Detak Banten - Detak Berita Banten Seketika Menjangkau Dunia

Aset Mencapai Rp10,4 Triliun, Bank Banten Tumbuh Melesat Kuat

detakbanten.com BANTEN - PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk atau Bank Banten dibawah kepemimpinan Gubernur Banten Andra Soni terus mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan dan melesat jauh.

Tercatat sampai semester I tahun 2026, pertumbuhan Bank Banten dari sisi aset mencapai Rp10,4 triliun, kredit yang disalurkan Rp5,9 triliun, bahkan di tengah kondisi tekanan ekonomi global Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Banten mencapai Rp6,8 triliun. Ditambah lagi dengan laba bersih sampai dengan Juni 2026 sebesar Rp21,3 miliar dengan kondisi NPL yang terus mengalami perkembangan yang positif berada di bawah 5 persen.

Capaian itu terus tumbuh positif sejak Bank Banten mulai mengalami perbaikan disegala lini, dari mulai tata kelola perusahaan, peningkatan SDM sampai pengelolaan bisnis seiring kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh.

"Kami meyakini Bank Banten kedepan akan semakin maju dengan dukungan semua pihak," kata Andra seusai menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-10 Bank Banten di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Sabtu (1/8/2026).

Tidak sampai di situ, Andra Soni juga menegaskan Bank Banten akan menjadi satu-satunya Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang menopang ekosistem keuangan dan mendorong percepatan pembangunan di Provinsi Banten.

Oleh karena itu, Andra mendorong agar seluruh Pemda di Banten ikut bersama-sama membesarkan Bank Banten, "Kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi," pungkasnya.

Pada peringatan HUT Ke-10 Bank Banten, dilakukan juga penandatanganan PKS dan MoU dengan Pemkot Cilegon dan RSUD Kota Cilegon terkait dengan pemanfaatan produk dan layanan keuangan di Bank Banten. MoU dilakukan antara Walikota Cilegon Robinsar dengan Direktur Utama Bank Banten Muhammad Busthami, yang disaksikan langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni bersama Sekda Provinsi Banten Deden Apriandhi.

Selain penandatanganan MoU, di momen yang berbahagia itu juga dilakukan penandatanganan komitmen pengalihan saham Bank Banten kepada seluruh Pemda di Banten.

"Ini adalah komitmen dari kami dalam rangka menindaklanjuti Perda No 5 Tahun 2023. Untuk teknis pengalihan melalui penyerahan sebagian saham akan dilakukan tidak lama lagi dengan total saham 11,11 persen," katanya.

Tokoh masyarakat sekaligus salah satu penggagas berdirinya Provinsi Banten Embay Mulya Syarif yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengaku bangga dengan capaian yang telah diraih oleh Bank Banten selama 10 tahun berdiri.

"Capaian ini tentunya harus terus ditingkatkan agar semakin baik lagi," katanya.

Mewakili masyarakat Banten, Embay berharap kehadiran Bank Banten bisa semakin dicintai. Insya Allah kita semua mendoakan yang terbaik untuk Bank Banten.

Sementara itu Dirut Bank Banten Muhammad Busthami mengaku bersyukur saat ini Bank Banten terus mengalami pertumbuhan positif. Menurutnya, pertumbuhan itu tidak lepas dari peran penting Gubernur Banten Andra Soni yang selalu memberikan arahan dan bimbingan bagaimana Bank Banten ini bisa menjadi Bank kebanggaan masyarakat Banten.

"Kami terus berupaya semaksimal mungkin agar Bank Banten ini semakin maju lagi kedepannya, serta dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Banten," katanya. (Zal)

Miliki Ratusan Obat Keras, Pria di Solear Diamankan Polisi

detakbanten.com TANGERANG --Aparat Polsek Cisoka Polresta Tangerang mengamankan seorang pria berinisial FZ (23), Minggu (2/8/2026) dini hari di sebuah toko depan Stasiun Tigaraksa, Desa Cikasungka, Kecamatan Solear.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, FZ diamankan lantaran kedapatan memiliki 270 butir obat keras jenia hexymer dan 6 butir tramadol. FZ diduga menjual obat keras tersebut secara ilegal.

"Obat keras tersebut disembunyikan di dalam tong sampah dan dibungkus menggunakan plastik warna hitam," kata Indra Waspada.

Dia melanjutkan, kasus terungkap berawal dari informasi yang disampaikan masyarakat. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. Berdasarkan hasil penyelidikan, petugas kemudian melakukan penangkapan.

"Terduga pelaku dan barang bukti selanjutnya dibawa ke Polsek Cisoka untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujar Indra Waspada.

Saat ini, tersangka FZ menjalani pemeriksaan intensif. Tersangka FZ dikenakan Pasal 435 juncto Pasal 138 ayat (2) dan ayat (3) dan/atau Pasal 436 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan juncto Pasal 13 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal 12 tahun dan denda hingga Rp 5 miliar.

H Kholid Ismail Apresiasi Dedikasi Media Center DPRD Kab Tangerang

H Kholid Ismail Apresiasi Dedikasi Media Center DPRD Kab Tangerang

detakbanten.com PANDEGLANG – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Kholid Ismail, mengapresiasi dedikasi para jurnalis yang selama ini telah memberikan kontribusi nyata melalui karya-karya jurnalistik. Menurutnya, media memiliki peran penting dalam menciptakan keseimbangan (check and balance) terhadap jalannya pemerintahan.

Hal itu ia sampaikan pada saat membuka acara Rapat Kerja Media Center DPRD Kabupaten Tangerang di Hotel DM, Pandeglang, Sabtu 1 Agustus 2026.

Politisi PDI Perjuangan itu menuturkan, pentingnya keberadaan media sebagai mitra strategis yang tidak hanya menjalankan fungsi kontrol sosial, tetapi juga mampu menjadi penggerak lahirnya berbagai gagasan dan inovasi bagi kemajuan daerah.

"Sedikit maupun banyak, kontribusi pemikiran teman-teman media untuk pembangunan Kabupaten Tangerang pasti nyata. Tanpa adanya check and balance dari media, pembangunan tentu tidak akan berjalan sebaik sekarang," ujarnya.

Ia juga mengajak Media Center DPRD Kabupaten Tangerang menjadi wadah yang mampu menghimpun berbagai potensi, kreativitas, serta inovasi para anggotanya. Melalui kolaborasi tersebut, ia berharap lahir berbagai gagasan positif yang dapat memberikan warna bagi pembangunan Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang.

Dalam kesempatan itu, Kholid turut menyoroti sejumlah persoalan sosial yang saat ini berkembang di masyarakat, mulai dari kasus pelecehan terhadap anak hingga dampak ekonomi akibat pinjaman online yang berujung pada perceraian. Ia berharap Media Center dapat ikut berperan menghadirkan edukasi dan solusi melalui pemberitaan yang membangun.

Tidak hanya itu, Kholid juga membuka peluang kolaborasi bagi insan media dalam pembinaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Ia mengungkapkan, tahun ini akan menjalankan program pembinaan UMKM di setiap kecamatan, diawali dari Kecamatan Kelapa Dua.

Para jurnalis, kata dia, tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga dapat menjadi pendamping masyarakat dalam mengembangkan usaha. Nantinya, para pelaku UMKM akan difasilitasi mulai dari pembinaan produk hingga akses terhadap lembaga keuangan dan permodalan.

"Teman-teman tetap menulis, tetapi juga bisa berkarya melalui pembinaan UMKM. Kalau tidak ada UMKM, ekonomi kita bisa runtuh. Karena itu Media Center punya peran besar dalam menyongsong pembangunan Kabupaten Tangerang ke depan," katanya.

Pemprov Banten Apresiasi Kinerja Bank Banten di Usia ke-10

detakbanten.com BANTEN - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengapresiasi pertumbuhan bisnis luar biasa yang dicapai oleh PT Bank Pembangunan Daerah (Perseroda) Tbk atau Bank Banten dalam tiga tahun terakhir. Pertumbuhan positif mulai dari perkembangan laba sampai peningkatan jumlah aset dan Dana Pihak Ketiga atau DPK.

Apresiasi itu diungkapkan Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asda II) Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Banten Budi Santoso usai menghadiri perayaan HUT Bank Banten ke-10 yang dilaksanakan di Graha Bank Banten, Kota Serang, Rabu (29/7/2026).Pada momen itu, Budi mendapat kesempatan suapan pertama potongan tumpeng yang diberikan langsung oleh Komisaris Utama Bank Banten Hoirudin Hasibuan.

Menurut Budi, 10 tahun bukanlah waktu yang singkat dalam menjalankan sebuah proses bisnis keuangan. Oleh karena itu, atas segala capaian yang sudah diraih, jajaran Bank Banten harus tetap melakukan refleksi sebagai upaya untuk mengevaluasi agar ke depan Bank Banten bisa semakin melesat.

“HUT ini harus dijadikan momentum bagi seluruh jajaran Bank Banten untuk melakukan refleksi dan evaluasi guna pertumbuhan yang lebih baik lagi ke depannya,” katanya.

Budi melihat kinerja yang dilakukan oleh jajaran direksi, komisaris, dan seluruh pegawai Bank Banten selama ini sudah sangat luar biasa. Sehingga kerja keras itu kemudian berbuah manis dengan hasil yang cukup memuaskan.

“Itu merupakan kado luar biasa yang diberikan Bank Banten kepada Pemprov Banten sebagai Pemegang Saham Pengendali (PSP),” ujarnya.

Namun demikian, Budi mengingatkan seluruhnya agar tetap menjaga soliditas dan integritas. Kedua hal itu harus terus dipegang teguh dalam meningkatkan kinerja Bank Banten yang lebih baik lagi ke depannya.

“Integritas di dalamnya macam-macam, ada transparansi, akuntabilitas, kejujuran dan disiplin. Insya Allah, ke depan Bank Banten bisa melesat kuat dan hebat,” paparnya.

Direktur Utama (Dirut) Bank Banten Muhammad Busthami mengatakan, pencapaian kinerja keuangan Bank Banten sampai akhir Desember 2023 menjadi babak baru dalam sejarah dengan laba bersih sebesar Rp26,59 miliar dan perbaikan signifikan dari seluruh rasio keuangan. Capaian positif itu di tahun berikutnya kemudian terus mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan. Pada akhir tahun 2024 Bank Banten memperoleh laba bersih sebesar Rp39,33 miliar dan menjadi sebesar Rp52,53 miliar di akhir tahun 2025.

“Selanjutnya kinerja keuangan Bank Banten sampai akhir semester I atau sampai 30 Juni 2026 terus tumbuh dengan nilai total aset mencapai Rp10,4 triliun atau meningkat 21,91 persen dibandingkan posisi Juni 2025. Untuk kredit yang diberikan mencapai Rp5,9 triliun atau meningkat Rp1,8 triliun atau 43,25 persen,” jelasnya.

Hebatnya, lanjut Busthami, di tengah gonjang-ganjing geopolitik global, regional, dan nasional yang sangat mempengaruhi pasar likuiditas, Bank Banten berhasil mengumpulkan Dana Pihak Ketiga sebesar Rp6,8 triliun atau naik 15,48 persen dari posisi DPK di Juni 2025. Pencapaian tersebut berimbas pada peningkatan laba bersih yang luar biasa, dari sebesar Rp6,3 miliar di Juni 2025 menjadi Rp21,4 miliar di Juni 2026.

“NPL Gross membaik menjadi 4,38 persen dari yang semula masih 7,07 persen di Juni 2025. Rasio keuangan lain pun juga semakin menguat dan membaik,” imbuhnya.

Untuk itu, Busthami mengucapkan terima kasih atas bimbingan serta dukungan dari Gubernur Banten Andra Soni selaku PSP Bank Banten yang selama ini begitu tinggi perhatiannya untuk menjadikan Bank Banten semakin baik lagi dan memberikan kemanfaatan yang luas bagi masyarakat.

Menapaki usia yang ke-10 tahun, lanjut Busthami, Bank Banten mengukir sejumlah capaian positif yang cukup membanggakan. Pasalnya, satu dekade bagi jajaran direksi Bank Banten bukan hanya sebuah angka, tapi mengandung makna yang dalam tentang keberanian untuk memulai, ketangguhan menghadapi tantangan dan keyakinan untuk melangkah pasti menuju masa depan yang lebih baik.

“Perjalanan hidup Bank Banten selama 10 tahun telah membangunkan rasa memiliki dan tanggung jawab yang semakin kuat di antara sesama, yang kemudian menjadi energi dan sumber kekuatan bagi transformasi dan pertumbuhan,” ujarnya. (Zal)

Delegasi Gita Bahana Nusantara Asal Banten Dilepas Gubernur Andra Soni

Delegasi Gita Bahana Nusantara Asal Banten Dilepas Gubernur Andra Soni

detakbanten.com BANTEN - Gubernur Andra Soni secara resmi melepas empat delegasi Provinsi Banten yang akan bergabung dalam Gita Bahana Nusantara (GBN) 2026 di Kantor Gubernur Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Kamis (30/7/2026). Keempatnya akan menjadi bagian dari paduan suara nasional yang tampil pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara.

Empat putra-putri terbaik yang mewakili Provinsi Banten dalam GBN 2026 adalah Valentina Putri Larasati dan Maria Epifania Tirta Waro asal Kota Tangerang Selatan, Dany Ramadhana Efendi asal Kota Cilegon, serta Daniel Leonard Ginting asal Kota Tangerang. Pelepasan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni.

Andra Soni menyampaikan rasa bangga atas terpilihnya empat generasi muda Banten yang akan membawa nama daerah di tingkat nasional. "Mereka adalah empat pemuda-pemudi delegasi Provinsi Banten yang akan menjadi bagian dari Gita Bahana Nusantara dan tampil sebagai paduan suara pada peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Istana Negara,” ujar Andra Soni.

Sebelum melepas keberangkatan para delegasi, Andra Soni juga berkesempatan mendengarkan penampilan mereka secara langsung. “Tadi saya mendengar langsung mereka menyanyi. Suaranya bagus-bagus. Setiap provinsi diwakili empat peserta dan Alhamdulillah Banten mengirimkan putra-putri terbaik,” katanya.

Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta asal Banten yang telah mengikuti proses seleksi Gita Bahana Nusantara.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh anak-anak Banten yang telah berkontribusi mengikuti seleksi GBN. Kalian semua adalah kebanggaan Banten,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Rohendi menjelaskan, proses seleksi GBN diikuti oleh 32 peserta yang merupakan putra-putri terbaik dari delapan kabupaten dan kota di Provinsi Banten.

“Seluruh peserta seleksi berasal dari delapan kabupaten dan kota, masing-masing mengirimkan empat peserta sehingga total ada 32 orang. Seleksi dilakukan langsung oleh tim dari Istana bersama Kementerian Pendidikan, sehingga yang terpilih benar-benar sesuai dengan kualitas dan karakter jenis suara yang dibutuhkan,” ujar Rohendi.

Menurutnya, setelah dilepas dari Provinsi Banten, para delegasi akan mengikuti tahapan karantina sekaligus pelatihan intensif mulai Sabtu (1/8/2026). Selama masa tersebut mereka akan berlatih bersama peserta dari seluruh provinsi di Indonesia sebelum tampil pada rangkaian upacara kenegaraan di Istana Negara.

“Mereka akan bergabung dengan utusan dari seluruh Indonesia untuk menjalani karantina, latihan, hingga tampil pada rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI di Istana Negara. Kami berpesan agar mereka menjaga nama baik Banten selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan,” katanya.

Salah seorang delegasi asal Kota Tangerang, Daniel Leonard Ginting, mengaku bangga mendapat kesempatan mewakili Provinsi Banten pada ajang nasional tersebut.

“Jujur saya sangat senang bisa menjadi perwakilan Banten untuk tampil pada 17 Agustus nanti. Ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar bagi saya,” ujarnya.

Daniel mengatakan, sebelum memasuki masa karantina, seluruh peserta telah menjalani latihan secara daring selama lima hari. Selanjutnya mereka akan mengikuti karantina selama 19 hari yang diisi dengan latihan intensif bersama peserta dari berbagai provinsi.

“Selama ini kami latihan setiap hari, menjaga pola makan, dan menjaga kondisi suara agar tetap stabil dan maksimal saat tampil nanti,” katanya. (Zal)

Wagub Dimyati: Era Milenial Jadikan Tantangan Guru Makin Berat

detakbanten.com KAB.PANDEGLANG - Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah meminta guru meningkatkan kompetensinya dengan menguasai teknologi. Menurutnya, di era milenial dengan perkembangan teknologi saat ini, guru menghadapi tantangan yang berat.

Hal itu disampaikan Dimyati usai memberikan sambutan dan arahan pada Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan Tingkat Kabupaten Pandeglang di Hotel Horizon Pandeglang, Kamis (30/7/2026). Ia mengatakan kinerja guru semakin hari semakin bagus.

"Perkembangan teknologi sudah berhasil meningkatkan kinerja guru," katanya.

Meski demikian, Dimyati meminta guru untuk meningkatkan penguasaan terhadap teknologi. Semakin hari perkembangan teknologi semakin maju.

"Teknologi berkembang dengan cepat, guru pun harus bisa mengikuti perkembangan tersebut," katanya.

Selain itu, dalam sambutannya, Dimyati berpesan kepada guru untuk menjadi teladan bagi murid-muridnya dan masyarakat. Guru harus menjadi orang yang diteladani murid-muridnya dan masyarakat.

"Guru itu digugu dan ditiru," tandas Dimyati.

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Pandeglang Sutoto menjelaskan, Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan Tingkat Kabupaten Pandeglang diselenggarakan dalam rangka menjaring guru dan tenaga kependidikan untuk mengikuti Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Banten. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 115 orang guru dan kepala sekolah dari seluruh kecamatan di wilayah kabupaten Pandeglang. Peserta berasal dari guru dan tenaga kependidikan jenjang Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

"Mereka mengikuti kegiatan untuk mendapatkan predikat guru dan tenaga kependidikan adaptif dan transformatif pada masing-masing jenjang," kata Sutoto.

Salah seorang peserta Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan Tingkat Kabupaten Pandeglang, Uju Juarsih (37 tahun), Kepala Sekolah TK Pembina Kecamatan Cibaliung mengatakan, keikutsertaannya dilandasi semangat untuk mengembangkan potensi dirinya dalam menjalankan kewajibannya sebagai guru. Banyak hal didapat dari kegiatan Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan tersebut.

"Banyak inovasi yang didapatkan di sini. Khususnya perkembangan teknologi yang bisa diaplikasikan di sekolah dan ditularkan kepada teman-teman sejawat," katanya.

Menurut Uju, keikutsertaan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengajar. Ia juga dapat menyampaikan inisiatifnya kepada teman-teman untuk memanfaatkan teknologi tanpa meninggalkan karakter dan jati diri lokal Pandeglang.

"Memanfaatkan teknologi yang sehari-hari dapat dipergunakan dalam proses belajar mengajar," katanya.

Menurut Uju, perkembangan teknologi bisa membawa masyarakat bersifat individualis. Ia pun menyuarakan dalam kegiatan tersebut untuk mempertahankan karakter lokal.

"Salah satunya budaya gotong royong yang mulai memudar, bisa dibangkitkan kembali dengan kemajuan teknologi," ujarnya. (Zal)

Wagub Dimyati Tegaskan Dukungan Pemprov Banten terhadap Industri Kendaraan Listrik

detakbanten.com KAB.TANGERANG - Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mendukung pengembangan industri kendaraan listrik (electric vehicle), termasuk sepeda motor listrik. Hal itu disampaikan Dimyati usai mendampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke fasilitas produksi Tangkas Motor Listrik di PT Elesun, Kawasan Industri Cidurian, Jalan Unggul Pasir Bolang, Sentul, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Kamis (30/7/2026).

"Saya baru saja dari Lembaga Administrasi Negara (LAN). Tadi yang dibahas adalah kepemimpinan yang adaptif dan ramah lingkungan. ada kaitan dengan motor listrik, ini kan adaptif sekali dan juga ramah lingkungan," katanya.

Menurut Dimyati, kendaraan listrik memiliki banyak keunggulan. Di antaranya tidak menimbulkan kebisingan, tidak menghasilkan emisi, serta lebih hemat dan efisien. Pengembangan kendaraan listrik juga menurutnya menjadi kebutuhan nasional, terutama di tengah tingginya harga bahan bakar minyak dan kondisi geopolitik global yang memengaruhi pasokan energi.

"Ini produk yang ramah lingkungan dan ini inovasi-inovasi baru yang terus tumbuh yang harus kita dukung," ujarnya.

Sementara itu, Founder dan CEO Tangkas Motor Listrik Agung Pamungkas atau yang akrab disapa Don Papank mengatakan, Indonesia telah memasuki era baru industri kendaraan listrik.

"Subsidi BBM sudah terlalu tinggi sampai 500 triliun setahun, ditambah dengan tambahan subsidi karena perang Iran kemarin 170 triliun setiap tahun, itu membuat beban negara kita sangat berat dan tidak ada negara yang mana pun yang kuat menanggung subsidi hampir 600 triliun dalam setahun," ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Wagub Dimyati bersama Bupati Tangerang Maesyal Rasyid mendampingi wakil presiden meninjau secara langsung proses produksi kendaraan listrik, mulai dari pemaparan proses manufaktur, gudang suku cadang, area pengecatan, hingga perakitan kendaraan. Rombongan juga melihat sejumlah unit sepeda motor listrik yang siap dipasarkan. (Zal)

Kejari Kabupaten Tangerang Terima Surat Kuasa Khusus dari BPJS

detakbanten.com TIGARAKSA - Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang lewat jaksa pengacara negara (JPN) menerima 80 Surat Kuasa Khusus (SKK) dari BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kabupaten Tangerang. Surat kuasa khsusus ini untuk pemulihan keuangan negara sebesar Rp247.937.141.

Surat kuasa diterima langsung Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang, Wahyudi Eko Husodo didampingi Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun) Eko Edi Purwanto.

Kata Wahyudi, pemberian Surat Kuasa Khusus merupakan bentuk pelimpahan kewenangan kepada Jaksa Pengacara Negara untuk mewakili BPJS Ketenagakerjaan. Terutama dalam hal penyelesaian permasalahan hukum di bidang perdata dan tata usaha negara. Khususnya dalam mendukung penegakan kepatuhan terhadap program jaminan sosial ketenagakerjaan.

"Kami akan memberikan pendampingan dan bantuan hukum secara optimal dalam penyelesaian perkara perdata dan tata usaha negara yang dikuasakan oleh BPJS Ketenagakerjaan. Harapannya, langkah ini dapat meningkatkan kepatuhan serta mendukung optimalisasi penyelenggaraan program jaminan sosial ketenagakerjaan," katanya, Jumat 31 Juli 2026.

Ia menambahkan, sinergi antara Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang dan BPJS Ketenagakerjaan merupakan bagian dari upaya bersama untuk memberikan kepastian hukum. Serta, menjaga hak-hak pekerja melalui penyelenggaraan program jaminan sosial yang lebih efektif.

"Kerja sama ini juga menjadi wujud komitmen bersama dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," katanya.

Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polresta Tangerang Gelar Rakor Lintas Sektoral

Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polresta Tangerang Gelar Rakor Lintas Sektoral

detakbanten.com TANGERANG - Satlantas Polresta Tangerang terus melakukan berbagai upaya untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas. Salah satunya melalui Rapat Koordinasi Lintas Sektoral yang dilaksanakan di Aula Wiratama Bhayangkara Satlantas Polresta Tangerang, Senin (27/7/2026).

Kasat Lantas Polresta Tangerang Kompol Fery Octaviari Pratama mengatakan, angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Tangerang masih tergolong tinggi. Khususnya angka fatalitas korban meninggal dunia.

"Oleh karena itu, diperlukan sinergi dan kolaborasi seluruh stakeholder dalam mewujudkan keselamatan berlalu lintas," kata Fery.

Dia melanjutkan, upaya tersebut dilaksanakan melalui langkah-langkah preventif. Antara lain pelaksanaan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, penegakan hukum secara konsisten, pengawasan terhadap truk sumbu tiga, penertiban penggunaan sepeda listrik sesuai ketentuan, hingga pembinaan Polisi Cilik (Pocil).

"Serta penyelenggaraan kegiatan kolaboratif secara berkelanjutan," ujarnya.

Fery berharap, melalui rapat tersebut kesepahaman pentingnya menjaga keselamatan semakin kuat. Sehingga upaya mewujudkan lalu lintas yang tertib dan aman dapat dilaksanakan secara kolaboratif oleh semua pihak.

Rapat tersebut dihadiri unsur Jasa Raharja serta organisasi perangkat daerah Kabupaten Tangerang di antaranya Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA), Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendidikan.

Bupati Tangerang dan Gubernur Banten Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

detakbanten.com TANGERANG – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama Gubernur Banten Andra Soni menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau di Desa Margasari dan Kelurahan Kadu Agung, Kecamatan Tigaraksa, Selasa (28/7/2026).
Bantuan tersebut merupakan langkah cepat Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama Pemerintah Provinsi Banten untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh pasokan air akibat musim kemarau yang berkepanjangan.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian Gubernur Banten yang turun langsung meninjau lokasi sekaligus membawa bantuan air bersih bagi warga terdampak.

"Alhamdulillah, saya atas nama masyarakat Desa Margasari dan Kelurahan Kadu Agung, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang mengucapkan terima kasih atas kehadiran Pak Gubernur bersama Ibu yang sudah peduli terhadap kondisi masyarakat kami yang mengalami kekeringan dan membutuhkan air bersih," ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Ia menjelaskan, sebagai penanganan jangka pendek distribusi air bersih akan terus dilakukan secara rutin melalui Perumda Tirta Kerta Raharja agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau. Untuk jangka panjang Pemkab Tangerang akan berkolaborasi dengan Pemprov Banten untuk membangun sumur bor agar masyarakat bisa mendapatkan air bersih .

"Pak Gubernur bersama PDAM Kabupaten Tangerang akan rutin mendistribusikan air bersih ke wilayah ini. Untuk jangka panjang, kami juga sudah berbagi tugas dengan Pemerintah Provinsi Banten. Nantinya ada pembangunan toren dan pengeboran sumur yang dikerjakan bersama agar tidak tumpang tindih. Yang paling penting, kebutuhan air bersih masyarakat dapat segera teratasi," ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Banten, Andra Soni mengatakan bahwa dirinya bersama Bupati Tangerang sengaja turun langsung meninjau sejumlah wilayah yang mengalami kekeringan sekaligus memastikan distribusi air bersih berjalan dengan baik.

"Hari ini saya bersama Pak Bupati mengunjungi beberapa wilayah yang mengalami kekeringan sambil membawa bantuan air bersih. Kami memastikan kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi melalui suplai rutin dari PDAM. Selain itu, kami juga sedang berupaya bersama Pemerintah Kabupaten Tangerang melakukan penelitian melalui ESDM untuk menentukan lokasi dan kedalaman pengeboran sumur sebagai solusi jangka panjang," ujar Andra Soni

Menurutnya, musim kemarau tahun ini merupakan salah satu yang paling panjang dan terik dalam beberapa dekade terakhir sehingga potensi kekeringan meningkat di berbagai daerah. Karena itu, ia meminta seluruh jajaran pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Banten untuk terus memantau wilayah yang mengalami kekeringan agar kebutuhan dasar masyarakat, khususnya air minum, dapat terpenuhi.

Salah seorang warga Kelurahan Kadu Agung, Siti Juleha, mengaku bersyukur atas bantuan air bersih yang diberikan Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Pemerintah Provinsi Banten. Pemerintah Kabupaten Tangerang juga sudah beberapa kali mengirimkan bantuan air bersih, bahkan dalam sehari bisa beberapa kali melalui Perumda Tirta Kerta Raharja.

"Alhamdulillah kami sangat senang mendapatkan bantuan air bersih. Saat musim kemarau ini kami memang mengalami kekeringan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Tangerang dan Pak Gubernur atas kepeduliannya kepada masyarakat," ucapnya.

Go to top