Ketua KPK Firli Bahuri Bersaksi di Sidang Etik Johanis Tanak

Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak. Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak.

Detakbanten.com, JAKARTA - Dewan Pengawas (Dewas) menggelar sidang etik untuk Wakil Ketua KPK Johanis Tanak (JT), hari ini, Jumat (4/8/2023). Agenda sidang etik Johanis hari ini, masih pemeriksaan terhadap saksi.

Rencananya, Dewas akan menghadirkan Ketua KPK, Firli Bahuri, sebagai saksi pada sidang ini pukul 09.00 WIB. Firli akan memberi keterangan terkait dugaan pelanggaran etik Johanis sekitar pukul 09.00 WIB. "Melanjutkan pemeriksaan saksi, Pak FB (Firli Bahuri). Saksi yang diajukan majelis hanya FB," ujar Anggota Dewas KPK, Syamsuddin Haris, dalam keterangan diterima Detakbanten.com, Jumat (4/8/2023).

Sebelumnya, dua pimpinan KPK, yaitu Nurul Ghufron dan Nawawi Pomolango, dimintai keterangan pada sidang etik Johanis. Usai keterangan para saksi dianggap cukup, Dewas akan menyimpulkan dan menggelar sidang putusan terkait etik Johanis.

Diketahui, Dewas memutuskan menyidangkan etik Johanis Tanak. Pasalnya, Tanak ketahuan menghapus chat dengan mantan Kabiro Hukum Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) M. Idris Froyote Sihite, saat sudah menjabat pimpinan KPK. "Dewan Pengawas menemukan ada komunikasi antara JT dan saudara Sihite pada 27 Maret 2023 setelah saudara JT menjabat sebagai pimpinan KPK," kata Albertina Ho di kantornya, Kuningan, Jakarta Selatan, pada 19 Juni 2023, lalu.

Albertina mengungkap, dugaan pelanggaran etik Johanis berdasarkan hasil temuan dari Dewas KPK saat menindaklanjuti laporan ICW. Di mana, terdapat percakapan lain di luar chat yang dilaporkan oleh ICW. "Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi-saksi dan bukti, dewan pengawas juga menemukan, ini temuan dari dewan pengawas, percakapan lain antara JT dengan Sihite pada 27 Maret 2023," tukasnya.

Chat itu lalu dihapus oleh Johanis. Diduga, percakapan itu terkait perkara yang sedang diproses KPK. Dewas menemukan ada tiga chat yang dihapus oleh Johanis. "Berdasarkan hasil pemeriksaan yang lebih dahulu menghubungi saudara Sihite dalam komunikasi 27 Maret 2023 itu adalah saudara JT. Sebanyak 3 pesan dalam tiga kali pengiriman dihapus oleh saudara JT," tambahnya.

Albertina menambahkan ada komunikasi antara Johanis dengan Sihite pada 27 Maret 2023. Diduga, Johanis melanjutkan foto surat tentang penyelidikan Izin Usaha Pertambangan (IUP) dari temannya seorang pengusaha bernama Indra.

 

 

Go to top