Detak Banten - Detak Berita Terkini Seketika Menjangkau Dunia

Stadion Maulana Yusuf Masuk Kriteria PSSI

Detakbanten.com SERANG – Menjelang pelaksanaan kompetisi Divisi Utama musim ini, PSSI mulai mengecek lapangan pertandingan masing-masing klub yang akan berlaga. Tak terkecuali dengan home base Perserang, yakni Stadion Maulana Yusuf, Ciceri, Kota Serang.

Antasari Azhar kecewa atas putusan sidang, akan melakukan banding.

Antasari Ajukan Banding Atas Hasil Putusan Sidang

detakbanten.com Kota TANGERANG - Antasari Azhar pemberantas korupsi (KPK) mengaku kecewa, setelah gugatannya terhadap Rumah Sakit (RS) Mayapada dan Polda Metro Jaya oleh majelis hakim dinyatakan ditolak di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang.

PT KAI Membongkar Ratusan Ruko di Pasar Lama

Detakbanten.com KOTA TANGERANG - PT.Kereta Api Indonesia (KAI) membongkar 135 ruko di Pasar Lama Kota Tangerang. Pembongkaran tersebut dilakukan lantaran akan dilakukan proyek perluasan Stasiun Kereta Api Tangerang, Rabu (15/4/2015).

Bebodor Jadi yang Terbaik

Bebodor Jadi yang Terbaik

Detakbanten.com SERANG – Kesebelasan bebodor FC sukses jadi yang terbaik di ajang Open Tournament Sepakbola Baladika Cup 2015. Kepastian ini didapat, usai mereka menekuk tim Kecubung FC di laga final yang berlangsung di Stadion Heroik, Grup I Kopassus, Selasa (14/4/2015).

Pilkada 2015, Komedian Yadi Sembako Ikut Penjaringan Bawalkot Tangsel

Pilkada 2015, Komedian Yadi Sembako Ikut Penjaringan Bawalkot Tangsel

Detakbanten.com KOTA TANGERANG SELATAN  - Magnet Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) semakin menarik perhatian berbagai kalangan maupun profesi. Tak hanya diikuti oleh politisi kader partai, namun Pilkada Tangsel juga bakal di ikuti oleh salah seorang komedian yang sudah malang melintang di jagat hiburan tanah air. Salah satunya adalah Suryadi Ishak.

Kepsek SMPN 1 Gunung Diduga Salah Gunakan BOS

Kepsek SMPN 1 Gunung Diduga Salah Gunakan BOS

Detakbanten.com KABUPATEN TANGERANG - SMPN 1 Negeri Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang, terancam bangkrut. Hal itu akibat ulah kepala sekolahnya, yang diduga seringkali menyalahgunakan anggaran. Yendri, pegawai TU SMPN 1 Gunung Kaler mengungkapkan, ulah kepsek M Fari sudah sangat kelewatan. Semenjak menjabat sebagai kepala sekolah dua tahun lalu, kondisi sekolah sangat tidak kondusif.

Go to top