Intan Harap Peserta KHA Jadi Pelopor Implementasi Permainan Tradisional
detakbanten.com TANGERANG--Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah membuka acara Pelatihan Konvensi Hak Anak (KHA) yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) di Hotel Yasmine, Kamis (06/08/26)
Dalam sambutannya, Wabup Intan berharap seluruh peserta pelatihan KHA bisa menjadi pelopor implementasi pengembangan minat, bakat dan kreativitas anak melalui permainan tradisional.
"Saya sangat berharap para peserta pelatihan KHA ini bisa jadi pelopor dalam mengimplementasikan permainan tradisional sebagai pusat kreativitas dan pengembangan bakat serta minat anak nantinya," ujar Wabup Intan
Menurut dia, permainan tradisional bukan hanya olahraga prestasi namun banyak mengajarkan tentang sportifitas, kejujuran, kerjasama, disiplin kepemimpinan, gotong royong, toleransi hingga kemampuan memecahkan masalah
"Jadi olahraga tradisional itu bukan cuma berprestasi bertanding tapi banyak filosofinya, mengajarkan karakter, bekerja tim, bukan egois maunya sendiri. Nilai-nilai inilah yang kelak akan menjadi pondasi lahirnya generasi emas Kabupaten Tangerang dan Indonesia karena di sinilah kalian," ungkapnya
Dia juga menegaskan bahwa olahraga tradisional harus terus dilestarikan, salah satunya dengan dengan cara mensosialisasikan ke sekolah-sekolah dan menggelar berbagai permainan tradisional bukan hanya untuk memeriahkan perayaan hari besar nasional tapi juga event-event lainnya. Prestasi Kabupaten Tangerang dalam bidang olahraga tradisional juga sangat membanggakan di tingkat nasional
"Alhamdulillah sejak jadi Ketua KORMI, sekolah-sekolah ini antusiasnya luar biasa, ternyata para pelajar Kabupaten Tangerang sudah banyak mengukir prestasi di tingkat nasional, kita itu juara enggrang sama dagongan di NTB dalam ajang FORNAS," jelasnya.
Wabup Intan juga mengajak semua pihak untuk menguatkan sinergi melestarikan dan menghidupkan kembali olahraga tradisional yang mengandung nilai-nilai luhur bangsa.
"Mari kita jadikan permainan tradisional bukan sekedar kenangan masa lalu melainkan warisan yang terus hidup di tengah kehidupan kita. Jangan biarkan anak-anak kita kehilangan ruang untuk tertawa bersama, belajar menghargai teman, mengenal budaya dan tumbuh menjadi pribadi yang sehat serta berkarakter," pungkasnya
Kepala Dinas DPPPA, Asep Suherman mengatakan bahwa Konvensi Hak Anak merupakan komitmen dunia untuk menjamin terpenuhinya hak-hak setiap anak agar dapat tumbuh berkembang memperoleh perlindungan serta berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaannya.
Pihaknya berharap kegiatan pelatihan tersebut mampu melahirkan generasi pelopor yang memahami hak-haknya, mencintai budaya bangsa melalui permainan tradisional serta aktif berpartisipasi dalam pembangunan serta mampu menjadi agen perubahan positif di lingkungannya masing-masing.
"Saya berharap kepada seluruh peserta mengikuti setiap materi praktek dan simulasi dengan sungguh-sungguh. Jadikan pelatihan ini sebagai bekal untuk mengembangkan berbagai kegiatan kreatif sekolah, lingkungan tempat tinggal, forum anak Kecamatan maupun komunitas masing-masing," ujar Herman
Lanjut dia, kegiatan pelatihan tersebut mengusung tema "Menciptakan Pelopor Permainan Tradisional dan Implementasi Pusat Kreativitas Anak" dan diikuti oleh sekitar 120 peserta, berasal dari pengurus forum anak Kabupaten Tangerang dan forum anak kecamatan.
Permainan tradisional tidak sekedar menjadi hiburan tetapi juga mengajarkan kerjasama sportivitas kepemimpinan kreativitas kemampuan berkomunikasi berkomunikasi serta mempererat interaksi sosial lebih dari itu permainan tradisional merupakan bagian dari warisan budaya bangsa yang harus kita lestarikan agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman.
"Tema ini sangat relevan dengan tantangan perkembangan zaman dan meningkatnya penggunaan gadget oleh anak-anak. Permainan tradisional memiliki nilai edukatif yang sangat tinggi, jadi jangan sampai ini permainan tradisional hilang," imbuhnya
Wabup Intan Tinjau Lahan TPS3R
detakbanten.com TANGERANG,–Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah meninjau lahan yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Desa Pematang dan Desa Pasir Nangka, Kecamatan Tigaraksa, Kamis (06/08/26)
Dalam peninjauan tersebut, Wabup Intan melihat langsung kondisi lahan, bangunan hanggar, serta fasilitas pendukung yang akan digunakan untuk operasional TPS3R. Ia juga berdiskusi dengan jajaran perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan unsur TNI mengenai kesiapan sarana prasarana agar pembangunan TPS3R dapat segera direalisasikan.
Wabup Intan mengatakan, kunjungannya tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan sekaligus mempercepat pengembangan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan terintegrasi di Kabupaten Tangerang. Pemerintah Kabupaten Tangerang akan terus mendorong dan memperkuat sistem pengelolaan sampah melalui pemanfaatan teknologi. Saat ini, Kabupaten Tangerang telah memiliki dua unit mesin pengolah sampah Motah yang beroperasi di TPS Cilingok, Kecamatan Pasar Kemis. Ke depan, pemerintah daerah juga mendapat dukungan tambahan dari Kementerian Pertahanan melalui Dandim 0510/Tigaraksa untuk mendukung pengembangan fasilitas pengolahan sampah di wilayah Tigaraksa.
"Kita melihat langsung lokasi rencana TPS3R ini. Alhamdulillah, ada dukungan dari Kementerian Pertahanan melalui Pak Dandim untuk pengembangan mesin Motah di lokasi ini. Harapannya nanti sampah dapat diolah di sini sehingga tidak lagi seluruhnya dibawa dan menumpuk di TPA Jatiwaringin. Mohon doa agar seluruh prosesnya berjalan lancar," ujar Wabup Intan
Dia menambahkan, selain dukungan peralatan, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga akan mengalokasikan anggaran pada perubahan APBD untuk memperbaiki hanggar dan melengkapi fasilitas penunjang agar operasional TPS3R dapat berjalan secara optimal.
"Pada perubahan anggaran nanti kita juga siapkan untuk renovasi hanggar. Fasilitasnya akan kita rapikan supaya masyarakat di sekitar sini lebih nyaman dan kegiatan pengolahan sampah bisa berjalan dengan baik," imbuhnya
Wabup Intan juga mengungkapkan bahwa keberhasilan pengelolaan sampah berkelanjutan tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga harus didukung dengan meningkatnya kepedulian masyarakat dan pengembangan inovasi, salah satunya ecoenzym yang kini telah digunakan oleh PT Charoen Pokphand Indonesia sebagai bagian dari pengelolaan lingkungan.
"Ecoenzym dari Kabupaten Tangerang sudah digunakan oleh Charoen Pokphand. Artinya kualitasnya tidak perlu diragukan lagi. Ini menjadi motivasi bagi kita untuk terus mengembangkan inovasi dalam pengelolaan sampah dan limbah organik agar semakin bermanfaat bagi masyarakat maupun dunia usaha," ungkapnya.
Dia berharap pembangunan TPS3R di Desa Pematang dan Desa Pasir Nangka, pengelolaan sampah dapat dilakukan lebih dekat dengan sumbernya, mengurangi beban TPA Jatiwaringin, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Turut mendampingi Wakil Bupati dalam kegiatan tersebut Dandim 0510/Tigaraksa, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Tangerang, Camat Tigaraksa beserta jajaran, Kepala Desa beserta BPD.
Bupati Tangerang Hadiri Wisuda 132 Bayi Penerima ASI Eksklusif
detakbanten.com TANGERANG,–Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menghadiri kegiatan Wisuda ASI dalam rangka memperingati Pekan Menyusui Sedunia Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Tangerang yang digelar di Gedung Serbaguna (GSG) Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Kamis (6/8/26).
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan sebanyak 250 bayi hadir dalam kegiatan tersebut. Dari jumlah tersebut, sebanyak 132 bayi dinyatakan telah memenuhi kriteria pemberian ASI eksklusif hingga usia enam bulan dan menerima sertifikat wisuda ASI.
"Alhamdulillah hari ini kami hadir bersama dalam rangka memperingati Pekan Menyusui Sedunia Tahun 2026 tingkat Kabupaten Tangerang. Ada 250 bayi yang hadir dan 132 bayi menerima sertifikat Wisuda ASI karena telah mendapatkan ASI eksklusif sesuai ketentuan. Seluruh bayi yang hadir juga kami berikan suplemen dan makanan tambahan untuk mendukung pertumbuhan dan kesehatannya," ungkap Bupati Maesyal Rasyid
Ia menambahkan kegiatan Wisuda ASI tersebut telah memasuki tahun ketiga pelaksanaan dan akan terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program kesehatan ibu dan anak. Menurutnya, pemberian ASI eksklusif merupakan investasi penting dalam mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa depan.
"Kami doakan seluruh bayi tumbuh sehat. Mereka inilah yang kelak akan menjadi pemimpin di masa depan. Jika sejak dini kesehatannya terjaga, maka derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Tangerang juga akan terus meningkat," ujarnya.
Bupati mengingatkan kepada para orang tua, khususnya ibu yang memiliki bayi dan balita, agar rutin memanfaatkan layanan Posyandu untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan anak.
"Saya mohon kepada ibu-ibu agar rajin membawa anak ke Posyandu. Di sana pertumbuhan dan perkembangan anak akan dipantau oleh petugas kesehatan dan kader Posyandu. Kalau ada masalah kesehatan bisa segera diketahui dan ditangani sejak dini," imbaunya.
Ia juga menekankan pentingnya pemeriksaan rutin di Posyandu untuk memastikan berat badan, tinggi badan, status gizi, serta perkembangan anak sesuai dengan usianya. Selain itu, orang tua juga dapat berkonsultasi mengenai pola pemberian ASI, makanan pendamping ASI (MPASI), hingga kebutuhan gizi anak.
"Pemberian ASI sesuai anjuran hingga usia dua tahun ini sangat penting bagi tumbuh kembangnya bayi. Jangan lupa juga memberikan makanan pendamping ASI setelah bayi berusia enam bulan, agar kebutuhan gizi anak terpenuhi secara optimal," tandasnya
Terima Kunjungan Danlanal Baru, Gubernur Banten Andra Soni Siap Tingkatkan Kolaborasi
detakbanten.com BANTEN - Gubernur Banten Andra Soni menerima kunjungan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banten yang baru Letkol Laut (P) Wawan Subagyo Mardani di selasar Rumah Dinas (Rumdin) Gubernur Banten, Kota Serang, Rabu (5/8/2026).
Letkol Laut (P) Wawan Subagyo Mardani secara resmi menggantikan pejabat sebelumnya Kolonel Laut (P) Catur Yogiantoro. Prosesi serah terima jabatan dipimpin langsung oleh Komandan Kodaeral III Laksamana Muda TNI Uki Prasetia di Selasar Mako Kodaeral III Jakarta, Kamis (16/07/2026) lalu.
Andra Soni mengungkapkan, kolaborasi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dengan Danlanal Banten selama ini terjalin sangat harmonis, baik formal maupun informal. Apalagi, Danlanal Banten mempunyai peranan strategis dalam menjaga stabilitas dan keamanan ruang laut di wilayah Banten.
"Saya mewakili Pemprov Banten siap meningkatkan kolaborasi untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan di Provinsi Banten, sehingga perekonomian masyarakat berjalan baik begitu juga dengan iklim investasi," katanya.
Andra Soni juga mengucapkan terima kasih kepada Kolonel Laut (P) Catur Yogiantoro atas pengabdiannya selama bertugas di Provinsi Banten. Kemudian kepada Letkol Laut (P) Wawan Subagyo Mardani, Andra Soni mengucapkan selamat datang di Provinsi Banten.
"Kita terus berkolaborasi untuk kemajuan daerah" pungkasnya. (Zal)
KLH Didesak Sidak Pengelolaan Limbah di PT PEMI Balaraja
detakbanten.com TANGERANG -- Kementrian Lingkungan Hidup ( KLH) Didesak untuk melakukan inspeksi mendadak ( Sidak) terhadap limbah produksi PT PEMI Balaraja, menyusul kisruhnya pengelolaan limbah pada perusahaan PEMI di Balaraja tersebut, hal tersebut dikatakan aktivis lingkungan lembaga Swadaya Masyarakat asal Balaraja H Retno Juarno.
"Dengan kisruhnya pengelolaan limbah produksi PT PEMI , akan berdampak terhadap limbah, baik limbah domestik maupun limbah B3, karena dari informasi yang ada, kulit tembaga mengandung bahan limbah B3,"terang H Retno.
Retno menambahkan, seharusnya management PT PEMI transparan dalam melakukan kerjasama dengan pihak ketiga, apalagi berkaitan dengan pengelolaan limbah, jangan sampai ada permasalahan pencemaran, karena kesalahan prosedur pengelolaan limbah akan berbuntut pada pidana, sesuai dengan undang-undang lingkungan hidup, dirinya mendesak kepada Kementrian lingkungan hidup ( KLH) untuk mengecek sejauh mana pengelolaan limbah di PT PEMI.
"Kami berharap agar Kementrian lingkungan hidup bisa turun ke PT PEMI untuk mengetahui sejauhmana pengelolaan limbah PT PEMi dikelola dengan baik apa tidak, cek pihak pemegan SPK nya, apakah memiliki perizinan pengelolaan limbah B3 atau tidak,"tandasnya .
Buka Diklat Paskibraka, Wagub Dimyati Tekankan Soal Disiplin, Kepemimpinan, dan Prestasi Akademik
detakbanten.com KAB. PANDEGLANG - Wakil Gubernur (Wagub) Achmad Dimyati Natakusumah menekankan pentingnya keseimbangan antara disiplin, kepemimpinan, dan prestasi akademik kepada para calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Banten. Menurutnya, menjadi anggota Paskibraka harus diiringi dengan capaian akademik sebagai bekal menjadi pemimpin masa depan.
"Saudara sudah sukses menjadi Paskibraka. Bahkan ada yang menjadi Paskibraka tingkat nasional. Tapi, ingat, saudara juga harus sukses dalam prestasi akademik," kata Dimyati dalam sambutannya pada Pembukaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kompi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia 2026 di Aula Bougenville Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Banten, Pandeglang, Selasa (4/8/2026).
Dimyati mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang telah berhasil lolos seleksi menjadi calon anggota Paskibraka tingkat Provinsi Banten. Menurutnya, menjadi anggota Paskibraka bukan hanya mendapat kehormatan mengibarkan Sang Merah Putih.
"Tetapi, menjadi proses pembentukan karakter, kedisiplinan, serta jiwa kepemimpinan," katanya.
Ia menegaskan, Paskibraka adalah para calon pemimpin. Untuk itu, selama mengikuti Diklat, para peserta akan ditempa untuk memiliki dedikasi, disiplin, semangat persatuan, kebersamaan, dan kekompakan sebagai bekal dalam kehidupan bermasyarakat maupun di masa depan. Diklat bertujuan membentuk pemimpin yang amanah, pemimpin yang baik, pemimpin yang berintegritas.
"Oleh sebab itu, jaga nama baik. Jaga perilaku. Jaga almamater saudara. Insya Allah saudara ke depan akan sukses," katanya.
Dimyati juga mengingatkan agar para peserta tetap memprioritaskan pendidikan formal. Menurutnya, prestasi sebagai anggota Paskibraka harus berjalan seiring dengan keberhasilan di bidang akademik.
"Jangan sampai sukses di bidang Paskibraka, tetapi tertinggal di bidang akademik. Keduanya harus berjalan beriringan agar menjadi generasi yang unggul dan siap menjadi pemimpin di masa depan," pesannya.
Sebagai informasi, kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Banten. Diklat berlangsung pada 4 hingga 16 Agustus 2026. Peserta Diklat berjumlah 50 orang, terdiri atas 26 putra dan 24 putri. Mereka adalah calon pengibar bendera pada upacara penaikan dan penurunan bendera HUT Ke-81 Republik Indonesia Tingkat Provinsi Banten.
Pembukaan dilakukan dengan penyematan tanda peserta oleh Wagub Dimyati Natakusuma. Hadir dalam acara pembukaan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Banten, perwakilan Polda Banten, Polda Metro Jaya, perwakilan Korem 064/Maulana Yusuf Banten, serta pelatih Paskibraka Tahun 2026. (Zal)
Korlap Demo PT PEMI AW Balaraja Dipanggil Polisi
detakbanten.com TANGERANG -- Kooordinator lapangan ( Korlap) Aksi demontrasi warga Kampung Tegal Murni Kelurahan Balaraja Kecamatan Balaraja Kabupaten Tangerang berinisial US dipanggil Polda Banten berdasarkan surat bernomor B/4072/VII/2026/Ditreskrimum tertanggal 17 juli 2026, surat yang ditandatangani Kasubdit III Jatanras Kompol Yeremia Iwo tersebut berisi klarifikasi.
Dirkrimum Polda Banten pada Subdit III Jatanras melakujan undangan klarifikasi pada warga berdasarkan laporan polisi Nomor LP /B/300/VII/SPKT III.Ditreskrimum/2026/Polda Banten tanggal 30 April 2026, dalam surat tersebut undangan klarifikasi tersebut, Polda Banten menggandakan pemanggilan pada Rabu 29 Juli 2026 lalu
Didalam Surat panggilan tersebut, pasal yang dikenakan penyidik Polda Banten adalah pasal 462 KUHP Pidana dan atau 262 KUHP Pidana undang - undang nomor 1 tahun 2023 tentang tindak pidan pemerasan dan atau tindak pidana melakukan kekerasan terhadap orang atau barang secara bersama-sama di muka umum.
Sementara saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kasubdit III Jatanras Polda Banten Kompol Yeremia Iwo membenarkan adanya pemanggilan terlapor warga Balaraja, menurutnya saat ini Polda Banten tengah melakukan penyelidikan atas laporan, dan saat ini dalam proses pengumpulan dan pengambilan keterangan dari saksi-saksi.
"Keterangan yang didapat dari saksi-saksi, salah satunya panggilan klarifikasi undangan memastikan tindak pidana yang terjadi,"tandasnya.
Aset Mencapai Rp10,4 Triliun, Bank Banten Tumbuh Melesat Kuat
detakbanten.com BANTEN - PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk atau Bank Banten dibawah kepemimpinan Gubernur Banten Andra Soni terus mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan dan melesat jauh.
Tercatat sampai semester I tahun 2026, pertumbuhan Bank Banten dari sisi aset mencapai Rp10,4 triliun, kredit yang disalurkan Rp5,9 triliun, bahkan di tengah kondisi tekanan ekonomi global Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Banten mencapai Rp6,8 triliun. Ditambah lagi dengan laba bersih sampai dengan Juni 2026 sebesar Rp21,3 miliar dengan kondisi NPL yang terus mengalami perkembangan yang positif berada di bawah 5 persen.
Capaian itu terus tumbuh positif sejak Bank Banten mulai mengalami perbaikan disegala lini, dari mulai tata kelola perusahaan, peningkatan SDM sampai pengelolaan bisnis seiring kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh.
"Kami meyakini Bank Banten kedepan akan semakin maju dengan dukungan semua pihak," kata Andra seusai menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-10 Bank Banten di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Sabtu (1/8/2026).
Tidak sampai di situ, Andra Soni juga menegaskan Bank Banten akan menjadi satu-satunya Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang menopang ekosistem keuangan dan mendorong percepatan pembangunan di Provinsi Banten.
Oleh karena itu, Andra mendorong agar seluruh Pemda di Banten ikut bersama-sama membesarkan Bank Banten, "Kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi," pungkasnya.
Pada peringatan HUT Ke-10 Bank Banten, dilakukan juga penandatanganan PKS dan MoU dengan Pemkot Cilegon dan RSUD Kota Cilegon terkait dengan pemanfaatan produk dan layanan keuangan di Bank Banten. MoU dilakukan antara Walikota Cilegon Robinsar dengan Direktur Utama Bank Banten Muhammad Busthami, yang disaksikan langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni bersama Sekda Provinsi Banten Deden Apriandhi.
Selain penandatanganan MoU, di momen yang berbahagia itu juga dilakukan penandatanganan komitmen pengalihan saham Bank Banten kepada seluruh Pemda di Banten.
"Ini adalah komitmen dari kami dalam rangka menindaklanjuti Perda No 5 Tahun 2023. Untuk teknis pengalihan melalui penyerahan sebagian saham akan dilakukan tidak lama lagi dengan total saham 11,11 persen," katanya.
Tokoh masyarakat sekaligus salah satu penggagas berdirinya Provinsi Banten Embay Mulya Syarif yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengaku bangga dengan capaian yang telah diraih oleh Bank Banten selama 10 tahun berdiri.
"Capaian ini tentunya harus terus ditingkatkan agar semakin baik lagi," katanya.
Mewakili masyarakat Banten, Embay berharap kehadiran Bank Banten bisa semakin dicintai. Insya Allah kita semua mendoakan yang terbaik untuk Bank Banten.
Sementara itu Dirut Bank Banten Muhammad Busthami mengaku bersyukur saat ini Bank Banten terus mengalami pertumbuhan positif. Menurutnya, pertumbuhan itu tidak lepas dari peran penting Gubernur Banten Andra Soni yang selalu memberikan arahan dan bimbingan bagaimana Bank Banten ini bisa menjadi Bank kebanggaan masyarakat Banten.
"Kami terus berupaya semaksimal mungkin agar Bank Banten ini semakin maju lagi kedepannya, serta dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Banten," katanya. (Zal)
Miliki Ratusan Obat Keras, Pria di Solear Diamankan Polisi
detakbanten.com TANGERANG --Aparat Polsek Cisoka Polresta Tangerang mengamankan seorang pria berinisial FZ (23), Minggu (2/8/2026) dini hari di sebuah toko depan Stasiun Tigaraksa, Desa Cikasungka, Kecamatan Solear.
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, FZ diamankan lantaran kedapatan memiliki 270 butir obat keras jenia hexymer dan 6 butir tramadol. FZ diduga menjual obat keras tersebut secara ilegal.
"Obat keras tersebut disembunyikan di dalam tong sampah dan dibungkus menggunakan plastik warna hitam," kata Indra Waspada.
Dia melanjutkan, kasus terungkap berawal dari informasi yang disampaikan masyarakat. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. Berdasarkan hasil penyelidikan, petugas kemudian melakukan penangkapan.
"Terduga pelaku dan barang bukti selanjutnya dibawa ke Polsek Cisoka untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujar Indra Waspada.
Saat ini, tersangka FZ menjalani pemeriksaan intensif. Tersangka FZ dikenakan Pasal 435 juncto Pasal 138 ayat (2) dan ayat (3) dan/atau Pasal 436 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan juncto Pasal 13 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal 12 tahun dan denda hingga Rp 5 miliar.
H Kholid Ismail Apresiasi Dedikasi Media Center DPRD Kab Tangerang
detakbanten.com PANDEGLANG – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Kholid Ismail, mengapresiasi dedikasi para jurnalis yang selama ini telah memberikan kontribusi nyata melalui karya-karya jurnalistik. Menurutnya, media memiliki peran penting dalam menciptakan keseimbangan (check and balance) terhadap jalannya pemerintahan.
Hal itu ia sampaikan pada saat membuka acara Rapat Kerja Media Center DPRD Kabupaten Tangerang di Hotel DM, Pandeglang, Sabtu 1 Agustus 2026.
Politisi PDI Perjuangan itu menuturkan, pentingnya keberadaan media sebagai mitra strategis yang tidak hanya menjalankan fungsi kontrol sosial, tetapi juga mampu menjadi penggerak lahirnya berbagai gagasan dan inovasi bagi kemajuan daerah.
"Sedikit maupun banyak, kontribusi pemikiran teman-teman media untuk pembangunan Kabupaten Tangerang pasti nyata. Tanpa adanya check and balance dari media, pembangunan tentu tidak akan berjalan sebaik sekarang," ujarnya.
Ia juga mengajak Media Center DPRD Kabupaten Tangerang menjadi wadah yang mampu menghimpun berbagai potensi, kreativitas, serta inovasi para anggotanya. Melalui kolaborasi tersebut, ia berharap lahir berbagai gagasan positif yang dapat memberikan warna bagi pembangunan Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang.
Dalam kesempatan itu, Kholid turut menyoroti sejumlah persoalan sosial yang saat ini berkembang di masyarakat, mulai dari kasus pelecehan terhadap anak hingga dampak ekonomi akibat pinjaman online yang berujung pada perceraian. Ia berharap Media Center dapat ikut berperan menghadirkan edukasi dan solusi melalui pemberitaan yang membangun.
Tidak hanya itu, Kholid juga membuka peluang kolaborasi bagi insan media dalam pembinaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Ia mengungkapkan, tahun ini akan menjalankan program pembinaan UMKM di setiap kecamatan, diawali dari Kecamatan Kelapa Dua.
Para jurnalis, kata dia, tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga dapat menjadi pendamping masyarakat dalam mengembangkan usaha. Nantinya, para pelaku UMKM akan difasilitasi mulai dari pembinaan produk hingga akses terhadap lembaga keuangan dan permodalan.
"Teman-teman tetap menulis, tetapi juga bisa berkarya melalui pembinaan UMKM. Kalau tidak ada UMKM, ekonomi kita bisa runtuh. Karena itu Media Center punya peran besar dalam menyongsong pembangunan Kabupaten Tangerang ke depan," katanya.












































