Detak Banten - Detak Berita Banten Seketika Menjangkau Dunia

Gubernur dan Bupati Tangerang Dampingi Wamenkes Monitoring Kegiatan CKG

detakbanten.com TANGERANG —Gubernur Banten Andra Soni bersama Bupati Tangerang H Maesyal Rasyied mendampingi Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus melakukan kegiatan pengecekan cek kesehatan gratis di gedung serbaguna ( GSG) Tigaraksa pada Kamis (20/8/26).

Dalam kunjungan tersebut Wamen Kesehatan mengapresiasi kinerja Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama jajarannya yang terus memperkuat program kesehatan masyarakat, khususnya percepatan penemuan dan penanganan Tuberkulosis (TB).

“Apa yang dilakukan oleh Kabupaten Tangerang yang dipimpin Pak Bupati bersama jajaran, luar biasa. Saya sangat mengapresiasi berbagai program kesehatan yang dilakukan,” ujar Benjamin.

Dalam kunjungan tersebut, Wamenkes melihat langsung pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG), pemeriksaan X-ray atau rontgen, serta berbagai layanan kesehatan masyarakat yang digelar
Benjamin mengatakan kunjungannya tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan program prioritas nasional, salah satunya pemberantasan TB. Menurut dia, Indonesia sendiri masih menjadi salah satu negara dengan kasus TB tertinggi di dunia sehingga percepatan penemuan dan pengobatan menjadi perhatian khusus pemerintah pusat.

“Kami datang ke sini sebagai bagian dari pelaksanaan program prioritas nasional. Ternyata CKG dilakukan dengan X-ray. Kalau ada kelainan paru maupun kelainan lainnya bisa ditemukan. Selain itu, CKG juga memeriksa hipertensi, diabetes dan penyakit lainnya,” ungkapnya.

Benyamin menilai Kabupaten Tangerang bersama Provinsi Banten memiliki kinerja yang sangat baik dalam penemuan kasus TB. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kolaborasi antara pemerintah daerah, Dinas Kesehatan, Puskesmas, PKK dan para kader kesehatan.

"Saya berharap pola kolaborasi yang dilakukan Kabupaten Tangerang dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mempercepat penemuan kasus, pengobatan dan pencegahan TB, dan Kalau melihat kinerja dengan penduduk 3,5 juta, Pak Bupati Tangerang sangat luar biasa sekali kerjanya di bidang kesehatan,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, pemerintah daerah terus memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat karena kesehatan menjadi dasar utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul.
Dengan jumlah penduduk sekitar 3,5 juta jiwa, Kabupaten Tangerang memiliki tantangan besar dalam memberikan pelayanan kesehatan yang merata dan mudah dijangkau masyarakat.

“Karena penduduk kita besar, maka apa yang menjadi kebutuhan masyarakat harus mendapatkan respons yang cepat. Untuk kesehatan, kita bahkan mengalokasikan sekitar 24 persen APBD untuk mendukung berbagai program kesehatan,” jelas Bupati Maesyal Rasyid

Ia menambahkan, Pemkab Tangerang juga terus memperkuat pelayanan berbasis masyarakat melalui Posyandu, mulai dari pelayanan balita, lansia, pencegahan stunting, kesehatan paru hingga pemeriksaan penyakit lainnya.
“Semua harus sehat terlebih dahulu baru bisa beraktivitas. Kalau derajat kesehatan masyarakat meningkat, maka SDM kita juga semakin baik. SDM yang unggul akan mendukung terwujudnya daerah yang maju,” ujarnya.

Pemkab Tangerang pun terus mendorong masyarakat agar tidak malu dan takut melakukan pemeriksaan. Deteksi dini dan kepatuhan menjalani pengobatan menjadi bagian penting dalam memutus mata rantai penularan TB sekaligus mewujudkan masyarakat Kabupaten Tangerang yang semakin sehat dan produktif.

"Deteksi dini dan kepatuhan menjalani pengobatan menjadi bagian penting dalam memutus mata rantai penularan TB. Masyarakat tidak usah malu dan takut memeriksakannya," tandasnya.

Sementara itu, salah satu penyintas TB asal Kampung Waru Dua, Desa Sukaharja, Kecamatan Sindang Jaya, Muhammad, membagikan pengalamannya selama menjalani pengobatan TB. Ia mengaku bersyukur berhasil sembuh setelah menjalani pengobatan selama delapan bulan secara rutin di bawah pendampingan tenaga medis dari Puskesmas.

“Alhamdulillah saya sudah berhasil bebas dan sembuh dari penyakit TB. Itu semua berkat bimbingan dan arahan dari tenaga medis yang ada di Puskesmas,” ujar Muhammad.

Selama menjalani pengobatan, Muhammad mengaku disiplin mengonsumsi obat dan mengikuti arahan tenaga kesehatan hingga akhirnya dinyatakan sembuh.

“Saya selama delapan belas bulan menjalani pengobatan dan minum obat rutin. Alhamdulillah sekarang saya sudah sehat kembali dan sudah dinyatakan sembuh,” katanya.

Menurut Muhammad, kedisiplinan menjadi hal penting dalam proses pengobatan TB. Selain rutin mengonsumsi obat, ia juga berupaya menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan pola hidup sehat.
“Itu semua berkat kedisiplinan saya menjaga kebersihan dan juga rutin mengonsumsi obat,” tuturnya.

Kisah Muhammad menjadi bukti bahwa TB dapat disembuhkan apabila pasien disiplin menjalani pengobatan dan mendapatkan pendampingan yang tepat dari tenaga kesehatan.

Bupati Hadiri Grand Launching VTDI di Bandar Udara Curug

detakbanen.com TANGERANG – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri Grand Launching Visi Teknologi Dirgantara Inovasi (VTDI) Hangar Facility, di kawasan Bandar udara Budiarto Legok. Selasa (18/8/26).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengungkapkan bahwa kehadiran fasilitas hangar baru tersebut dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat kapasitas industri penerbangan sekaligus mendorong pertumbuhan industri dirgantara di Kabupaten Tangerang.

“Momentum ini menjadi bagian penting dalam memperkuat kapasitas industri penerbangan sekaligus menunjukkan bahwa Kabupaten Tangerang memiliki potensi dan daya tarik bagi pengembangan industri berbasis teknologi, khususnya sektor penerbangan dan dirgantara,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid.

Ia mengatakan, hadirnya fasilitas tersebut juga membuka peluang berkembangnya industri pemeliharaan dan perawatan pesawat di wilayah Kabupaten Tangerang. Ia berharap keberadaannya dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah, membuka lapangan pekerjaan, serta mendorong tumbuhnya usaha dan industri pendukung di sekitar kawasan.

“Pemerintah Kabupaten Tangerang menyambut baik setiap investasi dan inovasi yang hadir di daerah. Kami berharap PT Visi Teknologi Dirgantara Inovasi dapat terus berkembang, meningkatkan kualitas layanan, mengutamakan keselamatan, serta memberikan kesempatan yang luas bagi tenaga kerja lokal untuk berkembang dan meningkatkan kompetensinya,” ujarnya.

Bupati menekankan pentingnya kolaborasi dan kerja sama antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan para pemangku kepentingan lainnya. Kerja sama dan kolaborasi tersebut diperlukan agar kemajuan industri dirgantara tidak hanya memberikan manfaat bagi perusahaan, tetapi juga berdampak luas terhadap masyarakat dan pembangunan daerah.

“Kita ingin setiap investasi yang hadir di Kabupaten Tangerang dapat tumbuh secara berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi daerah,” imbuhnya.

Ia juga menandaskan Pemkab Tangerang terus berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif, memberikan pelayanan yang baik, serta mendukung pengembangan dunia usaha sesuai kewenangan dan peraturan yang berlaku.

"Pemerintah daerah berkomitmen penuh menciptakan dan menjaga iklim investasi yang kondusif dan memberikan pelayanan terbaik, serta mendukung pengembangan dunia usaha sesuai kewenangan yang dimiliki. Selamat dan sukses kepada PT Visi Teknologi Dirgantara Inovasi (VTDI) atas hadirnya fasilitas hangar ini," pungkasnya

Tutup Liga Bola Open Turnamen PIK 2, Bupati Tangerang Dorong Olahraga Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Tutup Liga Bola Open Turnamen PIK 2, Bupati Tangerang Dorong Olahraga Jadi Penggerak Ekonomi Desa

detakbanten.com TANGERANG,–Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menutup secara resmi kompetisi sepak bola Liga Bola Open Turnamen PIK 2 yang digelar di Lapangan Satuan Radar (Satradar) 401 Tanjung Kait, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Selasa (18/8/26).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan selain menjadi wadah bagi para pesepak bola untuk menunjukkan kemampuan, turnamen ini juga menjadi ruang mempererat silaturahmi dan kebersamaan masyarakat, sekaligus juga mendorong pemberdayaan serta perekonomian masyarakat desa.

"Kompetisi sepak bola ini selain mempererat silahturahmi dan menjaga kebugaran, masyarakat juga dapat memanfaatkannya untuk jualan, sehingga perekonomian masyarakat desa juga dapat berputar," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Menurutnya, olahraga, khususnya sepak bola merupakan salah satu cabang olahraga yang memiliki penggemar dan fanatisme yang sangat tinggi serta mendorong munculnya potensi-potensi baru dari tingkat desa. Untuk itu dia juga menekankan pentingnya sportivitas dan saling menjunjung tinggi persatuan dan kebersamaan dalam setiap pertandingan

"Penutupan Liga Bola Open Turnamen PIK 2 ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, masyarakat, dan berbagai pihak dalam mengembangkan olahraga serta pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Tangerang," imbuhnya.

Ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah menyukseskan kompetisi tersebut dan berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan, tidak hanya di Kabupaten Tangerang, tetapi juga meluas ke Kota Tangerang, Tangerang Selatan, hingga daerah lainnya.

“Ini kita mulai dari Kabupaten Tangerang. Mudah-mudahan nanti bisa dilebarkan ke Tangerang Kota, Tangerang Selatan dan daerah lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, Komandan Satuan Radar 401 Tanjung Kait, Letkol Lek Aris Budi Wicaksono, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan kompetisi sepak bola yang digelar tersebut merupakan kerja sama dengan PIK 2 dalam rangka memeriahkan dan menyemarakan HUT ke-81 RI
Dia juga melaporkan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan meriah. Masyarakat juga dapat menyaksikan pertandingan secara langsung dengan suasana yang kondusif.

“Kami bersyukur kompetisi ini dapat berjalan dengan aman, tertib dan meriah. Masyarakat juga sangat antusias menyaksikan pertandingan secara langsung,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan olahraga seperti ini dapat terus dilaksanakan dan menjadi sarana positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menyalurkan bakat serta membangun semangat sportivitas.

Wabup Intan Dorong Pola Penanganan Stunting Lebih Kolaboratif, efektif dan Terpadu

detakbanten.com TANGERANG,--Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah mendorong Intervensi Terpadu Cegah Stunting (INOVASI TERPA GANTUNG) benar-benar menjadi pola penanganan Stunting yang lebih kolaboratif, efektif dan terpadu.
Hal tersebut diungkapkan Wabup Intan saat menghadiri kegiatan Balita Kita Sehat, sekaligus mencanangkan program Intervensi Terpadu Cegah Stunting (INOVASI TERPA GANTUNG) di Kantor Desa Klutuk, Kecamatan Mekar Baru, Rabu (19/08/26)

“Melalui INOVASI TERPA GANTUNG, kita ingin membangun pola penanganan yang lebih kolaboratif, efektif dan terpadu, sehingga setiap anak yang membutuhkan perhatian dapat segera diketahui dan mendapatkan intervensi yang sesuai, dengan melibatkan lebih banyak pihak, dan multi sektor,”

Ia menandaskan, pencegahan dan penanganan Stunting harus dilakukan sedini mungkin, bahkan sejak masa kehamilan, melalui pemenuhan gizi yang baik, pemeriksaan kesehatan secara rutin, pola asuh yang tepat, serta lingkungan yang sehat

“Stunting bukan hanya persoalan tinggi dan berat badan serta kesehatan anak tetapi berkaitan dengan bagaimana kita bersama mampu berkomitmen penuh atas tumbuh kembang serta kualitas sumber daya manusia di masa yang akan datang,” tandasnya.

Wabup Intan berharap Desa Klutuk dan Kecamatan Mekar Baru dapat menjadi contoh dalam pelaksanaan intervensi terpadu pencegahan stunting. Dia pun mengajak seluruh jajaran pemerintah desa dan kecamatan untuk terus memperkuat koordinasi dengan tenaga kesehatan, kader Posyandu, PKK, serta seluruh unsur masyarakat.

“Data mengenai kondisi ibu dan anak juga harus terus diperbarui agar program yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan semangat gotong royong, kolaborasi dan kepedulian, kita optimistis dapat menciptakan generasi Kabupaten Tangerang yang sehat, cerdas, produktif, dan berkualitas,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para kader Posyandu dan tenaga kesehatan yang selama ini telah menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Peran para kader sangat penting karena berinteraksi langsung dengan keluarga dan menjadi penghubung antara masyarakat dengan berbagai program kesehatan pemerintah.

“Saya juga berharap kegiatan Balita Kita Sehat tidak berhenti pada kegiatan seremonial hari ini. Pencanangan ini harus menjadi awal dari gerakan bersama yang dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan. Mari kita bangun kesadaran bahwa menjaga kesehatan anak merupakan tanggung jawab bersama, mulai dari keluarga, lingkungan, masyarakat hingga pemerintah,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Klutuk, Ubaedilah mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dukungan dan kepedulian Wabup Intan terhadap kegiatan Balita Kita Sehat dan INOVASI TERPA GANTUNG Desa Klutuk Kec. Mekar Baru. Kegiatan Balita Kita Sehat dan INOVASI TERPA GANTUNG tersebut merupakan program inovasi Pemerintah Desa Klutuk yang berkolaborasi dengan UPT Puskesmas Kecamatan Mekar Baru.

“Kehadiran Ibu tentunya menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan ibu dan anak, khususnya dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting,” ujar Ubaedilah

Dia juga berharap Wabup Intan juga dapat membantu dan memfasilitasi berbagai upaya untuk mengatasi tantangan dan kendala yang dihadapi sehingga upaya pencegahan dan penanganan Stunting di Desa Klutuk dapat berjalan lebih baik lagi
Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan juga menyerahkan secara simbolis bantuan telur dan melihat langsung pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG)

120 Warga Binaan Bebas melalui Remisi di HUT Ke-81 RI

120 Warga Binaan Bebas melalui Remisi di HUT Ke-81 RI

detakbanten.com BANTEN - Sebanyak 120 orang warga binaan mendapatkan remisi umum II dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, memberikan bantuan pendamping kepada para warga binaan agar mereka siap menjalani kehidupan yang mandiri dan diterima kembali di tengah masyarakat.

“Sejalan dengan perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, pemerintah memberikan remisi kepada warga binaan pemasyarakatan yang telah mengikuti pembinaan dengan baik,” ungkap Andra Soni pada Penyerahan Remisi Umum bagi Narapidana dan Pengurangan Masa Pidana Umum Bagi Anak Binaan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA, Kota Serang, Senin (17/8/2026).

“Apresiasi kepada Kantor Wilayah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Provinsi Banten beserta seluruh jajaran lapas dan rutan atas dedikasi dalam melaksanakan pembinaan, menjaga keamanan, serta mempersiapkan warga binaan agar mampu kembali ke tengah masyarakat,” katanya menambahkan.

Menurut Andra Soni, remisi bukan hanya pengurangan masa menjalani pidana, tetapi bentuk penghargaan negara atas perubahan proses perilaku, kedisiplinan, dan kesungguhan untuk memperbaiki diri. Ia meminta para penerima remisi agar mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat dengan menjalani hidup secara mandiri.

“Kepada seluruh warga binaan yang menerima remisi, agar mensyukuri kesempatan ini. Menjadikannya sebagai motivasi untuk terus mengikuti proses pembinaan dengan sungguh-sungguh, serta mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah keluarga dan masyarakat sebagai pribadi mandiri, dan bertanggung jawab,” ungkapnya.

Andra Soni juga memberikan apresiasi kepada keluarga warga binaan yang terus memberikan dukungan dan doa. Dukungan dari keluarga sangat penting agar mereka terus merasa didampingi selama proses pembinaan.

“Selamat Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Mari kita terus menjaga persatuan, menjunjung Pancasila, dan bersama-sama membangun Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten Lili mengatakan, pemberian remisi pada momentum ini bukan semata mengurangi masa pidana. Remisi adalah bagian penting dari proses pembinaan yang telah menunjukkan perubahan positif selama menjalani proses pidana.

“Setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah dan memperbaiki diri,” tegasnya.

Lili juga memaparkan beberapa program pembinaan yang dilakukan di lembaga pemasyarakatan. Di antaranya melakukan pelatihan peternakan ayam petelur, pembuatan paving, pembuatan beton, pembuatan serbuk minuman jahe merah, serta kerajinan sepatu. Program itu diharapkan menjadi bekal keterampilan dan kepercayaan diri warga binaan untuk kembali ke masyarakat.

Sebagai informasi berdasarkan Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia dari 9.574 warga binaan di Provinsi Banten, sebanyak 6.002 warga binaan mendapatkan remisi umum I. Sebanyak 35 anak binaan mendapatkan pengurangan masa pidana umum I. Sebanyak 120 warga binaan mendapatkan remisi umum II atau langsung bebas. Serta satu anak binaan mendapatkan pengurangan masa pidana umum II.

Dalam kesempatan itu, Andra Soni juga mendapatkan cinderamata karya warga binaan berupa lukisan potret diri dan alat musik gitar. Gubernur juga berkesempatan meninjau galeri workshop warga binaan. (Zal)

Meriahkan HUT ke-81 RI di Banten, Warga dan Gubernur Andra Soni Balap Karung

detakbanten.com KAB. SERANG - Gubernur Banten Andra Soni ikut memeriahkan perlombaan balap karung dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia (RI) yang dilaksanakan oleh masyarakat Kampung Cipicung, Desa Cisitu, Kecamatan Ciomas Kabupaten Serang, Senin (17/8/2026). Warga sangat antusias mengikuti dan menyaksikan perlombaan.

Masyarakat yang menyaksikan tampak begitu antusias melihat sosok pemimpin yang mau berbaur dan ikut berpartisipasi dalam perlombaan yang setiap tahun dilaksanakan itu. Sesekali mereka bersorak memberikan semangat kepada Gubernur Andra Soni saat ikut bertanding balap karung.

"Ini baru pertama kali Gubernur Banten ikut dalam perlombaan 17 Agustus yang kami laksanakan setiap tahunnya," kata salah satu warga bernama Aman (46).

Dalam kesempatan itu, Andra Soni memberikan sejumlah bingkisan hadiah perlombaan serta paket sembako kepada masyarakat setempat. Selain itu, Gubernur juga berjanji akan melakukan revitalisasi lapangan warga yang dipakai perlombaan setiap tahun tersebut.

"Masyarakat di sini kalau saya lihat sangat semangat dan kompak, meskipun kondisi lapangannya seadanya," katanya.

Andra Soni juga mengapresiasi atas kekompakan masyarakat. Menurutnya, kekompakan dan persatuan seperti ini harus terus dijaga dan tidak boleh ada pihak lain yang mencoba memecah belah masyarakat.

"Ini merupakan modal dasar kita dalam melakukan berbagai pembangunan," katanya.

Selain balap karung, sejumlah perlombaan tradisional juga diselenggarakan oleh panitia sejak tiga hari lalu, di antaranya estapet tepung, jaga air menggunakan kaki, joged balon dan joget kursi. (Zal)

Upaya Pulihkan Tekanan Air Terus Dilakukan, PERUMDAM TKR Lakukan Rekayasa Aliran Jaringan Perpipaan

detakbanten.com TANGERANG - PERUMDAM TKR (Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja) Kabupaten Tangerang terus mempercepat proses pemulihan layanan air bersih di wilayah Kosambi, Kabupaten Tangerang. Tim teknik lapangan diterjunkan untuk melakukan serangkaian penanganan pada jaringan perpipaan untuk memulihkan aliran sekaligus meningkatkan tekanan air secara bertahap, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Penanganan tersebut merupakan tindak lanjut atas gangguan aliran yang sebelumnya dirasakan sebagian pelanggan di wilayah Kosambi. Sejak menerima laporan dan hasil pemantauan di lapangan, PERUMDAM TKR melakukan pemeriksaan secara menyeluruh untuk mengetahui kondisi jaringan sekaligus menentukan langkah teknis selanjutnya.

Sejumlah pekerjaan dilakukan, mulai dari pengecekan valve jaringan perpipaan, pengukuran tekanan awal menggunakan pressure gauge, pelaksanaan test hole, hingga pengecekan aliran pada sejumlah titik jaringan. Tim juga melakukan rekayasa aliran jaringan perpipaan untuk membantu meningkatkan distribusi dan tekanan air menuju wilayah pelayanan terdampak.

Seluruh proses dilakukan secara bertahap dan terukur untuk memastikan pemulihan tidak hanya berlangsung sementara, tetapi dapat menjaga kestabilan distribusi air setelah proses normalisasi selesai.

Berdasarkan pemantauan terbaru di lapangan, air telah kembali mengalir ke wilayah terdampak. Meski demikian, tekanan air di beberapa titik masih berada dalam proses menuju kondisi normal seiring berlangsungnya penyesuaian aliran pada jaringan perpipaan.

PERUMDAM TKR memastikan tim teknik tetap berada di lapangan untuk memantau perkembangan tekanan dan kontinuitas aliran hingga kondisi pelayanan kembali stabil.

PERUMDAM TKR menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi selama proses penanganan. Perusahaan juga mengapresiasi kesabaran serta dukungan masyarakat selama tim melakukan pekerjaan teknis di lapangan.

Dalam proses penanganan, koordinasi turut dilakukan bersama tokoh masyarakat dan unsur wilayah setempat. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam mempercepat penyampaian informasi sekaligus membantu pemantauan kondisi pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

PERUMDAM TKR berkomitmen untuk terus melakukan langkah-langkah teknis yang diperlukan hingga distribusi dan tekanan air kembali stabil. Pemantauan jaringan juga akan dilanjutkan sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan pelayanan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Tangerang.

Bupati Gerak Cepat Tangani RTLH Korban Puting Beliung di Gunung Kaler, LSM Lesim : Bukti Pemerintah Hadir

detakbanten.com TANGERANG — Respons cepat Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid dalam menangani rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga Desa Gunung Kaler, Kecamatan Gunung Kaler, mendapat apresiasi dari Ketua Umum Lembaga Ilmu Hukum Indonesia Bersatu (Lesim), Mursalin.

Diketahui, kunjungan Bupati Maesyal Rasyid ke lokasi RTLH tersebut dilakukan usai dirinya melaksanakan monitoring dan evaluasi persiapan kunjungan kerja Presiden RI Prabowo Subianto yang dijadwalkan pada 15 Agustus 2026.
Sebelumnya, Bupati Tangerang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan lintas sektoral melaksanakan rapat di Desa Patrasana, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang. Rapat tersebut membahas berbagai persiapan untuk memastikan rangkaian kunjungan kerja Presiden RI dapat berlangsung dengan lancar, tertib dan aman.

Usai agenda tersebut, Bupati Maesyal Rasyid kemudian melanjutkan kegiatan dengan meninjau langsung kondisi RTLH milik pasangan suami istri Rio Febriansyah dan Lelah di Desa Gunung Kaler yang mengalami kerusakan akibat diterjang angin puting beliung.

Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Tangerang tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Dalam kunjungan itu, Bupati didampingi Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang H. Iwan Firmansyah, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Bambang Sapto, Direktur Utama Perumdam, jajaran kecamatan hingga kepala desa.

Mursalin mengapresiasi langkah cepat Bupati Tangerang yang tetap menyempatkan diri melihat kondisi masyarakat setelah menjalankan agenda pemerintahan yang cukup padat.
Menurutnya, respons tersebut menunjukkan bahwa persoalan masyarakat tetap menjadi perhatian pemerintah daerah.

“Begitu menerima laporan dari teman-teman media mengenai kondisi RTLH di wilayah Gunung Kaler dan sekitarnya, Pak Bupati langsung merespons. Setelah melihat langsung kondisi warga, beliau segera memberikan instruksi agar rumah tersebut segera dibangun,” ujar Mursalin.

Ia menilai perhatian tersebut sangat berarti bagi keluarga Rio Febriansyah dan Lelah yang memiliki empat orang anak yang masih berusia kanak-kanak dan balita.

“Kondisinya memang sangat memprihatinkan. Mereka memiliki anak-anak yang masih kecil dan harus menghadapi kondisi rumah yang rusak akibat musibah. Karena itu, kehadiran pemerintah sangat dibutuhkan,” katanya.

Mursalin menegaskan, instruksi Bupati agar rumah tersebut segera dibangun kembali merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan.

“Pak Bupati tidak berpikir terlalu lama. Setelah melihat kondisi di lapangan, langsung memberikan instruksi agar segera dibangun sehingga pasangan suami istri ini bersama anak-anaknya dapat kembali menempati rumah yang layak, aman dan sehat,” tegasnya.

Ia berharap pembangunan RTLH tersebut dapat segera direalisasikan dan berjalan sesuai harapan, sehingga keluarga tersebut dapat menjalani kehidupan dengan lebih tenang dan nyaman.

“Ini bukan hanya soal membangun rumah, tetapi menyangkut kemanusiaan. Ketika masyarakat tertimpa musibah, pemerintah hadir memberikan solusi. Ini yang patut kita apresiasi,” pungkas Mursalin.

Respons cepat tersebut juga menjadi gambaran pentingnya sinergi antara masyarakat, media dan pemerintah. Informasi mengenai kondisi warga yang disampaikan melalui berbagai pihak dapat menjadi bahan bagi pemerintah untuk mengambil langkah penanganan secara cepat dan tepat.

Gelar Rapat Paripurna, DPRD Setujui Perubahan KUA-PPAS 2026

detakanten.com TANGERANG — DPRD Kabupaten Tangerang menggelar rapat paripurna dengan agenda persetujuan bersama perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2026, Kamis (13/8/2026).

Rapat yang berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Tangerang itu dihadiri pimpinan dan anggota DPRD, Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah, unsur Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), lembaga teknis, serta jajaran perusahaan umum daerah.

Dalam rapat tersebut, Badan Anggaran DPRD menyampaikan hasil pembahasan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Pembahasan dilakukan selama lima hari, yakni pada 6, 7, 8, 10, dan 11 Agustus 2026.

Juru Bicara Badan Anggaran DPRD Kabupaten Tangerang, Astayudin, mengatakan pembahasan dilakukan secara komprehensif dengan mempertimbangkan kondisi fiskal daerah, kebutuhan pembangunan, efektivitas belanja, serta aspirasi masyarakat.

“Pembahasan dilakukan secara komprehensif, mendalam, konstruktif, serta memperhatikan kemampuan keuangan daerah, kebutuhan pembangunan pemerintah daerah dan aspirasi masyarakat Kabupaten Tangerang,” ujar Astayudin dalam rapat paripurna.

Menurut Astay, berdasarkan hasil pembahasan, struktur utama anggaran tidak mengalami perubahan. Pendapatan daerah dalam perubahan KUA-PPAS 2026 ditetapkan sebesar Rp8,76 triliun.

Pendapatan tersebut terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp5,55 triliun dan pendapatan transfer sebesar Rp3,20 triliun.

PAD antara lain bersumber dari pajak daerah sebesar Rp4,44 triliun, retribusi daerah Rp223,76 miliar, serta hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar Rp67,08 miliar.

Sementara itu, pendapatan transfer berasal dari pemerintah pusat sebesar Rp2,76 triliun dan transfer antardaerah sebesar Rp436,65 miliar.

Pada sisi belanja, anggaran perubahan APBD 2026 ditetapkan sebesar Rp9,43 triliun. Rinciannya meliputi belanja operasi sebesar Rp6,70 triliun, belanja modal Rp1,76 triliun, belanja tidak terduga Rp42,82 miliar, dan belanja transfer Rp914,31 miliar.

Adapun pembiayaan daerah tetap sebesar Rp671,86 miliar dan seluruhnya berasal dari penerimaan pembiayaan. Pemerintah daerah tidak mengalokasikan anggaran untuk penyertaan modal maupun pengeluaran pembiayaan lainnya.

"Selain menyetujui perubahan KUA-PPAS, DPRD juga menyampaikan sejumlah rekomendasi kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang. Rekomendasi tersebut diarahkan untuk memperkuat pendapatan daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memastikan belanja daerah lebih efektif dan tepat sasaran, " Ujarnya.

Salah satu perhatian utama DPRD adalah optimalisasi pendapatan daerah. Badan Pendapatan Daerah diminta memperkuat intensifikasi dan ekstensifikasi pajak serta retribusi, mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah, dan meningkatkan koordinasi dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta pemangku kepentingan terkait.

DPRD juga meminta penagihan piutang pajak dilakukan secara intensif dan transparan. Potensi penerimaan pajak yang diproyeksikan mencapai sekitar Rp75 miliar per bulan diminta dicatat berdasarkan realisasi dan potensi riil penerimaan, bukan sekadar berdasarkan angka proyeksi.

Penguatan peran juru sita pajak internal juga menjadi rekomendasi. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan penagihan tunggakan wajib pajak tanpa menambah beban operasional maupun melakukan rekrutmen pegawai baru.

DPRD turut menyoroti sektor parkir, khususnya pada fasilitas milik pemerintah daerah dan empat RSUD. Pengelolaan parkir didorong menggunakan sistem yang lebih transparan atau melalui pola kerja sama dengan BUMD maupun pemerintah kecamatan guna meningkatkan pendapatan sekaligus mencegah kebocoran dan pungutan liar.

Di sektor ketenagakerjaan, DPRD meminta Dinas Tenaga Kerja menyusun program pelatihan berbasis kebutuhan industri. Pemerintah daerah juga didorong memperkuat kemitraan dengan perusahaan untuk memetakan kebutuhan tenaga kerja dan kompetensi yang diperlukan.

Pemerintah daerah juga diminta memperluas akses informasi lowongan kerja melalui portal resmi dan kegiatan bursa kerja secara hibrida hingga tingkat kecamatan. Kebijakan yang mendorong terbukanya kesempatan kerja bagi warga Kabupaten Tangerang juga perlu disusun sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Di bidang pendidikan, DPRD meminta pemerintah daerah berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk mengantisipasi peningkatan jumlah siswa mutasi masuk yang diperkirakan mencapai 24.000 siswa.

Pembangunan dan penambahan ruang kelas baru juga diminta diprioritaskan di wilayah dengan kepadatan penduduk dan jumlah peserta didik tinggi, termasuk wilayah yang memiliki kebutuhan serupa dengan SDN Pasir Jaya.

Sementara di sektor kesehatan, DPRD menekankan pentingnya pemenuhan tenaga dokter spesialis di RSUD Tigaraksa. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kapasitas pelayanan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap rumah sakit rujukan di luar daerah.

DPRD juga merekomendasikan penguatan program penanganan stunting melalui sinkronisasi data dan intervensi lintas sektor. Program tidak hanya diarahkan pada aspek kesehatan, tetapi juga akses air bersih, sanitasi, lingkungan, dan faktor pendukung lainnya.

Menanggapi persetujuan tersebut, Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD atas berbagai masukan selama proses pembahasan.

Menurutnya, masukan legislatif menjadi bagian penting untuk memastikan perubahan KUA-PPAS 2026 mampu mengakomodasi kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan dan prioritas pembangunan daerah.

“Semangat kemitraan dan sinergitas antara eksekutif dan legislatif terus dapat terjaga dengan baik. Kondisi ini menjadi modal utama untuk membangun Kabupaten Tangerang secara berkelanjutan,” kata Intan.

Intan menegaskan, nota kesepakatan perubahan KUA-PPAS 2026 selanjutnya menjadi pedoman dalam penyusunan nota keuangan dan rancangan perubahan APBD Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2026.

Setelah kesepakatan ditandatangani, Tim Anggaran Pemerintah Daerah akan menyusun dan melakukan asistensi Rencana Kerja dan Anggaran perangkat daerah. Dokumen tersebut kemudian dihimpun sebagai dasar penyusunan nota keuangan rancangan perubahan APBD 2026 untuk dibahas bersama DPRD.

Dengan persetujuan perubahan KUA-PPAS tersebut, pemerintah daerah dan DPRD kini memiliki pijakan bersama untuk memastikan perubahan APBD 2026 tidak hanya memenuhi aspek administratif dan fiskal, tetapi juga menjawab kebutuhan pembangunan serta kepentingan masyarakat Kabupaten Tangerang.

Bupati Tangerang Lepas 200 Pelajar Calon Siswa Sekolah Rakyat

detakbanten.com TANGERANG – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melepas 200 pelajar jenjang SMP dan SMA pada acara Sarasehan Bupati Tangerang dengan Calon Siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 8 Tahun Ajaran 2026/2027 yang berlangsung di Aula Diklat Kitri Bakti, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Kamis (13/8/26).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027 yang sekaligus menjadi momentum untuk memberikan penguatan kepada calon siswa dan tenaga pendidik sebelum memasuki lingkungan pendidikan baru.

Dalam kesempatannya, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan kehadiran program Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menghadirkan akses pendidikan yang inklusif, merata, dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Sekolah Rakyat menjadi bagian dari ikhtiar kita untuk memastikan anak-anak Kabupaten Tangerang mendapatkan kesempatan pendidikan yang layak, berkualitas, dan mampu mengembangkan potensi mereka,” ujarnya.

Memasuki Tahun Ajaran 2026/2027, Bupati Maesyal menilai persiapan MPLS menjadi tahapan penting dalam membangun kesan pertama yang positif bagi para siswa. Menurutnya, MPLS tidak boleh dipandang sekadar sebagai formalitas awal masuk sekolah, tetapi harus menjadi gerbang untuk menciptakan rasa nyaman, aman, dan semangat belajar bagi semua peserta didik.

“Saya minta seluruh panitia dan tenaga pendidik mempersiapkan MPLS dengan sebaik-baiknya. Pastikan anak-anak kita merasa nyaman, aman, gembira, dan antusias ketika pertama kali memasuki Sekolah Rakyat,” tegasnya.

Ia juga menekankan agar pelaksanaan MPLS mengedepankan prinsip ramah anak dan inklusif, serta terbebas dari segala bentuk perundungan, kekerasan maupun tindakan senioritas yang berlebihan.
Selain itu, MPLS diharapkan menjadi momentum untuk menanamkan karakter dan nilai kebangsaan kepada peserta didik sejak hari pertama. Nilai religius, kedisiplinan, gotong royong, serta kecintaan terhadap tanah air perlu diperkenalkan dan dibiasakan dalam kehidupan sekolah.

“Karakter harus dibangun sejak awal. Kita ingin anak-anak tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki akhlak, kedisiplinan, semangat gotong royong, dan rasa cinta terhadap bangsa dan negara,” katanya.

Bupati Maesyal juga meminta tenaga pendidik mengoptimalkan masa persiapan MPLS untuk melakukan pemetaan terhadap bakat, minat, dan potensi masing-masing siswa. Dengan demikian, proses pendidikan di Sekolah Rakyat dapat disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan peserta didik nantinya
“Setiap anak memiliki potensi yang berbeda. Karena itu, kenali bakat, minat, dan kemampuan mereka sejak awal agar bisa dikembangkan secara optimal,” pintanya.

Di hadapan para calon siswa dan tenaga pendidik, Bupati Maesyal berharap pelaksanaan MPLS dapat menjadi awal yang baik dalam membangun kepercayaan diri dan semangat belajar para siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 8 Kabupaten Tangerang.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat bertugas kepada seluruh tenaga pendidik dan guru yang telah mendapatkan amanah untuk mendidik para siswa di Sekolah Rakyat Terintegrasi 8 Kabupaten Tangerang.

“Selamat bertugas kepada seluruh guru dan tenaga pendidik. Mari bersama-sama memberikan pendidikan terbaik dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, menyenangkan, serta mampu mengantarkan anak-anak kita meraih masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tangerang Aziz Gunawan mengatakan, sebanyak 200 calon siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 8 telah dilepas oleh Bupati Tangerang. Para siswa juga mendapat bingkisan berupa suvenir, mukena bagi perempuan, sarung bagi laki-laki, serta uang saku Rp500.000 per orang.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Insyaallah, Bapak Bupati akan hadir dalam acara MPLS di Poltek Curug. MPLS ini secara khusus metodenya langsung dari Kementerian Sosial dan akan dilaksanakan selama satu minggu,” ujarnya.

Aziz menjelaskan, pelaksanaan MPLS akan didampingi lima alumni Akademi Militer (Akmil) yang telah disiapkan. Pendampingan tersebut difokuskan pada pembentukan disiplin, kebersihan, sikap, dan tata krama siswa. Setelah MPLS, proses pembelajaran akan mengikuti teknis yang telah disiapkan pihak Sekolah Rakyat untuk Tahun Ajaran 2026/2027.
Sementara itu, salah satu calon siswi Sekolah Rakyat yang berasal dari Kecamatan Sindang Jaya, Siti Syahla Fauziyyah, mengaku senang dan bersyukur mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan di Sekolah Rakyat. Alumni Pesantren Darul Muttaqin 2 tersebut berharap kesempatan ini dapat menjadi jalan untuk membanggakan kedua orang tuanya.

“Saya merasa senang bisa terpilih di antara murid-murid yang lain dan mendapat kesempatan untuk melanjutkan pendidikan di Sekolah Rakyat,” ujarnya.
Siti mengatakan, dirinya ingin memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meraih cita-cita menjadi seorang pilot. Ia berharap pendidikan di Sekolah Rakyat dapat membantunya mengembangkan kemampuan dan mencapai cita-cita yang selama ini diimpikannya.

"Terima kasih kepada Bupati Tangerang yang telah memberikan kesempatan untuk menjadi bagian dari Sekolah Rakyat. Saya berharap dapat mengikuti seluruh proses pendidikan dengan baik dan mewujudkan cita-cita di masa depan," ucapnya

Go to top