunya terkait dengan kebutuhan air bersih, khususnya menghadapi kondisi musim kemarau yang tengah berlangsung.

Menanggapi hal tersebut, Bupati memastikan kebutuhan air bersih akan turut ditangani melalui pembangunan sarana air bersih (SAB) yang diharapkan dapat dimanfaatkan tidak hanya oleh penerima manfaat bedah rumah, tetapi juga oleh masyarakat sekitar.

“Karena sekarang musim kemarau, tadi ibu-ibu dan nenek-nenek juga menyampaikan permohonan air bersih. Insya Allah nanti sekalian rumahnya kita bangunkan, sarana air bersihnya juga kita bangunkan,” jelasnya.

Ia menambahkan, sarana air bersih tersebut juga diupayakan dapat mengakomodasi kebutuhan beberapa keluarga di lingkungan sekitar.

“Bukan hanya untuk Ibu Saidah, tetapi nanti warga yang lain juga bisa memanfaatkan air bersih ini. Kita bangunkan sarana air bersihnya,” ungkapnya.

Bupati Maesyal menegaskan, penyediaan hunian layak dan akses air bersih merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Rumahnya kita rehab supaya sehat. Kalau rumah sehat, airnya bagus, masyarakatnya juga sehat,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu penerima manfaat, Ariyanah, warga Desa Sindang Panon, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang, khususnya kepada Bupati Tangerang, atas bantuan bedah rumah yang diterimanya.

Ia mengatakan, kondisi rumahnya yang sebelumnya tidak layak akan segera berubah menjadi hunian yang lebih layak dan sehat serta nyaman

“Saya berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang, khususnya Bapak Bupati Tangerang, yang telah membangun rumah saya. Sebelumnya tidak layak, sekarang insya Allah akan menjadi rumah yang layak dan rumah yang sehat dengan kamar mandi di dalam,” ujar Ariyanah.

Gubernur Banten Andra Soni Komitmen Tata Kelola Keuangan Transparan, Akuntabel, Efektif, dan Efisien

detakbanten.com BANTEN - Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmennya untuk mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, efektif, dan efisien. Ia memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan pemerintah harus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

​Penegasan tersebut disampaikannya saat menghadiri _entry meeting_ pemeriksaan semester II tahun 2026 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Banten di Pendopo Gubernur, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi (KP3B), Kota Serang, Jumat (4/9/2026).

​Andra Soni mengungkapkan, pemeriksaan BPK kali ini memiliki arti strategis karena menyentuh tiga sektor utama pembangunan Banten. Ketiga sektor tersebut meliputi ketahanan energi, pengelolaan Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP), dan kepatuhan pengadaan barang dan jasa infrastruktur tahun 2026.

​"Ketiga hal ini saling berkaitan untuk memastikan bahwa kebijakan dan anggaran pemerintah daerah benar-benar menghasilkan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.

​Terkait ketahanan energi, Gubernur Andra menyoroti posisi Banten sebagai pusat industri dan kawasan ekonomi strategis nasional. Seiring dengan industrialisasi, kebutuhan energi di Banten akan terus meningkat. Oleh karena itu, Pemprov Banten membutuhkan data akurat mengenai proyeksi kebutuhan energi, wilayah rentan pasokan, hingga pasokan untuk kawasan industri dan pelayanan publik.

​Sementara pada sektor pendidikan, Gubernur menegaskan bahwa pengelolaan dana BOSP harus diarahkan untuk mendukung layanan pendidikan yang berkualitas, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

​Untuk audit infrastruktur, Gubernur Andra mengingatkan agar pembangunan tidak sekadar mengejar realisasi fisik. "Pembangunan infrastruktur harus dibangun sesuai kebutuhan, perencanaan, dan ketentuan yang berlaku. Kualitasnya harus baik, tepat waktu, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat," tegasnya.

​Ia juga menginstruksikan seluruh proses pengadaan barang dan jasa dilaksanakan dengan menjunjung tinggi prinsip transparansi, persaingan sehat, dan kepatuhan pada peraturan perundang-undangan.

​Guna mendukung kelancaran audit, Gubernur Andra meminta Sekretaris Daerah, Inspektur Daerah, dan seluruh Kepala Perangkat Daerah kooperatif selama proses pemeriksaan berlangsung. Ia mewajibkan jajarannya membuka akses data seluas-luasnya dan proaktif berkomunikasi dengan tim pemeriksa BPK.

​"Apabila ada temuan atau kelemahan yang bisa diperbaiki saat proses pemeriksaan, segera tindak lanjuti. Jangan menunggu sampai laporan hasil pemeriksaan (LHP) selesai," kata Gubernur Andra.

​Di tempat yang sama, Kepala BPK Perwakilan Provinsi Banten, Firman Nurcahyadi, mengapresiasi capaian pembangunan Pemprov Banten yang dinilai berdampak positif pada pelayanan masyarakat. Meski demikian, BPK tetap menjalankan fungsi pengawasan secara profesional dan independen sesuai amanat undang-undang.

​Firman secara khusus memuji kecepatan Pemprov Banten dalam merespons berbagai rekomendasi BPK pada pemeriksaan sebelumnya. Menurutnya, hal ini membuktikan komitmen nyata Pemprov Banten dalam mewujudkan pemerintahan yang akuntabel.

​"Sudah lebih dari 80 persen rekomendasi atas temuan kami ditindaklanjuti dengan baik oleh Pemprov Banten," ungkap Firman. (Zal)

Tutup Gelar TTG XX, Gubernur Andra Soni Dorong Inovasi Desa Dukung Asta Cita

Tutup Gelar TTG XX, Gubernur Andra Soni Dorong Inovasi Desa Dukung Asta Cita

detakbanten.com KAB. TANGERANG - Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) menjadi ruang strategis bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam menciptakan solusi atas berbagai persoalan lingkungan. Kehadiran inovasi dari tingkat bawah ini dinilai sejalan dengan Asta Cita ke-6, yakni membangun dari desa.

​“Apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan ini, serta penghargaan setinggi-tingginya kepada para inovator dari seluruh kabupaten/kota yang telah menghadirkan berbagai gagasan dan karya untuk menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Andra Soni saat menutup Gelar TTG XX dan Lomba TTG Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026 di Eco Plaza, Citra Raya, Cikupa, Kabupaten Tangerang, Kamis (3/9/2026).

​Pada kesempatan tersebut, Gubernur Andra memberikan apresiasi khusus terhadap sejumlah karya inovatif masyarakat, mulai dari kompor bakar oli bekas, kayu sintetis dari limbah pertanian, aplikasi e-Posyandu, hingga genset mini 1.500 watt. Ia meyakini, melalui gelaran TTG dan sinergi program pemberdayaan desa, jumlah desa maju dan mandiri di Banten akan terus bertambah.

​Saat ini, tercatat terdapat 99 desa mandiri, 378 desa maju, dan 701 desa berkembang di Provinsi Banten.

​“Pemprov Banten terus mendukung penguatan kapasitas pemerintah desa, pemberdayaan masyarakat, serta pembangunan yang berkeadilan hingga ke tingkat desa. Hal ini sejalan dengan Asta Cita ke-6 Bapak Presiden Prabowo untuk pertumbuhan ekonomi, pemerataan ekonomi, dan pemberantasan kemiskinan,” paparnya.

​Sebagai wujud nyata dukungan tersebut, pada tahun 2026 Pemprov Banten menyalurkan bantuan keuangan desa sebesar Rp120 juta per desa untuk 1.238 desa, dengan total anggaran mencapai Rp148 miliar.

​Di bidang infrastruktur, Pemprov Banten juga telah merealisasikan Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) pada 2025 yang berhasil menangani 62 ruas jalan dan satu jembatan dengan total panjang 71 kilometer. Selain itu, dibangun pula tujuh daerah irigasi sepanjang 6,90 kilometer yang mampu mengairi 881,28 hektare sawah.

​“Menghadirkan layanan infrastruktur dasar yang memberikan manfaat langsung ke masyarakat, khususnya bagi para petani, adalah prioritas. Dengan dukungan APBN, ke depan akan ditangani 12 daerah irigasi sepanjang 80,81 kilometer untuk melayani 9.259 hektare sawah,” tambah Andra.

​Ia optimistis, infrastruktur dan irigasi yang memadai akan memicu lahirnya berbagai inovasi baru dari desa. “Dari desa banyak potensi yang bisa digali dan SDM-nya unggul. Bapak Presiden menjadikan desa sebagai titik awal keberhasilan,” tegasnya.

​Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Banten, Gunawan Rusminto, melaporkan bahwa Gelar TTG merupakan agenda tahunan untuk menampilkan karya cipta inovasi anak bangsa.

​“Kegiatan ini diharapkan dapat terus meningkatkan kreasi dan inovasi masyarakat untuk menjadi juara sekaligus mendorong kemajuan daerah,” ujar Gunawan.

​Inovasi nyata tersebut salah satunya dibuktikan oleh tim peraih Juara I kategori inovasi yang menciptakan kayu sintetis antirayap dari ekstrak daun sirsak. Muhammad Fauzan Tri, anggota tim tersebut, menjelaskan bahwa ia bersama Muhamad Alfa Rivai dan Muhamad Alfarizi membuat produk ramah lingkungan berbahan limbah pertanian yang dicampur dengan resin.
​“Namanya Ecovibe Wood. Bahannya dari jerami dan resin. Produk ini bisa dimanfaatkan untuk lantai, plafon, dan dinding bangunan,” pungkas Fauzan. (Zal)

Lampaui Target CKG, Gubernur Banten Apresiasi Pemkab Tangerang

detakbanten.com TANGERANG – Gubernur Banten, Andra Soni mengapresiasi capaian pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Tangerang yang telah melampaui target pemeriksaan. Capaian tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat sekaligus meningkatnya kesadaran warga untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Hal tersebut disampaikan Andra Soni yang didampingi Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid saat meninjau pelaksanaan CKG di Gedung Kitri Bakti, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Kamis (3/9/2026).

"Atas nama pemerintah, kami ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Kabupaten Tangerang atas capaian CKG yang sudah melampaui target," ujar Gubernur Andra Soni

Pada kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan pemeriksaan kesehatan dasar, mulai dari pengecekan gula darah, tekanan darah, konsultasi keluhan kesehatan, hingga pemeriksaan paru-paru sebagai upaya deteksi dini berbagai penyakit, termasuk Tuberkulosis (TBC).

Ia mengatakan pelaksanaan CKG di Kabupaten Tangerang ini dilakukan secara rutin setiap Senin dan Kamis, dengan rata-rata dua hingga tiga titik pemeriksaan setiap pekan. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah bersama jajaran tenaga kesehatan melalui pelayanan langsung dan jemput bola turut mendorong meningkatnya cakupan pemeriksaan masyarakat.

“Terima kasih kepada Bapak Presiden terkait dengan CKG ini. Masyarakat Banten antusias, masyarakat Banten mulai sadar bahwa penting memeriksakan kesehatan. Kami melihat data bahwa yang memeriksakan kesehatannya tahun lalu, tahun ini kembali memeriksakan kesehatannya,” ungkapnya.

Gubernur Andra Soni mengatakan, hingga saat ini sekitar 6,6 juta dari 12,9 juta warga Banten telah mengikuti program CKG. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan respons positif masyarakat terhadap program pemeriksaan kesehatan gratis yang terus didorong pemerintah.

“Capaian kita sampai dengan hari ini sudah kurang lebih 6,6 juta dari 12,9 juta warga Banten. Jadi sudah separuh warga Banten yang diperiksakan kesehatannya,” jelasnya

Sementara itu, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, capaian CKG di Kabupaten Tangerang telah mencapai sekitar 1,7 juta pemeriksaan atau 100,7 persen dari target sebanyak 1,6 juta masyarakat. Capaian tersebut didukung Dinas Kesehatan bersama tenaga kesehatan di Puskesmas, rumah sakit, dan sekolah yang terus melakukan pelayanan secara jemput bola.

“Alhamdulillah berkat Kepala Dinas Kesehatan bersama dengan petugas kesehatan, baik di Puskesmas, di rumah sakit, atau di sekolah-sekolah jemput bola, semuanya sudah bergerak dan sudah berupaya untuk meningkatkan jumlah yang dicek kesehatan gratis,” kata Bupati Maesyal.

Menurutnya, Pemkab Tangerang juga terus memperkuat screening penyakit paru-paru dan TBC. Saat ini terdapat 48 tenaga kesehatan yang mendukung pelaksanaan CKG dan sekitar 28 tenaga kesehatan yang melakukan pemeriksaan paru-paru.

“Sekarang sudah ada 80 orang yang terdaftar untuk pemeriksaan paru-paru. Ini berkat Pak Gubernur, kita semua sosialisasi bahwa ditemukannya misalkan ada pengidap atau penyakit TBC, itu lebih baik kita untuk segera mengobatinya,” jelasnya.

Di tempat yang sama, warga Kecamatan Cikupa, Nur Asiah, mengapresiasi pelaksanaan CKG yang dinilai membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatan sejak dini. Ia mengaku mengikuti pemeriksaan karena memiliki keluhan pada persendian yang dirasakan seiring bertambahnya usia.

“Secara pribadi dan umum, saya sangat positif dengan adanya cek kesehatan gratis ini karena sangat penting untuk kesehatan masyarakat. Saya sendiri ada keluhan di persendian karena faktor usia,” ujarnya.

Nur Asiah berharap program CKG dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan dan menjangkau lebih banyak masyarakat. Ia juga berharap perhatian pemerintah terhadap kesehatan masyarakat terus ditingkatkan.

“Saya berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut. Semoga Pak Bupati dan Pak Gubernur dapat terus memimpin dengan baik dan membawa masyarakat menjadi lebih sehat, aman, tenteram, dan sejahtera,” pungkasnya.

Hunian Nyaman Perumahan Bumi Nagara Lestari Bangun Sistem Pengendalian Banjir   

Hunian Nyaman Perumahan Bumi Nagara Lestari Bangun Sistem Pengendalian Banjir  

detakbanten.com SERANG – Perumahan Bumi Nagara Lestari di Desa Nagara, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, membangun sistem pengendalian banjir sebagai upaya menciptakan kawasan hunian yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.

Sistem penanggulangan banjir tersebut diresmikan dengan dihadiri Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, Anggota DPRD Provinsi Banten Fraksi Gerindra Dedi Haryadi, jajaran Direksi SHOEI Japan Group, Direksi PT Indo Graha Lestari, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Serang.

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyampaikan apresiasi kepada pihak pengembang yang telah membangun sistem penanggulangan banjir di kawasan tersebut.

Menurut Zakiyah, pembangunan sistem tersebut merupakan bentuk komitmen dan tanggung jawab pengembang dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga.

“Di perumahan ini memang sebelumnya selalu langganan banjir. Insya Allah dengan hadirnya sistem ini akan menyelesaikan masalah tersebut,” ujar Zakiyah.

Sementara itu, President Director of SHOEI Group Japan, Masahiro Morito, mengatakan bisnis perumahan yang dijalankan SHOEI di Indonesia tidak semata-mata berorientasi pada pembangunan dan penjualan rumah.

Menurutnya, SHOEI ingin membawa pengalaman yang telah dikembangkan di Jepang untuk menciptakan lingkungan hunian yang aman dan nyaman bagi masyarakat Indonesia.

“Kami ingin memanfaatkan pengalaman yang telah kami kembangkan di Jepang untuk menyediakan lingkungan hunian yang aman dan nyaman bagi masyarakat Indonesia. Hal ini merupakan salah satu misi penting bagi kami,” katanya.

Morito mengatakan, persoalan banjir di Perumahan Bumi Nagara Lestari menjadi perhatian serius perusahaan. Sebagai pengembang yang menyediakan hunian bagi masyarakat, SHOEI bersama PT Indo Graha Lestari merasa memiliki tanggung jawab untuk turut menyelesaikan persoalan tersebut.

Karena itu, penanganan banjir dilakukan secara menyeluruh dan tidak hanya mengandalkan satu fasilitas.

“Secara konkret, kami telah memasang tiga unit pompa dengan kapasitas masing-masing 60 meter kubik per jam, serta meningkatkan kapasitas daya listrik PLN agar sistem dapat beroperasi secara stabil,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi pemadaman listrik, pengembang juga menyediakan genset berkapasitas 125 kVA. Dengan fasilitas tersebut, pompa diharapkan tetap dapat beroperasi ketika dibutuhkan.

Selain pemasangan pompa, berbagai upaya lainnya juga dilakukan. Di antaranya normalisasi Sungai Cikambuy, perbaikan dan penguatan tanggul, perbaikan pintu air, pembenahan sistem drainase di kawasan perumahan, serta penambahan saluran U-Ditch.

“Dengan menggabungkan seluruh langkah tersebut, kami berharap dapat mengurangi risiko banjir di Bumi Nagara Lestari dan menciptakan lingkungan hunian yang lebih aman,” katanya.

Morito menambahkan, fasilitas pengendalian banjir tersebut akan terus dipelihara dan dikelola dengan baik. Perbaikan juga akan dilakukan apabila ditemukan kebutuhan di lapangan.

Ia mengatakan, SHOEI juga ingin turut berkontribusi terhadap Program 3 Juta Rumah yang tengah didorong Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

“SHOEI juga ingin turut berkontribusi dalam program penting nasional tersebut,” ujarnya.

Melalui PT Shoei Capital Indonesia dan PT Indo Graha Lestari, SHOEI berkomitmen menggabungkan pengalaman yang dimiliki dari Jepang dengan karakteristik wilayah serta kekuatan lokal Indonesia untuk menciptakan lingkungan hunian yang lebih baik.

DPRD Banten Apresiasi Langkah Pengembang

Anggota DPRD Provinsi Banten Fraksi Gerindra Dedi Haryadi turut menyampaikan apresiasi kepada PT Indo Graha Lestari dan SHOEI Group atas langkah nyata dalam menghadirkan sistem penanggulangan banjir di Perumahan Bumi Nagara Lestari.

“Saya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PT Indo Graha Lestari dan PT Shoei Group atas perhatian dan langkah nyata dalam menghadirkan sistem penanggulangan banjir di Perumahan Bumi Nagara Lestari,” kata Dedi.

Ia juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Serang yang telah memberikan perhatian dan dukungan terhadap upaya penanganan persoalan banjir di wilayah tersebut.

Menurut Dedi, penanggulangan banjir bukan hanya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyangkut keamanan, kenyamanan, serta kualitas hidup masyarakat.

“Bagi saya, langkah yang dilakukan ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat. Penanggulangan banjir bukan hanya mengenai pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyangkut keamanan, kenyamanan, dan kualitas hidup warga,” ujarnya.

Dedi berharap sistem yang telah dibangun dapat memberikan manfaat bagi warga Perumahan Bumi Nagara Lestari dan masyarakat di sekitarnya. Ia juga menekankan pentingnya pemeliharaan dan pengembangan fasilitas secara berkelanjutan.

“Persoalan banjir tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, pihak pengembang, dan masyarakat agar upaya penanggulangan banjir dapat berjalan secara maksimal,” katanya.

Dedi berharap pembangunan sistem tersebut menjadi langkah awal dalam mewujudkan Perumahan Bumi Nagara Lestari yang lebih aman, nyaman, dan terbebas dari persoalan banjir.

“Semoga ikhtiar ini menjadi langkah awal yang baik untuk menciptakan Perumahan Bumi Nagara Lestari yang lebih aman, nyaman, dan bebas dari persoalan banjir,” pungkasnya.

Gubernur Andra Soni Resmikan Tujuh Daerah Irigas

detakbanten.com BANTEN - Di usianya yang belum genap dua tahun memimpin, Gubernur Banten Andra Soni meresmikan tujuh Daerah Irigasi (DI) yang tersebar di empat wilayah sentral lumbung pangan. Peresmian ini merupakan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan daerah, peningkatan produktivitas petani serta peningkatan kesejahteraan petani.

Tujuh Daerah Irigasi tersebut meliputi di Kabupaten Pandeglang, yakni DI Cisata, Cilember, dan Cisangu Atas. Kemudian, di Kabupaten Lebak DI Cibinuangeun dan Cikoncang. Lalu, di Kabupaten Serang ada DI Ciwuni, serta di Kabupaten Tangerang ada DI Cilampek. Total panjang penanganan 6,90 kilometer dan outcome layanan 881,28 hektare sawah yang terairi dengan nilai pekerjaan mencapai Rp48,91 miliar dari APBD Provinsi Banten Tahun Anggaran 2025.

Peresmian dilakukan terpusat di DI Cisata, Desa Tegal, Kecamatan Cikedal, Kabupaten Pandeglang, Rabu (2/9/2026). Sementara, enam lainnya mengikuti secara virtual yang dihadiri oleh kepala daerah masing-masing.

Gubernur Banten Andra Soni mengungkapkan, peresmian irigasi pada hari ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dalam menghadirkan layanan infrastruktur dasar yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya bagi para petani.

"Membangun irigasi berarti membangun fondasi ketahanan pangan, meningkatkan produktivitas pertanian, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani," katanya.

Selain itu, melalui Inpres Nomor 2 Tahun 2025 untuk mendukung swasembada pangan di Provinsi Banten, dukungan APBN menjangkau 12 DI dengan panjang penanganan sekitar 81,80 kilometer dan luas layanan 9.259 hektare dengan pagu anggaran mencapai Rp471,92 miliar.

Melalui kolaborasi itu, kata Gubernur Banten, luas layanan irigasi meningkat dari sebelumnya 52,5 persen menjadi 62,45 persen. Ke depan, tentu program itu akan terus dikerjakan secara bertahap agar dapat terus mendukung program ketahanan pangan di Provinsi Banten. Termasuk penanganan di wilayah hulu agar stok air yang mengalir di irigasi terus terjaga dengan baik.

"Kalau irigasinya sudah baik, tinggal kita tangani di wilayah hulunya. Sehingga ketika memasuki musim kemarau seperti sekarang ini, stok air ke persawahan tetap mengalir dan petani bisa terus meningkatkan produktivitasnya," jelasnya.

Sementara itu, untuk meningkatkan kesejahteraan petani, Andra Soni akan memperluas program pertanian Modern Advanced Agricultural System (MAAS) Kementerian Pertanian di Provinsi Banten. Melalui sistem itu, produktivitas hasil petani akan meningkat dari semula hanya sekitar 6 ton per hektare menjadi 12 ton per hektare.

"Lahan persawahan kita lindungi, saluran irigasi kita perbaiki, wilayah hulu kita tata, harga pupuk dan padi kita jaga, produktivitas kita tingkatkan dan petani akan semakin sejahtera. Itulah komitmen kami," tegas Andra Soni.

Pada kesempatan itu, Andra Soni juga menyapa sejumlah petani, baik yang berada di lokasi maupun yang mengikuti secara virtual. Termasuk memberikan bantuan beberapa peralatan pertanian kepada Kelompok Tani (Poktan) Telaga Baru.

Anggota Poktan Telaga Baru Aprudin (55) mengaku sangat terbantu dengan program revitalisasi saluran irigasi yang digagas oleh Gubernur Banten Andra Soni. Menurutnya, saluran irigasi Cisata itu mempunyai peranan yang sangat vital dalam menunjang pertanian masyarakat.

"Dulu irigasi ini kurang berfungsi secara baik, sehingga yang mengalir ke sawah juga sedikit," katanya.

Karena persoalan itu, para petani di sini hanya mampu mengandalkan air hujan. Ketika hujan turun, baru mulai tanam. Itu pun tidak maksimal karena cadangan airnya kurang.

"Ya, kita di sini untung-untungan. Kalau airnya lagi bagus bisa panen, tapi kalau kurang apalagi sampai kemarau kayak gini ya gagal," imbuhnya.

Hal serupa juga dikatakan Ubeh (55). Rekan Aprudin itu mengaku dalam sekali panen para petani di sini maksimal dapat sekitar 6 kuintal setiap petak sawahnya. Oleh karena itu, dirinya sangat menyambut baik adanya revitalisasi saluran irigasi Cisata ini.

"Kalau sebelumnya kita hanya bisa sampai dua kali panen, tahun ini mah bisa sampai tiga kali panen dengan produktivitas yang lebih baik," katanya.

Poktan Telaga Baru sendiri yang berjumlah sekitar 54 anggota siap menyukseskan segala program pemerintah, termasuk modernisasi metode pertanian yang digagas Bapak Gubernur Banten Andra Soni.

"Kita dukung program Pak Gubernur untuk modernisasi metode pertanian, apalagi itu untuk kebaikan petani," paparnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten Arlan Marzan menambahkan, atas arahan dari Gubernur Andra Soni dirinya berkomitmen terus memperkuat jaringan irigasi di Provinsi Banten termasuk penataan di wilayah hulunya. Karena jaringan irigasi tidak menciptakan air. Ketersediaan air ditentukan dari sumber dan debit air hujan dan kondisi musim. Jaringan irigasi hanya memastikan setiap air yang tersedia dapat disalurkan dan dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat dan petani.

Menurutnya, manfaat dari pembangunan ini bukan hanya selesainya pembangunan fisik, tapi lebih dari itu para petani harus merasakan air yang tersedia dari sumber dapat dialirkan lebih lancar teratur dan efisien.

"Kehilangan air akibat saluran dapat ditekan. Tapi dengan pembangunan irigasi ini, air dapat dioperasionalkan melalui pintu-pintu yang dibagi," ujarnya. (Zal)

Jabatan Kabag SDM, Kapolsek Balaraja dan Tigaraksa Diserahterimakan

detakbanten.com TANGERANG - Kapolresta Tangerang memimpin langsung upacara serah terima jabatan (sertijab) pejabat utama dan Kapolsek di lingkungan Polresta Tangerang. Rotasi ini resmi bergulir menindaklanjuti Surat Telegram Kapolda Banten Nomor ST/1092/VIII/KEP./2026 yang ditandatangani oleh Kapolda Banten Irjen Hengki.

Upacara sertijab berlangsung khidmat dengan agenda pengambilan sumpah jabatan, pelantikan, serta penandatanganan berita acara dan pakta integritas oleh para pejabat baru.

Dalam amanatnya, Kapolresta Tangerang menegaskan bahwa pergeseran jabatan di tubuh Polri merupakan dinamika yang lumrah untuk menjaga efektivitas dan penyegaran organisasi.

"Mutasi dan rotasi ini adalah hal yang wajar dalam rangka penyegaran organisasi serta pembinaan karier personel. Ini merupakan bentuk kepercayaan pimpinan untuk meningkatkan kinerja dan efektivitas pelayanan Polresta Tangerang kepada masyarakat," ujar Kapolresta Tangerang dalam sambutannya.

Adapun jabatan pejabat utama yang diserahterimakan meliputi posisi Kabag SDM Polresta Tangerang. Jabatan yang sebelumnya diisi oleh AKBP Agus Haerudin kini resmi diserahterimakan kepada AKP Rohmatul Ampri yang sebelumnya menjabat sebagai PS. Kabag SDM Polres Lebak. Sementara itu, AKBP Agus Haerudin mendapat tugas baru sebagai Pamen Polresta Tangerang.

Selain posisi Kabag SDM, pergantian pimpinan juga terjadi pada dua Polsek di jajaran Polresta Tangerang. Jabatan Kapolsek Balaraja kini resmi diemban oleh AKP Risqi Ardian Eka Kurniawan yang sebelumnya menjabat Wakasatlantas Polresta Tangerang, menggantikan Kompol Tedy Heru Murtianto yang mendapat promosi sebagai PS. Kasubdit Waster Ditpamobvit Polda Banten.

Sementara itu, tongkat komando Polsek Tigaraksa diserahterimakan dari AKP I Made Artana kepada AKP Iwan Wahyudi yang sebelumnya menjabat Kanit 6 Satreskrim Polresta Tangerang. AKP I Made Artana selanjutnya dipercaya mengemban tugas baru sebagai PS. Kasitatib Subditgakkum Ditlantas Polda Banten.

Di akhir amanatnya, Kapolresta menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama dan memberikan instruksi khusus kepada para pejabat yang baru dilantik.

"Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdiannya selama bertugas di Polresta Tangerang. Kepada pejabat baru, saya minta segera menyesuaikan diri, kenali karakteristik wilayah, dan langsung tancap gas menjaga kondusivitas kamtibmas di wilayah hukum Polresta Tangerang," tegasnya.

Wagub Banten Sampaikan Pesan Maulid sebagai Momentum Mempertebal Kecintaan kepada Rasulullah SAW

detakbanten.com KAB. TANGERANG - Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah, mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk meningkatkan dan mempertebal kecintaan kepada Rasulullah. Menurutnya, kecintaan tersebut perlu diwujudkan dengan meneladani akhlak mulia beliau dalam kehidupan sehari-hari.

​"Maulid itu pertama mahabbah kepada Kanjeng Nabi; mencintai, mengenal, merasakan, dan mengenang. Ini harus kita lakukan dengan adanya peringatan Maulid," ungkap Dimyati saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Jami Al Iman, Taman Blok C Perumahan Binong Permai, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Minggu (30/8/2026).

​Dimyati menjelaskan, banyak hal dari ajaran Rasulullah yang patut diteladani oleh umat, terutama dalam hal menjaga akhlak. Ia mengingatkan bahwa Nabi Muhammad tidak pernah mengeluh, marah-marah, membanding-bandingkan, maupun menghina orang lain.

​Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya memperkuat ukhuwah Islamiyah melalui silaturahmi. Menurutnya, silaturahmi dapat mempererat hubungan antarsesama layaknya keluarga, serta mengajarkan umat untuk senantiasa mengingat dan menghargai kebaikan orang lain. Peringatan ini sekaligus menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah.

​"Pada perayaan Maulid ini juga terdapat dakwah, sehingga memberikan tambahan ilmu bagi kita," imbuhnya.

​Dimyati berharap peringatan ini tidak sekadar seremonial, tetapi mampu memberikan pemahaman agar masyarakat mengamalkan ajaran Islam, khususnya dalam hal kepedulian sosial. "Rasulullah selalu mengajarkan kita untuk bersedekah," jelas Dimyati.

​Pada kesempatan yang sama, penceramah K.H. Ahmad Baehaki Djafar mengingatkan jemaah bahwa momentum Maulid harus menjadi sarana peningkatan kualitas diri.

​"Banyak hal yang dapat kita teladani dalam kehidupan sehari-hari. Mari bersama-sama meningkatkan iman dan takwa kita," tuturnya.

​Di sela-sela acara, Wagub Dimyati turut menyerahkan bantuan prasarana tempat ibadah senilai Rp10 juta. Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Jami Al Iman. (Zal)

Kejurnas Hoki Indoor 2026 Sukses Digelar, Gubernur Andra Soni Apresiasi Kinerja Panitia & Pengurus

Kejurnas Hoki Indoor 2026 Sukses Digelar, Gubernur Andra Soni Apresiasi Kinerja Panitia & Pengurus

detakbanten.com KOTA TANGERANG - Gubernur Banten Andra Soni, mengapresiasi kinerja pengurus Federasi Hockey Indonesia (FHI) Provinsi Banten dan panitia pelaksana atas kesuksesan penyelenggaraan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Hoki Ruangan (Indoor) 2026. Selama delapan hari, panitia dinilai telah bekerja maksimal dalam melayani seluruh tim dari berbagai daerah.

​"Terima kasih kepada seluruh pihak dan tentunya juga kepada para peserta. Kami sebagai tuan rumah memohon maaf atas segala kekurangan. Namun, saya melihat para pemain sangat menikmati pertandingan berjalan seru, dan pastinya semua gembira,” ujar Andra Soni usai acara penutupan Kejurnas Hoki Indoor di Gelanggang Olahraga (GOR) Nambo Jaya Sport Center, Kota Tangerang, Minggu (30/8/2026) malam.

​"Dukungan dari semua pihak sangat luar biasa, bahkan antusiasme penonton terlihat dari banyaknya anak-anak SMA yang hadir. Menurut pandangan saya, ini adalah salah satu penyelenggaraan Kejurnas Hoki yang sukses," tambahnya.

​Kejurnas Hoki Indoor 2026 ini diikuti oleh delegasi dari 12 provinsi. Sebagai Ketua Dewan Pembina FHI, Andra Soni menilai kelancaran turnamen ini menjadi cerminan kepantasan Indonesia yang telah menjuarai SEA Games dua kali berturut-turut pada cabang olahraga tersebut.

​"Alhamdulillah, teknik anak-anak dan pemain kita semakin baik. Padahal, Kejurnas ini tidak diikuti oleh pemain nasional utama karena mereka sedang menjalani pemusatan latihan (training camp) di Malaysia," paparnya.

​Ia meyakini, melalui pembinaan yang berjenjang dan konsisten, hoki sebagai salah satu cabang olahraga Olimpiade akan semakin diminati masyarakat Indonesia. Hal tersebut tentunya sejalan dengan upaya mencetak prestasi di berbagai turnamen tingkat nasional maupun dunia.

​Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) FHI, Mayjen TNI (Purn) Budi Sulistijono, memuji penyelenggaraan Kejurnas di Provinsi Banten yang berjalan sangat luar biasa. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan selama acara berlangsung.

​"Sesuai dengan semangat dari Banten menuju pentas dunia, saya menjadi semakin yakin. Saya melihat beberapa pertandingan final, baik di tier (divisi) satu maupun tier dua, berlangsung sangat luar biasa," ungkap Budi.

​Ke depan, ia berharap Indonesia dapat mempertahankan gelar sebagai peraih medali emas pada ajang SEA Games mendatang di Malaysia. Selama ini, Indonesia masih menjadi yang terbaik di ASEAN dan diharapkan mampu naik kelas menjadi yang terkuat di Asia.

​"Kemajuan hoki ini tentunya menjadi harapan kita bersama, sehingga kita bisa mempertahankan medali emas di SEA Games nanti," ujarnya.

​Sebagai informasi, gelar juara pada Tier 2 kategori Putri berhasil diraih oleh Provinsi DKI Jakarta, disusul Provinsi Banten di posisi kedua, dan Kalimantan Timur di posisi ketiga. Untuk kategori Putra, DKI Jakarta juga memimpin sebagai juara, diikuti oleh Kalimantan Timur dan Kalimantan Barat.

​Adapun pada Tier 1 (Divisi Utama) kategori Putri, Provinsi Jawa Timur sukses keluar sebagai juara, disusul Jawa Barat di posisi kedua, dan Nusa Tenggara Barat (NTB) di posisi ketiga. Sementara itu, untuk kategori Putra, Provinsi Jawa Barat tampil sebagai juara pertama, diikuti Provinsi Banten di posisi kedua, dan Provinsi Jawa Timur di posisi ketiga. (Zal)

Sekda Provinsi Banten Tekankan Pemda Perkuat Kolaborasi untuk Peningkatan Pelayanan Masyarakat

detakbanten.com KOTA CILEGON - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi menekankan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) di Provinsi Banten untuk terus memperkuat kolaborasi guna mewujudkan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Hal itu dikatakan Deden saat menghadiri pelantikan Sekda Kota Cilegon di Rumah Dinas Wali Kota Cilegon Jalan Ahmad Yani, Jombang, Kota Cilegon, Senin (31/8/2026).

Menurut Deden, kualitas pembangunan manusia dan infrastruktur yang dilakukan pemerintah itu akan maksimal manakala dilandasi oleh kolaborasi yang kuat antar pemangku kepentingan.

“Harapannya kerja sama, koordinasi, dan kolaborasi antara Pemprov Banten dengan pemerintah kabupaten atau kota selalu terjalin dalam suasana saling memahami dengan niatan bersama membangun masyarakat Banten,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Cilegon Robinsar mengatakan, jabatan Sekda adalah penggerak pelayanan bagi masyarakat. Ibarat roda, posisi Sekda harus terus bergerak melakukan pelayanan.

“Mengawal apa yang menjadi program kerja saya agar semuanya bisa berjalan sebaik-baiknya. Harus mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan golongan,” tambah Robinsar.

Sebagai informasi, jabatan Sekda Kota Cilegon dijabat oleh Ahmad Aziz Setia Ade Putra. Pelantikan berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Cilegon Nomor 800.1.3.3/Kep.112-BKPSDM/2026 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kota Cilegon. (Zal)

Go to top